Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Mutasi gen katG dalam Isolat Klinis Mycobacterium tuberculosis yang Resisten Isoniazid Oleh: Elfira Rosa Pane 20505008 Dosen Pembimbing Achmad Saifuddin.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Mutasi gen katG dalam Isolat Klinis Mycobacterium tuberculosis yang Resisten Isoniazid Oleh: Elfira Rosa Pane 20505008 Dosen Pembimbing Achmad Saifuddin."— Transcript presentasi:

1 Mutasi gen katG dalam Isolat Klinis Mycobacterium tuberculosis yang Resisten Isoniazid Oleh: Elfira Rosa Pane Dosen Pembimbing Achmad Saifuddin Noer, Ph.D

2 Rabu, 2 Mei Agenda 1. Pendahuluan - Latar Belakang - Tujuan Penelitian 2. Tinjauan Pustaka 3. Metode Penelitian 4. Hasil Penelitian dan Pembahasan 5. Kesimpulan

3 Rabu, 2 Mei 2007pendahuluan3 Latar Belakang Ada Isolat Klinis yang Multi Drug Resisten terhadap Isoniazid dan Rifampin Ada Isolat Klinis yang Multi Drug Resisten terhadap Isoniazid dan Rifampin Peneliti sebelumnya telah menemukan bahwa isolat klinis tersebut ada mutasi pada gen rpoB namun tidak ada mutasi S315T pada gen katG. Peneliti sebelumnya telah menemukan bahwa isolat klinis tersebut ada mutasi pada gen rpoB namun tidak ada mutasi S315T pada gen katG.

4 Rabu, 2 Mei Tujuan penelitian Mencari mutasi pada posisi selain asam amino S315, yang berkontribusi dalam resistensi terhadap isoniazid. Mencari mutasi pada posisi selain asam amino S315, yang berkontribusi dalam resistensi terhadap isoniazid.

5 Rabu, 2 Mei Tinjauan Pustaka Penyakit Tuberculosis (TB) : penyakit kronis; gejala: demam, batuk, sesak napas, nyeri dada, dan malaise (tidak nafsu makan) yang terjadi secara perlahan. Penyebab: infeksi oleh Mycobacterium tuberculosis (Mtb), bakteri berbentuk batang, lurus atau sedikit bengkok seperti kurva dengan panjang 2-4 mikro dan lebar 0,2-0,5 mikro Penularan: melalui udara

6 Rabu, 2 Mei 2007tinjauan pustaka6 Mycobacterium tuberculosis bakteri gram positif, sulit diwarnai, menahan zat warna dengan kuat dan tidak dapat dilunturkan walaupun dengan asam, sehingga disebut bakteri tahan asam bakteri gram positif, sulit diwarnai, menahan zat warna dengan kuat dan tidak dapat dilunturkan walaupun dengan asam, sehingga disebut bakteri tahan asam asam lemak (lipid), % dari keseluruhan berat kering, membuat bakteri ini resisten terhadap asam dan tahan terhadap antibiotik asam lemak (lipid), % dari keseluruhan berat kering, membuat bakteri ini resisten terhadap asam dan tahan terhadap antibiotik

7 Rabu, 2 Mei 2007tinjauan pustaka7 Pengobatan TBC Terapi TB : 6-9 bulan Resistensi terhadap obat TB karena meminum obat tidak sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Resistensi bisa terjadi pada satu atau lebih obat anti TB (MDR- TB) isoniazid, rifampin, pyrazinamide, dan ethambutol

8 Rabu, 2 Mei 2007tinjauan pustaka8 Isoniazid INH menginhibisi biosintesis asam mikolat pada dinding sel, sehingga mikobakteria menjadi lebih rentan terhadap reaksi dengan oksigen dan faktor lingkungan lainnya. INH menginhibisi biosintesis asam mikolat pada dinding sel, sehingga mikobakteria menjadi lebih rentan terhadap reaksi dengan oksigen dan faktor lingkungan lainnya.

