Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

UNIVERSITAS BUDI LUHUR FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI HAL : 1 SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "UNIVERSITAS BUDI LUHUR FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI HAL : 1 SISTEM INFORMASI AKUNTANSI"— Transcript presentasi:

1 UNIVERSITAS BUDI LUHUR FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI HAL : 1 SISTEM INFORMASI AKUNTANSI Deni Mahdiana

2 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 2 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Buku Referensi Joseph W. Wilkinson, Michael J. Cerullo dkk, Accounting Information Systems, Essential Concepts dan Applications, Fourth Edition, John Wiley and Sons, Inc, 2000 Marshall B. Romney and Paul John Steinbart, Accounting Information System, 9 th Edition, Prentice Hall, 2003

3 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 3 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) PENILAIAN Absen : 10 % (Minimal 10 x atau 60%) Tugas: 20 % Midtest: 30 % Final : 40 %

4 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 4 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Isi Materi 1.Tinjauan Menyeluruh SIA 2.Tinjauan Menyeluruh Proses Bisnis 3.Pengantar E-Business 4.Pengendalian dan Sistem Informasi Akuntansi 5.Pengendalian Sistem Informasi Berdasarkan Komputer 6.Penipuan dan Pengamanan Komputer 7.Audit Sistem Informasi Berbasis Komputer

5 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 5 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) SUATU SISTEM DAPAT DIDEFINISIKAN SEBAGAI SUATU KESATUAN YANG TERDIRI DARI DUA ATAU LEBIH KOMPONEN ATAU SUBSISTEM YANG BERINTERAKSI UNTUK MENCAPAI TUJUAN. SISTEM DAPAT TERDIRI DARI SISTEM-SISTEN BAGIAN (SUBSYSTEM) CONTOH : SISTEM KOMPUTER YANG TERDIRI DARI SUBSISTEM PERANGKAT KERAS DAN PERANGKAT LUNAK. SUBSISTEM PERANGKAT KERAS (HARDWARE) TERDIIRI DARI ALAT MASUKAN, ALAT PEMROSES, ALAT KELUARAN DAN SIMPANAN LUAR. KONSEP DASAR SISTEM CONTOH : SISTEM KOMPUTER SISTEM PEMBELAJARAN

6 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 6 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) KARAKTERISTIK SISTEM KOMPONEN-KOMPONEN (COMPONENTS) BATAS SISTEM (BOUNDARY) LINGKUNGAN LUAR SISTEM(ENVIRONMENT) PENGHUBUNG (INTERFACE) MASUKAN ( INPUT ) KELUARAN (OUTPUT) PENGOLAH (PROCESS) SASARAN (OBJECTIVE) ATAU TUJUAN (GOAL) Sub sistem Sub sistem Sub sistem Sub sistem Sub sistem input prosesoutput Penghubung boundary

7 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 7 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) KOMPONEN SIA Orang-orang Prosedur-prosedur Data Software Infrastruktur Teknologi Informasi Tiga Fungsi Penting SIA dalam Organisasi Mengumpulkan dan Menyimpan data tentang Aktivitas – aktivitas yang dilaksanakan oleh Organisasi agar pihak manajemen, pegawai dan pihak pihak luar yang berkepentingan dapat meninjau ulang hal-hal yang telah terjadi Mengubah data menjadi Informasi yang berguna bagi pihak manajemen untuk membuat keputusan dalam aktivitas perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan Menyediakan pengendalian yang memadai untuk menjaga aset –aset organisasi termasuk data organsiasi, untuk memastikan bahwa data tersebut tersedia saat dibutuhkan, akurat dan andal

8 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 8 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) INFORMASI YANG DIHASILKAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI TERDIRI DARI NERACA LAPORAN LABA/RUGI LAPORAN PERUBAHAN MODAL LAPORAN ARUS KAS PENGGUNA OUTPUT SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PIMPINAN PERUSAHAAN PEMILIK PERUSAHAAN PEGAWAI KREDITUR INVESTOR / CALON INVESTOR PEMERINTAH PENDUDUK

9 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 9 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) KARAKTERISTIK INFORMASI YANG BERGUNA BAGI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI  RELEVAN  HANDAL  LENGKAP  TEPAT WAKTU  DAPAT DIPAHAMI  DAPAT DIVERIFIKASI

10 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 10 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) DEFINISI AKUNTANSI AICPA (AMERICAN INSTITUTE OF CERTIFIED PUBLIC ACCOUNTANS) AKUNTANSI ADALAH SUATU SENI PENCATATAN, PENGELOMPOKKAN DAN PENGIKHTISARAN MENURUT CARA YANG BERARTI DAN DINYATAKAN DALAM NILAI UANG, SEGALA TRANSAKSI DAN KEJADIAN YANG SEDIKIT-DIKITNYA BERSIFAT FINANSIAL DAN KEMUDIAN MENAFSIRKAN HASILNYA. DEFINISI MENURUT AAA (AMERICAN ACCOUNTING ASSOCIATION) AKUNTANSI SEBAGAI PROSES YANG MELIPUTI IDENTIFIKASI, PENGUKURAN DAN PENGKOMUNIKASIAN INFORMASI EKONOMI, YANG MEMUNGKINKAN PENILAIAN DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN YANG BERHARGA OLEH PENGGUNA INFORMASI. REVISI AICPA AKUNTANSI ADALAH AKTIVITAS JASA YANG BERFUNGSI UNTUK MENGHASILKAN INFORMASI YANG BERSIFAT ANGKA, TERUTAMA TENTANG FINANSIAL, DARI SUATU UNIT ENTITAS EKONOMI, YANG DIMAKSUDKAN UNTUK DAPAT BERGUNA DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN EKONOMI, DALAM MENENTUKAN PILIHAN YANG DIANGGAP MEMILIKI DASAR YANG KUAT DIBANDINGKAN JIKA KITA MENGAMBIL PILIHAN YANG LAIN. MENURUT KAPLAN & NORTON AKUNTANSI DIARTIKAN SUATU SISTEM INFORMASI YANG MERUPAKAN BAGIAN DARI SISTEM BISNIS KESELURUHAN DI ERA INFORMASI. AKUNTANSI DIBUTUHKAN DISETIAP DENYUT BISNIS DI ERA INFORMASI. AKUNTANSI MENJADI MULTIDIMENSI DILIHAT DARI BERBAGAI PERSPEKTIF AKUNTANSI SEBAGAI IDEOLOGI, BAHASA, CATATAN HISTORIS, REALITAS EKONOMI, SISTEM INFORMASI, KOMODITI, PERTANGGUNG JAWABAN DAN TEKNOLOGI.

