Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

 Tugas utama sebuah Perguruan Tinggi, adalah melaksanakan pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan melakukan pengabdian kepada masyarakat yang disebut.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: " Tugas utama sebuah Perguruan Tinggi, adalah melaksanakan pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan melakukan pengabdian kepada masyarakat yang disebut."— Transcript presentasi:

1

2  Tugas utama sebuah Perguruan Tinggi, adalah melaksanakan pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan melakukan pengabdian kepada masyarakat yang disebut dengan istilah Tri Darma Perguruan Tinggi

3  Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945 pasal 20, pasal 21, dan pasal 31.  Undang-undang No. 12 Tahun 2012 tentang pendidikan Tinggi  Undang- Undang No 20 tahun 2003 tentang system pendidikan nasional.  Peraturan Presiden Ri no. 2 Tahun 2005 tentang perubahan IAIN Sultan Syarif Qasim Pekanbaru menjadi UIN Suska Riau  Peraturan Mentri Agama RI No. 56 Tahun 2006, atas perubahan Peraturan mentri Agama RI No. 8 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja UIN Suska Riau  Keputusan Mentri Keuangan RI No. 77/KMK.05/2009 entang Penetapan UIN Suska Riau pada Departemen Agama sebagai Instansi Pemerintah yang menetapkan Pengelolaan Keuangnan Badan Layanan Umum (BLU).  Surat Keputusan Rektor UIN Suska Riau tentang Peraturan Akademik UIN Suska Riau Tahun 2011  Surat keputusan Rektor UIN Suska Riau Nomor:53 R/2013 tentang Panitia Pelaksana Kuliah kerja Nyata (KKN) Angkatan Ke XXXVII Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Suska Riau Tahun 2013

4  Membuat Rancangan kegiatan KKN  Menetapkan tema kegiatan KKN tahun berjalan  Melakukan pendaftaran peserta KKN, bekerja sama dengan fakultas.  Menetapkan Lokasi KKN bersama pemerintah daerah setempat sebagai tempat kegiatan Mahasiswa melakukan pengabdian masyarakat.  Melakukan survey ke lokasi yang menjadi tempat kegiatan KKN  Menyususn nama –nama Peserta KKN, pada setiap lokasi yang ditetapkan oleh LPPM melalui Kepala Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat, selanjutnya diitetapkan Melalui Surat Keputusan Rektor sebagai peseta KKN  Melakukan penjaringan dosen pembimbing, dengan cara mengumumkan atau meminta Kepada Dekan Fakultas untuk mengirim nama-mama pembimbing KKN.  Menetapkan Tim Monitoring, yang bertugas memonitor kegiatan KKN di lokasi diselenggarakan Kuliah Kerja Nyata.  Melakukan evaluasi untuk diberikan penilaian dengan bobot 4 SKS

5  MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DAN MENGHAPUSKAN KEMISKINAN.  MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DAN OUTPUT YANG BERKUALITAS  MENINGKATKAN KEMEMPUAN MASYARAKAT DALAM BERAGAMA DAN MEMAHAMI ATURAN  MEMBERIKAN MEMOTIVASI KEPADA MASYARAKAT UNTUK MEMBERDAYAKAN MASJID SEBAGAI PUSAT IBADAH DAN SOSIAL KEAGAMAAN.  MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT DALAM BIDANG PERTANIAN DAN PETERNAKAN.  MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT DALAM BIDANG TEKNOLOGI.

6  (1)PEMBANGUNAN PRO RAKYAT DALAM BENTUK PENANGGULANGAN KEMISKINAN BERBASIS KELUARGA, PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN USAHA MIKRO DAN KECIL.  (2).KEADILAN UNTUK SEMUA, MELIPUTI KEADILAN UNTUK ANAK, PEREMPUAN, KETENAGAKERJAAN, HUKUM SERTA KELOMPOK MISKIN DAN TERMARJINAL.  (3).PENCAPAIAN TUJUAN MILLENIUM DENGAN SASARAN UTAMA PENGENTASAN KEMISKINAN.

