Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

1 Tandatangan Digital. 2 Review materi awal Aspek keamanan yang disediakan oleh kriptografi: 1. Kerahasiaan pesan (confidentiality/secrecy) 2. Otentikasi.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "1 Tandatangan Digital. 2 Review materi awal Aspek keamanan yang disediakan oleh kriptografi: 1. Kerahasiaan pesan (confidentiality/secrecy) 2. Otentikasi."— Transcript presentasi:

1 1 Tandatangan Digital

2 2 Review materi awal Aspek keamanan yang disediakan oleh kriptografi: 1. Kerahasiaan pesan (confidentiality/secrecy) 2. Otentikasi (authentication). 3. Keaslian pesan (data integrity). 4. Anti-penyangkalan (nonrepudiation). Aspek 1 diselesaikan dengan enkripsi/dekripsi Aspek 2 s/d 4 diselesaikan dengan tanda- tangan digital (digital signature).

3 3 Tanda-tangan Digital Sejak zaman dahulu, tanda-tangan sudah digunakan untuk otentikasi dokumen cetak. Tanda-tangan mempunyai karakteristik sebagai berikut: - Tanda-tangan adalah bukti yang otentik. - Tanda tangan tidak dapat dilupakan. - Tanda-tangan tidak dapat dipindah untuk digunakan ulang. - Dokumen yang telah ditandatangani tidak dapat diubah. -Tanda-tangan tidak dapat disangkal( repudiation).

4 4 Fungsi tanda tangan pada dokumen kertas juga diterapkan untuk otentikasi pada data digital (pesan, dokumen elektronik). Tanda-tangan untuk data digital dinamakan tanda- tangan digital. Tanda-tangan digital bukanlah tulisan tanda-tangan yang di-digitisasi (di-scan).

5 Tanda-tangan digital adalah nilai kriptografis yang bergantung pada isi pesan dan kunci. Tanda-tangan pada dokumen cetak selalu sama, apa pun isi dokumennya. Tanda-tangan digital selalu berbeda-beda antara satu isi dokumen dengan dokumen lain. 5

6 6 Contoh: Tanda-tangan digital

7 7 Dua cara menandatangani pesan: 1. Enkripsi pesan 2. Menggunakan kombinasi fungsi hash (hash function) dan kriptografi kunci-publik

8 8 Penandatangan dengan Cara Mengenkripsi Pesan a. Menggunakan kriptografi simetri - Pesan yang dienkripsi dengan algoritma simetri sudah memberikan solusi untuk otentikasi pengirim dan keaslian pesan, - karena kunci simetri hanya diketahui oleh pengirim dan penerima. - namun cara ini tidak menyediakan mekanisme untuk anti-penyangkalan.

9 9 Agar dapat mengatasi masalah penyangkalan, maka diperlukan pihak ketiga yang dipercaya oleh pengirim/penerima. Pihak ketiga ini disebut penengah (arbitrase). Misalkan BB (Big Brothers) adalah otoritas arbitrase yang dipercaya oleh Alice dan Bob. BB memberikan kunci rahasia K A kepada Alice dan kunci rahasia K B kepada Bob. Hanya Alice dan BB yang mengetahui K A, begitu juga hanya Bob dan BB yang mengetahui K B.

10 10

11 11 Jika Alice menyangkal telah mengirim pesan tersebut, maka pernyataan dari BB pada pesan yang diterima oleh Bob digunakan untuk menolak penyangkalan Alice. Bagaimana BB tahu bahwa pesan tersebut dari Alice dan bukan dari Charlie? Karena hanya BB dan Alice yang mengetahui kunci rahasia, maka hanya Alice yang dapat mengenkripsi pesan dengan kunci terebut.

12 12 b. Mengunakan kriptografi kunci-publik Enkripsi biasa (hanya untuk secrecy): - pesan dienkripsi dengan kunci publik penerima. - pesan didekripsi dengan kunci privat penerima. - cara ini tidak memberikan sarana otentikasi karena kunci publik diketahui oleh banyak orang Enkripsi sebagai tanda-tangan: - pesan dienkripsi kunci privat pengirim. - pesan didekripsi pesan dengan kunci publik pengirim. - dengan cara ini, maka kerahasiaan pesan dan otentikasi keduanya dicapai sekaligus. - ide ini ditemukan oleh Diffie dan Hellman.

13 13 Proses menandatantangani pesan (oleh pengirim): S = E SK (M) Proses membuktikan otentikasi pesan (oleh penerima): M = D PK (S) Keterangan: SK = secret key = kunci privat pengirim PK = public key = kunci publik pengirim E = fungsi enkripsiD = fungsi dekripsi M = pesan semula S = signature = hasil enkripsi pesan Dengan algoritma kunci-publik, penandatanganan pesan tidak membutuhkan lagi pihak penengah (arbitrase).

