Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Manajemen Stategis Suatu Pengantar. PENENTU KOMITMEN ANGGOTA PADA ORGANISASI ► Kebermaknaan (MEANING) (MEANING) ► Diakui sebagai anggota (MEMBERSHIP)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Manajemen Stategis Suatu Pengantar. PENENTU KOMITMEN ANGGOTA PADA ORGANISASI ► Kebermaknaan (MEANING) (MEANING) ► Diakui sebagai anggota (MEMBERSHIP)"— Transcript presentasi:

1 Manajemen Stategis Suatu Pengantar

2 PENENTU KOMITMEN ANGGOTA PADA ORGANISASI ► Kebermaknaan (MEANING) (MEANING) ► Diakui sebagai anggota (MEMBERSHIP) (MEMBERSHIP) ► Bertambahnya wawasan wawasan (MASTERY) (MASTERY) Great JobGreat Job Great OrganizationGreat Organization Great LifeGreat Life

3 Pengantar Kata “strategi” berasal dari bahasa Yunani “strategos” (stratos =militer dan ag =memimpin) yang berarti “generalship” atau sesuatu yang dikerjakan oleh para jenderal perang dalam membuat rencana untuk memenangkan perang istilah strategi sering digunakan pertama kali dalam dunia militer. Secara umum, kita mendefinisikan strategi sebagai suatu cara mencapai tujuan

4 Strategi (Henry Mintzberg 1994) Strategy is a plan, a how, a means of getting from here to there Strategy is a pattern in actions over time Strategy is position; that is; reflects decisions to offer particular products or services in particular markets. Strategy is perspective, that is, vision and direction.

5 Arti Strategik Kata strategik merupakan kata sifat yang menjelaskan implementasi strategi. Menurut kamus Oxford edisi Learner (2003) strategik berarti menjalankan strategi dengan perencaan, target waktu, dan tujuan yang jelas.

6 Rencana Stategis Suatu seni dan ilmu pembuatan (formulasi), penerapan (impelemntasi) dan evaluasi keputusan-keputusan strategis antar fungsi- fungsi yang memungkinkan sebuah organisasi mencapai tujuan-tujuan di masa yang akan datang. (Agustinus Sri W., 1987) Proses penetapan tujuan organisasi, mengembangkan kebijakan dan rencana- rencana untuk mencapai tujuan tersebut, dan mengalokasikan sumberdaya untuk implementasi rencana-rencana tersebut.

7 RENCANA STRATEGIS Menurut National Performance Review, perencanaan strategis adalah suatu proses yang sistematis dan berkesinambungan dimana anggota organisasi dituntun membuat keputusan tentang masa depannya, mengembangkan prosedur dan pelaksanaan dalam mencapai masa depan, dan menentukan hasilnya diukur. Renstra bermanfaat untuk menciptakan kesempatan untuk mempersatukan manajemen, anggota organisasi, para pemangku kepentingan dan pelanggan melalui pemahaman bersama tentang kemana organisasi diarahkan, bagaimana setiap orang terlibat dapat bekerja untuk kepentingan bersama, dan bagaimana kemajuan dan tingkat kesuksesan akan diukur.

8 Tujuan dan Manfaat Tujuan umum manajemen strategis adalah untuk menciptakan dan mempertahankan suatu keseimbangan antara organisasi dan lingkungan eksternal, sehingga sumberdaya organisasi dapat digunakan sebaik- baiknya dalam mengisi peluang dan menghadapi ancaman (Eadie, 1989: 164). Manfaat yang diharapkan dari manajemen strategis adalah – Peningkatan produktivitas; – Peningkatan keuntungan (profitability) – Peningkatan efisiensi – Peningkatan ekektivitas – Peningkatan kualitas – Peningkatan keadilan – Lebih tanggap terhadap perubahan lingkungan – Peningkatan kemampuan penyesuaian diri terhadap lingkungan – Peningkatan akuntabilitas

9 Karakteristik Manajemen Strategik Berorientasi masa depan Berhubungan dengan unit yang kompleks Kebutuhan dan kejelasan tugas sangat tinggi seiring perubahan yang terjadi Proses yang dijalankan tidak terpisah dari aktivitas manajerial lainnya Ada target waktu yang jelas Memerlukan perhatian manajemen puncak