7  Keperluan mahasiswa dalam melakukan KKN, berupaya mengerakan Posdaya untuk membatu mahasiswa, meningkatkan kemempuannya untuk menyatu dalam masyarakat. Sekaligus menerapkan Ilmu dan teknologi yang telah dipelajari secara langsung. Apakah proses peenerapannya sesuai dengan teori yang dipelajari, apakah membewa memfaat bagi masyarakat.  Mahasiswa sebagai motivator melatih dan mendidik masyarakat untuk selalu berpartisipasi dalam pembangunan, selanjutnya mahasiswa melakukan penelitian guna mengembangkan ilmu yang bermanfaat bagi masa depan bangsa.

8  Keperluan Keluarga dan masyarakat, bahwa KKN yang berorentasi pada pembentukan posdaya, adalah untuk membetuk pemberdayaan keluarga dan masyarakat Melalui penerapan ilmu dan teknologi dalam bidang Wirausaha, pendidikan, keterampilan, Keluarga Berencana dan Kesehatan masyarakat, serta pemeliharaan lingkungan dalam rangka membangun keluarga yang bahagia sejahtera.

9  Membantu mahasiswa dalam meningkatkan kemampuan belajar bersama masyarakat, dengan menerapkan ilmu pengetahuan agama yang berintegrasi dengan teknologi, seni dan budaya yang diperoleh selama mengikuti perkuliahan yang dapat diaplikasikan secara langsung kepada masyarakat.  Membantu pemberdayaan keluarga dan masyarakat melalui pembinaan keagamaan, penerapan ilmu dan teknologi, wirausaha, pendidikan ekonomi keluarga, keterampilan, Keluarga Berencana dan kesehatan, pemeliharaan lingkungan yang sehat, pembinaan keluarga sakinah yang memiliki ketahanan mental dan spiritual yang tangguh dan kuat.

10  BAGI DOSEN PEMBIMBING, UNTUK MENGEMBANGKAN PROFESIONALISME DOSEN DALAM MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT DAN MELAKUKAN PENELITIAN SOSIAL KEAGAMAAN DAN SOSIAL KEMASYARAKATAN SERTA TEKNOLOGI TEPAT GUNA, DAN TETAP BERORENTASI DENGAN ISU-ISU PEMBANGUNAN YANG BERKEADILAN.

11  Mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam mengatasi permasalahan masyarakat melalui bantuan penyusunan rencana dan pendampingan pada pelaksanaan program yang inovatif dan kreatif melalui penerapan ilmu dan teknologi bersama masyarakat dan lembaga terkait.  Mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam melaksanakan berbagai kegiatan sosial keagamaan dan pengembangan masyarakat sesuai kompetensi, potensi, sumber daya dan kemampuan lingkungan dalam wadah kerjasama masyarakat, pemerintah, swasta dan lembaga lainnya.

12  Mengembangkan komitmen, kepedulian dan kerjasama berbagai stakeholders (tokoh agama, pemerintah, setempat, swasta, LSM dan swadaya masyatrakat) dalam upaya pembinaan keagamaan, pengentasan kemiskinan, mengatasi permasalahan dan ketidak berdayaan masyarakat melalui pengabdian masyarakat dengan membentguk posdaya yang berorentasi pada Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Agama (PMBK)  Membantu masyarakat mewujudkan keluarga sejahtera dalam suasana sakinah, mawaddah dah warahmah.

13  Ikut serta dalam mempersiapkan keluarga dan masyarakat yang mempunyai kemampuan untuk menggunakan semua fasilitas, yang di dukungan oleh mitra kerja pembangunan seperti, Pemda, Lembaga Swasta dan LSM dalam perencanaan dan pengelolaan program yang bersifat partisipatif.  Mengembangkan kompetensi, bakat dan minat mahasiswa sesuai dengan bidang keilmuan yang dimilikinya

14  Mengembagkan profesioanalisme dosen pembimbing dalam pengabdian kepada masyarakat sebagai tuntutan Tri Darma Perguruan Tinggi.  Bertujuan mempererat hubungan antara Perguruan Tinggi (UIN Suska Riau) dengan masyarakat, guna mendapat input dalam menyusun pengembangan lembaga yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.  Mempersiapkan mahasiswa untuk  memahami komplesitas permasalahan yang dihadapi masyarakat dan mampu melakukan bekerjasama dan menyelesaikannya secara praktis dan terpadu.

