Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

13508006 - Sri Handika Utami 13508034 - Yongke Yoswara 13508054 - Setia Negara B Tjaru 13508070 - Rachmat Arifin 13508080 - Widhaprasa Ekamatra Waliprana.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "13508006 - Sri Handika Utami 13508034 - Yongke Yoswara 13508054 - Setia Negara B Tjaru 13508070 - Rachmat Arifin 13508080 - Widhaprasa Ekamatra Waliprana."— Transcript presentasi:

1 Sri Handika Utami Yongke Yoswara Setia Negara B Tjaru Rachmat Arifin Widhaprasa Ekamatra Waliprana

2   Definisi CORBA  Arsitektur  Proses  Komunikasi  Sinkronisasi  Toleransi Kesalahan  Keamanan Pembahasan

3   CORBA -> sebuah arsitektur software yang berbasis object oriented dengan pendekatan client-server  Model client-server -> satu objek sebagai client, satu objek sebagai server  CORBA -> hasil kesepakatan antara sejumlah vendor dan pengembang perangkat lunak (IBM, Hewlett- Packard, DEC) -> tergabung dalam OMG (Object Management Group) Definisi

4   Mendukung interoperabilitas -> kemampuan saling bekerjasama antar sistem komputer  CORBA dapat menangani keberagaman lingkungan antara klien dan server (dapat diimplementasikan pada bahasa pemrograman yang berbeda) Definisi

5   CORBA dapat diimplementasikan dengan sembarang bahasa pemrograman.  CORBA terdiri dari beberapa mekanisme dimana RMI dapat termasuk di dalamnya.  Pada RMI -> tidak menggunakan ORB (Object Request Broker). CORBA vs RMI (Remote Method Invocation)

6   ORB (Object Request Broker)  Sebuah permintaan (request) yang dikirimkan suatu client ke suatu object implementation akan melewati ORB.  IDL (Interface Definition Language)  mendefinisikan interface tersebut  Object Management Architecture (OMA)  Mengelola komponen yang ada dalam CORBA untuk memberikan dukungan yang komprehensif secara terstruktur Arsitektur

7

8   Proses pengiriman pesan dari client ke implementasi obyek tidak dilakukan secara langsung.  Pertama, stub dan skeleton "mengisolasi" client dan implementasi obyek dari tugas-tugas level rendah.  Selanjutnya ORB berfungsi sebagai "pialang" yang menjembatani heterogenitas antara kedua obyek. ORB menangani perbedaan platform, pelacakan lokasi obyek, dan proses transfer pesan sedemikian rupa sehingga transparan terhadap kedua obyek.  Dengan demikian pemrograman client dan implementasi obyek bisa berkonsentrasi sepenuhnya pada aspek fungsionalitas keduanya. Proses

9   Komunikasi antar objek dalam CORBA memerlukan suatu pemanggilan objek secara aman untuk memastikan objek diprotek dengan aturan sekuriti. Komunikasi

10   Sinkronisasi antara client dengan server  CORBA menyediakan multi threading pada sinkronisasi Sinkronisasi

11   Kesalahan Toleransi CORBA mendefinisikan arsitektur, satu set layanan, dan mekanisme toleransi terkait kesalahan yang merupakan kerangka kerja yang disediakan untuk sistem terdistribusi. Melalui penerapan kerangka kerja ini, aplikasi dapat mencapai tingkat reliability melebihi apa yang dapat dicapai melalui redundansi server. Kesalahan Toleransi

12   Ada beberapa pedoman. Pedoman SRM dan pedoman OMG.  Yang akan dibahas -> pedoman OMG  Masalah dalam sistem keamanan :  confidentiality  integrity  accountability  avaiability Keamanan

13   Jenis ancaman pada CORBA :  kontrol keamanan (security control) di-bypass oleh orang lain,  seorang authorised user mendapatkan akses pada informasi yang seharusnya disembunyikan darinya,  seorang user menyamar sebagai orang lain dan mendapatkan akses, sehingga aksinya tercatat dilakukan oleh orang lain tersebut. Pada sistem terdistribusi, user mungkin saja mendelegasikan proses pada obyek lain, sehingga obyek tersebut dapat digunakan untuk kepentingannya,  kurangnya accountability, misalnya identitas user yang tidak mencukupi,  penyadapan untuk mendapatkan data yang seharusnya dirahasiakan,  memodifikasi pada komunikasi antar obyek (mengubah, menambah maupun menghapus item). Keamanan

14   Spesifikasi Keamanan CORBA:  Level 1: menyediakan keamanan pada level pertama untuk aplikasi yang tidak peduli pada keamanan dan untuk yang memiliki kemampuan terbatas dalam menangani sekuriti mereka (dalam arti access control dan auditing).  Level 2: menyediakan fasilitas keamanan yang lebih tinggi dan mengizinkan aplikasi untuk mengontrol keamanan yang disediakan pada invokasi obyek. Level ini juga termasuk administrasi dari aturan sekuriti. Keamanan

15   Komponen Application-level (yang dapat/tidak dapat mengindahkan keamanan).  Komponen yang mengimplementasikan servis sekuriti, independen dari teknologi sekuriti pada layer dibawahnya (spesifikasi mengizinkan penggunaan interface pengisolasi antara level dan teknologi keamanan, mengizinkan penggunaan teknologi keamanan yang berbeda). Komponen-komponen tersebut adalah:  ORB core dan servis ORB yang digunakannya.  Servis keamanan.  Aturan obyek yang digunakan untuk menjalankan aturan sekuriti.  Komponen yang mengimplementasikan teknologi sekuriti khusus.  Proteksi dan komunikasi dasar, umumnya disediakan oleh kombinasi perangkat keras dan mekanisme Sistem Operasi. Keamanan (Arsitektur)

16


Download ppt "13508006 - Sri Handika Utami 13508034 - Yongke Yoswara 13508054 - Setia Negara B Tjaru 13508070 - Rachmat Arifin 13508080 - Widhaprasa Ekamatra Waliprana."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google