Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENULISAN ARTIKEL ILMIAH DAN KIAT-KIAT MENEMBUS JURNAL INTERNASIONAL Effendy Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Negeri Malang (UM)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENULISAN ARTIKEL ILMIAH DAN KIAT-KIAT MENEMBUS JURNAL INTERNASIONAL Effendy Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Negeri Malang (UM)"— Transcript presentasi:

1

2 PENULISAN ARTIKEL ILMIAH DAN KIAT-KIAT MENEMBUS JURNAL INTERNASIONAL Effendy Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Negeri Malang (UM)

3 Surat dirjen dikti Nomor 152/E/T/2012 tanggal 27 Januari 2012 menyatakan bahwa mulai Agustus 2012 salah satu persyaratan lulus yang harus dipenuhi oleh: 1. mahasiswa S1 adalah menulis artikel yang (diterima untuk) diterbitkan di jurnal nasional tidak terakreditasi; 2. mahasiswa S2 adalah menulis artikel yang (diterima untuk) diterbitkan di jurnal nasional terakreditasi; 3. mahasiswa S3 adalah menulis artikel yang (diterima untuk) diterbitkan di jurnal internasional.

4 Surat itu dilandasi oleh banyak hal salah satu adalah kecilnya produktifitas dalam menulis artikel yang terbit di jurnal, khususnya jurnal internasional oleh dosen, mahasiswa, dan para peneliti di Indonesia.

5 Pada tahun 2010 jumlah publikasi artikel ilmiah di jurnal internasional beberapa negara adalah sebagai berikut: Indonesia Malaysia Thailand9.129 Jepang

6 Untuk bidang sain sain dan teknologi, pada tahun 2009 hanya 6 orang Indonesia yang memiliki publikasi internasional dengan jumlah di atas 41. Ke enam orang tersebut berasal dari - ITB - UI - UM - Unair - Perusahaan swasta - Lembaga penelitian bahan makanan 5

7 Apa sikap kita terhadap surat edaran dirjen DIKTI tersebut?  Apakah kita akan menerima?  Apakah kita akan menolak?

8 Untuk memajukan suatu universitas sehingga nantinya memiliki reputasi yang tinggi di tingkat nasional maupun internasional, universitas tersebut wajib menghasilkan banyak publikasi ilmiah dan produk-produk akademik yang lain seperti paten, text book, dan penghargaan internasional. Produk-produk akademik tersebut bersumber pada hasil-hasil penelitian.

9 Oleh karena itu penelitian di perguruan tinggi perlu dikembangkan sehingga hasilnya:  layak untuk dipublikasi dalam jurnal ilmiah, khususnya jurnal ilmiah internasional;  layak untuk dipatenkan;  banyak digunakan sebagai acuan dalam menulis text book oleh penulis- penulis ternama;  mendapatkan penghargaan internasional.

10 Untuk itu semua peneliti dan dosen serta mahasiswa harus akrab dengan artikel, dalam arti:  dapat memahami isi artikel jurnal di bidangnya;  memahami jurnal-jurnal apa saja di bidangnya yang merupakan jurnal-jurnal berkualitas;  mampu melakukan penelitian dan menulis artikel hasil penelitian yang layak dimuat dalam jurnal ilmiah, khususnya jurnal ilmiah internasional.

11 Apakah jurnal ilmiah internasional?

12 Jurnal ilmiah internasional adalah berkala dimana:  artikel-artikel yang dimuat di dalamnya ditulis oleh peneliti dari berbagai negara;  mitra bebestari (reviewer) jurnal adalah pakar dari berbagai negara;  distribusi jurnal ke berbagai negara;  artikel ditulis dalam bahasa internasional yang diakui oleh PBB.

