Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Edisi : XXI/2 Sept 2012 HARI MINGGU BIASA XXII “ Hari Minggu Kitab Suci Nasional“ Bacaan I : Ul 4:1-2,6-8 II : Yak 1:17-18,21b-22,27 Mzm 15:2-3a,3cd-4ab,5.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Edisi : XXI/2 Sept 2012 HARI MINGGU BIASA XXII “ Hari Minggu Kitab Suci Nasional“ Bacaan I : Ul 4:1-2,6-8 II : Yak 1:17-18,21b-22,27 Mzm 15:2-3a,3cd-4ab,5."— Transcript presentasi:

1 Edisi : XXI/2 Sept 2012 HARI MINGGU BIASA XXII “ Hari Minggu Kitab Suci Nasional“ Bacaan I : Ul 4:1-2,6-8 II : Yak 1:17-18,21b-22,27 Mzm 15:2-3a,3cd-4ab,5 Bacaan Injil : Mrk 7:1-8,14-15,21-23 “Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari padaKu” SELAMA MISA/IBADAT, HANDPHONE MOHON DIMATIKAN !!!!!! Pada suatu kali serombongan orang Farisi dan beberapa ahli Taurat dari Yerusalem datang menemui Yesus. Mereka melihat, bahwa beberapa orang muridNya makan dengan tangan najis, yaitu dengan tangan yamg tidak dibasuh. Sebab orang-orang Farisi seperti orang-orang Yahudi lainnya tidak makan kalau tidak melakukan pembasuhan tangan terlebih dulu, karena mereka berpegang pada adat istiadat nenek moyang mereka; dan kalau pulang dari pasar mereka juga tidak makan kalau tidak lebih dahulu membersihkan dirinya. Banyak warisan lain lagi yang mereka pegang, umpamanya hal mencuci cawan, kendi dan perkakas-perkakas tembaga. Karena itu orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat itu bertanya kepadaNya : “ Mengapa murid-muridMu tidak hidup menurut adat istiadat nenek moyang kita, tetapi makan dengan tangan najis?” JawabNya kepada mereka: “Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu, hai orang-orang munafik! Sebab ada tertulis: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari padaKu. Percuma mereka beribadah kepadaKu, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia. Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia.” Lalu Yesus memanggil lagi orang banyak dan berkata kepada mereka: “Kamu semua, dengarlah kepadaKu dan camkanlah. Apapun dari luar, yang masuk ke dalam seseorang, tidak dapat menajiskannya, tetapi apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya. Sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan. Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang.” KATEKESE : Tanggung jawab dan Kewajiban orang tua di dalam Keluarga Apa kodrat KELUARGA dalam rencana Allah? Seorang pria dan wanita dewasa akan dipersatukan Allah melalui Sakramen Perkawinan untuk membentuk sebuah keluarga dalam suatu kehidupan bersama, dengan tujuan Kesatuan (KASIH) dan Kesuburan (LAHIRNYA KETURUNAN). Sakramen Perkawinan ini mengikat seumur hidup, dan tidak terceraikan (1Kor 7:10-11,39 dan Mat 19:4-9). Allah menetapkan keluarga dan memberinya prinsip fundamental. Perkawinan dan Keluarga dimaksudkan untuk kebaikan pasangan dan untuk kelahiran, serta pendidikan bagi putra-putrinya dikemudian hari. Anggota-anggota keluarga yang sama akan membentuk relasi pribadi antar mereka, dan menetapkan tanggung jawab masing-masing. Dalam Kristus, Keluarga menjadi Gereja Domestik, karena merupakan satu komunitas Iman, Harapan, dan Kasih. Bagaimana Kewajiban suami dan istri dalam keluarga? 