Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENGANTAR KESUSASTRAAN UMUM (INTRODUCTION) Fitriana Puspita Dewi, M.si.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENGANTAR KESUSASTRAAN UMUM (INTRODUCTION) Fitriana Puspita Dewi, M.si."— Transcript presentasi:

1 PENGANTAR KESUSASTRAAN UMUM (INTRODUCTION) Fitriana Puspita Dewi, M.si

2 RPKPS PertemuanMateri Pertemuan 1Perkenalan, definisi, jenis-jenis karya fiksi Pertemuan 2-7Unsur-unsur intrinsik, ekstrinsik, nilai moral dalam karya sastra Pertemuan 8UTS Pertemuan 9-11Kajian Fiksi Pertemuan 12-15Pendekatan-pendekatan Sastra Pertemuan 16UAS Tujuan ; mahasiswa memahami definisi sastra, jenis-jenis karya sastra, mengenal unsur-unsur pembangun fiksi, kajian fiksi & pendekatan terhadap karya sastra. Mahasiswa juga bisa membaca karya sastra Jepang yang sederhana dan mengenali unsur intrinsik & ekstrinsiknya

3 Buku Acuan  Teori Pengkajian Fiksi, Burhan Nurgiyantoro  Teori Sastra ; Sebuah Pengantar Praktis, Michael Ryan  Teori Fiksi, Robert Stanton  Structuralism in literature, Robert Scholes  Literary Theory ; A very short introduction, Jonathan Culler

4 Introduction Sastra ? Berasal dari bahasa latin, litterae atau literature dalam bahasa Inggris yang berarti sesuatu yang terbuat dari kertas. Memuat hal-hal fiksi & non fiksi,. Memiliki genre roman, misteri, kriminal, petualangan dan erotis, juga sejarah. Nuansa politik kadang masuk dalam ranah sastra seperti postkolonial, marxisme, feminisme, postmodernisme, dekonstruksi dll. Sastra juga meliputi term gender, ras dan kebangsaan.

5 Sejarah Sastra  Epic of Gilgamesh (Babylonia) ; karya sastra tertua, ±1900 SM, berisi tentang Heroisme & persahabatan  Setelah peradaban urban muncul, sastra lahir di China India Yunani & Roma lirik lagu & puisi buku Shijing Memuat Taoisme, Confucianism Isi ttg Militer,agricultural & sejarah Drama & Satir (Panchatantra) Epik (Ramayana & Mahabrata) ± 4 M Isi ttg filosofi, Komedi, cth karya Odyssey, Homer Abad 18  romance, Abad 19  realism & naturalism, Abad 20  Detectif, Sci-fi, Postmodern

6 Yang termaksud dalam karya sastra  Prosa (Novel, Cerpen, novelet)  Puisi ; modern  opera musikal, lirik lagu  Drama  Film, video klip,  Essay;(tulisan/diskusi dengan perspektif dari penulis), Genre Essay: memoir, epistel, hasil karya (Murakami Shikibu, Luo Guanzhong)  Sastra lisan ; dongeng (Jepang, Kataribe)  Komik & novel grafis

7 Prosa ; Karya Imajiner & Estetis  Prosa dalam pengertian kesastraan disebut fiksi (fiction), teks naratif atau wacana naratif (struktural & semiotik).  Fiksi merupakan karya naratif yang isinya tidak menyaran pada kebenaran sejarah (Abrams)  Fiksi dapat diartikan juga sebagai prosa naratif yang bersifat imajiner, namun biasanya masuk akal dan mengandung kebenaran yang mendramatisasikan hubungan antar manusia (Altenbernd & Lewis)  Meski penuh dengan pengalaman kehidupan, karya fiksi harus tetap menarik, tetap bangunan struktur yang koheren dan memiliki tujuan estetik (Wellek & Warren)  Fungsi Dulce et utile (mendidik sekaligus menghibur)

8 Fiksi berdasarkan fakta (NonFiction fiction)  Fiksi Historis (historical fiction), jika yang menjadi dasar penulisan fakta sejarah (the 3 muskeeters, War & peace )  Fiksi Biografis (Biographical fiction), jika yang menjadi dasar penulisan fakta biografis. (Bung Karno penyambung lidah)  Fiksi Sains (Science Fiction), jika yang menjadi dasar penulisan fakta ilmu pengetahuan (Startrek)

9 Kebenaran dalam fiksi  Ada perbedaan antara kebenaran dalam dunia fiksi dengan kebenaran dalam dunia nyata. Kebenaran dalam dunia fiksi adalah kebenaran yang sesuai dengan keyakinan pengarang, kebenaran yang telah diyakini keabsahannya sesuai dengan pandangannya terhadap kehidupan.  Hal ini (diharapkan) memancing rasa kritis pembaca untuk mengkritisi suatu karya sastra  kritik sastra

10 Pembedaan Fiksi  Novel, cerpen, novelet  Unsur pembangun novel ; plot, tema, penokohan, latar, kepaduan.  Novel serius & novel populer

11 Unsur-unsur fiksi  Intrinsik ; peristiwa, tema, plot, penokohan, latar, sudut pandang, gaya bahasa  Ekstrinsik ; biografi pengarang, psikologis pengarang, keadaan lingkungan pengarang dll  Fakta, tema, sarana cerita  Cerita & wacana

12 Fakta, Tema & Sarana Cerita  Stanton membedakan unsur pembangun novel ke dalam 3 bag; fakta, tema & pengucapan. Fakta meliputi karakter, plot & setting (karena scr fakta bisa dibayangkan peristiwanya, eksistensinya). Ketiga hal ini kerap disebut Factual Structure.  Pengucapan atau sarana sastra (literary devices) adalah teknik yang digunakan pengarang untuk memilih dan menyusun detil cerita. Sarana sastra mis; sudut pandang, gaya bahasa & nada, simbolisme dan ironi  Tema adalah dasar cerita, kadang sinonim dari ide cerita

13 Cerita & wacana  Menurut pandangan strukturalisme, unsur fiksi dibedakan ke dalam unsur cerita (story/content) dan wacana (discourse)  Cerita merupakan isi dari ekspresi naratif, wacana bentuk dari sesuatu (isi/cerita) yang diekspresikan.  Atau unsur cerita adalah apa yang ingin dilukiskan dlm teks naratif, sedang wacana adalah bagaimana cara melukiskannya

14 Diagram cerita & wacana Aksi Peristiwa Kejadian Tokoh Bentuk Eksistensinya Latar Cerita Substansi Keseluruhan semesta (nyata, imajinatif) Teks naratif Bentuk Struktur transmisi naratif (susunan, frekuensi, perspektif) Wacana Substansi Wujud ekspresi (verbal, sinematis, pantomim, gambar,dll)


Download ppt "PENGANTAR KESUSASTRAAN UMUM (INTRODUCTION) Fitriana Puspita Dewi, M.si."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google