13 Apakah jurnal nasional terakreditasi?

14 Jurnal nasional terakreditasi adalah: “Berkala ilmiah yang lulus akreditasi yang dilakukan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DP2M)”

15 Jurnal nasional terakreditasi adalah telah memenuhi kriteria-kriteria yang telah ditetapkan oleh DP2M. Beberapa diantaranya adalah:  artikel yang dimuat ditulis oleh dosen dari berbagai perguruan tinggi dan oleh peneliti dari berbagai lembaga penelitian;  artikel yang dimuat mungkin juga berasal dari peneliti di luar negeri;  mitra bebestari (reviewer) jurnal merupakan pakar dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga penelitian;  mitra bebestari mungkin juga berasal dari luar negeri;  distribusi jurnal ke berbagai perguruan tinggi dan lembaga penelitian;  artikel ditulis dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris.

16 Beberapa fungsi jurnal adalah: 1.Untuk mengkomunikasikan hasil penelitian, baik penelitian eksperimen atau teoritik. 2.Untuk mendokumentasikan hasil- hasil penelitian. 3.Sebagai media untuk mengklaim temuan yang diperoleh seorang atau sekelompok peneliti.

17 Substansi Artikel jurnal:  Kumpulan/akumulasi pengetahuan baru  Hasil pengamatan empirik  Pengembangan gagasan baru

18 Jenis Artikel Jurnal Ilmiah (Rekomendasi DP2M Depdiknas):  Artikel hasil penelitian  Artikel telaah

19 Isi Jurnal Ilmiah (Rekomendasi DP2M Depdiknas):  Artikel hasil penelitian  Artikel telaah  Review buku baru  Obituari

20 Penulisan Artikel Jurnal  Mempunyai bentuk, struktur, dan sifat-sifat tertentu  Penulisannya mengikuti kaidah, pola, dan teknik tertentu  Kaidah, pola, dan teknik penulisan dipengaruhi gaya selingkung yang ditetapkan.

21 Sifat-sifat Artikel jurnal:  Objektif  Rasional  Kritis  Pembaharu dan up-to-date

22 Hasil penelitian siapa yang layak diterbitkan dalam jurnal internasional dan jurnal nasional?  Mahasiswa S1  Mahasiswa S2  Mahasiswa S3  Dosen  Peneliti di lembaga penelitian  Peneliti di industri  Guru

23 Semuanya bisa asalkan memenuhi persyaratan:  Keaslian  Kualitas  Kemutakhiran  Kemutakhiran  Manfaat

24 Tingginya nilai artikel yang dapat diterbitkan dalam jurnal internasional memungkinkan untuk: 1. Digunakannya jumlah artikel yg dihasilkan oleh suatu program studi, disamping buku teks dan paten, sebagai dasar penentuan budget yang diberikan oleh universitas pada program studi tersebut. 2. Diberikannya bonus tertentu pada dosen yg artikel hasil penelitiannya berhasil diterbitkan.

25 Pemberian bonus oleh: - Dikti - Perguruan Tinggi 3. Digunakannya artikel tersebut sebagai dasar untuk diberikannya award tertentu, seperti “American Medal of Honour (USA), International Scientist of the Year (UK)” dan “Nobel Price” (Sweden), pada seorang atau sekelompok peneliti.

26

27 4. Dimasukkannya seorang peneliti dalam directory tertentu, seperti - International Directory of Leading Leadership (ABI, USA) - International Directory of Leading Scientist (ABI, USA). - International Directory of Leading Scientist (ABI, USA) Outstanding Intellectuals of the 21 st Century (IBC), Cambridge, England Outstanding Intellectuals of the 21 st Century (IBC), Cambridge, England.

28 5. Dimasukannya nama peneliti dalam database dan citation index seperti: Chemical Abstracts SciFinder Scholar Gmellin Science Citation Index Scopus

29 6. Dimasukkannya nama peneliti dalam kumpulan peneliti yang telah menghasilkan karya dalam jumlah tertentu. Misalnya: Peneliti yang telah mempublikasi minimal 500 struktur senyawa baru dalam jurnal internasional maka namanya dicantumkan dalam daftar peneliti unggulan dunia yang dipilih oleh “Cambridge Crystallography Data Center (UK)”.

