Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

IV. Produksi Benih Dan Kebun Benih Aplikasi program pemuliaan terdiri dari 2 hal yaitu : 1. Melanjutkan pengembangan pohon-pohon yang dimuliakan untuk.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "IV. Produksi Benih Dan Kebun Benih Aplikasi program pemuliaan terdiri dari 2 hal yaitu : 1. Melanjutkan pengembangan pohon-pohon yang dimuliakan untuk."— Transcript presentasi:

1 IV. Produksi Benih Dan Kebun Benih Aplikasi program pemuliaan terdiri dari 2 hal yaitu : 1. Melanjutkan pengembangan pohon-pohon yang dimuliakan untuk memperoleh benih yang benar-benar unggul. 2. Mengusahakan produksi dari pohon-pohon ter”improve” yang tersedia secara besar-besaran, untuk menunjang program pembuatan tanaman. Produksi Benih masih dalam program penelitian dimanfaat masa mendatang. 13/31/2015

2 MASALAH POKOK PRODUKSI BENIH UNTUK PROGRAM OPERASIONAL - Penentuan jumlah benih yang diperlukan - Pengalaman - Pengetahuan kapasitas benih yang dapat dihasilkan oleh species - Perlakuan untuk meningkatkan produktifitas benih - Daya kecambah dapat dipertahankan USAHA MEMPEROLEH BENIH YANG UNGGUL SECARA UMUM DAPAT DIKLASIFIKASIKAN MENJADI 2 TAHAP 1. Keperluan benih unggul jangka pendek : yaitu benih-benih dapat diperoleh melalui pemilihan dan penunjukan pohon plus (plus tree), tegakan yang baik (plus stands), tegakan benih (seed Production area) dan sumber benih yang telah terbukti (seed from prosen sources). 23/31/2015

3 2. Keperluan benih unggul jangka panjang yaitu usaha-usaha memperoleh benih yang benar-benar unggul, lewat pembuatan kebun-kebun benih (seed orchards). KEPERLUAN BENIH UNGGUL JANGKA PENDEK a. Biji dari pohon yang berfenotip baik (plus tree). - native - exotics - pemilihan pohon pohon per ha b. Biji dari tegakan-tegakan yang baik (plus stands) - perolehan genetik lebih rendah - harga biji lebih murah - menghasilkan seedlot yang level kekerabatannya cukup dibandingkan dengan individu pohon. 33/31/2015

4 c. Biji dari tegakan benih (seed stand) atau areal produksi benih (seed production area) - Tegakan benih digunakan secara luas pada program yang baru, terutama species exotic. Di dalam tegakan benih pohon yang berfenotip jelek ditebang dan pohon yang bagus ditinggalkan untuk saling membuahi (crossing). - Terseleksi berdasarkan kwalitas fenotife. TIGA HAL YANG MENYEBABKAN AREAL PRODUKSI BENIH MENJADI PENTING : 1. Biji-biji yang dikumpulkan dari areal penghasil benih, telah mempunyai kwalitas genetik yang lebih unggul dari biji yang dikumpulkan secara komersial, terutama dalam hal adaptasinya, sifat batangnya dan tajuk serta resistensinya terhadap hama dan penyakit. 43/31/2015

5 2. Apabila areal produksi benih dibangun pada tegakan alam (beberapa tegakan tanaman) maka berarti asal geografisnya pohon induk telah diketahui sehingga dapat dianggap sebagai sumber benih yang cocok untuk dikembangkan terutama species-species “native” 3. Areal produksi benih adalah sumber benih yang dapat dipercaya terutama dari segi kemampuannya beradaptasi dengan lingkungannya dan dari harganya yang terjangkau. SPESIFIKASI STREAL PRODUKSI BENIH (SPA) - Umur yang baik ; Pinus caribaea : 20 – 40 th Pinus oocarpa: 10 – 20 th Pinus merkusii: 10 – 30 th Eucalyptus: 3 – 4 th Pohon jati mulai berbuah umur : th - Luas; minimum 10 acre (4 ha) - Jumlah pohon per hektar ; 50 pohon per acre atau 125 pohon/ha 53/31/2015

6 SELEKSI POHON UNTUK AREAL PRODUKSI BENIH (SPA) - Persyaratan sebagai SPA : 1. Vigoritas tinggi 2. Batang lurus 3. Percabangan ideal 4. Bebas hama dan penyakit - Penjarangan keras - Jalur isolasi berkisar meter PENJARANGAN PADA AREAL PRODUKSI BENIH (SPA) - Waktu penjarangan - Kecermatan penjarangan (Resiko kerusakan tegakan tinggal minimal) 63/31/2015

