Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ASKEP PADA BBL Oleh : Ns. Lili Fajria, S.Kep, M.Biomed.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ASKEP PADA BBL Oleh : Ns. Lili Fajria, S.Kep, M.Biomed."— Transcript presentasi:

1 ASKEP PADA BBL Oleh : Ns. Lili Fajria, S.Kep, M.Biomed

2 ASUHAN KEPERAWATAN PADA BBL ASUHAN KEPERAWATAN PADA BBL Segera setelah bayi baru lahir lakukan penilaian, apakah bayi bernafas, bila bayi tidak menangis secara spontan bersihkan jalan nafas dengan jari telunjuk yang dibalut dengan kain kasa bersih Segera setelah bayi baru lahir lakukan penilaian, apakah bayi bernafas, bila bayi tidak menangis secara spontan bersihkan jalan nafas dengan jari telunjuk yang dibalut dengan kain kasa bersih Segera keringkan bayi dengan handuk kering, bersih dan hangat termasuk kepala dan matanya. Hal ini akan merangsang pernafasan bayi, kemudian pakaikan kain kering dan hangat. Berikan bayi pada ibu untuk di dekap di dadanya serta beri ASI. Stimulating puting susu baik oleh bayi maupun karena sentuhan akan merangsang kontraksi uterus hingga mudah terlepas. Segera keringkan bayi dengan handuk kering, bersih dan hangat termasuk kepala dan matanya. Hal ini akan merangsang pernafasan bayi, kemudian pakaikan kain kering dan hangat. Berikan bayi pada ibu untuk di dekap di dadanya serta beri ASI. Stimulating puting susu baik oleh bayi maupun karena sentuhan akan merangsang kontraksi uterus hingga mudah terlepas.

3  kontak kulit bayi ini cara yang baik utk pengaturan suhu tubuh bayi pada saat persalinan sementara handuk atau kain diselimutkan pada bagian belakang kepala  Bila hal diatas tidak dapat dilakukan, maka bayi dibungkus dgn kain yg bersih dan kering agar tetap hangat (tutup kepala bayi untuk mencegah (hipotermi)

4  Setelah itu lakukan pemotongan tali pusat dengan cara :  klem I dipasang 5 cm dari pusat anak  Tali usat diurut kearah plasenta  Klem II di pasang ± 3 cm kearah klem II, tali pusat dibalut kassa steril. Bekas tali pusat yg dipotong utk memastikan bahwa yg terbaik adl menjaga tali pusat tetap bersih dan kering.

5  Cuci tangan dgn sabun dan air bersih, lalu keringkan dgn handuk bersih. Usahakan ruangan tetap hangat ( supaya bayi tdk hypotermi )  Sesudah 5 menit lakukan penilaian thd keadaan bayi scr umum dgn menggunakan apgar score

6 Aphgar Score NILAI012 WarnaBiru/pucat Ekstermitas biru Merah jambu Djj Tidak ada <100/menit>100/menit Reflek Merintih Menarik kaki AktifitasLemahBergerak Gerak aktif Pernafasan Tidak ada Tidak teratur Menangis

7  Periksa bayi dari kepala sampai ujung kaki untuk mencari adanya kelainan: -Kepala: encephal, hyclocephal, microcephal -Mulut dan bibir: cheito atau palato sciziz -Pusat: hernia tali pusat -Kemaluan: pseudo chermo ditismus -Anus: artesia ani -Tulang punggung: spina bifida -Keadaan punggung: sindactili, polidactili Lakukan pemeriksaan itu dengan cepat agar bayi tidak kedinginan. Ibu sebainya menyaksikan pemeriksaan tersebut

8  timbang bayi dan ukur panjangnya serta lakukan identitas bayi -Alat yang digunakan hendaknya kebal air, dengan tepi yang halus tidak mudah melukai, tidak mudah sobek dan lepas -Pada alat, identifikasi harus tercantum: a. Nama bayi b. Tanggal lahir c. Nomor bayi d.Jenis kelamin e. Unit f. Nama lengkap bayi -Disetiap tempat tidur harus diberi tanda dengan mencantumkan nama, tanggal lahir dan nomor identifikasi

9 Periksa tanda vital bayi, ukur suhunya dengan menggunakan termometer yang diletakkan di dubur / dilipat paha Bila suhu < 36 0 C: - Letakkan bayi pada dada ibu hingga terjadi kontak kulit - Sarankan pada ibu agar tetap menyusui - Jaga ruangan tetap hangat dan bebas asap - Selimuti bayi - Berikan minuman hangat untuk ibu - Periksa suhu tubuh bayi setiap hari - Jika ternyata suhu tubuh bayi tidak naik segara merujuknya kepusat rujukan, pertahankan terus kontak kulit bayi ibu dan bayi

10 Berikan bayi pada ibu untuk disusui dengan ASI segera setelah lahir paling lambat 2 jam pertama Berikan bayi pada ibu untuk disusui dengan ASI segera setelah lahir paling lambat 2 jam pertama Pastikan bahwa bayi tetap terbungkus atau mengenakan pakaian hangat dan tutup kepala. Bantu ibu untuk dapat menyusui bayinya, terutama ibu yang pertama kali menyusui Pastikan bahwa bayi tetap terbungkus atau mengenakan pakaian hangat dan tutup kepala. Bantu ibu untuk dapat menyusui bayinya, terutama ibu yang pertama kali menyusui Cuci tangan sekali lagi dengan sabun, air bersih, dan keringkan tangan dengan handuk bersih Cuci tangan sekali lagi dengan sabun, air bersih, dan keringkan tangan dengan handuk bersih Berikan salap mata pada bayi, salap mata berupa tetrasiklin 1%, chlorampenicol 1%. Eritromcyn 0.5% mencegah oftalmid neonaturum Berikan salap mata pada bayi, salap mata berupa tetrasiklin 1%, chlorampenicol 1%. Eritromcyn 0.5% mencegah oftalmid neonaturum

11 Perhatikan pengeluaran urine dan meconium 24 jam pertama mintalah ibu memperhatikan bila persalinan berlangsung dirumah Perhatikan pengeluaran urine dan meconium 24 jam pertama mintalah ibu memperhatikan bila persalinan berlangsung dirumah Lakukan pencatatan semua yang ditemukan data diri, kartu ibu dan kartu bayi. Rujuk ke RS bila ada kelainan Lakukan pencatatan semua yang ditemukan data diri, kartu ibu dan kartu bayi. Rujuk ke RS bila ada kelainan

12 Catatan yang perlu dipantau pada bayi yang baru lahir Suhu badan dan lingkungan Suhu badan dan lingkungan Tanda-tanda vital Tanda-tanda vital Berat badan Berat badan Mandi dan perawatan kulit Mandi dan perawatan kulit Pakaian Pakaian Perawatan tali pusat Perawatan tali pusat Memandikan bayi setidak-tidaknya 6 jam pasca persalinan Memandikan bayi setidak-tidaknya 6 jam pasca persalinan

13 Terimakasih………. Wassalamualaikum Wr. Wb……….. By : Lili Indra


Download ppt "ASKEP PADA BBL Oleh : Ns. Lili Fajria, S.Kep, M.Biomed."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google