Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

* Metode Pengumpulan Data

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "* Metode Pengumpulan Data"— Transcript presentasi:

1 * Metode Pengumpulan Data
Sekolah Tinggi Ilmu Statistik METODE PENELITIAN Semester Ganjil 2013/14 Pertemuan 6: * Metode Pengumpulan Data Oleh : Puguh B. IRAWAN 3SE2 (Selasa, Sesi 1, R. 255) 3SE3 (Kamis, Sesi 1, R.265) Jakarta, 21 Oktober 2013 – 6 Februari 2014 STIS-Metode Penelitian-Puguh Irawan

2 Metode pengumpulan data
Sumber-sumber data primer Sumber-sumber data sekunder Dokumen-dokumen Observasi Wawancara Kuesioner Partisipan Terstruktur Mailed questionnaire Publikasi pemerintah, hasil riset seblmnya, data Sensus/Survei, dll Bukan partisipan Tidak terstruktur Collective questionnaire STIS-Metode Penelitian-Puguh Irawan

3 Pengumpulan data primer
Pemilihan metode pengumpulan data primer tergantung pada: tujuan studi, sumber daya tersedia (biaya & waktu), keahlian peneliti, kesediaan responden untuk diteliti secara langsung. Pentingnya mengetahui lebih dahulu ttg karakteristik sosio- ekonomis-demografi dari populasi studi (tingkat pendidikan, struktur umur, status sosek, dan latar belakang etnik. Apapun metode pengumpulan datanya, responden harus mengerti dg jelas ttg tujuan & relevansi studi. Metode-metode pengumpulan data primer perlu ditinjau dari ‘applicability’ & ‘suitability’ thd suatu situasi lapangan, dan masalah atau keterbatasan yang terkait. STIS-Metode Penelitian-Puguh Irawan

4 Pengumpulan data primer Metode OBSERVASI
Metode pengumpulan data secara OBSERVASI adalah cara mengawasi dan mendengarkan interaksi atau fenomena yang terjadi dengan dilakukan secara sengaja, sistematis dan selektif. Contoh: Mempelajari interaksi dalam suatu kelompok Studi ttg pola diet, atau perilaku dari satu populasi Memastikan fungsi2 yang dilaksanakan oleh para pekerja Dilakukan pada situasi ketika informasi lengkap dan/atau akurat tidak dpt diperoleh dg cara BERTANYA, krn responden tdk koperatif atau tidak tahu jawabannya. Cocok untuk studi perilaku. STIS-Metode Penelitian-Puguh Irawan

5 Pengumpulan data primer Metode OBSERVASI: Jenisnya
1. OBSERVASI PARTISIPAN (participant observation): Peneliti berpartisipasi pada kegiatan2 kelompok yang diteliti, secara setara, dg atau tanpa sepengetahuan mereka. Contoh: Studi reaksi umum ttg pengguna kursi roda → peneliti melakukannya sendiri dg duduk di kursi roda. 2. OBSERVASI NON-PARTISIPAN (non-participant observation): Peneliti tidak berpartisipasi pada kegiatan2 kelompok yang diteliti, tetapi tetap sbg peneliti pasif (passive observer), memperhatikan & mendengarkan kegiatan2 tsb dan menarik kesimpulan. Studi fungsi kerja para perawat di RS → awasi, ikuti dan catat kegiatan2 mereka, lalu tarik kesimpulan ttg jenis fungsi perawat dan efektivitasnya. STIS-Metode Penelitian-Puguh Irawan

6 Pengumpulan data primer Metode OBSERVASI: masalah & kondisi
Kecenderungan dari grup merubah perilakunya ketika mereka tahu sedang diteliti → (+) atau (−) → Hawthorne Effect → hasilnya distorsi, apa yg diteliti tidak mencerminkan perilaku normal. Bias dari peneliti. Interpretasi hasil observasi berbeda antara peneliti. Ketidaklengkapan hasil observasi dan/atau catatan observasi. Dua kondisi pada metode Observasi: Observasi pada kondisi alamiah → beroperasi secara alami Observasi terkontrol → dg stimulus agar grup beraksi STIS-Metode Penelitian-Puguh Irawan