11 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 11 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) TAHAP TAHAP TEKNIK AKUNTANSI  PENCATATAN TRANSAKSI - TRANSAKSI  PENGELOMPOKAN TRANSAKSI - TRANSAKSI  PENGIKHTISARAN TRANSAKSI- TRANSAKSI SENIPROSES AKTIVITAS JASA SISTEM INFORMASI DEFINISI AKUNTANSI MULTIDIMENSI DASAR PEMILIHAN STRATEGI SEBUAH ENTITAS

12 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 12 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) SIKLUS AKUNTANSI Jurnal Buku Besar Neraca Saldo Neraca Saldo Setelah Penyesuaian Bukti Transaksi Jurnal Penyesuaian Jurnal Penutup Neraca Saldo Setelah Penutupan Laporan Keuangan

13 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 13 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) SISTEM INFORMASI AKUNTANSI ADALAH SUATU KERANGKA KERJA YANG TERINTEGRASI PADA SUATU ENTITAS YANG MELIBATKAN SUMBER DAYA UNTUK MENTRANSFORMASIKAN DATA EKONOMI KEDALAM BENTUK INFORMASI KEUANGAN YANG DIGUNAKAN UNTUK MEMBENTUK OPERASI DAN AKTIFITAS DALAM LEMBAGA MENYEDIAKAN INFORMASI TENTANG ENTITAS TERSEBUT SIA MELAKSANAKAN EMPAT TUGAS DASAR PENGOLAHAN DATA PENGUMPULAN DATA MANIPULASI DATA MELIPUTI PENGKLASIFIKASIAN PENYORTIRAN PENGHITUNGAN PENGIKTISARAN PENYIAPAN DATA PENYIAPAN DOKUMEN OLEH SUATU TINDAKAN CONTOH FAKTUR OLEH JADWAL WAKTU CONTOH LAPORAN KEUANGAN DEFINISI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

14 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 14 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) MENGAPA MEMPELAJARI SIA SIA yang efektif penting bagi keberhasilan jangka panjang organisasi manapun. Mempelajari SIA adalah Hal yang penting dalam Akuntansi –Pemakaian Informasi didalam pengambilan keputusan –Sifat, Desain, Pemakaian dan Implementasi SIA –Pelaporan Informasi Keuangan Matakuliah SIA melengkapi matakuliah sistem lainnya.

15 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 15 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DESAIN SIA Budaya Organisasi Strategi Organsisasi Teknologi Informasi SIA

16 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 16 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) PERAN SIA DALAM VALUE CHAIN Secondary Activities Primary Activities Value MICHAEL PORTER’S VALUE CHAIN

17 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 17 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) PRIMARY ACTIVITY DALAM VALUE CHAIN 1.Inbound Logistics Terdiri dari penerimaan, penyimpanan dan distribusi bahan-bahan masukan yang digunakan oleh organisasi untuk menghasilkan produk dan jasa yang dijualnya 2. Operasi (operation) Adalah aktivitas-aktivitas yang mengubah masukan menjadi jasa atau produk yang sudah jadi. 3.Outbound Logistics Adalah Aktivitas-aktivitas yang melibatkan distribusi produk yang sudah jadi ke para pelanggan.

18 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 18 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) 4. Pemasaran dan Penjualan Mengarah pada aktivitas – aktivitas yang berhubungan dengan membantu para pelanggan untuk membeli jasa atau produk yang dihasilkan Organisasi 5. Pelayanan (Service) Memberikan dukungan pelayanan purna jual kepada para pelanggan. Contoh : Pelayanan Perbaikan dan perawatan Primary Activity (Lanjutan)

19 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 19 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Support Activities 1. Infrastruktur Perusahaan Mengarah pada aktivitas – aktivitas akuntansi, keuangan, hukum, dan administrasi umum yang penting bagi sebuah organisasi untuk beroperasi. SIA adalah bagian dari Infrastruktur. 2. Sumber Daya Manusia Melibatkan aktivitas yang berhubungan dengan perekrutan, pengontrakan, pelatihan dan pemberian kompensasi dalam keuntungan bagi pegawai 3. Teknologi Merupakan aktivitas yang meningkatkan produk dan jasa 4. Pembelian (Purchasing) Termasuk seluruh aktivitas yang melibatkan perolehan bahan mentah, suplai, mesin dan bangunan yang digunakan untuk melaksanakan aktivitas utama.

20 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 20 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) CARA SIA MENAMBAH NILAI BAGI ORGANISASI 1.Sebagai aktivitas pendukung SIA dapat memberikan informasi yang akurat dan tepat waktu, agar kelima aktivitas utama Value Chain dapat dilaksanakan dengan lebih efektif dan efisien dengan cara –Memperbaiki Kualitas dan mengurangi biaya untuk menghasilkan produk atau jasa –Memperbaiki Efisiensi –Memperbaiki Pengambilan Keputusan –Berbagi Pengetahuan. 2. SIA dapat membantu meningkatkan Laba organisasi dengan memperbaiki efektifitas dan efisiensi Rantai persediaannya. 3. SIA dapat memberikan bantuan dalam semua fase pengambilan Keputusan. 4. SIA dapat memberikan Umpan balik (Feedback) atas hasil dari berbagai tindakan didalam organisasi.

21 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 21 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) KARAKTERISTIK SISTEM INFORMASI AKUNTANSI MELAKSANAKAN TUGAS YANG DIPERLUKAN BERPEGANG PADA PROSEDUR YANG RELATIF STANDAR MENANGANI DATA YANG RINCI TERUTAMA BERFOKUS HISTORIS MENYEDIAKAN INFORMASI PEMECAHAN MASALAH MINIMAL SIA BERKONTRIBUSI PADA PEMECAHAN MASALAH DENGAN MENGHASILKAN LAPORAN – LAPORAN STANDAR YANG MENGIKHTISARKAN KONDISI FINASIAL PERUSAHAAN DAN MENYEDIAKAN DATABASE YANG DIGUNAKAN OLEH SUBSISTEM CBIS YANG LAIN KONTRIBUSI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

22 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 22 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) JENIS – JENIS SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER  SISTEM INFORMASI AKUNTANSI  SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (MIS)  SISTEM INFORMASI EKSEKUTIF  SISTEM INFORMASI PEMASARAN  SISTEM INFORMASI KEUANGAN  SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA  SISTEM INFORMASI PENUNJANG KEPUTUSAN (DSS)  SISTEM PAKAR (ES)  OFFICE AUTOMATION (OA)

23 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 23 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Kas : Piutang: Perlengkapan Kantor: Peralatan Kantor: Pendapatan Bunga: Tanah: Hutang Usaha: Sewa dibayar dimuka: Modal Maju: Pendapatan komisi: Hutang Gaji: Biaya Iklan: Biaya Listrik: Prive Maju: Studi Kasus PT. Maju Diketahui Data – data keuangan PT. Maju Per 31 Desember 2001 sebagai Berikut : Diminta : Buatlah Laporan Keuangan

24 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 24 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Kas : Piutang Dagang: Hutang Dagang: Perlengkapan Kantor: Bunga dibayar dimuka: Peralatan Kantor: Hutang Wesel: Modal PT. Makmur: Pendapatan Komisi: Pendapatan Sewa: Biaya Perlengkapan: Biaya Pemeliharaan: Biaya Iklan: Sewa dibayar dimuka: Biaya Telepon: Tugas Kasus PT. Makmur Diketahui Data – data keuangan PT. Makmur Per 31 Desember 2002 sebagai Berikut : Diminta : Buatlah Laporan Keuangan

25 UNIVERSITAS BUDI LUHUR FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI HAL : 25 KODE REKENING

26 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 26 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) PENGERTIAN KODE Kode adalah suatu rerangka (Framework) yang menggunakan angka atau huruf atau kombinasi angka dan huruf untuk memberi tanda terhadap klasifikasi yang sebelumnya telah dibuat. Pengolahan data akuntansi sangat tergantung pada penggunaan kode untuk mencatat, mengklasifikasikan, menyimpan dan mengambil data keuangan. Dalam sistem pengolahan data akuntansi, kode memenuhi berbagai tujuan berikut ini : –Mengidentifikasikan data akuntansi secara unik –Meringkas data –Mengklasifikasikan rekening atau transaksi –Menyampaikan makna tertentu

27 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 27 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Dasar Penyusunan Kode Rekening : Pertama-tama perkiraan-perkiraan dipisahkan antara perkiraan Neraca dan perkiraan Rugi Laba. Baik perkiraan Neraca dan perhitungan Rugi/Laba disusun seperti terdapat dalam Neraca dan Laporan Rugi/Laba Tiap kelompok baik Neraca maupun laporan Rugi/laba disediakan sejumlah Nomer-Nomer Tertentu. Dalam menyediakan Nomer-nomer tersebut perlu diperhitungkan kemungkinan timbulnya perkiraan baru didalam satu kelompok..