9 Rabu, 2 Mei 2007tinjauan pustaka9 Isoniazid Isoniazid (INH) adalah prodrug, akan diubah menjadi bentuk aktifnya yaitu asam nikotinat oleh enzim katalase peroksidase yang dikode oleh gen katG pada MTb Isoniazid (INH) adalah prodrug, akan diubah menjadi bentuk aktifnya yaitu asam nikotinat oleh enzim katalase peroksidase yang dikode oleh gen katG pada MTb katG mengaktifkan INH, mutasi pada katG menyebabkan MTb resisten terhadap INH katG mengaktifkan INH, mutasi pada katG menyebabkan MTb resisten terhadap INH

10 Rabu, 2 Mei 2007tinjauan pustaka10 Katalase peroksidase CPs: enzym yang tergantung heme CPs: enzym yang tergantung heme Melindungi bakteri dari molekul toksik (hidroperoksida) dan hidroksil radikal Melindungi bakteri dari molekul toksik (hidroperoksida) dan hidroksil radikal Homotetramer, 80kDa Homotetramer, 80kDa N-terminal: heme binding motif. N-terminal: heme binding motif.

11 Rabu, 2 Mei 2007tinjauan pustaka11 Mutasi S315T Mutasi titik yang paling banyak ditemukan adalah satu substitusi pada gen katG asam amino S315T(AGC→ACC) Mutasi titik yang paling banyak ditemukan adalah satu substitusi pada gen katG asam amino S315T(AGC→ACC) memberikan keseimbangan yang optimal antara penurunan katalase dan aktifitas peroksidase yang cukup tinggi dalam katG memberikan keseimbangan yang optimal antara penurunan katalase dan aktifitas peroksidase yang cukup tinggi dalam katG S315T mengganti sisi pengikatan INH dan/atau mempengaruhi transfer e- ke heme S315T mengganti sisi pengikatan INH dan/atau mempengaruhi transfer e- ke heme

12 Rabu, 2 Mei Metodologi Penelitian

13 Rabu, 2 Mei Hasil penelitian hasil PCR menggunakan MAS PCR sepanjang 435pb dan 292pb: Lajur 1 kontrol(-) Lajur 1 kontrol(-) Lajur 2 kontrol + Lajur 2 kontrol + Lajur 3 L10 Lajur 3 L10 Lajur 4 L13 Lajur 4 L13 Lajur 5 Marker pUC Lajur 5 Marker pUC Lajur 6 L14 Lajur 6 L14 Lajur 7 L18 Lajur 7 L18 Lajur 8 L4. Lajur 8 L4.

14 Rabu, 2 Mei 2007hasil penelitian14 Hasil PCR gen katG sepanjang 435 pb: Hasil PCR gen katG sepanjang 435 pb: Lajur 1 H37RV Lajur 1 H37RV Lajur 2 L18 Lajur 2 L18 Lajur 3 Marker pUC Lajur 3 Marker pUC Lajur 4 L4 Lajur 4 L4 Lajur 5 L10. Lajur 5 L10.

15 Rabu, 2 Mei 2007hasil penelitian15 Hasil Sequensing Isolat L10 mutasi pada isolat klinis L10. (kiri→kanan) mutasi pada: mutasi pada isolat klinis L10. (kiri→kanan) mutasi pada: kodon 316(GGC→TGC; Gly→Cys); kodon 317 (ATC→ATA; Ile→Ile); mutasi silence

16 Rabu, 2 Mei 2007hasil penelitian16 Hasil Sequensing Isolat L18 mutasi pada isolat klinis L18, mutasi pada: mutasi pada isolat klinis L18, mutasi pada: kodon 316(GGC→TGC; Gly→Cys); kodon 317 (ATC→ATA; Ile→Ile): mutasi silence

17 Rabu, 2 Mei Pembahasan Isolat L10 dan L18, mutasi yang sama pada: kodon 316(GGC→TGC; Gly→Cys)

18 Rabu, 2 Mei 2007pembahasan18 Gly 316

19 Rabu, 2 Mei 2007pembahasan19 Akibat mutasi: meningkatkan kerapatan (bulky) pada sisi yang termutasi, mengurangi akses masuk INH meningkatkan kerapatan (bulky) pada sisi yang termutasi, mengurangi akses masuk INH perubahan konformasi enzim perubahan konformasi enzim mengurangi afinitas mengurangi afinitas mengganti/mengubah orientasi terikatnya INH pada sisi aktif enzim mengganti/mengubah orientasi terikatnya INH pada sisi aktif enzim mengurangi kemampuan enzim untuk secepatnya berinteraksi dengan obat. mengurangi kemampuan enzim untuk secepatnya berinteraksi dengan obat.

