Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Week #02 Server Side Scripting - PHP

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Week #02 Server Side Scripting - PHP"— Transcript presentasi:

1 Week #02 Server Side Scripting - PHP
Web Programming Week #02 Server Side Scripting - PHP

2 Review Perangkat Keras Perangkat Lunak Basic SQL commands: Server
Operating System: Linux. MaxOS, Windows Web Server: Apache, IIS Database Server: MySQL, MSSQL Basic SQL commands: Create, Select, Insert, Update & Delete

3 Tujuan Server Side Scripting. Sejarah dan Versi PHP. PHP vs HTML.
PHP dan bahasa Scripting lain.

4 Web Scripting Client Side Scripting: Server Side Scripting: JavaScript
VBScript Server Side Scripting: PHP Perl ASP

5 Client-side & Server-side Scripting (similar)
Client-side & Server-side Scripting sama- sama “embed” program kecil ke dalam kode HTML pada sebuah halaman web. Ketika dieksekusi, program tersebut memberikan kontrol penuh untuk user berinteraksi terhadap apa yang muncul pada web browser, ketimbang kode HTML saja.

6 Client-side & Server-side Scripting (difference)
Perbedaan antara Client-side & Server-side Scripting adalah stage of loading halaman web yang mengandung “embedded” program pada saat dieksekusi.

7 Client-Side Scripting
Client Side Scripting dibaca dan dieksekusi oleh web browser setelah proses downloading halaman web yg mengandung “embedded programs” telah selesai dari web server. Memberikan kontrol penuh bagi user bagaiman web “behave” ketika muncul di web browser. Contoh: Javascript VBScript

8 JavaScript Bahasa yang hampir mirip dengan Java dan C/C++
Digunakan untuk menambah fungsionalitas dan tampilan dari suatu web page. <script type=”text/javascript”> <!-- document.writeln('<h1>Welcome</h1>'); --> </script> ", "width": "800" }

9 JavaScript Sebagai Client-Side
Keuntungan: Dapat digunakan langsung dalam berinteraksi dengan web browser Sebagai salah satu teknologi yang diperlukan dalam pembuatan AJAX Kerugian: Source code dapat dilihat, walaupun ada teknik tertentu untuk mencegahnya Tidak bisa melakukan koneksi langsung ke database

10 VBScript Dikembangkan oleh Microsoft
Bahasa yang digunakan hampir mirip dengan VisualBasic Berfungsi sama seperti JavaScript, namun umumnya hanya digunakan untuk browser Internet Explorer saja. Secara tidak langsung, VBScript hanya didukung oleh Windows platform saja

11 Server-Side Scripting
Server Side Scripting dijalankan di web server, sebelum mengirim ke halaman web ke web browser. User memiliki kebebasan dalam memilih (customize) halaman web yang akan dihasilkan sebelum akhirnya dikirim oleh web server ke web browser. Contoh: PHP Perl ASP

12 Server-Side Scripting (Keuntungan 1)
No browser compability issues. PHP script diinterpretasikan oleh web server, sehingga tidak perlu khawatir apakah bahasa yang dipergunakan mendukung browser yang dipergunakan pengunjung/ visitor. Access to server-side resources. Resource terpenting yang digunakan pada server-side adalah database, di mana visitor dapat “insert content” dan “pulled out content” dari sebuah basis data.

13 Server-Side Scripting (Keuntungan 2)
Mengurangi load pada sisi client. Javascript dapat membuat sedikit delay pada tampilan web page. Lebih parahnya dapat membuat komputer menjadi lamban, karena browser harus menjalan script sebelum ditampilkan di halaman web. Menggunakan server-side, beban ini berada di web server machine.

14 Perl Perl adalah bahasa pemrograman untuk segala keperluan, dikembangkan pertama kali oleh Larry Wall di mesin Unix. Dua di antara karakteristik utama Perl adalah penanganan teks dan berbagai jalan pintas untuk menyelesaiakan persoalan-persoalan umum. Salah satu kekurangan Perl ialah sintaksnya yang sangat sulit dibaca dan dimengerti. .

15 Perl Interperter Perl untuk Apache: mod_perl, plugin pertama Apache yang digunakan secara umum. Driver interface untuk Database server MySQL, Perl menggunakan DBI, sehingga Perl script dapat mengeksekusi queries ke database (MySQL).

16 Contoh Script Perl my $x = "foo"; my $some_condition = 1;
if ($some_condition) { my $y = "bar"; print $x; # prints "foo" print $y; # prints "bar" } print $y; # prints nothing; $y has fallen out of scope

17 ASP ASP (Active Server Pages) adalah sebuah server- side script yang dikembangkan oleh Microsoft. Web Server utama yang didukung ASP adalah IIS. Saat ini ASP dapat juga dijalankan di server selain IIS menggunakan tambahan seperti Chili!Soft ASP Saat ini Chili!Soft ASP bernama Sun Java System Active Server Pages yang telah memasuki EOL

18 Contoh Script ASP I want to say "Hello" 10 times<BR> <% For mynumber = 1 to 10 %> <% =mynumber %> Hello<BR> <% Next %> END

19 Sejarah PHP PROFILE Rasmus Lerdorf
November 22, 1968, in Qeqertarsuaq, Greenland. A Danish programmer with Canadian citizenship. Notable as the creator of the PHPprogramming language.

20 Sejarah PHP PHP/FI (Personal Home Page / Form Interpreter)
Sejarah PHP dimulai dari produk PHP/FI yang diciptakan Rasmus Lerdorf di tahun 1995. Berasal dari Perl scipt yang digunakan untuk menganalisa siapa yang mengakses online resumenya. Script buatannya dinamakan Personal Home Page Tools

21 PHP/FI 2.0 Versi ke dua dari PHP/FI diluncurkan pada bulan November 1997 Diimplementasikan menggunakan bahasa C Walaupun sudah ada beberapa orang yang ikut berkontribusi mengembangkan projek ini, namun sebagian besar kode sumbernya masih ditulis oleh Rasmus Lerdorf.