28 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 28 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Metode Pemberian Kode Rekening Ada 5 metode pemberian kode rekening, yaitu : Kode Angka atau Alphabet Urut (numerical or alphabetical-sequence code) Kode Angka Blok (block numerical code) Kode Angka Kelompok (group numerical code) Kode Angka Desimal (decimal code) Kode Angka Urut Didahului dengan Huruf (numerical sequence preceded by an alphabetic reference)

29 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 29 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Kode Angka atau Alphabet Urut Dalam metode pemberian kode ini, rekening buku besar diberi kode angka atau huruf yang berurutan Pemberian kode dengan Kode Angka Urut ini memiliki karakteristik sebagai berikut : –Rekening diberi kode dengan angka urut, dari angka kecil ke angka besar. –Jumlah angka (digit) dalam kode tidak sama. –Perluasan klasifikasi pada suatu rekening akan mengakibatkan perubahan kode semua rekening yang kodenya lebih besar dari kode rekening yang mengalami perluasan.

30 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 30 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Contoh

31 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 31 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Kode Angka Blok Dalam metode pemberian kode ini, rekening buku besar dikelompokkan menjadi beberapa golongan dan setiap golongan disediakan satu blok angka yang berurutan untuk memberi kodenya. Pemberian kode dengan Kode Angka Blok ini memiliki karakteristik sebagai berikut : –Rekening diberi kode dengan blok angka yang berurutan, dari angka kecil ke angka besar –Jumlah angka (digit) dalam kode tidak sama. –Perluasan klasifikasi pada suatu rekening ditampung dengan menyediakan angka cadangan dalam setiap blok yang diperkirakan akan mengalami perluasan klasifikasi.

32 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 32 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Rincian susunan dan kode rekening dengan menggunakan Kode Angka Blok

33 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 33 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Kode Angka Kelompok Kode Angka Kelompok terbentuk dari dua atau lebih sub- codes yang dikombinasikan menjadi satu kode. Kode Angka Kelompok ini mempunyai karakteristik sebagai berikut : –Rekening diberi kode angka atau kombinasi angka dan huruf –Jumlah angka dan/atau huruf dalam kode adalah tetap –Posisi angka dan/atau huruf dalam kode mempunyai arti tertentu –Perluasan klasifikasi dilakukan dengan memberi cadangan angka dan/atau huruf ke kanan

34 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 34 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Contoh

35 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 35 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Tiap Angka dalam tiap Nomor mempunyai Arti tersendiri Nomor 101 s.d 199 yang masuk golongan aktiva, dapat dibagi sebagai berikut : Nomor 101 s.d 119 sebagai perkiraan-perkiraan Aktiva Lancar dapat pula dibagi sebagai berikut :

36 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 36 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Kode Angka Desimal Desimal berarti persepuluhan. Kode Angka Desimal memberi kode angka terhadap klasifikasi yang membagi kelompok menjadi maksimum 10 sub-kelompok dan membagi sub-kelompok menjadi maksimum 10 golongan yang lebih kecil dari sub-kelompok tersebut. Pemberian kode dengan Kode Angka Desimal ini memiliki karakteristik sbb. : –Rekening diberi kode dengan angka yang berurutan, dari angka kecil ke angka besar. –Jumlah angka (digit) dalam kode tidak sama. Klasifikasi besar memiliki jumlah angka yang lebih sedikit bila dibandingkan dengan klasifikasi rinciannya. –Perluasan klasifikasi pada suatu rekening dilakukan dengan maksimum pecahan tidak lebih dari 10 Pemberian kode perluasannya dilakukan dengan menambahkan 1 angka di sebelah kanannya.

37 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 37 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Persediaan Bahan Baku dibagi maksimum 10 golongan : Persediaan Bahan Baku Kayu dibagi maksimum 10 golongan :

38 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 38 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Kode Angka Urut Didahului dengan Huruf. Metode ini menggunakan kode berupa kombinasi angka dengan huruf. Setiap rekening diberi kode angka yang dimukanya dicantumkan huruf singkatan kelompok rekening tersebut. Misalnya : –AL101 –ATL112 –MO245 AL merupakan singkatan dari Aktiva Lancar, ATL singkatan dari Aktiva Tidak Lancar dan MO singkatan dari Modal.

39 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 39 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Hal Yang Perlu Dipertimbangkan Dalam Merancang Kode Rekening Dalam merancang rerangka kode rekening, berbagai pertimbangan berikut ini perlu diperhitungkan : –Kerangka harus secara logis memenuhi kebutuhan pemakai dan metode pengolahan data yang digunakan. –Setiap kode harus mewakili secara unik unsur yang diberi kode. –Desain kode harus mudah disesuaikan dengan tuntutan perubahan.

40 UNIVERSITAS BUDI LUHUR FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI HAL : 40 TINJAUAN MENYELURUH PROSES BISNIS

41 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 41 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) 3 Fungsi dasar yang dilaksanakan oleh SIA 1.Mengumpulkan dan memproses data mengenai kegiatan bisnis organisasi secara efektif dan efisien 2.Menyediakan Informasi yang berguna untuk pengambilan keputusan 3.Membentuk pengendalian yang memadai untuk memastikan bahwa bisnis dicatat dan diproses secara akurat dan untuk melindungi data dan aset orgnisasi lainnya.

42 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 42 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Subsistem dasar dalam SIA 1.The revenue cycle: mencakup kegiatan penjualan dan penerimaan dalam bentuk uang tunai 2.The expenditure cycle: mencakup kegiatan pembelian dan pembayaran dalam bentuk uang tunai 3.The human resources/payroll cycle: mencakup kegiatan mengontrak dan menggaji pegawai

43 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 43 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) 4.The production cycle: Mencakup kegiatan mengubah bahan mentah dan Tenaga kerja menjadi produk jadi 5.The financing cycle: Mencakup kegiatan untuk mendapatkan dana dari Investor dan Kreditor dan Membayar mereka kembali. Subsistem dasar dalam SIA

44 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 44 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Expenditure Cycle Human Resources Production Cycle Revenue Cycle Financing Cycle General Ledger & Reporting System Subsistem dasar dalam SIA

45 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 45 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Siklus Pemrosesan Data Siklus Pemrosesan data terdiri dari 4 Langkah : 1.Input Data 2.Penyimpanan Data 3.Pemrosesan Data 4.Output Informasi

46 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 46 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Pemicu Input data biasanya adalah pelaksanaan beberapa aktivitas bisnis. seperti tentang: 1.Tiap Kegiatan yang menjadi perhatian 2.Sumberdaya yang dipengaruhi oleh kegiatan 3.Para pelaku yang terlibat didalam setiap kegiatan Siklus Pemrosesan Data

47 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 47 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Siklus Pemrosesan data: Input Data Dahulu, perusahaan kebanyakan menggunakan Dokumen sumber (Source Document) untuk mengumpulkan data awal tentang aktivitas bisnis dan kemudian memindah data tersebut kekomputer. Sekarang, sebagian besar data aktivitas bisnis langsung dicatat oleh komputer melalui tampilan untuk entry data (Computer data entry screen).