20 Rabu, 2 Mei Kesimpulan Mutasi pada isolat klinis L10 dan L18, yaitu kodon 316(GGC→TGC; Gly→Cys) diperkirakan bertanggung jawab dalam mengurangi afinitas katalase peroksidase terhadap isoniazid sehingga hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi informasi baru mengenai penyebab resistensi.

21 Rabu, 2 Mei Sekian Terima Kasih

22 Rabu, 2 Mei

23 Rabu, 2 Mei 2007metode penelitian23 DNA Strain M.tb resisten isoniazid: DNA M.Tb strain L4, L10, L13, L14, dan L18 yang digunakan untuk analisis menggunakan PCR, diperoleh atas kebaikan Ibu Hera Noviana (Mahasiswi S3, Kimia FMIPA ITB). DNA Strain M.tb resisten isoniazid: DNA M.Tb strain L4, L10, L13, L14, dan L18 yang digunakan untuk analisis menggunakan PCR, diperoleh atas kebaikan Ibu Hera Noviana (Mahasiswi S3, Kimia FMIPA ITB).FMIPA kontrol negative air bi-destilasi; kontrol negative air bi-destilasi; kontrol positif strain H37Rv. kontrol positif strain H37Rv.

24 Rabu, 2 Mei 2007metode penelitian24 PCR Sekuen primer yang digunakan adalah: primer luar KF 5’-gCA gAT gAT ggg gCT gAT CTA Cg-3’, primer luar KF 5’-gCA gAT gAT ggg gCT gAT CTA Cg-3’, primer luar KR 5’-AAC ggg TCC ggg ATg gTg-3’, primer luar KR 5’-AAC ggg TCC ggg ATg gTg-3’, primer dalam terbalik katG315 5’-ATA CgA CCT CgA TgC CgC-3’ primer dalam terbalik katG315 5’-ATA CgA CCT CgA TgC CgC-3’

25 Rabu, 2 Mei 2007metode penelitian25 Reaksi PCR dilakukan dengan mesin PCR Perkin-Elmer GeneAmp PCR System 2700 pada kondisi: Reaksi PCR dilakukan dengan mesin PCR Perkin-Elmer GeneAmp PCR System 2700 pada kondisi: Denaturasi awal 96 ˚C selama 3 menit, lima siklus 95 ˚C 1 menit, 62 ˚C 1 menit, dan 72˚C 30 detik, Denaturasi awal 96 ˚C selama 3 menit, lima siklus 95 ˚C 1 menit, 62 ˚C 1 menit, dan 72˚C 30 detik, lima siklus 95 ˚C 1 menit, 60 ˚C 40 detik, dan 72˚C 30 detik, lima siklus 95 ˚C 1 menit, 60 ˚C 40 detik, dan 72˚C 30 detik, dua puluh dua siklus 94 ˚C 1 menit, 58 ˚C 40 detik, dan 72˚C 30 detik, dua puluh dua siklus 94 ˚C 1 menit, 58 ˚C 40 detik, dan 72˚C 30 detik, elongasi akhir 72 ˚C selama 3 menit. elongasi akhir 72 ˚C selama 3 menit.3 menit.3 menit.

26 Rabu, 2 Mei Elektroforesis gel agarose Sebanyak 5μL fragmen hasil amplifikasi dielektroforesis pada Gel agarose dengan konsentrasi 1,5% dalam 40 mL TAE dan visualisasi di bawah lampu UV. Sebanyak 5μL fragmen hasil amplifikasi dielektroforesis pada Gel agarose dengan konsentrasi 1,5% dalam 40 mL TAE dan visualisasi di bawah lampu UV.UV

27 Rabu, 2 Mei Sequensing: DNA sepanjang 435 pb yang telah di perbanyak, dikirim ke Macrogen Korea untuk sequensing. Sequensing: DNA sepanjang 435 pb yang telah di perbanyak, dikirim ke Macrogen Korea untuk sequensing.

28 Rabu, 2 Mei


Download ppt "Mutasi gen katG dalam Isolat Klinis Mycobacterium tuberculosis yang Resisten Isoniazid Oleh: Elfira Rosa Pane 20505008 Dosen Pembimbing Achmad Saifuddin."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google