30 Pada saat ini: Jurnal internasional merupakan salah satu komponen yang wajib ada untuk akreditasi institusi. Di masa yang akan datang: Artikel jurnal internasional merupakan salah satu syarat wajib untuk pengusulan seorang dosen menjadi guru besar.

31 Beban kinerja guru besar mencakup: 1. Publikasi di jurnal internasional 2. Penulisan buku teks 3. Penyebaran gagasan melalui pertemuan ilmiah Apabila dalam waktu 3 tahun, sejak guru besar menerima tunjangan guru besar pertama kali, ketiga kewajiban tersebut tidak dipenuhi maka tunjangan guru besar akan dihentikan. 30

32 SIFAT JURNAL ILMIAH 1.Bersifat umum Contoh:Nature National Geography 2. Agak spesifik Contoh: Research in Science Education Journal of Research in Science Teaching International Journal of Science Education

33 3.Spesifik Contoh: Kontribusi Fisika Indonesia Alchemi The Journal of American Chemical Society Cancer Research 4. Sangat spesifik Contoh: Inorganica Chimica Acta Dalton Transaction Solid State Physics Dalton Transaction

34 5. Sangat-sangat spesifik Contoh: Electron Microscopy Organometallic Chmeistry Semakin spesifik sifat suatu jurnal maka:  khalayak pembacanya semakin sedikit sehingga tirasnya cenderung kecil  biaya publikasi semakin mahal  biaya langganan semakin mahal

35 Beberapa fungsi jurnal adalah: 1.Untuk mengkomunikasikan hasil penelitian, baik penelitian eksperimen atau teoritik. 2.Untuk mendokumentasikan hasil- hasil penelitian. 3.Sebagai media untuk mengklaim temuan yang diperoleh seorang atau sekelompok peneliti.

36 Apa indikator suatu jurnal yang bermutu? 1. Memiliki impact factor yang tinggi. Impact factor menunjukkan banyaknya artikel yang dimuat dalam suatu jurnal yang dirujuk oleh penulis artikel pada jurnal yang sama dan jurnal-jurnal yang lain dalam waktu dua tahun.

37 Contoh: Suatu jurnal dalam 2 tahun menerbitkan 200 artikel dan artikel tersebut dirujuk oleh 1000 artikel yang lain, maka impact factor nya adalah 5. Penerbit jurnal dalam mempromosikan jurnalnya biasanya menginformasikan impact factor dari jurnal tersebut.

38 2. Artikel yang dimuat bermutu dan ditulis oleh peneliti dari berbagai negara. 4. Memiliki mitra bebestari yang berasal dari berbagai negara. 5. Distribusi jurnal ke berbagai negara. 6. Hasil cetakannya memiliki kualitas baku. 7. Dimasukkan dalam citation index. 8. Dimasukkan dalam data base tertentu seperti sciFinder Scolar.

39 Apakah sumber dari artikel jurnal yang dapat dimuat dalam jurnal internasional dan jurnal nasional terakreditasi?

40 Untuk artikel hasil penelitian adalah hasil penelitian yang memenuhi persyaratan- persyaratan tertentu. Untuk artikel telaah adalah hasil pemikiran yang memenuhi persyaratan- persyaratan tertentu.

41 Persyaratan-persyaratan untuk dapatnya artikel hasil penelitian dan artikel konseptual dimuat dalam suatu jurnal adalah ditentukan oleh dewan redaksi jurnal.

42 PERSYARATAN ARTIKEL JURNAL NASIONAL DAN JURNAL INTERNASIONAL Persyaratan utama: 1. Keaslian 2. Kualitas 3. Kemutakhiran 3. Kemutakhiran 4. Manfaat Persyaratan lain: 1. Format 2. Style Persyaratan yg berkaitan dengan format dan style dapat dilihat pada petunjuk penulisan artikel yg diberikan oleh setiap jurnal pada setiap terbitan atau melalui situs jurnal tersebut yg terdapat dalam website.

