Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

T E H Faktor-faktor penentu mutu a.Letak kebun dari permukaan laut b.Sistem petikan c.Giliran pemetikan d.Pangkasan Faktor penentu mutu teh olahan ditentukan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "T E H Faktor-faktor penentu mutu a.Letak kebun dari permukaan laut b.Sistem petikan c.Giliran pemetikan d.Pangkasan Faktor penentu mutu teh olahan ditentukan."— Transcript presentasi:

1 T E H Faktor-faktor penentu mutu a.Letak kebun dari permukaan laut b.Sistem petikan c.Giliran pemetikan d.Pangkasan Faktor penentu mutu teh olahan ditentukan oleh cara pengolahannya Kandungan kimia daun teh

2 Letak Kebun dari Permukaan Laut Berpengaruh pada : kandungan polifenol dalam daun ukuran serat pada daun Di Indonesia, 3 tipe perkebunan : 1.perkebunan dataran tinggi (high country): > m dpl 2.perkebunan dataran menengah ( medium country): 800 – m dpl 3.perkebunan dataran rendah (low country): < 800 m dpl ???

3 Sistem Petikan Berapa daun (muda) yang dipetik dibawah kuncup (peko) Dua macam ranting, yaitu : ranting peko : ranting yang masih mempunyai kuncup (peko) yang masih tergulung dan merupakan ranting yang tumbuh aktif ranting burung : ranting tidak mempunyai kuncup dan merupakan ranting yang tidak aktif (“dormant”)

4 BagianPolifenol (%)Kafein (%) Kuncup dan daun I204 Daun-daun lain11 – 142 – 3 Tangkai4 – 91 Ranting2 – 41 Kandungan polifenol dan kafein pada berbagai daun Artinya : Sistem petikan mempengaruhi jumlah daun muda dan daun tua serta ranting. Makin kasar petikan makin tinggi persentase daun tua dan ranting, makin rendah mutu bubuk teh yang dihasilkan

5 Petikan pucuk teh di perkebunan Indonesia, dibagi ke dalam 3 kategori, yaitu: 1.Petikan halus Petikan pucuk teh dimana yang dipetik adalah kuncup yang masih tergulung (peko) ditambah dengan 1 helai daun muda (p+1) 2. Petikan sedang Petikan pucuk ditambah dengan 2 helai daun muda (p+2) 3. Petikan kasar Petikan pucuk ditambahn dengan 3 helai daun muda atau lebih (p+3) Di Indonesia: petikan sedang

6 BagianP + 2P + 3 Pucuk (peko)(%)147 Daun I(%)2412 Daun II(%)4524 Daun III(%)-33 Batas atas(%)178,5 Batas bawah(%)-15,5 Analisa Petikan Keteranga : P + 1 = yang dipetik pucuk (peko) dan 2 helai daun P + 3 : yang dipetik pucuk (peko) dan 2 helai daun

7 Giliran Pemetikan Waktu kembalinya pemetikan pucuk teh ke tanaman semula Ditentukan oleh jenis petikan yang dikehendaki. Untuk petikan halus, waktu rotasi petikan dipersingkat Untuk petikan kasar, waktu rotasi dapat diperpanjang Dipengaruhi oleh musim dan perbedaan letak kebun dpl. Musim hujan, letak kebun di dataran rendah, pucuk tumbuh dengan cepat, rotasi pemetikan dapat dipersingkat Musim kemarau, letak kebun di dataran tinggi, pucuk tumbuh lebih lambat, rotasi pemetikan diperpanjang

8 Pemangkasan Tujuan: Mencegah tanaman terlalu tinggi Memperbanyak jumlah ranting pada tanaman yang membentuk pucuk-pucuk baru Merawat tanaman sehingga fase vegetatif tetap Membentuk pertumbuhan tanaman sehingga seragam untuk seluruh kebun Jenis Pangkasan: Pangkasan induk Pangkasan bentuk: Pangkasan produksi Pangkasan dalam

9


Download ppt "T E H Faktor-faktor penentu mutu a.Letak kebun dari permukaan laut b.Sistem petikan c.Giliran pemetikan d.Pangkasan Faktor penentu mutu teh olahan ditentukan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google