Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Penulisan Berita Media Cetak Session 12 Ambang Priyonggo, S.S., M.A.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Penulisan Berita Media Cetak Session 12 Ambang Priyonggo, S.S., M.A."— Transcript presentasi:

1 Penulisan Berita Media Cetak Session 12 Ambang Priyonggo, S.S., M.A.

2 Netralitas dalam Konflik Sangat mudah untuk mengatakan tidak boleh memihak (harus netral) dan harus menggunakan akal sehat, jika konflik atau pertikaian itu menimpa orang lain. Betapa sering kita menyaksikan konflik antar-etnis atau antarkelompok di berbagai wilayah, dan bertanya-tanya mengapa mereka yang berkonflik itu tidak duduk dan bersama-sama mencari jalan keluat guna menyelesaikan masalah di antara mereka secara damai.

3

4 Namun, keadaannya akan berbeda sama sekali, seandainya problem itu menimpa kita. Sikap toleran dan menjaga jarak yang sama pada pihak yang berkonflik itu seketika hilang, dan digantikan dengan kami (yang benar) melawan mereka (yang salah). Pihak luar yang meminta kepada mereka untuk lebih toleran dituduh sebagai sok ikut campur, dan tidak memahami situasi local atau telah dicuci otaknya oleh lawannya.

5 Wartawan menghadapi tantangan besar dalam upaya mempertahankan independensi (untuk menjaga jarak) menyangkut konflik yang melibatkan identitas kultural mereka... Selain karena keterikatan identitas yang bersifat pribadi, wartawan juga berada di bawah tekanan emosional dari para pembaca dan penontot di kelompoknya. Laporan yang baik, reportase yang berimbang dan pengungkapkan fakta bisa dituduh penghianatan jika merugikan kelompoknya.

6

7 Tugas wartawan adalah memilih kebenaran, bukan pemihakan, betapapun menyakitkan. Kode etik pers profesional tidak dapat disingkirkan hanya karena situasinya sangat sulit. Choose The Truth, Rather than a side Mia Doornaert UNESCO, May 2000

8 Orientasi Jurnalisme dalam Konflik Orientasi Damai Orientasi Perang Orientasi Kebenaran Orientasi Propaganda Orientasi Banyak Orang Orientasi Elite Orientasi Solusi Orientasi Kemenangan

9 Orientasi Damai Fokus pada terjadinya konflik, pihak-pihak yang terlibat, penyebab pertikaian, masalah yang menyertai, dengan berorientasi sama-sama menang Ruang dan waktu terbuka, sebab dan akibat dalam perspektif sejarah Memberitakan konflik apa adanya Memberikan ruang kepada semua suara/versi menampilkan empati dan pengertian Melihat konflik/perang sebagai sebuah masalah, fokus pada hikmah konflik

10 Orientasi Perang Fokus pada arena konflik dua pihak yang bertikai, hanya satu tujuan(kemenangan), suasana atau situasi peperangan berorientasi menang-kalah Ruang dan waktu tertutup, sebab akibat terbatas pada area konflik, mencari siapa yang menyerang lebih dulu Ada fakta yang ditutupi Berita tentang kita-mereka, nuansa propaganda, suara dari dan untuk kita

11 Orientasi Perang (lanjutan) Melihat mereka sebagai masalah, fokus pada siapa yang menang perang Dehumanisasi di pihak mereka, humanisasi di pihak kita Reaktif: menunggu terjadi konflik, baru melaporkan Fokus hanya dampak fisik kekerasan (pembunuhan, luka, kerugian materi)

12 Orientasi Kebenaran Mengungkap ketidakbenaran di kedua belah pihak, membongkar cover up

13 Orientasi Propaganda Mengungkapkan ketidakbenaran mereka dan menutup-nutupi ketidakbenaran kita

14 Dichotomized ideology and propaganda: Right Wing (capitalism) Vs Communism  Worthy and unworthy victims in media coverage Worthy victims The killing of one priest, Jerzy Popieluszko, in enemy Poland is worthy… Worthy victims: Massacre Killing in Cambodia is worthy… Unworthy victims The killing of hundreds religious victims in “Clients countries” in Latin America is unworthy… Unworthy victims Massacre Killing in East Timor by clients country, Indonesia, is unworthy