43 1. KEASLIAN HASIL PENELITIAN Pengecekan keaslian: Melalui database untuk bidang-bidang ilmu\ yang bersesuaian. A. Untuk bidang sains dan Teknologi: 1.SciFinders Scholar Isi database ini antara lain adalah: Isi database ini antara lain adalah: –abstrak hasil penelitian dan paten –struktur senyawa –spektra senyawa update database ini dilakukan setiap hari.

44 2.Cambridge Crystallography Data Base (CCDB) CCDB berisi data struktur senyawa, seperti parameter sel satuan, koordinat dan vibrasi termal atom-atom dalam kristal, yang berhasil dikarakterisasi berdasarkan metode difraksi. Database ini umurnya hanya 6 bulan. 3. Beberapa situs dalam internet seperti scirus.com. Kelemahannya adalah informasi yang dapat diperoleh adalah tidak selengkap dibandingkan informasi yang diperoleh melalui SciFinders scholar atau CCDB. Melalui beberapa situs dalam internet seperti google.com dan yahoo.com juga dapat diakses informasi tentang hasil-hasil penelitian, namun hasil yang dapat diperoleh adalah sangat terbatas.

45 B. Bidang seni, humaniora, dan ilmu sosial: Historical Abstract, Sociofile, EconLit, sosial: Historical Abstract, Sociofile, EconLit, Humanities Index Humanities Index C. Bidang komputer: INSPEC, COMPENDEX, Computer Abstracts COMPENDEX, Computer Abstracts D. Bidang pendidikan: ERIC E. Bidang kedokteran: Medline, PscLit F. Bidang psikologi: Psychological Abstracts Abstracts

46 Termasuk dalam persyaratan keaslian adalah bebasnya artikel dari plagiarisme. Plagiarisme tindakan mencuri gagasan atau hasil pemikiran dan tulisan orang lain yang digunakan dalam tulisan seakan-akan gagasan atau tulisan orang lain tersebut ialah gagasan atau tulisan sendiri, sehingga merugikan orang lain. 45

47 Plagiarisme kata/kalimat 46 Mengutip secara langsung, melakukan parafrase atau penulisan gagasan orang lain tanpa mencantumkan sumbernya. Menggunakan kata-kata seorang penulis tanpa menyatakan bahwa tulisan merupakan kutipan/rujukan. Menyampaikan versi sendiri tanpa menyatakan sumbernya.

48 Termasuk dalam kategori plagiarisme: (1) Menggunakan karya sendiri yang telah dipublikasi, tanpa menyatakan sumbernya, disebut autoplagiarisme. (2) Memakai gambar, diagram, atau karya seni dari sumber lain tanpa disebutkan sumbernya. (3) Membayar orang lain untuk menulis karya ilmiah dan mengakuinya sebagai karya sendiri.

49 Hal yang bukan Plagiarisme 48  Apabila fakta ‘sudah dianggap sebagai pengetahuan umum’.  Fakta yang sama terdapat sekurangnya dari 5 sumber.  Mudah ditemukan dalam referensi umum.  Info yang sudah banyak dalam buku ajar. (Sumber: Suryono, Editor The Medical Journal of Indonesia)

50 Sanksi Plagiarisme Sanksi Plagiarisme 49 Sangat bervariasi tergantung derajat plagiarisme & forum ilmiah tempat plagiarisme terjadi. Berkisar dari penolakan publikasi, hambatan kenaikan peringkat jabatan sampai pemecatan. UI: –Peringatan lisan/tertulis –Penundaan kenaikan pangkat –Pembatalan kenaikan pangkat –Pencabutan gelar –Penuntutan ke pengadilan (Sumber: Suryono, Editor The Medical Journal of Indonesia)

51 2. KUALITAS HASIL PENELITIAN Hasil penelitian dapat dianggap memiliki kualitas yang tinggi apabila sifatnya sistematis dan analisisnya menarik. Hasil penelitian yang luas tetapi tidak sistematis dapat dianggap memiliki kualitas yang rendah. 3. KEMUTAKHIRAN HASIL PENELITIAN Pada saat dipublikasi sedang menjadi perhatian para ilmuwan di bidang yang bersesuaian di seluruh dunia.