22 PHP 3.0 Merupakan hasil penulisan ulang oleh Andi Gutmans dan Zeev Suraski di tahun 1997 dikarenakan PHP/FI 2.0 masih belum memadai untuk menjalankan proyek mereka Rasmus ikut berkerja sama dalam mengembangkan PHP 3.0 ini Adalah merupakan produk pertama yang sangat mirip dengan PHP masa kini PHP merupakan recursive acronym dari “PHP: Hypertext Preprocessor”

23 Fitur Andalan PHP 3.0 Extension Modules Object Oriented support
Powerful & Consistent Language Syntax

24 PHP 4.0 Core engine baru diperkenalkan yaitu Zend Engine
Untuk memperbaiki performance dari aplikasi yang kompleks Untuk memperbaiki modularitas dari kode dasar PHP Dirilis sekitar Mei 2000

25 Fitur Baru PHP 4.0 Mendukung lebih banyak Web Server HTTP Session
Output Buffering Sekuriti dalam memproses input dari pengguna Konstruksi bahasa yang baru

26 PHP PHP 5 dirilis Juli 2004 menggunakan Zend Engine 2.0 yang mendukung model objek dan fitur terbaru. Saat ini versi yang banyak dipakai adalah PHP 5.2.x PHP 6 telah dirilis di tahun 2009 yang mendukung namespace dan tambahan fitur baru lainnya

27 PHP Interperter PHP untuk Apache: mod_php, plugin pertama Apache yang digunakan secara umum. MySQL native driver untuk PHP (mysqlnd), sehingga PHP script dapat mengeksekusi queries ke database (MySQL).

28 Dukungan Database Adabas D InterBase PostgreSQL dBase FrontBase SQLite
Empress mSQL Solid FilePro (read-only) Direct MS-SQL Sybase Hyperwave MySQL Velocis IBM DB2 ODBC Unix dbm Informix Oracle (OCI7 and OCI8) Ingres Ovrimos

29 Kebutuhan untuk menjalankan PHP
Rekomendasi Server: Apache Server + PHP dan MySQL Rekomendasi IDE: Eclipse PDT Penggunaan paket seperti XAMPP sangat dianjurkan bagi pemula Untuk server production, biasanya module apache dan modul php diinstal dan dikonfigurasi terpisah

30 Konfigurasi sebagai Common Gateway Interface (CGI) binary
ScriptAlias /php/ "c:/php/" AddType application/x-httpd-php .php # For PHP 4 Action application/x-httpd-php "/php/php.exe" # For PHP 5 Action application/x-httpd-php "/php/php- cgi.exe" Notes: CGI (Common Gateway Interface) is an internet programming languagemost commonly used for handling form processing (ie information request form). CGI can also be used for searching and database control.

31 Konfigurasi sebagai Server module
# For PHP 4 do something like this: LoadModule php4_module "c:/php/php4apache2.dll" # Don't forget to copy the php4apache2.dll file from the sapi directory! AddType application/x-httpd-php .php # For PHP 5 do something like this: LoadModule php5_module "c:/php/php5apache2.dll" # configure the path to php.ini PHPIniDir "C:/php"

32 Apa yang dapat dibuat dengan PHP?
Server Side Scripting menggunakan CGI atau Server module Standar dari website Command line scripting Untuk membuat skrip kompleks seperti cron job di Linux Desktop Applications Menggunakan PHP/GTK Menggunakan WinBinder.org Notes: Cron is a time-based job scheduler in Unix-like computer operating systems. Cron enables users to schedule jobs (commands or shell scripts) to run automatically at a certain time or date PHP/ GTK is set of language binding (Programming language to a library or OS service: Application Programming Interface (API) providing service language ).  For PHP which allow GTK+GUI applications to be written in PHP. PHP-GTK provides an object-oriented interface to GTK+ classes and functions

33 Apa yang dapat dibuat dengan PHP?
Server Side Scripting <?php phpinfo(); ?> Command line scripting php –i php namafile.php

34 PHP dan HTML PHP dapat ditulis di dalam dokumen yang berisi elemen HTML. <html> <head> <title>Example</title> </head> <body> <?php echo "Hi, I'm a PHP script!"; ?> </body> </html>

35 PHP dan HTML Hasil yang akan didapat ketika skrip dieksekusi
<head> <title>Example</title> </head> <body> Hi, I'm a PHP script!"; </body> </html>

36 PHP dan Perl Jika ingin ditulis menggunakan Perl
print “<html>\n” print “<head>\n” print “<title>Example</title>\n” print “</head>\n” print “<body>\n” print “Hi, I'm a PHP script!\n" print “</body>\n” print “</html>\n”

37 PHP dan C PHP sangat menyerupai dengan bahasa C, seperti contoh di bawah ini: PHP: for ($i=0; $i<10; $i++) { echo $i; } C: int i; for (i=0; i<10; i++) { printf(“%d”, i);

38 Demo Website

39 Rangkuman Server Side Scripting (keunggulan) Sejarah dan Versi PHP.
No browser compability issues Access to server-side resources Reduced load on the client Sejarah dan Versi PHP. PHP ver. 1.0, 2.0, 3.0, 4.0, 5.0, & 6.0 PHP vs HTML Dynamic VS Static PHP dan bahasa Scripting lain. PHP, ASP, Perl, JSP


Download ppt "Week #02 Server Side Scripting - PHP"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google