7 Pengumpulan data primer Metode OBSERVASI: pencatatan
Catatan secara naratif Catatan dg menggunakan skala Catatan kategorikal Catatan dg menggunakan alat-alat perekam STIS-Metode Penelitian-Puguh Irawan

8 Pengumpulan data primer Metode WAWANCARA
Umum dilakukan sbg metode pengumpulan informasi dari orang. Bisa dilakukan secara fleksibel sesuai arah pembicaraan Bisa tidak fleksibel, peneliti mengajukan pertanyaan yg telah sisiapkan sebelumnya secara disiplin. Wawancara dibedakan menurut tingkat fleksibilitasnya: Wawancara tidak terstruktur (unstructured interviews) Wawancara terstruktur (structured interviews) Wawancara tidak terstruktur → in-depth interview → perlu framework – interview guide → pertanyaan diajukan secara spontan selama wawancara → hasilnya bisa digunakan utk menyusun instrumen riset terstruktur. STIS-Metode Penelitian-Puguh Irawan

9 Pengumpulan data primer Metode WAWANCARA
Wawancara terstruktur: → peneliti menanyakan satu set pertanyaan yang telah ditentukan sebelumnya → pertanyaan sama dan urutannya dlm kuesioner. → kuesioner (interview schedule, research tool/instrument) → daftar pertanyaan, dg jawaban terbuka atau tertutup (open or closed-ended) → face-to-face, by telephone, atau melalui media elektronik Keuntungan dari wawancara terstruktur: Memperoleh informasi seragam → keterbandingan data. Perlu keahlian wawancara relatif lebih rendah daripada wawancara tidak terstruktur STIS-Metode Penelitian-Puguh Irawan

10 Pengumpulan data primer Metode KUESIONER
Responden membaca sendiri daftar pertanyaan, interpretasi apa yang diharapkan, kemudian menuliskan jawabannya. → perbedaannya dg metode wawancara : pewawancara mengaju- kan pertanyaan, jika perlu menjelaskannya, kemudian mencatat jawaban responden pada catatan wawancara. Pada metode KUESIONER ini, tidak ada orang yang jelaskan arti pertanyaan kepada responden → perlunya: Pertanyaan jelas dan mudah dimengerti Layout kuesioner mudah dibaca dan enak dilihat Urutan pertanyaan mudah diikuti Kuesioner disusun dg gaya interaktif Pertanyaan sensitif perlu diberikan keterangan yang jelaskan relevansinya. STIS-Metode Penelitian-Puguh Irawan

11 Pengumpulan data primer Metode KUESIONER
Memilih antara metode wawancara dan kuesioner: Sifat penelitiannya → apakah responden enggan berdiskusi dg pewawancara, seperti penelitian ttg penggunaan narkoba, sexuality, kegiatan kriminal (metode kuesioner) → atau ttg isu-isu sensitif (metode wawancara) Distribusi wilayah dari populasi studi → tersebar meluas (metode kuesioner) Macam populasi studi → jika populasi umunya buta huruf, berusia sangat muda atau sangat tua, atau bahkan cacat fisik, tidak ada opsi lain kecuali dengan metode wawancara. Cara-cara pendistribusian KUESIONER: Mailing system Collective information (pengumpulan informasi kolektif) Di tempat-tempat umum STIS-Metode Penelitian-Puguh Irawan