48 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 48 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Kegiatan Bisnis dan dokumen sumber Siklus Pendapatan –Menerima Pesanan Pelanggan –Mengirim Pesanan –Menerima Uang Tunai –Menyimpan tanda terima tunai –Menyelesaikan Account Pelanggan –Pesanan Penjualan –Bill Of Lading –Lap. Daft pembayaran –Slip penyimpanan –Memo kredit Kegiatan Bisnis Dokumen Sumber

49 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 49 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Kegiatan Bisnis dan dokumen sumber Siklus Pengeluaran –Permintaan Atas Barang –Pesanan Atas barang –Penerimaan atas barang –Pembayaran atas barang –Purchase requition –Purchase Order –Receiving Report –Cek Kegiatan Bisnis Dokumen Sumber

50 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 50 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Common Source Documents and Functions HUMAN RESOURCES CYCLE W4 formsMengumpulkan data Pegawai Time cardsCatat Jam kerja pegawai. Job time ticketsCatat waktu yg dihabiskan utk pekerjaan tertentu. Source DocumentFunction

51 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 51 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Common Source Documents and Functions GENERAL LEDGER AND REPORTING SYSTEM Journal voucherMerekam masukan yang Telah diposting kebuku besar. Source DocumentFunction

52 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 52 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Siklus Pemrosesan data: Data Processing Batch processing adalah Update secara periodik dari data yang disimpan tentan sumber daya dan pelaku yang terlibat. On-line, real-time processing adalah Update secara langsung setelah terjadinya transaksi.

53 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 53 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Siklus Pemrosesan Data: Penyimpanan Data Entity adalah sesuatu yang disimpan informasinya. Setiap Entity mempunyai Atribut atau characteristics yang membutuhkan untuk disimpan.

54 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 54 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Setelah data diambil dari dokumen sumber langkah selanjutnya adalah merekam transaksi tersebut kedalam jurnal. Sebuah jurnal dibuat untuk setiap trasaksi yang menampilkan accounts and jumlah yang di debet dan dikredit. Perekaman Transaksi kedalam Jurnal

55 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 55 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Perekaman Transaksi kedalam Jurnal Jurnal Umum merekam transaksi yang tidak sering terjadi. Jurnal khusus merupakan proses ringkas dari perekaman jumlah besar dari transaksi yang sering terjadi.

56 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 56 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Perekaman Data Transaksi kedalam Jurnal 1Penjualan Kredit 2Penerimaan Kas 3Transaksi Pembelian 4Pengeluaran Kas

57 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 57 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Perekaman Transaksi kedalam Jurnal Sales Journal InvoiceAccountAccount Post Date NumberDebitedNumber Ref. Amount Dec. 1201Lee Co Dec. 1202May Co Dec. 1203DLK Co TOTAL: 2, /502 Page 5

58 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 58 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Posting Transaksi Kedalam Buku Besar Buku besar digunakan untuk meringkas status keuangan termasuk saldo sekarang dari setiap perkiraan. Buku besar berisi Data Level ringkasan dari setiap Perkiraan Harta, Hutang, Modal, Pendapatan dan Biaya dari sebuah organisasi.

59 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 59 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Post Transactions to Ledgers A subsidiary ledger records all the detailed data for any general ledger account that has many individual subaccounts. What are some commonly used subsidiary ledgers? –accounts receivable –inventory –accounts payable

60 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 60 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Disebut apakah hubungan antara perkiraan buku besar dengan Perkiraan buku besar Pembantu ? – (Perkiraan Control) control account Sebuah perkiraan control berisi jumlah total dari semua jenis perkiraan dalam buku besar pembantu. Posting Transaksi Kedalam Buku Besar

61 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 61 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Post Transactions to Ledgers Sales Journal Page 5 DateInvoice Number Account DebitedAccount Number Post Ref.Amount Dec 1203DLK Co Total 120/502 2, General Ledger Account: Accounts Receivable Account Number: 120 DateDescriptionPost Ref.DebitCreditBalance Dec 1SalesSJ52,400

62 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 62 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Apakah Chart Of Account ? Chart Of Account (Daftar Perkiraan) adalah daftar semua perkiraan buku besar yang digunakan oleh sebuah organisasi.

63 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 63 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Menyediakan Informasi untuk pengambilan keputusan Fungsi kedua dari SIA adalah menyediakan untuk pihak manajemen dengan Informasi yang digunakan untuk pengambilan keputusan. Informasi dari SIA terbagi dalam 2 kategori : –Laporan Keuangan –Laporan Manajerial

64 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 64 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Laporan Keuangan Menyediakan Neraca saldo Membuat Jurnal Penyesuaian. Menyediakan Neraca saldo setelah penyesuaian. Menghasilkan Laporan Laba/rugi. Membuat Jurnal Penutup. Membuat Neraca. Menyediakan Laporan Arus kas.

65 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 65 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Laporan Manajerial SIA harus dapat menyediakan informasi operasional terinci tentang kinerja Organisasi. 2 Jenis Laporan Manajerial Yang penting –Laporan Anggaran –Laporan Kinerja

66 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 66 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Managerial Reports Apakah Anggaran? Ungkapan formal tujuan dalam istilah keuangan. Salah satu jenis yang paling umum dan paling penting dari Anggaran adalah Anggaran Kas.

67 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 67 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Managerial Reports Apakah Laporan Kinerja? Laporan Kinerja merinci anggaran dan jumlah sebenarnya pendapatan dan pengeluaran serta menunjukan pulan penyimpangan atau perbedaan diantara kedua jumlah tersebut.

68 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 68 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Magic Co. Monthly Performance Report Budget Actual Variance Sales$32,400$31,500 ($900) Cost of Goods 12,000 14,000 (2,000) Gross Margin$20,400$17,500($2,900) Other Expenses 9,000 7,000 2,000 Operating Income$11,400$10,500 ($900) Laporan Manajerial

69 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 69 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Pertimbangan – pertimbangan pengendalian Internal Fungsi ketiga SIA adalah menyediakan pengendalian internal yang memadai untuk mencapai tiga tujuan dasar berikut : 1Memastikan bahwa informasi yang dihasilkan oleh sistem dapat diandalkan. 2Meyakinkan bahwa efektifitas bisnis dilaksanakan dengan efisien dan sesuai dengan tujuan manajemen, serta tidak melanggar kebijakan pemerintah yang berlaku. 3Menjaga aset-aset organisasi, termasuk data.

70 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 70 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Dua Metode penting untuk mencapai tujuan tersebut adalah : 1Menyediakan dokumentasi yang memadai atas seluruh aktivitas bisnis 2Memastikan pemisahan tugas yang efektif. Pertimbangan – pertimbangan pengendalian Internal

71 UNIVERSITAS BUDI LUHUR FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI HAL : 71 Introduction to e-Business

72 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 72 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) E-business merujuk pada seluruh penggunaan tingkat lanjut dalam Teknologi Informasi, Khususnya Teknologi Jaringan dan Komunikasi, untuk meningkatkan cara organisasi melakukan seluruh proses bisnisnya. Introduction: E-Business

73 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 73 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Introduction: E-Business E-business bukan hanya merupakan interaksi eksternal organisasi degan: –Suppliers –Customers –Investors –Creditors –The government –Media

74 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 74 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) E-Business Models Business to Consumers (B2C): Interactions between individuals and organizations. Business to Business (B2B): Interorganizational e- business.

