Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Rancangan Hasil Belajar RANCANGAN PENILAIAN HASIL BELAJAR DIREKTORAT PEMBINAAN SMA DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DEPARTEMEN PENDIDIKAN.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Rancangan Hasil Belajar RANCANGAN PENILAIAN HASIL BELAJAR DIREKTORAT PEMBINAAN SMA DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DEPARTEMEN PENDIDIKAN."— Transcript presentasi:

1 Rancangan Hasil Belajar RANCANGAN PENILAIAN HASIL BELAJAR DIREKTORAT PEMBINAAN SMA DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

2 Rancangan Hasil Belajar RANCANGAN PENILAIAN PENILAIAN PSIKOMOTOR PENILAIAN AFEKTIF PENETAPAN KKM LAPORAN HASIL BELAJAR

3 Rancangan Hasil Belajar HAKIKAT PENILAIAN Penilaian merupakan rangkaian kegiatan untuk memperoleh, menganalisis, dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan.

4 Rancangan Hasil Belajar PENILAIAN DALAM KTSP Bertujuan untuk mengukur pencapaian kompetensi, Menggunakan acuan kriteria, Menyeluruh, Disesuaikan dengan pengalaman belajar, Dilakukan pada kegiatan tatap muka, penugasan terstruktur, dan kegiatan mandiri tidak terstruktur Hasil penilaian ditindak lanjuti.

5 Rancangan Hasil Belajar PRINSIP PENILAIAN Sahih (valid) Objektif Adil Terpadu Terbuka Menyeluruh dan berkesinambungan Sistematis Menggunakan acuan kriteria Akuntabel

6 Rancangan Hasil Belajar TEKNIK PENILAIAN Teknik penilaian dilakukan melalui: Tes, Observasi, Penugasan, Inventori, Jurnal, Penilaian Diri, Penilaian Antarteman.

7 Rancangan Hasil Belajar Tes: tertulis, lisan, praktik melalui ulangan dan ujian Ulangan : harian, tengah semester, akhir semester, kenaikan kelas Ujian: nasional, sekolah TES, ULANGAN, UJIAN Peserta didik yang belum mencapai ketuntasan pada setiap KD harus mengikuti remedial

8 Rancangan Hasil Belajar PENUGASAN Penilaian untuk penugasan dapat berupa:  projek,  produk,  portofolio.

9 Rancangan Hasil Belajar A.Aspek Kognitif – Pengetahuan B.Aspek Psikomotor – Keterampilan Afektif - Sikap C.Aspek Afektif - Sikap ASPEK YANG DIUKUR DALAM KTSP

10 Rancangan Hasil Belajar PENILAIAN HASIL BELAJAR (PP 19 TAHUN 2005, PASAL 64) No Kel. MapelKognitifPsiko- motor Afektif 1Agama & akhlak mulia VV 2Kewarganegaraan & kepribadian VV 3Ilmu Pengetahuan & Teknologi Sesuaikarakteristik yang dinilai kompetensi 4EstetikaVV 5Jasmani, olahraga, dan Kesehatan VVV

11 Rancangan Hasil Belajar INSTRUMEN PENILAIAN Tes - perangkat tes, berisi butir-butir soal (bentuk PG, isian, uraian, praktik) Observasi – lembar pengamatan Penugasan – lembar tugas Inventori – skala Thurstone, skala Likert, skala Semantik Penilaian diri – kuesioner Penilaian antarteman - kuesioner

12 Rancangan Hasil Belajar Kriteria Penilaian Instrumen penilaian harus memenuhi persyaratan substansi, konstruksi, dan bahasa; Persyaratan substansi merepresentasikan kompetensi yang dinilai; Persyaratan konstruksi adalah persyaratan teknis sesuai dengan bentuk instrumen yang digunakan; Persyaratan bahasa berhubungan dengan penggunaan bahasa yang baik dan benar serta komunikatif sesuai dengan taraf perkembangan peserta didik; Instrumen penilaian dilengkapi dengan pedoman penskoran.