10 Tipe Umum Renstra BRYSON DAN ROERING (1987); DAN EADIE, (1989) Menyatakan bahwa ada tiga jenis Manstra: 1.Bentuk “Statewide” atau “Communitywide” (Misalnya yang berlaku pada tingkat negara, propinsi, kabupaten atau kota) 2.Bentuk “Departementally based” (misalnya yang berlaku pada departemen atau divisi sektoral) 3.“Strategic issue” management (misalnya berkaitan dengan isu tertentu seperti pertanian, kriminalitas, pendidikan, dsb.) Yang terakhir ini yang paling populer di berbagai jenis organisasi dan secara umum dikenal dengan istilah strategic isue management (lihat karya Robert L. Heath, 1997)

11 RUANG LINGKUP ( CERTO & PETER, 1990) ENVIRONMENTAL ANALYSIS INTERNAL EXTERNAL ESTABLISHING ORGANIZATIONAL DIRECTION MISSION OBJECTIVES STRATEGY FORMULATION PROCESS OF DESIGNING STRATEGY SELECTING STRATEGIES STRATEGY IMPLEMENTATION IMPLEMENTATION PHASE WAYS TO AVOID OR MINIMIZE THE PROBLEMS STRATEGIC CONTROL MONITORING AND EVALUATION FEEDBACK

12 FRED R. DAVID (1993: 5 – 6) STRATEGY FORMULATION – Mengembangkan rumusan misi – Mengidentifikasi peluang dan ancaman dari luar organisasi (ekstgernal) – Menentukan kekuatan dan kelemahan dalam organisasi – Merumuskan tujuan jangka panjang – Memformulasikan strategi alternatif – Menseleksi strategi khusus untuk dikembangkan STRATEGY IMPLEMENTATION – Merumuskan target program tahunan – Menyusun kebijakan – Memotivasi pegawai dan mengalokasi sumberdaya – Mengembangkan budaya yang mendukung strategi – Menciptakan struktur organisasi yang efektif – Menyiapkan anggaran – Mengembangkan dan memanfaatkan sistem informasi STRATEGY EVALUATION – Mereview faktor-faktor eksternal dan internal yang menentukan strategi saat ini – Mengukur kinerja program – Mengambil tindakan perbaikan

13 Wheelen & Hunger (2000) Environmental scanning – External Social environment (general forces) Task environment (industry analysis) – Internal Structure (chain of command) Culture (beliefs, expectations, values) Resources (assets, skills, competencies, knowledge) Strategy Formulation – Mission (reason for existence) – Objectives (what results to accomplish by when) – Strategies (plan to achieve the mission & objectives) – Policies (broad guidelines for decision making)

14 Sambungan Hunger & Wheelen ….. Strategy Implementation – Programs: kegiatan-kegiatan yang dibutuhkan – Anggaran: biaya program-program – Prosedur : urutan langkah-langkah untuk mengerjakan pekerjaan Evaluation and Control – Kinerja: proses memonitor kinerja dan mengambil tindakan perbaikan Gambar: Environmental scanning Strategy formulation Strategy implementation Evaluation and Control

15 UNSUR-UNSUR POKOK RENSTRA PENDAHULUAN – LATAR BELAKANG MENGAPA PENTING SUATU RENSTRA PADA UMUMNYA, BAGI ORGANISASI PADA KHUSUSNYA – TUJUAN DAN KEGUNAAN – APA MANDAT FORMALNYA – BAGAIMANA METODE DAN TEKNIK PENYUSUNANNYA (BAHAN-BAHAN APA, KAPAN, SIAPA DAN BAGAIMANA MENYUSUN) – SIAPA STAKEHOLDERS YANG TERLIBAT – APA YANG MENJADI KENDALA DALAM PENYUSUNAN – BAGAIMANA SISTEMATIKA LAPORAN DESKRIPSI LEMBAGA / ORGANISASI – APA TUGAS POKOK YANG DILAKUKAN ORGANISASI – SEJARAHNYA – STRUKTUR & KULTURNYA – KOMPETENSI YANG DIBUTUHKAN – KUALITAS, KUANTITAS DAN DISTRIBUSI SDMNYA – TINGKAT PENCAPAIAN (KINERJA) PERUMUSAN VISI DAN MISI – DASAR PERTIMBANGAN – RUMUSAN VISI DAN KETERANGANNYA – RUMUSAN MISI DAN KETERANGANNYA

