Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

1 Pertemuan 13 Alternatif Strategi Penetapan Harga Matakuliah: J0274/Akuntansi Manajemen Tahun: 2005 Versi: 01/00.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "1 Pertemuan 13 Alternatif Strategi Penetapan Harga Matakuliah: J0274/Akuntansi Manajemen Tahun: 2005 Versi: 01/00."— Transcript presentasi:

1 1 Pertemuan 13 Alternatif Strategi Penetapan Harga Matakuliah: J0274/Akuntansi Manajemen Tahun: 2005 Versi: 01/00

2 2 Learning Outcomes Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa akan mampu : Memahami alternatif penetatapan harga jual produk yang tersedia Mengambil keputusan akan alternatif terbaik

3 3 Outline Materi Definisi Harga Faktor – faktor yang mempengaruhi penetapan harga Strategi penetapan harga Restriksi atas penetapan harga

4 4 Profesional Intelect

5 Definisi: Sejumlah nilai moneter (uang) yang dibebankan pada suatu produk. Merupakan elemen paling fleksibel dari bauran pemasaran Tidak heran bila penentuan harga kerap merupakan masalah yang tersulit. Perilaku harga sulit diubah Harga bersifat dinamis karena pengaruh perubahan lingkungan usaha Harga / Price

6 6 Faktor-faktor Internal Keputusan Harga (PricingDecisions) Keputusan Harga (PricingDecisions) Faktor-faktor eksternal Faktor yang dipertimbangkan dalam penentuan harga

7 Permintaan pelanggan & reaksinya terhadap perubahan harga Perilaku Pesaing Biaya / Costs –price taker vs price setter Isu – isu berkaitan hukum, Politik dan citra produk Hal Paling Berpengaruh Dalam Keputusan Harga

8 8 Strategi Harga Marketing objectives Peraturan Pemerintah Persepsi Pelanggan Tingkat Permintaan Pelanggan

9 9 Pendekatan umum dalam penentuan harga Cost-based Price-based Skimming Penetration Discounting

10 10 PRICING FORMULA

11 11 Porter – Best Practice

12 12 Strategi Penetapan Harga Discount / allowance Tipe Diskon/Potongan –Cash discount –Quantity discount –Functional (trade) discount –Seasonal discount Allowances –Trade-in allowances –Promotional allowances Strategi

13 13 Strategi Penetapan Harga Segmented Types of segmented pricing strategies: –Customer-segment –Product-form pricing –Location pricing –Time pricing Also called revenue or yield management Certain conditions must exist for segmented pricing to be effective Strategi

14 14 Kondisi yang diperlukan bagi tercapainya Penetapan Harga yang Efektif Strategi Penetapan Harga Pasar segmentable Segmen Lower priced segments are not able to resell Competitors can not undersell segments charging higher prices Pricing must be legal Costs of segmentation can not exceed revenues earned Segmented pricing must reflect real differences in customers’ perceived value

15 15 Strategi Penyesuaian Harga Psychological The price is used to say something about the product. –Price-quality relationship –Reference prices –Differences as small as five cents can be important –Numeric digits may have symbolic and visual qualities that psychologically influence the buyer Strategies

16 16 Price Adjustment Strategies Promotional Temporarily pricing products below the list price or even below cost Loss leaders –Special-event pricing –Cash rebates –Low-interest financing, longer warranties, free maintenance Promotional pricing can have adverse effects Strategies

17 17 Beberapa Permasalahan dalam Keputusan Harga Dalam Rangka Promosi Strategi Penyesuaian Harga Mudah ditiru pesaing Menciptakan pelanggan yang deal-prone Tidak tertutup kemungkinan terjadinya erosi terhadap brand’s value Kerap bukan merupakan subtitusi dari perencanaan stratejik Dapat menimbulkan industry price wars, yang pada akhirnya hanya menguntungkan beberapa perusahaan

18 18 Strategi Penyesuaian Harga Geographical Types of geographic pricing strategies: –FOB-origin pricing –Uniform-delivered pricing –Zone pricing –Basing-point pricing –Freight-absorption pricing Strategies

19 19 Strategi Penyesuaian Harga International Prices charged in a specific country depend on many factors –Economic conditions –Competitive situation –Laws / regulations –Distribution system –Consumer perceptions –Cost considerations Strategies

20 20 Penurunan harga sangat mungkin dilakukan bila suatu perusahaan : –Memiliki excess capacity –Mengalami penurunan pangsa pasar karena persaingan harga –Berambisi untuk menjadi market share leader Perubahan Harga

21 21 Kenaikan harga sangat mungkin dilakukan bila : –Perusahaan hendak menaikkan laba, menghadapi inflasi biaya, atau mengalami kenaikan permintaan yg masih dapat dipenuhi. Beberapa alternatif selain menaikkan harga –Reducing product size, using less expensive materials, unbundling the product. Perubahan Harga

22 22 Perhatikan reaksi pelanggan terhadap perubhan harga. Para Pesaing jelas akan bereaksi terhadap perubahan harga terutama dalam kondisi berikut: –Jumlah perusahaan tidak banyak –Produk adalah sejenis (uniform) –Pelanggan sangat well informed –Contoh: Industri jasa transportasi udara /airlines Perubahan Harga