75 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 75 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Kategori dari E-Business Tipe dari E-Business Karakteristik B2C Organisasi-individu Nilai Uang yg dilibatkan lebih kecil Transaksi satu-waktu atau tdk sering terjadi Secara Relatif Sederhana B2B B2G B2E Antar - Organisasi Nilai Uang yang dilibatkan lebih besar Hubungan yg kuat dan berkelanjutan Pemberian kredit oleh penjual ke pelanggan Lebih Komplek

76 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 76 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Pengaruh E-Bussiness atas Proses Bisnis Electronic Data Interchange (EDI): protokol standar yang digunakan sejak 1970, untuk secara elektronik mentransfer informasi antar organisasi serta dalam berbagai proses bisnis. EDI: –Meningkatkan Tingkat akurasi –Mengurangi Biaya-biaya

77 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 77 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Fasilitator Baru EDI Internet meniadakan kebutuhan atas pemakaian jaringan khusus milik pihak ketiga untuk mentransmisikan pesan EDI. XML: Extensible Markup Language – standar yang menetapkan isi suatu data dalam webpage.

78 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 78 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Fasilitator Baru EDI ebXML: –Mendefinisikan standar untuk mengkodekan dokumen umum perusahaan seperti : faktur Penjualan, Pengiriman pembayaran dan pesanan pembelian. –Meniadakan kebutuhan atas software khusus untuk menterjemahkan dokumen yang dibuat oleh perusahaan yang berbeda.

79 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 79 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Electronic Data Interchange (EDI) yang Terintegrasi SuplierPelanggan SIA Perusahaan EDI Pesanan Pembelian Pesanan Pelanggan EDI

80 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 80 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) E-Business Effects on Value Chain Activities Value Chain – Primary Activities E-Business Opportunity Inbound logistics akuisisi produk yang dapat didigitalkan pengurangan inventory buffers Operasi produksi yang lebih cepat, lebih akurat Outbound logistics Distribusi produk yang dapat didigitalkan pelacakan status berkelanjutan Penjualan dan Pemasaran peningkatan pelayanan kpd pelanggan pengurangan biaya iklan periklanan dgn lebih efektif Pelayanan dan dukungan Purnajual Mengurangi Biaya Ketersediaan Sevice 24/7

81 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 81 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Pengaruh E-Business Atas aktivitas – aktivitas Value Chain Value Chain – Support Activities E-Business Opportunity Purchasing Human Resources Infrastructure Indentifikasi Sumber dan lelang terbalik (Reverse auction) Pelayanan Mandiri karyawan EFT, FEDI, other electronic payments

82 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 82 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Arus Informasi dalam E-Commerce Pembeli Penjual 1. Permintaan Keterangan 2. Tanggapan 3. Pesanan 4. Pengakuan (Acknowledgment) 5. Penagihan 6. Data pengiriman Uang (Remittance data) 7. Pembayaran Explanations: EDI = Steps 1-6 EFT = Step 7 FEDI = Steps 1-7

83 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 83 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Financial Electronic Data Interchange (FEDI) Company A’s bank Company B’s bank Company ACompany B Data pengiriman Uang & Instruksi pembayaran Data pengiriman uang & pembayaran Data pengiriman uang dan Informasi tanda penerimaan uang

84 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 84 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Outbound Logistics E-Bussines dapat meninggkatkan efisiensi dan efektivitas Outbound Logistics penjual. –Akses yg tepat waktu dan akurat atas informasi pengiriman –Mengoptimalkan persediaan. –Untuk barang-barang yang dapat didigitalkan, fungsi outbound logistics dapat dilaksanakan secara elektronik.

85 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 85 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Sales and Marketing Perusahaan dapat menciptakan catalog elektronik di website mereka untuk mengotomatisasi input pesanan penjualan. Mengurangi Kebutuhan staff secara signifikan. Meningkatkan Efektifitas Pengiklanan dan mengurangi biayanya.

86 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 86 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Post-Sale Support and Service Informasi yang konsisten kepada pelanggan. Menyediakan jawaban untuk frequently asked questions (FAQs).

87 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 87 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Faktor – Faktor keberhasilan E-Business Tingkat kesesuaian dan dukungan aktivitas e-business atas strategi keseluruhan perusahaan. Kemampuan untuk menjamin bahwa e-business memenuhi tiga karakteristik kunci yang dibutuhkan dalam transaksi bisnis apapun. –Validity –Integrity –Privacy

88 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 88 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Encryption There are two principal types of encryption systems: –Single-key systems: menggunakan kunci yang sama untuk melakukan enkripsi dan dekripsi pesan. Simple, fast, and efficient Example: the Data Encryption Standard (DES) algorithm –Public Key Infrastructure (PKI): menggunakan dua kunci : Public key is tersedia untuk publik Private key is tetap rahasia hanya diketahui oleh pemilik kedua kunci tersebut.

89 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 89 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Advantages & Disadvantages of PKI Advantages Kebutuhan kunci tidak di bagi - bagi Lebih aman dari pada single-key systems Disadvantages Lebih lambat dari single-key systems

90 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 90 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Digital Signatures and Digests Digital signature: pesan elektronik yang secara unik mengidentifikasi pengirim sebuah pesan. Digest: pesan yang digunakan untuk menciptakan tanda tangan digital biasanya adalah ringkasan digital (digital Summary). –Apabila ada perubahan pada character individual dalam dokumen aslinya, nilai dalam intisari juga akan berubah. Ciri ini merupakan alat untuk memastikan bahwa isi dokumen bisnis tdk diubah atau dirusak pada selama masa pengiriman.

91 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 91 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Jenis – Jenis Network Dibagi kedalam 2 bagian : 1Local area network (LAN) — Jaringan komputer dan peralatan lainnya, seperti printer yang lokasinya dekat antara satu dengan yg lainnya (biasanya dalam satu gedung) 2Wide area network (WAN) — mencakup wilayah geografis yang luas.

92 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 92 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Jenis – Jenis Networks Apakah Intranet? The term Intranet refers to internal networks that connect to the main Internet. They can be navigated with the same browser software, but are closed off from the general public. Apakah Extranets?

93 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 93 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Types of Networks Extranets link the intranets of two or more companies. Either the Internet or a VAN can be used to connect the companies forming the extranet. Value-added networks (VAN) are more reliable and secure than the Internet, but they are also expensive.

94 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 94 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Company A AIS VPN equipment ISP Internet Types of Networks Companies build a virtual private network (VPN) to improve reliability and security, while still taking advantage of the Internet.

95 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 95 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Communications Channels A communications channel is the medium that connects the sender and the receiver. –standard telephone lines –coaxial cables –fiber optics –microwave systems –communications satellites –cellular radios and telephones

96 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 96 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Communications Channels Satellite Microwave stations

97 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 97 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Network Configuration Options Local area networks (LANs) can be configured in one of three basic ways: 1Star configuration 2Ring configuration 3Bus configuration

98 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 98 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Network Configuration Options A star configuration is a LAN configured as a star; each device is directly connected to the central server. All communications between devices are controlled by and routed through the central server. Typically, the server polls each device to see if it wants to send a message.