14 14 Beberapa agoritma kunci-publik dapat digunakan untuk menandatangani pesan dengan cara mengenkripsinya, asalkan algoritma tersebut memenuhi sifat: D SK (E PK (M)) = M dan D PK (E SK (M)) = M, Keterangan: PK = kunci publik SK = kunci privat (secret key). E = fungsi enkripsi D = fungsi dekripsi M = pesan

15 15 Misalkan M adalah pesan yang akan dikirim. Pesan M ditandatangani menjadi pesan terenkripsi S dengan menggunakan kunci privat (SK) si pengirim, S = E SK (M) yang dalam hal ini, E adalah fungsi enkripsi dari algoritma kunci-publik. Selanjutnya, S dikirim melalui saluran komunikasi.

16 16 Penandatangan dengan Menggunakan Krptografi kunci- publik dan Fungsi Hash Penandanganan pesan dengan cara mengenkripsinya selalu memberikan dua fungsi berbeda: kerahasiaan pesan dan otentikasi pesan. Pada beberapa kasus, seringkali otentikasi yang diperlukan, tetapi kerahasiaan pesan tidak. Maksudnya, pesan tidak perlu dienkripsikan, sebab yang dibutuhkan hanya keotentikan pesan saja. Algoritma kunci-publik dan fungsi hash dapat digunakan untuk kasus seperti ini.

17 17

18 18

19 19

20 20 Dua algoritma signature yang digunakan secara luas adalah RSA dan ElGamal. Pada RSA, algoritma enkripsi dan dekripsi identik, sehingga proses signature dan verifikasi juga identik. Selain RSA, terdapat algoritma yang dikhususkan untuk tanda-tangan digital, yaitu Digital Signature Algorithm (DSA), yang merupakan bakuan (standard) untuk Digital Dignature Standard (DSS). Pada DSA, algoritma signature dan verifikasi berbeda

21 21 Tanda-tangan dengan algoritma RSA Langkah-langkah pemberian tanda-tangan 1. Pengirim menghitung nilai hash dari pesan M yang akan dikirim, misalkan nilai hash dari M adalah h. 2. Pengirim mengenkripsi h dengan kunci privatnya menggunakan persamaan enkripsi RSA: S = h SK mod n yang dalam hal ini SK adalah kunci privat pengirim dan n adalah modulus (n = pq, p dan q adalah dua buah bilangan prima). 3. Pengirim mentransmisikan M +S ke penerima

22 22 Langkah-langkah verifikasi tanda-tangan 1. Penerima menghitung nilai hash dari pesan M yang akan dikirim, misalkan nilai hash dari M adalah h’. 2. Penerima melakukan dekripsi terhadap tanda- tangan S dengan kunci publik si pengirim menggunakan persamaan dekripsi RSA: h = S PK mod n yang dalam hal ini PK adalah kunci privat pengirim dan n adalah modulus (n = pq, p dan q adalah dua buah bilangan prima). 3. Penerima membandingkan h dengan h’. Jika h = h’ maka tanda-tangan digital adalah otentik. Jika tidak sama, maka tanda-tangan tidak otentik sehingga pesan dianggap tidak asli lagi atau pengirimnya

23 Sertifikat digital No.ID : 02:41:00:00:01 C=US, O=Warner Bross OU= Movies Division, CN= Awak-Seger, Arnold Berlaku s/d 1 Juli 2002 CA Kunci publik Arnold Certificate policy: security Berhubungan dengan hak dan izin menggunakan domain name ybs

24 Keuntungan sertifikat digital bisa membuat “pipa komunikasi” tertutup antara 2 pihak bisa dipergunakan untuk mengotentikasi pihak lain di jaringan (mengenali jati dirinya) bisa dipakai untuk membuat dan memeriksa tanda tangan bisa dipakai untuk membuat surat izin “digital” untuk melakukan aktifitas tertentu, atau identitas digital bisa untuk off-line verification

25 Fungsi Hash Disebut juga sidik jari (fingerprint), message integrity check, atau manipulation detection code Untuk integrity-check Dokumen/pesan yang diubah 1 titik saja, sidik jarinya akan sangat berbada

26 Contoh Algoritma Hash Message Digest (MD) series: MD-2, MD- 4, MD bit Secure Hash Algorithm (SHA), termasuk SHA bit

27 Algoritma Dipublish atau Tidak? Tidak dipublish: Untuk mengenhance security. Hal ini dilakukan oleh militer agar musuh tidak dapat mengetahui algoritma yang dipakai. Ada juga yang dipakai dalam produk komersial, tapi ini adalah untuk alasan agar bisa lebih mudah diexport Dipublish: Alasannya: toh nanti ketahuan juga oleh penjahat. Jadi biarkan saja orang-orang baik mempelajari kelemahan algoritma agar algoritma itu bisa diperbaiki.