23 23 Respon terhdap perubahan harga akan dilakukan bila: –Pangsa pasar / laba akan sangat terpengaruh, kecuali dilakukan tindakan tertentu. –Beberapa tindakan yang efektif antara lain: Reducing price Raising perceived quality Improving quality and increasing price Launching low-price “fighting brand” Perubahan Harga

24 24 Pricing within Channel Levels –Price-fixing Para pesaing tidak dapat saling berkerja sama dalam penentuan harga –Predatory pricing Perusahaan menjual dibawah biaya produksi dengan tujuan: (1) menghukum pesaing; atau (2) memperoleh keuntungan jangka panjang dengan bangkrutnya pesaing Kebijakan Publik dan Penetapan Harga

25 25 Pricing across Channel Levels –Diskriminasi Harga / Price discrimination –Penetapan Harga Jual Eceran / Retail price maintenance –Harga “Menipu” / Deceptive pricing Bogus reference / comparison pricing Scanner fraud Price confusion Kebijakan Publik dan Penetapan Harga

26 Strategi Penetapan Harga Bagi Produk Baru Semakin baru/orisinil konsep produk, semakin sulit menetapkan harga Skimming pricing –Harga tinggi dengan tujuan meraup laba jangka pendek atas produk baru –Seiring berjalannya waktu, harga semakin rendah Penetration pricing –Harga jual rendah dengan tujuan penguasaan pangsa pasar

27 Memanfaatkan Biaya Produksi dalam Penetapan Harga Biaya produksi dapat dimanfaatkan bagi penetapan harga –Para analis kerap menghadapi kesulitan melakukan analisis pasar secara komprehensif, maka mereka membutuhkan suatu metoda cepat penentuan harga –Biaya produksi merupakan starting point bagi manajemen –Biaya produksi merupakan harga terendah yang harus dihindari dalam jangka panjang

28 Cost-plus pricing Cost-based pricing formulas –price = cost + (mark-up percentage x cost) Mark-up percentage tergantung pada sistem biaya yang digunakan 2 issues –Definisi biaya produk apa yang paling sesuai bagi cost-plus pricing formula? –Bagaimana menentukan mark-up?

29 Penentuan Harga Pokok Harga Pokok Penuh / Absorption cost pricing –Kerap dipandang sebagai penyedia harga yang adil justifiable price – karen dipersepsikan memberi perlakuan sama pada semua pihak –Sangat efektif bagi penetapan harga – karena biasanya telah tersedia dalam sistem akuntansi perusahaan –Kelemahan Mengabaikan pola perilaku biaya Tidak konsisten dengan CVP analysis Cont.

30 Penentuan Harga Pokok Harga Pokok Variabel –Sesuai dengan pola perilaku biaya, yakni dengan tidak memasukkan biaya tetap dalam perhitungan biaya per unit –Data biaya variabel sangat bermanfaat bagi keputusan penetapan harga jangka pendek –Kelemahan Dalam jangka panjang, harga harus mampu mencakup seluruh tipe biaya dan marjin laba Tingginya mark-up

31 Menentukan mark-up ROI –Penetapan harga dengan menggunakan tingkat pengembalian yang dikehendaki atas biaya –Cara menghitungnya average investment x target ROI = target profit

32 Time and material pricing Cost-plus pricing dengan cara memisahkan beban tenaga kerja dan bahan baku Pembebanan tenaga kerja termasuk labour-related overhead dan marjin laba Pembebanan bahan baku termasuk material-related overhead

33 Evaluasi Atas Cost-plus pricing Agar efektif, penetapan harga memerlukan keterkaitan antara –Pertimbangan pasar / market considerations –Kesadaran biaya / cost awareness Cost-plus pricing dapat digunakan sebagai titik awal penetapan harga

34 Evaluasi Atas Cost-plus pricing Formula Cost-plus pricing : –Sederhana –Dapat diaplikasikan secara mekanik –Memungkinkn manajer melakukan pengkinian harga untuk berbagai produk –Dapat digunakan dengan berbagai metoda perhitungan biaya Mark-up percentages harus dimasukkan kedalam metoda perhitungan biaya

35 Peranan metoda ABC dalam pricing Sistem perhitungan harga pokok konvensional yang volume-based dapat mendistorsi biaya antara berbagai lini produk ABC –Mengukur sejauh mana setiap produk mengkonsumsi biaya untuk mendukung aktivitasnya –Menyediakan angka biaya yang lebih akurat sebagai dasar penetapan harga

36 Restriksi Penetapan Harga Pemerintah secara langsung atu melalui Komite Persaingan Usaha memiliki wewenang untuk melarang praktek berikut ini –price-fixing contracts –price discrimination –resale price maintenance


Download ppt "1 Pertemuan 13 Alternatif Strategi Penetapan Harga Matakuliah: J0274/Akuntansi Manajemen Tahun: 2005 Versi: 01/00."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google