99 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 99 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Network Configuration Options The star configuration is the most expensive way to set up a LAN, because it requires the greatest amount of wiring. Host computer or server AB C GF E DH

100 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 100 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Network Configuration Options In a LAN configured as a ring, each node is directly linked to two other nodes A H B D C EG F

101 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 101 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Network Configuration Options In a LAN configured as a bus, each device is connected to the main channel, or bus. Communication control is decentralized on bus networks. ABC GFE D H Host computer or server Bus channel

102 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 102 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Network Configuration Options Wide area networks (WANs) can be configured in one of three basic ways: 1Centralized system 2Decentralized system 3Distributed data processing

103 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 103 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Network Configuration Options In a centralized WAN, all terminals and other devices are connected to a central corporate computer.

104 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 104 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Network Configuration Options In a decentralized WAN, each departmental unit has its own computer and LAN. Decentralized systems usually are better able to meet individual department and user needs than are centralized systems.

105 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 105 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Network Configuration Options A distributed data processing system WAN is essentially a hybrid of the centralized and decentralized approaches

106 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 106 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Network Configuration Options Many WANs, and most LANs, are set up as client/server systems. Each desktop computer is referred to as a client. The client sends requests for data to the servers. The servers perform preprocessing on the database and send only the relevant subset of data to the client for local processing.

107 UNIVERSITAS BUDI LUHUR FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI HAL : 107 Computer-Based Information Systems Controls

108 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 108 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Pendahuluan Jason Scott dipekerjakan sebagai Auditor internal oleh Northwest Industries, sebuah perusahaan kehutanan yang memiliki berbagai jenis produk Dia ditugaskan untuk mengaudit Springer’s Lumbers & Supply, sebuah toko bahan bangunan milik Northwest di Bozeman, Montana.

109 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 109 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Pendahuluan Supervisornya, Maria Pilier, telah meminta Jason untuk melacak contoh transaksi – transaksi pembelian dari permintaan pembelian hingga kepembayaran tunai, untuk memverifikasi bahwa prosedur pengendalian yang sesuai, telah diikuti. Pada tengah hari Jason merasa Frustasi dengan tugas ini. Mengapa Jason Frustasi ? –Sistem pembelian tidak didokumentasikan dengan baik. –Jason kerap menemukan transaksi yang belum diproses Padahal menurut Ed Yates, Manajer bagian Hutang, seharusnya diproses.

110 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 110 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Pendahuluan Jason’s frustrations, continued –Beberapa faktur penjualan dari Vendor telah dibayar tanpa adanya dokumen pendukung, seperti pesanan pembelian dan laporan penerimaan. –Beberapa permintaan pembelian untuk beberapa jenis barang yang secara pribadi di otorisasi oleh Bill Springer, Wakil presiden bagian pembelian, telah hilang. –Harga yang dibebankan ke beberapa barang terlalu tinggi. –Springer’s adalah pemasok terbesar di wilayah tersebut dan hampir dapat dikatakan merupakan usaha monopoly. –Otoritas manajemen dipegang oleh Presiden perusahaan, Joe Springer, beserta kedua anaknya, yaitu Bill (wakil presiden bag. Pembelian) dan Ted (Controller), serta beberapa saudaranya dan teman mereka yang bekerja di bagian penggajian. Springer memiliki 10 % saham perusahaan. –Maria yakin Bahwa Ted Springer tampaknya terlibat dalam praktek “creative accounting.” untuk membuat Springer’s menjadi salah satu toko Northwest dengan kinerja terbaik.

111 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 111 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Pendahuluan Jason mempertimbangkan isu – isu berikut: –Haruskan Jason mendeskripsikan transaksi tersebut dalam Laporannya? –Apakah pelanggaran atas prosedur pengendalian yang sesuai dapat diterima apabila hal tersebut telah diotorisasi oleh pihak management? –Berdasarkan tugas mengenai prosedur pengendalian yang diberikan ke Jason, apakah dia memiliki tanggung jawab Profesi atau Etika untuk ikut campur dalam hal tersebut ?

112 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 112 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Ancaman – Ancaman atas SIA Kehancuran karena bencana Alam dan Politik? –Kebakaran atau panas berlebih (fire or excessive heat) –Banjir (floods) –Gempa bumi (earthquakes) –Badai Angin (high winds) –Peperangan (war)

113 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 113 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Ancaman – Ancaman atas SIA Error pada Software dan tidak berfungsinya peralatan? –Kegagalan Hadrware –Kesalahan atau kerusakan pada software –Kegagalan sistem Operasi –Gangguan dan Fluktuasi Listrik –Kesalahan pengiriman data yg tidak terdeteksi

114 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 114 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Ancaman – Ancaman atas SIA Tindakan yang tidak disengaja? –Kecelakaan yang disebabkan oleh kesalahan manusia –Kesalahan atau penghapusan karena ketidaktahuan –Hilangnya atau salah letaknya data –Kesalahan pada logika sistem –System yang tidak memenuhi kebutuhan perusahaan atau tidak mampu menangani tugas yang diberikan.

115 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 115 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Ancaman – Ancaman atas SIA Tindakan sengaja (Kejahatan Komputer) –Sabotase –Penipuan melalui komputer –Pencurian

116 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 116 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Mengapa Ancaman – ancaman SIA Meningkat ? Peningkatan Jumlah of client/server systems berarti bahwa Informasi yang tersedia untuk Jumlah yang tidak terprediksi bagi para pekerja. Karena LANs and client/server systems mendistribusikan data kebanyak pemakai, mereka lebih sulit dikendalikan daripada sistem komputer utama yang terpusat. WAN memberikan pelanggan dan Pemasok akses ke sistem dan data mereka satu sama lain, yang menimbulkan kekhawatiran dalam hal kerahasian.

117 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 117 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Mengapa Pengendalian dan Keamanan Komputer Penting Sebagai seorang yang mengerti Akuntansi dan Teknologi Informasi Anda harus memahami bagaimana cara melindungi sistem dari ancaman- ancaman yang dihadapi. Sehingga dapat menggunakan Teknologi informasi dalam mencapai tujuan pengendalian Perusahaan.

118 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 118 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Tinjauan Menyeluruh Konsep – konsep pengendalian Apakah Internal Control? Internal Control adalah rencana organisasi dan metode bisnis yang digunakan untuk menjaga aset, memberikan informasi yang akurat dan handal, mendorong dan memperbaiki efisiensi jalannya organisasi, serta mendorong kesesuaian dengan kebijakan yang telah ditetapkan.

119 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 119 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Overview of Control Concepts What is management control? Management control encompasses the following three features: 1It is an integral part of management responsibilities. 2It is designed to reduce errors, irregularities, and achieve organizational goals. 3It is personnel-oriented and seeks to help employees attain company goals.

120 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 120 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Internal Control Classifications The specific control procedures used in the internal control and management control systems may be classified using the following four internal control classifications: 1Preventive, detective, and corrective controls 2General and application controls 3Administrative and accounting controls 4Input, processing, and output controls

121 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 121 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Information Systems Audit and Control Foundation The Information Systems Audit and Control Foundation (ISACF) recently developed the Control Objectives for Information and related Technology (COBIT). COBIT consolidates standards from 36 different sources into a single framework. The framework addresses the issue of control from three vantage points, or dimensions:

122 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 122 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Information Systems Audit and Control Foundation 1Information: needs to conform to certain criteria that COBIT refers to as business requirements for information 2IT resources: people, application systems, technology, facilities, and data 3IT processes: planning and organization, acquisition and implementation, delivery and support, and monitoring

123 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 123 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) The Control Environment The first component of COSO’s internal control model is the control environment. The control environment consists of many factors, including the following: 1Commitment to integrity and ethical values 2Management’s philosophy and operating style 3Organizational structure

124 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 124 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) The Control Environment 4The audit committee of the board of directors 5Methods of assigning authority and responsibility 6Human resources policies and practices 7External influences

125 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 125 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Control Activities The second component of COSO’s internal control model is control activities. Generally, control procedures fall into one of five categories: 1Proper authorization of transactions and activities 2Segregation of duties

126 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 126 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Control Activities 3Design and use of adequate documents and records 4Adequate safeguards of assets and records 5Independent checks on performance

127 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 127 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Proper Authorization of Transactions and Activities Authorization is the empowerment management gives employees to perform activities and make decisions. Digital signature or fingerprint is a means of signing a document with a piece of data that cannot be forged. Specific authorization is the granting of authorization by management for certain activities or transactions.