13 Rancangan Hasil Belajar PROSEDUR PENILAIAN Penilaian hasil belajar dilakukan oleh: Pendidik Satuan Pendidikan Pemerintah

14 Rancangan Hasil Belajar MEKANISME PENILAIAN Perencanaan Penilaian Pelaksanaan Penilaian Analisis Hasil Penilaian Tindak lanjut Hasil Penilaian Pelaporan Hasil Penilaian

15 Rancangan Hasil Belajar Penilaian KTSP beracuan kriteria Hasil kinerja peserta didik dibandingkan dengan kriteria yang telah ditetapkan Peserta didik yang belum mencapai kriteria ketuntasan minimal suatu Kompetensi Dasar harus mengikuti program remedial

16 Rancangan Hasil Belajar Mengetahui tingkat ketercapaian Kompetensi Dasar. Mengetahui pertumbuhan dan perkembangan kemampuan peserta didik. Mendiagnosis kesulitan belajar peserta didik. Mendorong peserta didik berlatih. Mendorong pendidik untuk mengajar dan mendidik lebih baik. Mengetahui keberhasilan sekolah sehingga mendorong sekolah untuk berkarya lebih terfokus dan terarah.

17 Rancangan Hasil Belajar Psikomotor berhubungan dengan : hasil belajar yang pencapaiannya melalui keterampilan manipulasi yang melibatkan otot dan kekuatan fisik (Bloom), mata pelajaran yang lebih beorientasi pada gerakan dan menekankan pada reaksi – reaksi fisik (Singer), mata pelajaran yang mencakup gerakan fisik dan keterampilan tangan (Mager).

18 Rancangan Hasil Belajar Enam tahap keterampilan psikomotor, yaitu: gerakan refleks, gerakan dasar, kemampuan perseptual, gerakan fisik, gerakan terampil, dan komunikasi nondiskursif (Mardapi) Hasil belajar psikomotor: specific responding, motor chaining, rule using (Buttler).

19 Rancangan Hasil Belajar Mata pelajaran yang banyak berhubungan dengan ranah psikomotor adalah pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan, seni budaya, fisika, kimia, biologi, dan keterampilan. Pembelajaran keterampilan akan efektif bila dilakukan dengan menggunakan prinsip belajar sambil mengerjakan (learning by doing)

20 Rancangan Hasil Belajar keterampilan yang dilatih melalui praktik secara berulang-ulang akan menjadi kebiasaan atau otomatis pengulangan latihan akan memberikan pengaruh yang sangat besar pada pemahiran keterampilan kondisi yang dapat mengoptimalkan hasil belajar keterampilan ada dua macam, yaitu: kondisi internal dan eksternal

21 Rancangan Hasil Belajar 1.Menentukan tujuan dalam bentuk perbuatan; 2.Menganalisis keterampilan secara detail dan catatan operasi serta urutannya; 3.Mendemonstrasikan keterampilan (kompetensi kunci dan keselamatan kerja); 4.Memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mencoba praktik dengan pengawasan dan bimbingan; 5.Memberikan penilaian terhadap usaha peserta didik.

22 Rancangan Hasil Belajar Penilaian hasil belajar psikomotor mencakup : persiapan, proses, hasil. Perlu dibuat rubrik (kriteria), penskoran, analisis hasil, dan tindak lanjut

23 Rancangan Hasil Belajar Rubrik (kriteria) adalah pedoman penilaian kinerja atau hasil kerja peserta didik; Rubrik dapat menghindari (mengurangi) penilaian yang subjektif; Rubrik mempermudah guru menilai prestasi yang dicapai peserta didik dan mendorong peserta didik mencapai prestasi secara optimal.

24 Rancangan Hasil Belajar  Ranah afektif mencakup watak perilaku seperti perasaan, minat, sikap, emosi, atau nilai.  Andersen (1981), perilaku seseorang adalah tipikal  Popham (1995), ranah afektif menentukan keberhasilan belajar seseorang. Orang yang tidak memiliki minat pada pelajaran tertentu sulit untuk mencapai kerhasilan studi secara optimal. Seseorang yang berminat dalam suatu mata pelajaran diharapkan akan mencapai hasil pembelajaran yang optimal. HAKIKAT RANAH AFEKTIF

25 Rancangan Hasil Belajar A. Tingkat Receiving B. Tingkat Responding C. Tingkat Valuing D. Tingkat Organization E. Tingkat Characterization