15  Memberikan kemampuan mahasiswa untuk memahami dan menghayati tentang:  (1). Bagaimana cara seorang mahasiswa berfikir dan bekerja dengan multi displiner dan lintas sektoral.  (2). Mengetahui tentang kegunaan hasil pendidikan dan penelitian untuk pembangunan daerah maupun nasional dan khususnya pembangunan di Pedesaan / kelurahan.  (3). Memahami tentang kesulitan yang selalu dihadapi oleh masyarakat dalam pembanguan dan pengembangan daerah, khususnya di pedesaan / kelurahan.

16  Mengembangkan dan mendewasakan cara berpikir mahasiswa dalam menggatasi permasalahan yang muncul dalam masyarakat secara sistematis dan ilmiah serta tetap berpijak pada konsep agama.  Menimbulkan sikap mencintai, kepedulian sosial dan rasa tanggung jawab seorang mahasiswa terhadap kemajuan masyarakatnya.  Membimbing dan megarahkan mahasiiswa mempunyai keterampilan untuk melakukan program-program pembangunan daerah, khususnya di wilayah pedesaan

17  Memberikan bimbingan kepada mahasiswa agar mempunyai kemampuan menjadi seorang inovator, motivator dan prblem solver.  Memberikan berbagai macam keterampilan dan skill (kemampuan) serta pengalaman sebagai kader pembangunan kedepan di daaerahnya masing-masing.  Terbentuknya posdaya sebagai sarana pemberdayaan keluarga dan penduduk untuk mengembangkan sumber daya manusia dan pengentasan kemiskinan

18  1.Mendapatkan bantuan dalam ide, pemikiran dan tenaga untuk merencanakan serta melaksanakan pembangunan masyarakat.  (2). Mengembangkan kemampuan berpikir, bersikap dan bertindak dalam menyelesaikan berbagai macam permaslahan.  (3). Melakukan berbagaimacam pembaharuan yang dibutuhkan oleh daerah dalam rangka pemberdayaan daerah, terutama di pedesaan.  (4). Berupaya membetuk kader-kader posdaya pembangunan dalam upaya pemberdayakan masyarakat, khususnya di pedesaan. 5). Memberdayakan masyarakat untuk meningkatkan kemapunan berusaha dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  (5). Memberdayakan masyarakat untuk meningkatkan kemapunan berusaha dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

19  (1). Perguruan tinggi lebih mengarahkan kepada pengembangan ilmu dan pengetahuan. Dengan ada umpan balik sebagai hasil integrasi mahasiswa dengan masyarakat. Dengan demikian kurikulum perguruan tinggi dapat disesuaikan dengan dinamika masyarakat.  (2). Pada darasnya sebuah perguruan tinggi dapat menjalin kerjasama dengan berbagai instasi pemerintah atau lembaga-lembaga lainnya dalam pembanguan IPTETS.  (3).Sebuah perguruan Tinggi dapat mengembangkan IPTEKS, yang bermanfaat bagi masyarakat dan khususnya masyarakat Pedesaan.

20  Sebuah perguruan tinggi akan terus mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam berbagai bidang kealian sesuai dengan kebutuhan masyarakat pada saat ini dan mendatang.  (5). Sebuah perguruan tinggi selalu berupaya meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk terus mendalami bidang kealiannya, sehingga apabila turun ke masyarakat mereka telah siap memnjawab permasalahan sesuai dengan bidang dan keahlannya

21  Pengembangan sosial budaya masyarakat yang berorentasi kepada pemberdayaan Masyarakat Agama, melalui Kegiatan KKN yang berorentasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat yang berkelenjutan.  Pemberdayaan Masyarakat melalui pendidikan dan Pelatihan untuk meningkatkan keterampilannya, dalam rangka mengangkat kesejahteraan keluarga dan masyarakat yang berorentasi pada konsep agama dan berkelanjutan.