1.Mereka harus saling mengasihi satu sama lain. Hai istri-istri, tunduklah kepada suamimu, sebagaimana seharusnya di dalam Tuhan, dan Hai para suami, kasihilah istrimu, dan janganlah berlaku kasar terhadap dia (Kolose 3:18- 19). 2.Mereka harus hidup dalam kesederhanaan dan bijaksana Laki-laki yang tua (para suami), hendaklah hidup sederhana, terhormat, bijaksana, sehat dalam iman, dalam kasih, dan dalam ketekunan. Demikian juga perempuan-perempuan yang tua (para istri), hendaklah mereka hidup sebagai orang-orang beribadah, jangan memfitnah, jangan menjadi hamba anggur, tetapi cakap mengajarkan hal-hal yang baik. (Titus 2:2-4) 3.Mereka harus pandai menjaga kata-kata dalam hidup bermasyarakat Hiduplah dengan penuh hikmat terhadap orang-orang luar, pergunakanlah waktu yang ada. Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh Kasih, jangan hambar, sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang. (Kolose 4:5-6) 4.Mereka harus tekun berdoa Bertekunlah dalam doa, dan berjaga-jagalah sambil mengucap syukur. (Kolose 4:2) Dimana tempat Keluarga dalam masyarakat? Keluarga merupakan masyarakat yang paling kecil, sehingga mendahului setiap pengakuan dari Pihak Otoritas Publik. Nilai-nilai dan norma keluarga merupakan dasar hidup sosial dalam masyarakat. Kehidupan dalam keluarga merupakan inspirasi untuk masuk ke dalam hidup bermasyarakat. Otoritas publik harus menghormati, melindungi, dan memelihara kodrat sejati perkawinan dan keluarga, hak-hak orang tua, serta kesejahteraan rumah tangga. Produksi : Redaksi INFOKOM Sumber : Kitab Suci Injil Perjanjian Baru Kolekte Minggu, 26 Agustus 2012  Kolekte 1: Rp ,-  Kolekte 2: Rp ,-  Parkir: Rp ,-

2 “Semua hal jahat yang timbul dari dalam hati seseorang, itulah yang menajiskan orang.” PENGUMUMAN GEREJA 1. Petugas liturgi minggu depan, 9 September 2012  Lektor: Sdri. Stefani  Mazmur: Ibu Agnes  Dirigen: Ibu Haryanto  Kolektan : Ibu Ida Situngkir dan Ibu Atmoko  Dekorasi: Kel. Ibu Sastro : Kel. Ibu Mery  Petugas Misdinar Minggu, 9 Septemb2012: Anggun, dan Martha. Hari senin, 3 September 2012: Pw. S. Gregorius Agung, Paus (P) 1Kor 2:1-5; Mzm 119: Luk 4:16-30 Hari selasa, 4 September 2012: Hari biasa 1Kor 2:10b-16; Mzm 145:8-14 Luk 4:31-37 Hari rabu, 5 September 2012: Hari biasa 1Kor 3:1-9; Mzm 33:12-15,20-21; Luk 4:38-44 Hari kamis, 6 September 2012: Hari biasa 1Kor 3:1-9; Mzm 24:1-6; Luk 5:1-11 Hari jumat, 7 September 2012: Hari biasa 1Kor 4:1-5; Mzm 37:3-6,27-28,39-40; Luk 5:33-39 Hari sabtu, 8 September 2012: Pesta Kelahiran SP. Maria (P) Mi 5:1-4a, atau Rm 8:28-30; Mzm 13:6abcd; Mat 1:1-16,18-23 BACAAN KITAB SUCI MINGGU XXII 2. Pengumuman Pernikahan : Akan saling menerima Pemberkatan Pernikahan Leliwati boru Simangunsong, putri dari keluarga Bpk. Masri Williater Simangunsong dan ibu Dinar boru Sitompul dari Gereja GPDI Ora et Labora Tanjungkarang, dengan Stephanus Rendra Effendi, putra dari keluarga Bpk. Hadrianus Hardi Effendi dan ibu Anastasia Suryati dari gereja St. Petrus Stasi Natar, Paroki Kedaton. Bagi umat yang mengetahui halangannya, harap memberitahukan kepada Pastur Paroki. (Pengumuman II) 3. Dimohon kepada seluruh umat Stasi Natar untuk dapat hadir di rumah Keluarga Bpk. Ignatius Sugiyono (Way Tuba-Lingkungan St. Stefanus), pada hari