52 4. MANFAAT Hasil penelitian yang memiliki nilai manfaat tinggi cenderung untuk mudah dan cepat diterbitkan. Misalnya hasil penelitian tentang – Sintesis dan efektifitas obat kanker dan aids – Sintesis material yang bersifat superkonduktor pada suhu ruang – Reaksi fusi nuklir pada suhu rendah – Sintesis kristal cair (liquid crystal) – Sintesis nanomaterial

53 FORMAT ARTIKEL HASIL PENELITIAN  Judul  Nama dan alamat institusi penulis  Abstrak dan kata kunci  Pendahuluan  Eksperimen  Hasil dan pembahasan  Kesimpulan dan saran  Material tambahan  Pernyataan terima kasih  Daftar rujukan  Catatan tambahan pada proof

54 JUDUL  Memberikan gambaran mengenai persoalan yang diteliti  Memuat variabel-variabel dan hubungan antarvariabel terkait  Panjang sekitar 5-15 kata  Memiliki daya tarik.  Bila mungkin bersifat provokatif.

55 Contoh: Did Thomson really discover the electron? Did Thomson really discover the electron? Education in Chemistry, 1997, May: 84. Leading scientist still reject God, Nature, 1998, Vol. 394, No. 23: 313. Leading scientist still reject God, Nature, 1998, Vol. 394, No. 23: 313. Debt and the Environment, Debt and the Environment, Scientific American, 1995, June: 2832.

56 Nama dan alamat institusi penulis  Nama penulis ditulis tanpa gelar akademik akademik  Semua nama penulis dicantumkan secara berurutan berdasarkan: secara berurutan berdasarkan: - kontribusi dalam penulisan artikel - kontribusi dalam penulisan artikel - alfabetik - alfabetik  Alamat institusi penulis ditulis lengkap.  Alamat sebaiknya dicantumkan

57 Abstrak  Abstrak ditulis secara padat  Menampilkan isu-isu pokok atau masalah penelitian dan alternatif pemecahannya  Memuat metode/pendekatan yang digunakan  Memuat hasil penelitian  Bukan komentar atau pengantar dari penulis  Sebaiknya satu paragraf, dan terdiri dari kata  Spasi tunggal  Format lebih sempit (menjorok ke dalam)  Ukuran huruf (font) lebih kecil dari ukuran huruf bagian lain dalam artikel

58 Chemical phenomena versus chemical reactions: Do students make the connection? Abstract A study was conducted to examine whether tenth-grade high school students as well as first-year university chemistry students can make the connection between chemical reactions and chemical phenomena. Nineteen physical and chemical phenomena were used and the students were asked at one stage to distinguish physical from chemical phenomena, and at another stage to state in which cases one or more reactions occur. Students can be categorized into two distinct groups. One group includes those who do not always identify chemical phenomena with reaction(s), while the other group includes those who are successful in that distinction. Further, the students in the first group can be divided into two subgroups: (a) those who perform better in identifying the chemical phenomena and (b) those who perform better in identifying the reactions. A differentiation of chemical changes into natural and man-caused processes seems to be operating, at least with Greek students. Students may be intuitively viewing chemical reactions as fairly simple processes, which can be expressed by means of chemical equations. Finally, it might be preferable to group changes of physical state and phase, and solutions, in a separated category.

59 Kata-kata kunci  Punya makna yg khas dan jelas  Terdiri dari 3-5 kata yang merupakan kata dasar maupun kata jadian kata dasar maupun kata jadian  Eksplisit ada dalam judul atau implisit di dalam bahasan  Sebaiknya mengacu kepada glosarium atau tesaurus yg relevan glosarium atau tesaurus yg relevan  Digunakan untuk “filing and searching”, pengelompokan, dan searching”, pengelompokan, dan dokumentasi. dokumentasi.