22  Melakukan Pemberantasan Buta aksara dalam masyarakat yang mungkin masih ditemukan atau bagi umat muslim yang buta aksara Al- Qur’an. .Pengembangan usaha Kecil dan Menengah pada masyarakat dalam kontek syari’ah, yang berkelanjutanngkan usaha pertanian, perternakan, perikanan dan kehutanan yang terintegrasi dengan konsep Ke Islaman yang berkelanjutan  Pengembangkan Sains dan Teknologi yang terintegrasi dengan konsep keIslam, yang berkelanjutan.

23  Mengembangkan potensi daerah untuk memperoleh energi terbarukan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  Pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan serta peningkat kesehatan masyarakat secara menyeluruh.  Upaya membatu pengembangan wilayah, peningkataan infrastruktur serta ketahanan dan keamanan di wilayah dan Nasional.  Membatu perbaikan tata pamong dan tata kelola dalam bidang administrasi pemerintahan.

24  Mahasiswa mempunyai kemampuan untuk mengumpulkan data dan berbagai informasi sesuai dengan bidang dan keahliannya.  Mahasiswa melakukan analisis terhadap berbagai macam data dan informasi sesuai dengan bidang dan keahliannya.  Mahasiswa mempunyai kemampuan melakukan identifikasi masalah sesuai dengan bidang dan keahliannya.  Mahasiswa mempunyai kemampuan melakukan identifikas potensi yang ada.  Mahasiswa mempunyai kemampuan untuk merencang program pemberdayaan masyarakat dan suber daya.

25  Mahasiswa mempunyai kemampuan melakukan kerjasa dengan semua unsur (Networking).  Mahasiswa mempunyai kemampuan untuk menefrapkan ilmunya untuk memecahkan masalah.  Mahasiswa mempunyai kemampuan bekerja secara Interdispliner (Aspek fisik, sosial, ekonomi budaya dan agama) untuk memecahkan masalah

26  Mahasiswa mempunyai kemampuan mengembangkan motivasi diri dan kelompoknya.  Mahasiswa mempunyai kemampuan berkomunikasi dan memotivasi masyarakat dan mengali kearifan lokal.  Mahasiswa mempunyai rasa tanggung jawab, disiplin, kesetiakawanan, disiplin dan efisesin waktu serta mampu mengelola keuangan secara efisein dan transparan.  Mahasiswa mempunyai kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya.

27  Komposisi Tim sesuai program garapan posdaya yang meliputi: agama, Pendidikan, Sains dan teknologi, Petanian, peternakan, Kesehatan, kewirausahaan, lingkungan dan lain sebagainya.  Satu tim / Kelompok mahasiswa KKN-PMBK terdiri dari 5-10 mahasiswa. Kemudian mahasiswa yang bertugas di dalam suatu lokasi perlu dipertimbangkan dengan jumlah penduduk, luas wilayah dan kelencaran transportasiny

28  Setiap Kelompok mahasiswa yang akan membentuk posdaya, harus mempertimbangkan unit administrasi dalam membentuk posdaya yang berdasarkan jumlah penduduk, potensi yang dikembangkan dan luas wilayah yang paling kecil, seperti Dusun, Rt, atau kelompok masyarakat yang lebih kecil.  Proses penjajagan, Tim dapat memlebur diri dalam sub Tim atau tetap bersama-sama dalam tim yang dimulai denga advokasi dan sosialisasi dalam melakukan pendekatan kepada masyarakat Dusun/ Rt/ Lingkungan dan wilayah yang dikembangkan dengan membentuk posdaya