7 MANAJEMEN PADA AREAL PRODUKSI BENIH 1. Pembersihan areal produksi benih (SPA) 2. SPA semi permanen sebelum dilakukan pengunduhan terlebih dahulu dilakukan penaksiran produksi benih dari bawah tegakan 3. Pengumpulan cone/buah dari SPA semi permanen lebih mahal karena diperlukan pemanjat yang profesional BIJI DARI SUMBER-SUMBER BENIH YANG TERBUKTI BAIK Apabila sebagian besar benih secara operasional menghasilkan tanaman-tanaman yang baik pada tahun-tahun awal penanaman, bahwa benih yang digunakan tersebut dikumpulkan dari sumber benih yang cocok. 73/31/2015

8 KEBUTUHAN BENIH UNGGUL JANGKA PANJANG BERASAL DARI KEBUN BENIH Keb un Benih (KB) adalah suatu areal dimana biji-biji yang dihasilkan dari areal tersebut akan mencapai pertambahan genetic terbesar, dalam waktu sesingkat mungkin dan biaya semurah mungkin (zobel, 1964). Kebun Benih (KB) adalah suatu tanaman dari clone atau keturunan yang terseleksi, yang diisolasi atau diatur penempatannya sedemikian sehingga terhindar dari serbuk liar, dan dikelola untuk menghasilkan biji yang banyak dan mudah dipanen (Feilberg dan soegaard, 1975). 83/31/2015

9 9 Keuntungan : a.Pelestarian sifat genetik yang baik b.Perolehan genetik maximum c.Produksi benih dan buah lebih awal d.Problema perkawinan kerabat dapat dicegah e.Kesempatan pemuliaan berikutnya lebih terbuka Keuntungan : a.Mudah pengerjaannya b.Kepentingan produksi benih dan uji keturunan dapat digabung sekaligus c.Problem pembiakan vegetatif d.Pohon induk banyak  Variasi genetik yang luas (Clonal seed orchard) (Seedling seed-Orchard) KB Vegetatif KB Semai TIPE KEBUN BENIH 3/31/2015

10 GENERASI KEBUN BENIH Kebun benih biasanya dikatagorikan berdasarkan generasi yaitu generasi pertama, kedua dan seterusnya PEMILIHAN LOKASI KEBUN BENIH - Kondisi iklim sesuai - Mudah dijangkau - Bebas hama dan penyakit - Cukup luas - Tanah bertekstur lempung berpasir (sandy loam) - Tanah cukup dalam > 1 m top soil 20 – 40 cm - Cukup air - Lahan tidak untuk kepentingan keperluan lain (jangka panjang) 103/31/2015

11 UKURAN KEBUN BENIH - Species dan jumlah biji yang diperlukan - Kebun benih jati 200 kg/ha atau 2 kg per pohon (3.600 butir) PENANAMAN KEBUN BENIH - SEEDLING 1 x 1 m, 2 x 2 m,  6 x 6 m ; 10 x 10 m - CLONAL 4 x 4 m, 5 x 5 m,  Atau lebih lebar ± 12 s/d 16 m - Bahan atau materi  plus trees  seed - Bahan atau materi  plus trees  clone 113/31/2015

12 JALUR ISOLASI PADA KEBUN BENIH - Pencegahan % tepungsari yang terbawa angin antara m BANYAKNYA GENOTIPE DAN PENYEBARANNYA DALAM KEBUN BENIH - Semakin banyak variasi genetik semakin baik MANAJEMEN KEBUN BENIH a. Manajemen Tanah c. Pemupukane. Problem terhadap hama b. Permukaan tanah d. Irigasif. Pembungaan 123/31/2015

13 Catatan: 1. Kebun Benih sebagai Unit 2. Individu pohon atau Klon Informasi KB sebagai suatu unit : a. Pemupukan dan pengapuran b. Irigasi c. Pengolahan tanah, waktu, kedalaman, arah d. Pengendalian terhadap hama dan penyakit e. Pemangkasan f. Penjarangan g. Kondisi sehubungan dengan fenomena lingkungan maupun biologi 133/31/2015

14 Informasi masing-masing klon pada KB : a. Metode dan saat pembuatan b. Tingkat inkompatibilitas (ketidaksesuaian) c. Pembungaan d. Kon (buah) dan produksi benih e. Kelemahan khusus biji terhadap hama dan penyakit f. Penanganan khusus dalam satu klon 143/31/2015

15 Benih Adalah biji tanaman yang digunakan untuk tujuan pertanaman. Benih Adalah simbol dari suatu permulaan, ia merupakan inti dari kehidupan di alam semesta dan yang paling penting adalah kegunaannya sebagai penyambung dari kehidupan tanaman (Sutopo, 2004). 153/31/2015

16 16 Produksi Benih dan Kebun Benih nih 3/31/2015


Download ppt "IV. Produksi Benih Dan Kebun Benih Aplikasi program pemuliaan terdiri dari 2 hal yaitu : 1. Melanjutkan pengembangan pohon-pohon yang dimuliakan untuk."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google