12 Pengumpulan data primer Metode KUESIONER: pros - cons
Kelebihan-kelebihan metode KUESIONER : Relatif lebih murah Kerahasiaan (anonymity) terjaga Kekurangan-kekuranga metode KUESIONER: Penggunaan terbatas, khususnya hanya thd responden yg melek huruf Low response rate Self-selecting bias Kurangnya kesempatan untuk klarifikasi masalah Tidak memungkinkan adanya jawaban spontan responden Jawaban thd suatu pertanyaan mungkin dipengaruhi oleh jawaban thd pertanyaan lainnya Responden saling berdiskusi ttg pertanyaan/jawaban Jawaban tidak bisa dilengkapi dg informasi lain STIS-Metode Penelitian-Puguh Irawan

13 Pengumpulan data primer Metode WAWANCARA: pros - cons
Kelebihan-kelebihan metode WAWANCARA : Cocok untuk situasi yang komplek Berguna untuk mengumpulkan informasi secara mendalam dg tehnik probing Informasi dapat ditambahkan dari hasil observasi lainnya Pertanyaan dapat dijelaskan secara langsung kpd responden Pemanfaatan pada populasi studi yang lebih meluas Kekurangan-kekuranga metode WAWANCARA : Time-consuming dan mahal Kualitas data tergantung pada kualitas interaksi pewawancara & responden Kualitas data tergantung pada kualitas pewawancara Kualitas data beragam ketika banyak pewawancara digunakan Bias peneliti Bias pewawancara STIS-Metode Penelitian-Puguh Irawan

14 Pengumpulan data primer BENTUK-BENTUK PERTANYAAN
Pertanyaan OPEN-ENDED: Jawaban TIDAK diberikan Responden menuliskan jawaban dg kata2nya sendiri (kuesioner), atau pewawancara yang mengisikannya (wawancara) Pertanyaan CLOSE-ENDED: Beberapa jawaban yang mungkin diberikan Responden atau pewawancara memilih/menandai jawaban yang sesuai bagi responden Idealnya diberikan jawaban dlm bentuk kategori, misalnya “Lainnya, mohon jelaskan” untuk mengakomodasi jawaban yang tidak terdaftar di daftar pertanyaan STIS-Metode Penelitian-Puguh Irawan

15 Pengumpulan data primer BENTUK-BENTUK PERTANYAAN
Berapa umur anda, dengan memberi tanda V pada kategori jawaban yang sesuai? Di bawah 15 tahun tahun 20 – 24 tahun Berapa rata-rata pendapatan setahun anda? Di bawah 1 juta 4 juta atau lebih Apa pendapat anda tentang tingginya pengangguran di antara anak muda dan terpelajar? ……………………………………………………………………………………………………. STIS-Metode Penelitian-Puguh Irawan

16 Pengumpulan data primer PERTANYAAN OPEN & CLOSED-ENDED: pros & cons
Keuntungan & kelemahan pertanyaan OPEN-ENDED: (+) memberikan informasi mendalam khususnya bagi pewawancara yang berpengalaman; kesempatan luas bagi responden untuk mengekspresikan pendapatnya secara bebas & apa adanya (-) Bias dari pewawancara yg sulit diverifikasi Pertanyaan CLOSE-ENDED: (+) Mudah menjawabnya bagi responden, dan mudah dianalisis dg kategori jawaban yang eksplisit (-) Tidak mendalam dan kurang keragaman jawaban, bias peneliti dg telah menentukan jawaban secara tertutup/ STIS-Metode Penelitian-Puguh Irawan

17 Pengumpulan data primer PERTIMBANGAN DALAM MENYUSUN PERTANYAAN
Selalu gunakan bahasa sehari-hari yang sederhana Pertanyaan tidak boleh kabur, harus jelas maksudnya → Apakah pekerjaan anda membuat sulit karena anda sedang mengandung? Jangan menyampaikan pertanyaan double → Seberapa sering dan seberapa banyak anda merokok? Jangan menyampaikan pertanyaan yang mengarahkan → Merokok itu jelek, benarkah? Jangan menyampaikan pertanyaan atas dasar anggapan → Kontrasepsi apa yang anda gunakan? STIS-Metode Penelitian-Puguh Irawan


Download ppt "* Metode Pengumpulan Data"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google