26 Rancangan Hasil Belajar 1. Menentukan spesifikasi instrumen. 2. Menulis instrumen. 3. Menentukan skala instrumen 4. Menentukan sistem penskoran 5. Menelaah instrumen 6. Merakit instrumen. 7. Melakukan ujicoba. 8. Menganalisis hasil ujicoba 9. Memperbaiki instrumen. 10. Melaksanakan pengukuran. 11. Menafsirkan hasil pengukuran

27 Rancangan Hasil Belajar  Instrumen sikap.  Instrumen minat.  Instrumen konsep diri.  Instrumen nilai.  Instrumen moral

28 Rancangan Hasil Belajar  Tujuan pengukuran  Kisi-kisi instrumen  Bentuk dan format instrumen  Panjang instrumen. HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM PENGEMBANGAN INSTRUMEN

29 Rancangan Hasil Belajar Setelah instrumen diperbaiki selanjutnya instrumen dirakit, yaitu menentukan format tata letak instrumen, urutan pertanyaan atau pernyataan. Format instrumen harus dibuat menarik, sehingga responden tertarik untuk membaca dan mengisi instrrumen. Format instrumen sebaiknya tidak terlalu padat.

30 Rancangan Hasil Belajar  Sistem penskoran yang digunakan tergantung pada skala pengukuran. a. Skala Thurstone tertinggi 7 terendah 1. b. Skala Beda Semantik, tertinggi 7 terendah 1. c. Skala Likert, tertinggi 4 terendah 1.

31 Rancangan Hasil Belajar Penelaahan instrumen adalah meneliti, apakah : butir pertanyaan atau pernyataan sesuai dengan indikator, bahasa yang digunakan komunikatif dan menggunakan tata bahasa yang benar, butir peranyaaan atau pernyataan tidak bias, format instrumen menarik untuk dibaca, pedoman menjawab atau mengisi instrumen jelas, jumlah butir sudah tepat, tidak menjemukan responden

32 Rancangan Hasil Belajar  K ategori hasil pengukuran sikap atau minat. 1. Sangat Tinggi 2. Tinggi 3. Rendah 4. Sangat Rendah

33 Rancangan Hasil Belajar NoSkor peserta didik Kategori Sikap atau Minat 1.Lebih besar dari 35Sangat tinggi 2.28 sampai 35Tinggi 3.20 sampai 27Rendah 4. Kurang dari 20Sangat rendah Contoh pengkategorian sikap – Skala Likert dengan 10 butir pernyataan

34 Rancangan Hasil Belajar K riteria K etuntasan M inimal Penetapan

35 Rancangan Hasil Belajar  KKM ditetapkan pada awal tahun pelajaran  KKM ditetapkan oleh forum MGMP sekolah  Nilai KKM dinyatakan dalam bentuk bilangan bulat dengan rentang 0 – 100  Nilai ketuntasan belajar maksimal adalah 100  Sekolah dapat menetapkan KKM di bawah nilai ketuntasan belajar maksimal  Nilai KKM harus dicantumkan dalam Laporan Hasil Belajar Peserta didik RAMBU-RAMBU

36 Rancangan Hasil Belajar KKM INDIKATOR KKM INDIKATOR KKM M P KKM M P KKM S K KKM S K KKM K D KKM K D MEKANISME/LANGKAH-LANGKAH :

37 Rancangan Hasil Belajar Kompleksitas (Kesulitan & Kerumitan) Daya dukung Intake siswa KRITERIA PENETAPAN KKM PENETAPAN KKM : menggunakan Format A

38 Rancangan Hasil Belajar Kompetensi dasar dan Indikator Kriteria Ketuntasan Minimal Kriteria Penetapan Ketuntasan Nilai KKM Kompleksit as Daya dukung Intake 1.1. Mendeskripsikan hakikat bangsa dan unsur-unsur terbentuknya negara  Mendeskripsikan kedudukan manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial  Menguraikan pengertian bangsa dan unsur terbentuknya bangsa  Menganalisis pengertian negara dan unsur terbentuknya Negara FORMAT A

39 Rancangan Hasil Belajar MENAFSIRKAN KRITERIA MENJADI NILAI A. Dengan memberikan poin pada setiap kriteria yang ditetapkan : 1. Kompleksitas:- Tinggi = 1 - Sedang = 2 - Rendah = 3 2. Daya dukung:- Tinggi = 3 - Sedang = 2 - Rendah = 1 3. Intake:- Tinggi = 3 - Sedang = 2 - Rendah = 1 Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas rendah, daya dukung tinggi dan intake peserta didik sedang  nilainya adalah: ( ) x 100 = dibulatkan menjadi 89 9