15 Orientasi Banyak Orang Fokus pada penderitaan semua wanita, anak-anak, orang tua, memberi suara pada korban Menyebut nama pelaku kejahatan di kedua belah pihak Fokus pada para penggiat perdamaian di tingkat akar rumput

16 50 year old Japanese Reporter Kenji Nagai was killed as he filmed the military regime's clampdown on demonstrations, The Japanese government said Kenji Nagai was shot at close range. Video kekerasan terhadap wartawan Jepang di Myanmar

17 Orientasi Solusi Perdamaian = antikekerasan + hikmah Mengangkat inisiatif perdamaian dan mencegah perang lanjutan Fokus pada struktur dan budaya masyarakat damai Usai konflik resolusi, rekonstruksi, rekonsiliasi

18 Orientasi Kemenangan Perdamaian = kemenangan + gencatan senjata Menyembunyikan inisiatif perdamaian sebelum kemenangan diraih Fokus pada fakta dan institut masyarakat yang terkendali Usai konflik : siap bertempur lagi bila luka lama kambuh

19 Kesan wartawan peliput konflik/perang... Rien Kuntari, wartawati Kompas, di Rwanda. Saat meliput konflik antar-etnis di Afrika itu, dia harus menerima kenyataan orang-orang yang semalam tidur di dekatnya, pagi-pagi sudah jadi mayat. ''Saya melihat mayat-mayat bergelimpangan di mana-mana. Ada ibu yang sudah menjadi mayat sementara bayi dalam pelukannya masih hidup dan tetap menyusu.'' Kengerian luar biasa yang dilihatnya dalam perang saudara itu, membuat Tien trauma untuk jangka panjang. Bahkan ketika film Hotel Rwanda yang menceritakan tragedi umat manusia itu diputar di Indonesia, Tien mengaku tak sanggup menontonnya. ''Saya tidak berani. Mengerikan.''

20 Kesan wartawan peliput konflik/perang... Perempuan lain yang juga kerap meliput perang adalah Yuli Ismartono, wartawan Tempo. Yuli pernah ikut dalam pasukan pemberontak Macan Tamil di Sri Lanka. ''Saya ikut mereka berpindah-pindah di dalam hutan,'' tutur Yuli. Kondisi yang sangat berbahaya karena pasukan pemerintah Sri Langka kerap menggempur tempat persembunyian Macan Tamil. Yuli juga pernah meliput Perang Kamboja dan perang Irak. bahkan dia pernah masuk ke sarang Kun Sha, raja Opium di perbatasan Thailand, Kamboja, dan Vietnam. Untuk tugas-tugas jurnalistik seperti itu, istri warganegara Amerika ini harus siap menghadapi kondisi apa pun. Termasuk makan daging ular dan cicak. ''Cicaknya dibakar.''

21 Kesan wartawan peliput konflik/perang... Sementara Merdy Sofyansyah, wartawan SCTV yang meliput kejatuhan Sadam di Irak, merupakan saksi mata yang melihat pertama kali adanya tawanan bawah tanah. ‘ 'Tadinya penjara bawah tanah itu dianggap hanya rumor. Tapi saat saya di sana, tiba-tiba ada orang berteriak-teriak sambil menunjuk sebuah lubang. Belakangan ternyata itu penjara bawah tanah. Di penjara itu ditemukan orang-orang yang disekap pada masa kekuasaan Sadam Husein,'' ujar Merdy.

22 Diskusi & tanya jawab Pembahasan PR menulis berita olahraga


Download ppt "Penulisan Berita Media Cetak Session 12 Ambang Priyonggo, S.S., M.A."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google