29  Di susun berdasarkan hasil observasi dengan memperhatikan berbagai pendapat yang berkembang di dalam masyarakat melalui pertemuan atau sarasehan. Dalam penyusunan program, telah dibuat jawal waktu, bentuk kegiatan, anggota mahasiswa pendamping serta masyarakat sebagai pelaksana. Mahasiswa sebagai pendaping dijadawalkan dengan baik. Selanjutnya dalam penyusunan kegiatan pengurus posdaya pengurus bersama kader dilibatkan secara aktif, disini Mahasiswa bertindak sebagai fasilisator yang dinamis

30  Program Kerja yang di susun bersifat sementara, karena perlu untuk dikonfermasikan kepada seluruh masyarakat melalui pertemuan atau lokakarya kecil. Program kerja dibuat oleh Pengurus atau Kader Posdaya bersama Mahasiswa sebagai pendamping. Dalam program kerja dibuat Ringkasan data, Penduduk dan keluarga, jumlah segmentasi sasaran per Dusun/ lingkungan/ RT / RW dan kelompok usaha serta data tentang potensi Lembaga yang dapat dikembagkan sebagai inti Posdaya yang ada di Dusun / Rt / Rw lingkungan termasuk jumlah kader yang sudah terlatih atau dilatih.

31  Lembaga masyarakat yang akan ditingkatkan perannya sebagai posdaya adalah lembaga yang bergerak dibidang ekonomi UKM, UKBE,KUK atau Koprasi Kecil (Pra Koprasi). Jika kelompok usaha ini tidak ada maka dapat memilih kelompok yang bisa dikembangkan menjadi sarana pemberdayaan Ekonomi, seperti Kelompok PKK, Pengajian Ibu-Ibu (Majlis Ta’lim), kelopok ini dikembangkan menjadi Kelompok Ekonomi Masyarakat (KEM), Pokja Ekonomi Masyarakat (PEM) atau Pra Koprasi dan lain sebagainya.

32  Jika tidak mampu membentuk posdaya dari lembaga ekonomi atau yang memiliki potensi menjadi lembaga ekonomi, maka dapat mencari lembaga lain, yang punya potensi menjadi lembaga ekonomi mansayarakat, Seperti Kelompok Keluaga Berencana, Kelompok kesehatan, kelopok belajar, karang teruna potensi lain yang ada di desa tersebut.

33  Pelatihan pengurus dan Kader dengan meteri sebagai berikut:  Menyangkut materi organisasi  Manajemen Posdaya  Ruangl ingkup tugas pengelolaan  Program-program Posdaya  Memilih kegiatan ekonomi yang berpotensi untuk dikembangkan.  Pemberyaan aggota Posdaya  Sumber dana da penngelolaannya  Cara dan Teknik pengembangan Usaha

34  Menguatkan fungsi Wirausaha, dengan mengembangkan kelompk Usaha bersama atau Usaha kelompok, Kelompok Usaha simpan pimjam, Usaha Ekonomi keluarga, Usaha ekonomi Masyarakat Kecil dalan lain sebagainya  Menguatkan Fungsi pendidikan dengan mengembangkan kelompok Bina Keluarga Balit (BKB), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pelatihan ketermpilan Usaha dan lain sebagainya

35  Menguatkan fungsi kesehatan dengan mengembagkan posyandu, Bina Keluaga Sehat (BKS) dan bentuk-bengtuk lainnya.  Menguatkan fungsi Lingkungan dengan mengembangkan Balai Latihan Kerja (BLK), seperti Kegiatan Pengembangan Kebun bergizi (KPKB), yaitu menanam halaman dan perkarangan rumah dengan obat-otan herbal, sayur-sayuran, pembuatan kolam Ikan, dan pengolahan sampah orgamik sebagai pupuk terhadap semua tanaman.  MELAKUKAN KEGIATAN SOSIAL KEAGAMAAN, PENYULUHAN AGAMA, CERAMAH, BACA QURAN, PERLOMBAAAN KEAGAMAAN, SENIA AGAMA, DLL.