128 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 128 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Segregation of Duties Good internal control demands that no single employee be given too much responsibility. An employee should not be in a position to perpetrate and conceal fraud or unintentional errors.

129 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 129 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Segregation of Duties Recording Functions Preparing source documents Maintaining journals Preparing reconciliations Preparing performance reports Custodial Functions Handling cash Handling assets Writing checks Receiving checks in mail Authorization Functions Authorization of transactions

130 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 130 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Segregation of Duties If two of these three functions are the responsibility of a single person, problems can arise. Segregation of duties prevents employees from falsifying records in order to conceal theft of assets entrusted to them. Prevent authorization of a fictitious or inaccurate transaction as a means of concealing asset thefts.

131 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 131 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Segregation of Duties Segregation of duties prevents an employee from falsifying records to cover up an inaccurate or false transaction that was inappropriately authorized.

132 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 132 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Design and Use of Adequate Documents and Records The proper design and use of documents and records helps ensure the accurate and complete recording of all relevant transaction data. Documents that initiate a transaction should contain a space for authorization.

133 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 133 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Design and Use of Adequate Documents and Records The following procedures safeguard assets from theft, unauthorized use, and vandalism: –effectively supervising and segregating duties –maintaining accurate records of assets, including information –restricting physical access to cash and paper assets –having restricted storage areas

134 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 134 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Adequate Safeguards of Assets and Records What can be used to safeguard assets? –cash registers –safes, lockboxes –safety deposit boxes –restricted and fireproof storage areas –controlling the environment –restricted access to computer rooms, computer files, and information

135 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 135 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Independent Checks on Performance Independent checks ensure that transactions are processed accurately are another important control element.

136 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 136 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Independent Checks on Performance What are various types of independent checks? –reconciliation of two independently maintained sets of records –comparison of actual quantities with recorded amounts –double-entry accounting –batch totals

137 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 137 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Independent Checks on Performance Five batch totals are used in computer systems: 1A financial total is the sum of a dollar field. 2A hash total is the sum of a field that would usually not be added.

138 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 138 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Independent Checks on Performance 3A record count is the number of documents processed. 4A line count is the number of lines of data entered. 5A cross-footing balance test compares the grand total of all the rows with the grand total of all the columns to check that they are equal.

139 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 139 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Learning Objective 5 Evaluate a system of internal accounting control, identify its deficiencies, and prescribe modifications to remedy those deficiencies.

140 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 140 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Risk Assessment The third component of COSO’s internal control model is risk assessment. Companies must identify the threats they face: –strategic — doing the wrong thing –financial — having financial resources lost, wasted, or stolen –information — faulty or irrelevant information, or unreliable systems

141 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 141 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Risk Assessment Companies that implement electronic data interchange (EDI) must identify the threats the system will face, such as: 1Choosing an inappropriate technology 2Unauthorized system access 3Tapping into data transmissions 4Loss of data integrity

142 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 142 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Risk Assessment 5Incomplete transactions 6System failures 7Incompatible systems

143 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 143 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Risk Assessment Some threats pose a greater risk because the probability of their occurrence is more likely. For example: A company is more likely to be the victim of a computer fraud rather than a terrorist attack. Risk and exposure must be considered together.

144 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 144 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Learning Objective 6 Conduct a cost-benefit analysis for particular threats, exposures, risks, and controls.

145 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 145 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Estimate Cost and Benefits No internal control system can provide foolproof protection against all internal control threats. The cost of a foolproof system would be prohibitively high. One way to calculate benefits involves calculating expected loss.

146 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 146 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Expected loss = risk × exposure Estimate Cost and Benefits The benefit of a control procedure is the difference between the expected loss with the control procedure(s) and the expected loss without it.

147 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 147 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Information and Communication The fourth component of COSO’s internal control model is information and communication.

148 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 148 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Information and Communication Accountants must understand the following: 1How transactions are initiated 2How data are captured in machine-readable form or converted from source documents 3How computer files are accessed and updated 4How data are processed to prepare information 5How information is reported 6How transactions are initiated

149 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 149 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Information and Communication All of these items make it possible for the system to have an audit trail. An audit trail exists when individual company transactions can be traced through the system.

150 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 150 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Monitoring Performance The fifth component of COSO’s internal control model is monitoring. What are the key methods of monitoring performance? –effective supervision –responsibility accounting –internal auditing

151 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 151 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Case Conclusion What happened to Jason’s report? A high-level internal audit team was dispatched to Montana. The team discovered that the problems identified by Jason occurred almost exclusively in transactions with three large vendors from whom Springer’s had purchased several million dollars of inventory.

152 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 152 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Case Conclusion One of the Springers held a significant ownership interest in each of these three companies. They also found evidence that several of Springer’s employees were paid for more hours than documented by timekeeping, and that inventories were overstated. Northwest settled the case with the Springers.

153 UNIVERSITAS BUDI LUHUR FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI HAL : 153 Keamanan dan Pengendalian Komputer

154 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 154 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) 4 Prinsip sistem yang handal 1.Ketersediaan (Availability) 2.Keamanan (Security) 3.Dapat dipelihara (Maintainability) 4.Integritas (Integrity).

155 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 155 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) 3 Kategori Pengendalian yang berhubungan dengan prinsip keandalan Perencanaan Strategis dan penganggaran –Ancaman : SI tidak mendukung strategi bisnis, kurangnya penggunaan sumberdaya, kebutuhan informasi tidak dipenuhi atau tidak dapat ditanggung. Mengembangkan rencana keandalan sistem –Ancaman : Ketidakmampuan untuk memastikan keandalan sistem Dokumentasi –Ancaman : Desain, Operasi, tinjauan, Audit dan perubahan sistem yang tidak efektif.