28 Tanda tangan digital sebenarnya Pesan Fungsi hash Sidik jari pesan Enkrips i Kunci privat Tanda tangan digital

29 Transaksi aman yang umum Komputer Alice Komputer Bob

30 Dipakai di mana? Browser, terutama secure website dengan SSL Payment system, SET (meskipun beberapa pilot project gagal. UI thn pernah meneliti SET) Secure (S/MIME, PGP) Document signing dan kontrak digital VPN, Intranet Secure wireless network(termasuk WAP) Smartcard applications Extranet dan distribution/supply chain information system Timestamping service dan digital notary

31 Contoh Aplikasi Dengan SSL

32 Digital Certificate

33 Biometric

34 Biometrik adalah pengenalan identifikasi menggunakan fisik manusia. Ciri-ciri tersebut digunakan untuk membedakan suatu pola dengan pola yang lainya. Ciri yang bagus adalah ciri yang memiliki daya pembeda yang tinggi sehingga pengelompokan pola berdasarkan ciri yang dimiliki dapat dilakukan dilakukan dengan akurat. One_ZKeamana Komputer

35 Biometric Face Finger Print Live scan Finger print chip Hand & Finger Geometry Hand Writing Voice/Speech Multimodal

36 Eye Biometric A. SISTEM IRIS BIOMETRIC suatu sistem yang memiliki teknologi yang canggih dan keakuratan yang baik, proteksi yang kuat, berbeda untuk tiap ras, stabilitas pola dapat diperoleh dalam jarak jauh (1 meter) dan tidak dipengaruhi oleh kacamata.dikembangkan pada tahun 1994 John Daugman.  Keuntungan  Teknologi yang canggih  Potensi ketelitian yang tinggi  Proses scanning yang cepat  Stabilitas jangka panjang  Kerugian  Harga yang mahal  Jika kesahatan mata terganggu, sistem tidak bisa digunakan. One_ZKeamana Komputer

37 Eye Biometric B. SISTEM RETINA BIOMETRIC Merupakan sistem biometric yang memiliki teknologi yang canggih, dan keakuratan yang baik, sertaproteksi yang kuat karena ada di dalam bola mata.  Keuntungan  Teknologi yang canggih  Potensi ketelitian yang tinggi  Stabilitas jangka panjang  Fitur terlindung  Perbedaan yang tinggi (ras, suku, dan bangsa)  Kerugian  Susah digunakan  Faktor kesehatan  Harga yang mahal One_ZKeamana Komputer

38 perbedaannya Prinsip teknologi retinal scanning adalah memindai pola pembuluh darah kapiler pada retina dengan sumber cahaya intensitas rendah. Prinsip teknologi iris scanning adalah memindai pola warna dari mata dan pupil.

39

40 Proses otentifikasinya membutuhkan dua tahap yaitu tahap identifikasi dan tahap verifikasi. Proses ini dapat dilakukan secara one-to-many (1:m) atau one-to one (1:1). Proses one-to-many akan melibatkan satu database yang berisi user id dan iris template masing-masing id. Proses capture akan dilanjutkan dengan searching database untuk mencari iris template yang cocok. Sedangkan proses one-to-one akan lebih pada membandingkan dua iris, yaitu hasil scan dan iris template yang sudah disimpan. Dari ke dua proses ini sudah tentu proses oneto - one lebih disukai sebab prosesnya lebih cepat karena pembandingan dilakukan dalam skala yang terbatas.

41 PROSES IRIS SCAN SECARA UMUM

42 Alat scanner iris

43 Perbandingan metode

44 kesimpulan Iris adalah model scanner biometric yang mempunyai tingkat keakuratan tinggi. Iris mempunyai beberapa metode pendeskripsian yaitu metode dougman, wilde, bole. Yang ketiganya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing – masing seperti yang dijelaskan diatas.

45 Biometric Measurable physiological and / or behavioural characteristics that can be utilised to verify the identity of an individual. Include fingerprints, retinal and iris scanning, hand geometry, voice patterns, facial recognition and other techniques. They are of interest in any area where it is important to verify the true identity of an individual.

46

47

48

49

50

51 Aplikasi di masa depan Mesin ATM. Workstation & network access. Travel & Tourism. Transaksi Internet. Transaksi Telepon. Public ID card.


Download ppt "1 Tandatangan Digital. 2 Review materi awal Aspek keamanan yang disediakan oleh kriptografi: 1. Kerahasiaan pesan (confidentiality/secrecy) 2. Otentikasi."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google