36 .  Menbuat Laporan Kuliah Kerja Nyata (KKN-PMBSA) Meliputi:  Caver :_____________________________  Nama Peserta ;_____________________________  NIM:_____________________________  Kecamatan:_____________________________  Desa/Kelurahan:_____________________________  Di buat mulai dari menggu pertama sampai seterusnya  Nama Kegiatan :____________________________  Jenis Kegiatan:____________________________  Pelaksanaaan Acara:____________________________  Uraian Kegiatan:____________________________  Biaya Kegiatan:____________________________  Penaggung Jawab:____________________________

37 .  Caver Laporan KKN  Pengatar dari Koordinator Kecamatan  Sekapur siri dari pembimbing KKN-PMBK  Sekapur sirih dari Camat  Daftas Isi  Pendahuluan  Profel Desa / Kelurahan  Uraian Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata  Faktor pendukung dan Penghambat  Faktor Pendukung  Faktor Penghambat  Output Kegiatan KKN-PMBK  Penutup / Kesimpulan  Lampiran-lampiran:.

38  Mahasiswa mengikuti secara lengkap kegiatan pembekalan KKN-PMBK.  2). Mahasiswa Ikut bertanggung jawab terhadap kelancaran dan ketertiban pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata UIN Suska angkatan ke XXXVII tahun 2013,  3).Mahasiswa mempersiapkan keperluan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan KKN-PMBK sebelum tiba di lokasi.  4).Mahasiswa telah sampai di Lokasi KKN bersama pembimbing, melakukan pertemuan atau silaturahmi dengan pemerintah dan tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat sebagai objek kegiatan KKN-PMBK.

39  Mahasiswa sebagai Peserta KKN-PMBK bermukim di lokasi selama pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat yang sedang berjalan.  6). Masing kelompok mahasiswa KKN, membetuk Koordinator Kecamatan (Korcam) dan Koordinator Desa (Kordes), sebelum berangkat ke lokasi KKN-PMBK.  7). Maahasiswa peserta KKN-PMBK bersama pembimbing melakukan Observasi Desa / Lurah guna melaksanakan langkah-langkah yang akan diambil dalam penyusunan Program kerja di lokasi masing-masing

40  Mahasiswa wajib menjaga Etika, pergaulan dengan pemerintah dan masyarakat di lokasi KKN-PMBK.  9). Mahasiswa menjaga Nama baik atmamatir (UIN Sultan Syarif kasim Riau) dimana saja kegiatan KKN-PMBK dilaksanakan.  10).Mahasisw Peserta KKN-PMBK selalu bekerjasama dengan unsur pemerintah, pemuka agama, tokoh masyarakat tingkat Kecamatan, Kelurahan dan Desa dalam memecahkan setiap persoalan yang berhubungan dengan program KKN-PMBK.

41  Mahasiswa tidak dibenarkan mengikuti kegiatan politik praktis, kriminal dan kegiatan yang berbau sara serta melibatkan diri dalam kegiatan yang dapat meresahkan masyarakat.  12). Mahasiswa membembentuk Kader Posdaya dari kalangan masyarakat dan pemuda dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di lokasi KKN- PMBK.  13). Mahasiswa peserta KKN-PMBK UIN Suska Riau, harus menjadi tauladan bagi masyarakat dimana saja KKN-PMBK dilaksanakan.  14).Mahasiswa mencatat, mengabadikan dan melampirkan seluruh kegiatan harian oleh setiap induvidu Mahasiswa dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertemakan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Keagamaan (PMBK).