60 Pendahuluan  Dengan atau tanpa (sub) judul  Memberikan acuan (konteks) permasalahan permasalahan  Berisi hal-hal yang menarik (kontroversial, belum tuntas, perkembangan baru)  Wawasan dan rencana  Rangkuman kajian teoretik  Tujuan penelitian  Pemecahan masalah  (Kadang-kadang) harapan akan hasil penelitian

61 Pendahuluan harus mencerminkan wawasan penulis tentang permasalahan yang ia teliti dan tulis. Pendahuluan biasanya memuat sebagian besar dari pustaka yang ada dalam daftar rujukan.

62 Permasalahan yang sering muncul dalam artikel yang akan dimuat dalam jurnal nasional terakreditasi adalah: Biasanya wawasan penulis artikel tentang lingkup penelitian yang ia lakukan adalah sangat dangkal. Hal ini teridentifikasi dari sedikitnya rujukan yang berupa artikel jurnal yang dirujuk pada bagian pendahuluan.

63 Bagian inti Berisi:  Metode penelitian  Hasil penelitian  Pembahasan hasil penelitian

64 Metode penelitian  Memaparkan disain atau rancangan penelitian yang digunakan  Memberikan dengan jelas sasaran penelitian (populasi, sampel, sumber data)  Menyebutkan dengan jelas teknik dan instrumen pengumpulan data  Menggambarkan teknik atau prosedur analisis data Metode penelitian ditulis secara naratif, bukan enumeratif.

65 Hasil penelitian  Menunjukkan hasil bersih analisis data. Dalam beberapa jurnal hasil penelitian lengkap dideposit dalam internet yang biasanya dapat diakses secara gratis opleh pembaca.  Memanfaatkan secara efektif bentuk- bentuk penyajian non-naratif: grafik, tabel, diagram.

66 Perhatian!! Hasil penelitian dapat ditabelkan apabila tabel yang diperoleh memerlukan ruangan yang lebih sempit dibandingkan bila dinarasikan, dan sebaliknya.

67 Pembahasan Pembahasan  Berupa kupasan, bukannya mengulang-sebut apa yang sudah ditampilkan dalam grafik, tabel atau diagram  Menginterpretasikan secara tepat hasil penelitian  Membandingkan dengan hasil penelitian relevan yang telah dilaporkan  Mengaitkan secara argumentatif temuan penelitian dengan teori yang relevan  Menyodorkan pertanyaan-pertanyaan baru Dalam bahasa dialog yang logis, sistematik, dan mengalir  Bersifat analitik, argumentatif, logis, kritis  Unsur paling penting adalah adanya pendirian/sikap penulis

68 Permasalahan yang sering muncul dalam artikel yang akan dimuat dalam jurnal nasional terakreditasi adalah: Seringkali pada bagian pembahasan penulis artikel mengulang sebut apa yang telah dipaparkan pada bagian hasil penelitian.

69 Kesimpulan dan Saran Kesimpulan:  Sesuai dengan hasil penelitian  Tidak melampaui kapasitas temuan penelitian Saran:  Dikaitkan dengan hasil penelitian  Logis, ‘implementable’ dan tidak mengada-ada

70 Daftar Rujukan  Hanya memuat rujukan yang benar-benar disebut dalam isi benar-benar disebut dalam isi artikel artikel  Yang disebut dalam artikel harus dimasukkan dalam daftar rujukan dimasukkan dalam daftar rujukan  Biasanya ditempatkan di halaman terakhir artikel (bukan halaman terakhir artikel (bukan halaman baru) baru)  Mengikuti pedoman tata tulis rujukan yang ditetapkan

71 Selain daftar rujukan yang biasa ditemukan seperti berkala, buku, unduhan dari internet dan lain- lain, sumber lain yang dapat dimasukkan dalam daftar rujukan adalah –Hasil komunikasi dengan pakar di bidang yang relevan. Rujukan ini ditulis sebagai berikut. Harrowfield, J Personnal Communication. –Hasil penelitian yang sedang dalam proses pencetakan. Rujukan ini ditulis sebagai berikut. Effendy, and White, A.H Title of article, Name of Journal, in press.