40 Rancangan Hasil Belajar B. Dengan menggunakan rentang nilai pada setiap kriteria, misalnya: 1.Kompleksitas:- Tinggi = Sedang = Rendah = Daya dukung:- Tinggi = Sedang = Rendah = Intake:- Tinggi = Sedang = Rendah = Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas sedang, daya dukung tinggi dan intake sedang  nilainya adalah rata-rata setiap nilai dari kriteria yang ditentukan. Dalam menentukan rentang nilai dan menentukan nilai dari setiap kriteria perlu kesepakatan forum MGMP di Sekolah. MENAFSIRKAN KRITERIA MENJADI NILAI

41 Rancangan Hasil Belajar C. Dengan memberikan pertimbangan professional judgement pada setiap kriteria untuk menetapkan nilai : 1. Kompleksitas:- Tinggi - Sedang - Rendah 2. Daya dukung: - Tinggi - Sedang - Rendah 3. Intake :- Tinggi - Sedang - Rendah Contoh : Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas rendah, daya dukung tinggi dan intake peserta didik sedang  maka dapat dikatakan ada dua komponen yang mempengaruhi untuk dapat mencapai ketuntasan maksimal 100 yaitu kompleksitas rendah dan daya dukung tinggi. Jadi guru dapat mengurangi nilai menjadi antara 90 – 80. MENAFSIRKAN KRITERIA MENJADI NILAI

42 Rancangan Hasil Belajar TINGKAT KOMPLEKSITAS (Kesulitan & Kerumitan) setiap IP/KD yang harus dicapai oleh peserta didik. Tingkat kompleksitas tinggi, apabila dalam pelaksanaan- nya menuntut : Guru memahami Kompetensi yang harus dicapai peserta didik kreatif dan inovatif dalam melaksanakan pembelajaran. WAKTU cukup lama karena perlu pengulangan PENALARAN dan KECERMATAN peserta didik yang tinggi. TINGKAT KOMPLEKSITAS

43 Rancangan Hasil Belajar ketersediaan tenaga, sarana dan prasarana pendidikan yang sangat dibutuhkan, biaya operasional pendidikan, manajemen sekolah, kepedulian stakeholders sekolah. KEMAMPUAN SUMBER DAYA PENDUKUNG

44 Rancangan Hasil Belajar  KKM Kelas X dapat didasarkan pada hasil seleksi PSB, NUN, Rapor kelas 3 SMP, tes seleksi masuk atau psikotes  KKM Kelas XI dan XII didasarkan pada tingkat pencapaian KKM peserta didik pada semester atau kelas sebelumnya INTAKE (TINGKAT KEMAMPUAN RATA-RATA) PESERTA DIDIK :

45 Rancangan Hasil Belajar Kompetensi dasar dan Indikator Kriteria Ketuntasan Minimal Kriteria Penetapan Ketuntasan Nilai KKM Kompleksit as Daya dukung Intake 1.1. Mendeskripsikan hakikat bangsa dan unsur-unsur terbentuknya negara  Mendeskripsikan kedudukan manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial  Menguraikan pengertian bangsa dan unsur terbentuknya bangsa  Menganalisis pengertian negara dan unsur terbentuknya Negara FORMAT A Rendah Sedangtinggisedang tinggisedang tinggisedang

46 Rancangan Hasil Belajar Kompetensi dasar dan Indikator Kriteria Ketuntasan Minimal Kriteria Penetapan Ketuntasan Nilai KKM Komplek sitas Daya dukung Intake 1.1. Mendeskripsikan hakikat bangsa dan unsur-unsur terbentuknya negara  Mendeskripsikan kedudukan manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial  Menguraikan pengertian bangsa dan unsur terbentuknya bangsa  Menganalisis pengertian negara dan unsur terbentuknya Negara FORMAT A Sedang tinggisedang tinggisedang tinggisedang