156 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 156 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Ketersediaan –Meminimalkan waktu kegagalan sistem Preventive maintenance –UPS (Uninterruptible Power Suply) –Batas toleransi kesalahan Rencana Pemulihan dari Bencana –Meminimalkan gangguan, kerusakan dan kerugian. –Memberi cara alternatif memproses informasi untuk sementara waktu –Meneruskan jalannya operasi normal sesegera mungkin

157 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 157 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Ketersediaan (Continued) –Melatih dan memperkenalkan personil dengan operasi perusahaan secara darurat. –Prioritas proses pemulihan –Jaminan Asuransi –Backup data and File Program »Pengamanan Elektronis »Konsep Grandfather-father-son »Prosedur pengulangan –Penugasan Khusus –Fasilitas cadangan komputer dan telekomunikasi –Uji dan Revisi Periodik –Dokumentasi yang lengkap

158 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 158 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Pemisahan tugas dalam fungsi sistem Ancaman dan Resiko –Penipuan Komputer Pengendalian dengan cara Otoritas dan tanggung jawab harus dengan jelas dibagi diantara fungsi – fungsi berikut : 1.Systems administration 2.Network management 3.Security management 4.Change management 5.Users 6.Systems analysis 7.Programming 8.Computer operations 9.Information system library 10.Data control

159 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 159 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Pengendalian Atas akses secara Fisik Ancaman/Resiko –Kerusakan komputer dan file, akses yang tidak memiliki otorisasi kedata rahasia –Pengendalian –Letakan komputer dalam ruang terkunci –Batasi akses ke personil yang memiliki otorisasis saja. –Meminta ID Pegawai –Meminta pengunjung untuk menandatangani daftar tamu ketika mereka masuk dan meninggkalkan lokasi –Gunakan sistem Alarm –Install Pengunci pada PC dan peralatan Lainnya. –Simpan komponen yang penting jauh dari bahan berbahaya. –Pasang detektor asap dan api serta pemadam api

160 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 160 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Pengendalian atas akses secara Logis Ancaman/Resiko –Akses yang tidak memiliki otorisasi ke software sistem, program aplikasi serta sumber daya sistem lainnya. Pengendalian –passwords –physical possession identification –biometric identification –compatibility tests

161 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 161 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Perlindungan atas PC dan Jaringan Klien/Server Ancaman/Resiko –Kerusakan file komputer dan perlengkapannya, akses yang tidak memiliki otorisasi ke data rahasia, pemakai yang tidak dikenali sistem pengamanan. Pengendalian : –Latih pemakai tentang pengendalian PC. –Batasi data yang disimpan dan didownload. –Kebijakan dan Prosedur yang baik –Buat cadangan hard drive secara teratur. –Enkripsi file atau beri file password.

162 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 162 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Pengendalian Internet dan e-commerce Ancaman/resiko –Kerusakan file data dan perlengkapan akses yang tidak memiliki otorisasi kedata rahasia. Pengendalian –Password, Ekripsi, Verifikasi routing, Amplop elektronik, Software pendeteksi virus, Firewall, pembuatan jalur khusus, tolak akses pegawai ke Internet, dan server internet tidak terhubung dengan komputer lainnya diperusahaan.

163 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 163 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Keterpeliharaan 2 Kategori Keterpeliharaan –Pengembangan proyek dan pengendalian akuisisi –Perubahan Pengendalian manajemen

164 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 164 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Pengembangan proyek dan pengendalian akuisisi Termasuk: –Rencana Utama Strategis –Pengendalian Proyek –Jadwal Pemrosesan Data –Pengukuran Kinerja sistem –Peninjauan Pascaimplementasi

165 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 165 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Perubahan Pengendalian Manajemen Termasuk : –Peninjauan secara berkala terhadap semua sistem untuk mengetahui perubahan yang dibutuhkan. –Semua permintaan diserahkan kepada format yang baku. –Pencatatan dan peninjauan permintaan perubahan dan penambahan sistem dari pemakai yang diotorisasi. –Penilaian dampak perubahan yang diinginkan terhadap tujuan, kebijakan dan standar keandalan sistem. dll.

166 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 166 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Integritas Sebuah Organisasi mendesain pengendalian umum untuk memastikan bahwa lingkungan pengendalian berdasarkan komputer dari organisasi yang stabil dan dikelola dengan baik. Pengendalian Aplikasi digunakan untuk melindungi, mendeteksi dan mengkoreksi kesalahan dalam transaksi ketika mengalir melalui berbagai tahap program pemrosesan data.

167 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 167 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Integritas : Pengendalian Sumber Data Termasuk : –Desain Formulir –Pengujian Urutan Formulir –Dokumen Berputar –Pembatalan dan penyimpanan dokumen –Otorisasi dan kumpulan tugas –Visual scanning –Verifikasi digit pemeriksaan –Verifikasi Kunci

168 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 168 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Itegritas: Rutinitas Validasi Input Termasuk :  Limit check  Range check  Reasonableness test  Redundant data check  Sequence check  Field check  Sign check  Validity check  Capacity check

169 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 169 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Integrity: Pengendalian Entry Data On-Line Sasaran dari pengendalian entri data on-line adalah untuk memastikan integritas data transaksi yang dimasukan dari terminal on-line dan PC dengan mengurangi kesalahan dan penghilangan.

170 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 170 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Termasuk : Field, limit, range, reasonableness, sign, validity, redundant data checks User ID numbers Compatibility tests Automatic entry of transaction data, where possible Prompting Preformatting Completeness check Closed-lop verification Transaction log Error messages

171 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 171 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Integritas : Pengendalian pemrosesan dan penyimpanan data Termasuk :  Kebijakan dan Prosedur  Fungsi pengendalian Data  Prosedur Rekonsiliasi  Rekonsiliasi data eksternal  Pelaporan penyimpangan  Pemeriksaan sirkulasi data  Pencocokan data  Label file  Mekanisme perlindungan penulisan  Mekanisme perlindungan database  Pengendalian Konversi data  Pengamanan data

172 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 172 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Pengendalian Output Ancaman/Resiko –Output komputer yang tidak akurat dan tidak lengkap. Pengendalian –Prosedur untuk memastikan bahwa output sistem sesuai dengan tujuan integritas, kebijakan dan standar organisasi –Peninjauan visual output komputer –Rekonsiliasi jumlah total batch –Distribusi output secara tepat –Otuput rahasia yang dikirim telah dilindungi dari akses dan modifikasi dari yang tdk memiliki otorisasi, serta kesalahan pengiriman. dll

173 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 173 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Pengendalian Transmisi Data Ancaman/Resiko –Akses yang tidak memiliki otorisasi terhadap data yang ditransmisi atau kesistem itu sendiri, kegagalan sistem dan kesalahan sistem dalam transmisi data. Pengendalian –Awasi jaringan untuk mendeteksi poin-poin yang lemah –Backup komponen –Desain jaringan untuk mengatasi pemrosesan puncak –Multijalur komunikasi antara komponen jaringan –Pemeliharan pencegahan –Ekripsi data –Verifikasi Routing –Pemeriksaan kesamaan dan prosedur pengenalan pesan.

174 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 174 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Tugas Soal Kasus Perusahaan anda telah memberi beberapa komputer pribadi. Salah satunya telah diinstall di departemen penyimpanan, yang bertanggung jawab untuk membayar barang dan memelihara catatan penyimpanan. Didalam Audit, anda menemukan bahwa seorang pegawai yang telah terlatih aplikasi komputer, menerima daftar permintaan untuk penyimpanan, meninjaunya untuk melihat kelengkapan dan persetujuannya, membayar barang tersebut, memelihara catatan operasional komputer dan mengotorisasi jumlah total barang dengan menggunakan komputer. Ketika Anda mendiskusikan dengan manajer departemen mengenai pengendalian yang dapat diterapkan, anda diberitahukan bahwa komputer pribadi secara eksklusif ke departemen tersebut. Oleh sebab itu, tidak diperlukan jenis-jenis pengendalian seperti yang diterapkan pada sistem komputer yang luas.

175 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI - UNIVERSITAS BUDI LUHUR HAL : 175 GASAL 2007/2008SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (AK069) Diminta : Berikan pendapat anda mengenai pernyataan manajer tersebut dengan membahas secara singkat lima jenis pengendalian yang dapat diterapkan pada aplikasi komputer pribadi tersebut. Dikumpulkan Minggu Depan !


Download ppt "UNIVERSITAS BUDI LUHUR FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI HAL : 1 SISTEM INFORMASI AKUNTANSI"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google