42  15). Mahasiswa Peserta Kuliah Kerja Nyata wajib membuat laporan.  (a).Membuatan laporan kegiatan untuk setiap induvidu mahasiswa (Laporan Induvidu).ditanda tangani oleh mahasiswa KKN-PMBK diketahui oleh Kepala Desa / Lurah dan Dosen Pembimbing.  (b).Membuat laporan kegiatan kelompok Desa / Kelurahan yang dikordinir oleh Koordinator Desa (Kordes) masing-masing serta ditanda tangani oleh Kordes dan diketahui oleh Kepala Desa dan Dosen :Pembimbing.  (c).Membuat laporan Kegiatan Koordinator Kecamatan (kotcam), dimana setiap koordinator Desa (Kordes) memberikan laporan kepada Korcam terhadap kegiatannya. Kemudian dirangkum menjadi satu laporan kegiatan tingkat Kecamatan. yang ditanda tangani oleh Koordinator Kecamatan (Korcam) dan diketahui oleh Camat dan Dosen Pembimbing dimana kegiatan KKN- PMBK.dilaksanakan.

43  Koordinator Kecamatan mengumpulkan laporan dari setiap kordes dan kemudian disusun dalam sebuah laporan untuk didiskusikan di Kecamatan yang dihadiri oleh seluruh mahasiswa, Pemerintah daaerah, tokoh agama dan Tokoh masyarakat kecamatan

44  Pembimbing KKN-PMBK adalah Dosen Tetap UIN Suska Riau.  Pembimbing KKN-PMBK yang ditunjuk atau yang mengajukan permohonan menjadi pembimbing Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan menyatakan siap melaksanakan tugas sebagai pembimbing dengan mengisi surat pernyataan kesediaan menjadi pembimbing dengan mengikuti segala ketentuan yang berlaku sebagai pembimbing.  Pembimbing bersedia mengantar, memantau pada pertengahan pelaksanaan KKN dan menjemput mahasiswa KKN-PMBK kelokasi.

45  Atas Nama Rektor, pembimbing mengatur pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Kota, camat sampai ke desa / kelurahan sekaligus menyerahkan mahasiswa KKN-PMBK untuk melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat selama 2 bulan (60) hari.  Pembimbing bersama mahasiswa berkewajiban mengurus pemondokan mahasiswa KKN-PMBK dan memastikan keadaan mahasiswa di lokasi, benar-benar telah memperoleh pemondokan dan diterima oleh Kepala Desa / Lurah serta masyarakat.

46  Pembimbing siap mendampingi mahasiswa di lokasi KKN dalam pelaksanaan KKN-PMBK  Pembimbing siap untuk berada di lokasi KKN, sekurang-kurangnya 2 hari 2 malam pada waktu mengantar, monitoring dan menjemput di lokasi KKN, mendampingi mahasiswa dengan tujuan membantu masyarakat mencarikan jalan keluar terhadap permasalahan yang berkembang di dalam Masyarakat.  Pembimbing siap untuk menyelesaikan masalah yang mungkin muncul di lokasi antara pemeritah daerah Camat / Kepala Desa / Lurah dengan Mahasiswa yang mengikuti kegiatan KKN-PMBK.

47  Pembimbing melaporkan hasil kegiatan kunjungan ke lokasi KKN kepada Pengelola dan Panitia KKN-PMBK UIN Suska Riau secara tertulis.  Pembimbing bersama mahasiswa memilih atau menetapkan Koordinator Kecamatan (Korcam) dan Koordinator Desa (Kordes) sebagai orang yang bertanggung jawab di lokasi masing-masing dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan dalam masyaraka

48  Pembimbing bersama mahasiswa membuat program kegiatan yang dilaksanakan dalam kegiatan KKN-PMBK, di sesuaikan dengan potensi dan kebutuhan daerah lokasi KKN masing-masing.  Dosen Pembimbing bersama mahasiswa mengumpulkan data kegiatan Selama berlangsungnya KKN-PMBK. Hasil KKN-PMBK di setiap Desa / Kelurahan, selanjutnya disusun menjadi sebuah laporan untuk didiskusikan di Kantor Camat.