47 Rancangan Hasil Belajar NoMata Pelajaran Kriteria Ketuntasa n Minimal *) Nilai Hasil Belajar PengetahuanPraktikSikap/ Afektif AngkaHurufAngkaHurufPredika t 1.Pendidikan Agama75 2.Pendk. Kewarganegaraan 75 3.Bhs Indonesia70 4.Bahasa Inggris65 5.Matematika60 6.Seni Budaya,dst78 LAPORAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH ATAS Nama Peserta didik: ………………………………… Nomor Induk: ………………………………… Kelas/Semester: XI IA /1 Nama Sekolah: ……………………………… Tahun Pelajaran: ……………………………… PENULISAN KKM PADA LHB PESERTA DIDIK

48 Rancangan Hasil Belajar Tujuan Analisis Mengetahui tingkat ketercapaian KKM yang telah ditetapkan. Manfaat Analisis : Sebagai dasar untuk menetapkan KKM pada tahun berikutnya.

49 Rancangan Hasil Belajar ANALISIS PENCAPAIAN KETUNTASAN BELAJAR PESERTA DIDIK PER KD SMA : Mata Pelajaran : Kelas / Semester : No. NAMA Peserta Didik Pencapaian Ketuntasan Belajar Peserta Didik Per KD SK 1SK 2SK 3SK 4 KD dst … dst dst … dst dst KKM Sekolah Rata-rata Frek jml PD ≤ ≥ KKM SEKOLAH Persentase yg tuntas

50 Rancangan Hasil Belajar LAPORAN HASIL BELAJAR (LHB) Laporan hasil belajar peserta didik harus dapat menggambarkan pencapaian kompetensi peserta didik pada semua mata pelajaran. Peraturan Pemerintah No. 19 tahun 2005 pasal 25 ayat (4): Kompetensi Lulusan mencakup SIKAP, PENGETAHUAN dan KETERAMPILAN, oleh karena itu penilaian hasil belajar harus mencerminkan ketiga aspek kompetensi dimaksud dengan mempertimbangkan karakteristik masing- masing mata pelajaran.

51 Rancangan Hasil Belajar LAPORAN HASIL BELAJAR Hasil penilaian oleh pendidik dan satuan pendidikan disampaikan dalam bentuk satu nilai pencapaian kompetensi mata pelajaran untuk masing-masing nilai pengetahuan dan nilai praktik sesuai dengan karakteristik kompetensi mata pelajaran yang bersangkutan, serta kualifikasi untuk kondisi afektif/sikap, disertai dengan deskripsi kemajuan belajar/ketercapaian kompetensi peserta didik sebagai pencerminan kompetensi secara utuh.

52 Rancangan Hasil Belajar ISI LHB 1.Identitas peserta didik, 2.Format nilai hasil belajar peserta didik, 3.Format ketercapaian kompetensi peserta didik, 4.Pengembangan diri, 5.Akhlak mulia dan kepribadian, 6.Ketidakhadiran, 7.Catatan wali kelas, 8.Keterangan pindah sekolah, 9.Catatan prestasi peserta didik.

53 Nama Peserta Didik: …………………….Kelas/Semester : X/1 Nomor Induk: …………………….Tahun Pelajaran: ……….… Nama Sekolah: NoKomponen Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Nilai Hasil Belajar PengetahuanPraktikSikap/Afektif AngkaHurufAngkaHurufPredikat AMata Pelajaran 1Pendidikan Agama 7089Delapan sembilan--B 2Pendidikan Kewarganegaraan 6568Enam delapan--B 3Bahasa Indonesia 6574Tujuh empat70Tujuh nolB 4Bahasa Inggris 6059Enam sembilan70Tujuh nolB 5Matematika 60 Enam nol--B 6Fisika 60 Enam nol70Tujuh nolB 7Biologi 6560Enam nol70Tujuh nolB 8Kimia 65 Enam lima65Enam limaB 9Sejarah 6569Enam sembilan--B 10Geografi 65 Enam lima--B 11Ekonomi 65 Enam lima--C 12Sosiologi 6077Tujuh tujuh--B 13Seni Budaya Tujuh nolB 14 Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan 6572Tujuh dua80Delapan nolB 15 Teknologi Informasi dan Komunikasi 65 Enam lima66Enam enamB 16 Keterampilan/Bahasa Asing *) Bahasa Jepang 65 Enam lima70Tujuh nolB BMuatan Lokal **) Web desain 65 Enam lima74Tujuh empatB *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik...…………….., Orang Tua/ Wali Wali KelasKepala Sekolah ……………………..……………………...………………………......