72 Bagaimana cara mencari rujukan yang berupa artikel jurnal seandainya artikel tersebut tidak dapat diperoleh dari jurnal yang ada di perpustakaan baik sebagai edisi cetak atau online? 1. Cari abstrak dari artikel jurnal melalui scirus.com 2. Temukan alamat dari penulis artikel. 3. Kirim permintaan file pdf artikel pada penulis artikel.

73 CONTOH To Prof. Allan H. White Chemistry UWA Dear Prof. White, I am interested in your article “Title of Article”. I want to do a research related to your work described in that article, but I couldn’t find that article either as a print out or online edition from my university library. If you don’t mind, could you please send me a pdf file of that article. Thank you very much for your kindness. Your sincerely, Dr. Riset Ngebet Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM)

74 Apabila setiap bagian dari suatu artikel telah memenuhi semua persyaratan seperti dijelaskan di depan maka artikel tersebut dapat dianggap merupakan artikel yang berkualitas dan layak untuk diterbitkan dalam jurnal nasional terakreditasi atau jurnal internasional.

75 Apa yang perlu dilakukan untuk menulis artikel jurnal dengan mudah? 1. Tentukan jurnal yang dituju untuk menerbitkan artikel yang anda tulis. 2. Tulislah artikel dengan gaya seperti yang digunakan pada artikel yang sejenis yang dimuat di dalam jurnal tersebut.

76 FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB DITOLAKNYA ARTIKEL UNTUK DIMUAT 1.Tidak dipenuhinya persyaratan utama, yaitu keaslian, kualitas, dan kemutakhiran hasil penelitian 1. Tidak ditulis berdasarkan format dan style yang ditetapkan oleh jurnal 2. Mungkin penulisnya belum dikenal dalam bidang ilmu yang berkaitan atau penulisnya bukan merupakan member dari jurnal yang akan dituju.

77 Artikel yang disetujui untuk diterbitkan dicetak sebagai proof yang diberikan pada penulis untuk dikoreksi. Hal-hal penting berkaitan dengan proof adalah:  Koreksi proof terbatas pada adanya kesalahan cetak  Bila ada informasi lain yang perlu ditambahkan harus diberikan pada bagian ‘Note added to proof’

78 77 KIAT MENEMBUS JURNAL INTERNASIONAL 1. Penelitian harus asli, kualitasnya memadai, mutakhir dan memiliki nilai manfaat yang tinggi 2. Artikel harus ditulis berdasarkan format dan style yang telah ditetapkan oleh jurnal 3. Macam artikel harus dipertimbangkan berdasarkan cakupan hasil penelitian yang diperoleh 4. Pemaparan setiap bagian artikel harus ringkas dan jelas 5. Hasil penelitian yang disajikan dalam tabel harus sistematik

79 78 6. Dalam artikel hanya dimuat data yang penting untuk pembahasan. Data lengkap didepositkan dalam database 7. Mempertimbangkan jenis jurnal yang akan dituju oleh penulis 8. Peneliti pemula hendaknya melakukan, menulis artikel, dan menerbitkannya bersama peneliti senior yang telah punya nama 9. Perlu dilakukannya penelitian dengan peneliti lain yang spesialisasinya berbeda sehingga suatu aspek penelitian dapat dibahas dari beberapa segi

80 Bila kau bukan anak raja, juga bukan anak ulama besar, maka menulislah. (Al Ghazali)

81 SELAMAT MENELITI DAN SELAMAT MENULIS


Download ppt "PENULISAN ARTIKEL ILMIAH DAN KIAT-KIAT MENEMBUS JURNAL INTERNASIONAL Effendy Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Negeri Malang (UM)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google