49  Dosen Bersama mahasiswa mengatur waktu pertemuan dengan Camat untuk melakukan diskusi / seminar tentang pelaksanaan KKN-PMBK UIN Suska Riau di kecamatan berdasarkan Laporan dari Kordes dari masing-masing desa/ lurah, yang diikuti seluruh peserta KKN-PMBK se- kecamatan dan pemuka masyarakat serta pemerintah setempat. Hasil kegiatan menjadi laporan Akhir pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN-PMBK) di Kecamatan bersangkutan.  Dosen Pembimbing bersama Mahasiswa KKN- PMBK mengatur waktu acara perpisahan dengan pemerintah Desa / Lurah dan masyarakat, sebelum mereka meninggalkan lokasi.  Dosen Pembimbing membawa kembali peserta KKN-PMBK ke Kampus UIN Suska Riau dan menyerakan kepada Pelaksana dan Panitia KKN- PMBK

50  Nama KK, Jumlah dan aalamt seluruh keluarga yang menjadi cakupan posdaya  Jumlah anggota keluarga berdasarkan jenis kelamin  Julalah anggota keluarga berdasarkan umur  Jumlah anak balita ( 0-5 tahun)  Jumlah anak balita yang ikut dan tidak ikut posdaya  Jumlah anak balita yang ikut dan yang tidak ikut BKB/PAUD  Jumlah anak usia sekolah (6-12 tahun, tahun, tahun)  Jumlah anak usia yang bersekolah dan yang tidak bersekolah menurut kelompok umur

51  Jumlah anggota keluarga dewasa menurut pekerjaan (bekerja/tidak bekerja)  Jumlah keluarga yang menjadi anggota koperasi atau kelompok usaha bersama dan yang mendapat bantuan permodalan (dari berbagi sumber bantuan)  Jumlaj ibu rumah tangga yang berusaha  Jumlah ibu hamil

52  Jumlah ibi hamil yang memeriksa kehamilan ke fasilitas tenaga kesehatan  Jumlah pasangan usia subur (PUS) yang ikut KB  Jumlah keluarga dan remaja yang mengikuti berbagai kegiatan pembinaan dan pendapingan  Jumlah keluarga lansia yang mengikuti berbagai kegiatan pembinaan dan pendampingan  Tahapan masing-masing keluarga, menurut tahapan keluarga sejahtera dengan berbagai variable dan indikatornya.

53 NoUraian1234 KurangCukupBaik Baik Sekali 1 Kessesuain Kegiatan dengan Kebutuhan masyarakat 2 Ketercapaian tujuan pengabdian tematik secara umum 3 Bentuk pemberdayaan yang dilakukan 4 Metode pendampingan yang dilakukan 5 Kompetensi mahasiswa dalam pendampingan 6 Ektifitas kinerja mahasiswa dalam KKN Pengabdian masyarakat tematik 7 Hubungan sosial antara mahasiswa dengan tokoh masyarakat/Toko agama 8 Partisifasi masyarakat dalam mendukung program KKN pengabdian masyarakat tematik pemberdayaan berbasis 9 Dukungan pemerintah untuk melaksanakan KKN pengabdian masyarakat tematik 10 Terdapat rencana tindak lanjut dari program KKN pengabdian masyarakat 11 Terdapat rencana tindak lanjut dariprogram KKN pengadian masyarakat 12 Harapan masyarakat terhadap KKN Pengabdian Masyarakat Tematik di lanjutkan atau tidak

54 NONO HARI/TGL KEGIATA N TARGET SASAR AN HASIL YANG DICAPAI KETER ANGAN Mengetahui………….,……………20…. Dosen Pembimbing LapanganPeserta KKN …………………… …………………… Tanda Tangan & Nama Terang Tanda Tangan & Nama Terang

55 No Nama mahasiswa NIM Fakultas/J URUSAN/ PRODI Nilai PEMBEKA LAN (TEORI) 20 % NILAI KEPALA DESA 40 % NILAI PEMNBIM BING 40% NILAI DARI KEPALA DESA 40% TOTAL

56

57

58

59

60

61

62


Download ppt " Tugas utama sebuah Perguruan Tinggi, adalah melaksanakan pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan melakukan pengabdian kepada masyarakat yang disebut."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google