54 Nama Peserta Didik: …………………….Kelas/Semester : X/1 Nomor Induk: …………………….Tahun Pelajaran: ……….… Nama Sekolah: Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik NoKomponenKetercapaian Kompetensi AMata Pelajaran 1Pendidikan Agama Demokrasi dan sifat-sifat tercela, Zakat dan Haji beserta hikmahnya, wakaf dan Islam pada masa Bani Abbasyiah semua sudah mencapai KKM 2Pendidikan Kewarganegaraan 3Bahasa Indonesia Informasi bacaan, sastra melayu klasik, rangkuman pendapat, artikel, indeks, tabel, grafik, formulir, cerpen sudah mencapai KKM, tetapi resensi, cerita rakyat, cerita lucu dan pidato belum mencapai KKM 4Bahasa Inggris 5Matematika Kompetensi tentang mendefinisikan rumus dan penguasaan tentang materi yang berhubungan dengan ruang/dimensi tiga sudah mencapai KKM tetapi masih perlu ditingkatkan/latihan. 6Fisika 7Biologi 8Kimia Persamaan reaksi, hukum dasar kimia, konsep mol, stoiklometri dan reaksi redoks sudah mencapai KKM sedangkan hidrokarbon dan minyak bumi belum mencapai KKM. 9Sejarah 10Geografi 11Ekonomi Bentuk-bentuk pasar, pasar uang, pasar modal, P.Berjangka sudah mencapai KKM tetapi pasartenaga kerja, biaya, penerimaan, rugi/ laba, koperasi sekolah belum mencapai KKM. 12Sosiologi 13Seni Budaya 14Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Menggambar dasar-dasar teknik, dasar-dasar prespektif dan proyeksi serta mengambar benda alam semuanya sudah mencapai KKM 15Teknologi Informasi dan Komunikasi Fungsi menu icon, pengelolaan tabel, fungsi HLOOKUP&VLOOKUP sudah mencapai KKM tetapi fungsi IF, MID, LEFT, RIGHT&OR belum mencapai KKM. 16Keterampilan/ Bahasa Asing *) Bahasa Jepang BMuatan Lokal **) Web design. Mampu membuat sites dg template dan melakukan editing template site dengan baik.

55 Nama Peserta Didik: ………………………………… Kelas/Semester : X/1 Nomor Induk: ………………………………… Tahun Pelajaran: ………………… Nama Sekolah: ………………………………… Pengembangan Diri

56 Akhlak Mulia dan Kepribadian

57 Ketidakhadiran No Alasan Ketidakhadiran Keterangan 1Sakit 2Izin 3Tanpa Keterangan Catatan Wali Kelas: ……………., …………….. Orangtua/WaliWali Kelas Kepala Sekolah ………………………………….. ……………………..

58 Rancangan Hasil Belajar Catatan Wali Kelas: Keterangan Kenaikan Kelas :Naik/Tidak Naik *) *) Coret yang tidak perlu ………………, ……………………… Orang Tua/Wali Wali Kelas Kepala Sekolah ……………………………………………………………

59 Keterangan Pindah Sekolah (Diisi oleh sekolah yang ditinggalkan/lama). Nama Peserta Didik: …………………….Kelas/Semester: / Nomor Induk: ……………………. Tahun Pelajaran: ……….……... Nama Sekolah: ………… Program : K E L U A R Tanggal Kelas dan Semester yang ditinggalkan Sebab-sebab keluar, dan atas permintaan (tertulis) dari : Tanda Tangan Kepala Sekolah, Stempel Sekolah dan Tanda Tangan Orang Tua/Wali ……………....….. Kepala Sekolah, (…………………….) Orang Tua/Wali (……………………) ……………....….. Kepala Sekolah, (…………………….) Orang Tua/Wali (……………………) …………….. …….. Kepala Sekolah, (…………………….) Orang Tua/Wali (……………………)