Selasa, 4 September 2012, pukul wib (jam 7.00 malam), untuk bersama-sama mendoakan arwah Ibu Yohana Fransisca Daryati yang telah dipanggil Tuhan 7 hari yang lalu. 4. Pelajaran Agama untuk penerimaan KOMUNI PERTAMA akan segera diadakan di gereja Katolik Stasi Natar, pembimbing oleh Ibu Norma Siregar. Bagi adik-adik minimal kelas 5 SD atau bagi mereka yang belum menerima Komuni Pertama, supaya segera mendaftar kan diri kepada Ketua Stasi atau kepada Ibu Norma dengan membawa foto copy surat baptis. Mohon menjadi perhatian bagi para orang tua untuk memberi motivasi bagi putra-putrinya. 5. Misa Ekaristi Kudus akan diadakan di Gereja St. Petrus Stasi Natar, pada hari Jumat, 7 September 2012, pukul wib (jam 6.00 sore). Petugas liturgi sama dengan petugas Misa Kudus hari Minggu, 9 September Untuk Daharan Romo pada hari Jumat, 7 September 2012, dari Kel: Bpk. Viktor. Untuk Misa Ekaristi Kudus hari Minggu, 9 September 2012 dari Kel: Bpk. Alex. “Semua hal jahat yang timbul dari dalam hati seseorang, itulah yang menajiskan orang ” Renungan : Sejumlah kriminalitas khususnya kejahatan sexual kian hari semakin merajalela di negri ini. Banyak korban dari kejahatan ini yang mengalami depresi, bahkan stres yang berkepanjangan tanpa memiliki lagi masa depan yang pasti. Nama baik keluarga menjadi tercemar dan malu. Ada yang mengatakan bahwa kejahatan sexual atau pemerkosaan ini sebagai akibat dari rendahnya Iman dan nilai-nilai moral, ada pula yang mengatakan, akibat dari ulah wanita itu sendiri yang berpakaian minim, sehingga mengundang hawa nafsu bagi laki-laki yang melihatnya. Padahal seorang Mahasiswi yang menjadi korban pemerkosaan di Jakarta, berpakaian sangat sopan karena baru selesai mengikuti ujian skripsi. Jadi bukan karena berpakaian itu menimbulkan rangsangan atau tidak, tetapi si pelaku pemerkosaan ini memang memiliki niat jahat di dalam hatinya. (bdk.http://radarlampung.co.id/read/opini/tajuk/40928) Membaca berita-berita kriminalitas di surat khabar ini, pasti kita semua teringat akan kata-kata Yesus: “Semua hal jahat yang timbul dari dalam hati seseorang, itulah yang menajiskan orang.” Yesus menekankan bukan soal pelaksanaan hukum-hukum lahiriah (Hukum Taurat) yang harus dilaksanakan, melainkan niat yang timbul dari dalam hati seseorang itulah yang menjadi pedoman bagi prilaku seseorang. Sebab dari dalam hati seseorang terkadang timbul pikiran jahat, percabulan, perzinahan, pemerkosaan, pembunuhan, pencurian, hawa nafsu dan lain sebagainya. Itulah sebabnya mengapa Yesus menentang orang-orang Farisi dan ahli Taurat yang menekankan hukum-hukum lahiriah, tetapi mengabaikan hati. 6. Latihan koor bagi MUDIKA (OMK) akan dilaksanakan kembali hari ini 2 September2012, setelah perayaan liturgi, bertempat di gereja Katolik Stasi Natar. Atas nama seluruh umat Stasi Natar, Redaksi INFOKOM mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya Ibu Yohana Fransisca Daryati, Lingkungan St. Stefanus, Candimas, Natar, pada hari Rabu, 29 Agustus 2012 yang lalu.


Download ppt "Edisi : XXI/2 Sept 2012 HARI MINGGU BIASA XXII “ Hari Minggu Kitab Suci Nasional“ Bacaan I : Ul 4:1-2,6-8 II : Yak 1:17-18,21b-22,27 Mzm 15:2-3a,3cd-4ab,5."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google