60 Keterangan Pindah Sekolah (Diisi oleh sekolah yang baru) Nama Peserta Didik: …………………….Kelas/Semester: / Nomor Induk: …………………….Tahun Pelajaran: ……….…… Nama Sekolah: ………… Program: MASUK No.Identitas Peserta Didik…………….. …… Kepala Sekolah, (…………………) Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah Masuk : a.Tanggal b.Di Kelas c.Semester Tahun Pelajaran _________________________________ No.Identitas Peserta Didik…………….. …… Kepala Sekolah, (…………………) Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah Masuk : a. Tanggal b. Di Kelas c. Semester Tahun Pelajaran _________________________________ No.Identitas Peserta Didik…………….. …… Kepala Sekolah, (…………………) Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah Masuk : a. Tanggal b. Di Kelas c. Semester Tahun Pelajaran _________________________________

61 Catatan Prestasi Yang Telah Dicapai Nama Peserta Didik: ……………………. Kelas/Semester: / Nomor Induk: …………………….Tahun Pelajaran: ……….……. Nama Sekolah: ………… Program: NoPrestasi Yang Pernah DicapaiBukti Sertifikat / Piagam / Trophy Yang diperoleh (Sebutkan) 1Kurikuler 2Ekstrakurikuler 3Lain - lain 4Catatan Khusus Lainnya

62 Rancangan Hasil Belajar Pengisian tabel Akhlak Mulia dan Kepribadian Kolom keterangan pada Tabel Akhlak Mulia dan Kepribadian diisi dengan kategori penilaian Sangat Baik, Baik, atau Kurang Baik dan deskripsi tentang sikap/kebiasaan peserta didik yang paling dominan (baik positif maupun negatif), dalam kehidupan sehari-hari di sekolah untuk setiap aspek yang dinilai.

63 Rancangan Hasil Belajar KENAIKAN KELAS Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun pelajaran Kenaikan kelas didasarkan pada penilaian hasil belajar pada semester 2 (dua), dengan pertimbangan bahwa seluruh SK/KD yang belum tuntas pada semester 1 harus dituntaskan sebelum akhir semester 2 (dua). Nilai kenaikan kelas memperhitungkan hasil belajar peserta didik selama satu tahun pelajaran yang sedang berlangsung.

64 Rancangan Hasil Belajar LANJUTAN KENAIKAN KELAS Peserta didik dinyatakan tidak naik ke kelas XI, apabila yang bersangkutan tidak mencapai ketuntasan belajar minimal, lebih dari 3 (tiga) mata pelajaran. Peserta didik dinyatakan tidak naik ke kelas XII, apabila yang bersangkutan tidak mencapai ketuntasan belajar minimal, lebih dari 3 (tiga) mata pelajaran yang bukan mata pelajaran ciri khas program studi yang diikuti, atau tidak mencapai ketuntasan belajar minimal pada salah satu atau lebih mata pelajaran ciri khas program studi. Satuan pendidikan dapat menambah kriteria kenaikan kelas sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan setiap satuan pendidikan, melalui rapat dewan pendidik.

65 Rancangan Hasil Belajar PENJURUSAN Penentuan penjurusan dilakukan mulai akhir semester 2 (dua) kelas X. Pelaksanaan penjurusan program studi IPA,IPS, dan Bahasa dimulai di semester 1(satu) kelas XI Penjurusan dilakukan berdasarkan atas pilihan (minat), kemampuan akademik, dan prestasi peserta didik

66 Rancangan Hasil Belajar PINDAH SEKOLAH 1. Satuan pendidikan harus memfasilitasi peserta didik yang pindah sekolah : – Sesama sekolah pelaksana KTSP – Antara sekolah pelaksana kurikulum 1994 atau kurikulum 2004 dengan sekolah pelaksana KTSP 2. Pelaksanaan pindah sekolah lintas provinsi/kab/kota disesuaikan dengan peraturan yang berlaku pada masing-masing Dinas Pendidikan Provinsi dan atau Kab/Kota. 3.Satuan pendidikan dapat menentukan persyaratan pindah/mutasi peserta didik sesuai prinsip manajemen berbasis sekolah, antara lain mencakup hal-hal sebagai berikut: – Menyesuaikan bentuk LHB dari sekolah asal sesuai dengan LHB yang digunakan di sekolah tujuan – Melakukan tes atau program matrikulasi bagi peserta didik pindahan.

67 Rancangan Hasil Belajar


Download ppt "Rancangan Hasil Belajar RANCANGAN PENILAIAN HASIL BELAJAR DIREKTORAT PEMBINAAN SMA DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DEPARTEMEN PENDIDIKAN."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google