16 SAMBUNGAN … ANALISIS KONDISI INTERNAL – TUNTUTAN MISI – KENYATAAN – KELEMAHAN – KEKUATAN ANALISIS KONDISI EKSTERNAL – TUNTUTAN MISI – KENYATAAN – PELUANG – ANCAMAN IDENTIFIKASI ISU-ISU STRATEGIS – ANALISIS KRITIS – LITMUS TEST PERUMUSAN STRATEGI, PROGRAM DAN KEBIJAKAN – IDENTIFIKASI DAN SELEKSI STRATEGI – PROGRAM – KEBIJAKAN RENCANA AKSI (SERING DIPISAHKAN DARI NASKAH RENSTRA KARENA LEBIH DETAIL)

17 Model Manajemen Strategik Lingkungan Scanning Lingkungan Sosial Lingkungan Industri Eksternal Struktur Wewenang Budaya Sumber Daya Kompetensi Asset, dll Internal Implementasi Formulasi Evaluasi Misi Tujuan Strategi Kebijakan Program Budget Prosedur Performa

18 VISI MISI 1 MISI 2 K.INTERNALK.EXTERNALK.INTERNALK.EXTERNAL ISU STRATEGIS MISI 1 ISU STRATEGIS MISI 2 RUMUSAN ISU STRATEGIS STRATEGI, PROGRAM, KEBIJAKAN RENCANA AKSI

19 VISI MISI 1MISI 2MISI 3 MISI 4 REALITAS

20 Visi Visi adalah pernyataan yang menjawab pertanyaan where we are going? Visi adalah suatu pernyataan yang menggambarkan kondisi di masa yang akan datang

21 What is a Vision A vision is a realistic, credible, and attractive future for an organization It is an articulation of a destination toward which an organization should aim, a future that in important way is better, more successful, or more desirable for your organization.

22 How Vision Works The right vision attracts commitment and attracts people The right vision creates meaning in employee’s life The right vision establishes a standard of excellence The right vision bridges the present and future

23 What Makes An Effective Vision Statement A focused concept: A value creation premise that people can actually A value creation premise that people can actually picture as existing. picture as existing. A sense of noble purpose: Something that is worth doing, makes life better Something that is worth doing, makes life better A plausible chance of success Something that is possible and realistic. Something that is possible and realistic.

24 Vision Statement Components TO BE A a)premier; leading; preeminent; world class, growing COMPANY THAT PROVIDED b)innovative; cost-effective; focused; diversified; high quality. c)products; services; products and services TO d)serve the global marketplace; create share holder value; fulfill our covenants with our stakeholders; delight our consumer-solutions; financial-solutions. INDUSTRIES

25 Example Of Vision Statement To satisfy each external and internal customer by providing caring yet professional service that exceeds all our customer’s satisfaction Grade: D (American Airline ) As Royal Mail our vision is to be recognized as the best organisation in the world delivering text and packages (British Royal Mail) Grade:B To be recognized by our customers and the government as Australia’s best provider of services and a leader in public sector reform (Dept. of Adm. Services) Grade:A

26 CONTOH RUMUSAN VISI: = KAMI INGIN DILIHAT SEBAGAI DINAS YANG INOVATIF, RESPONSIF DAN PROFESIONAL DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN KESEHATAN (DINAS KESEHATAN) = KAMI ADALAH LEMBAGA PELAYANAN YANG BERKUALITAS TINGGI, PENENTU MASA DEPAN GENERASI MUDA (DINAS PENDIDIKAN) = KAMI AKAN DILIHAT SEBAGI PEMASOK BERNILAI TINGGI PADA SEMUA PASAR YANG KAMI LAYANI (PERUSAHAAN PEMASOK BARANG) = KAMI AKAN MENJADI PERUSAHAN DAGANG TERBAIK DI INDUSTRI KAMI (PERUSAHAAN DAGANG) BANDINGKAN DENGAN INI ! TERWUJUDNYA WARGA KOTA YANG BERBUDAYA TINGGI DENGAN ADAT MINANGKABAU SEBAGAI NILAI DASAR UTAMA, DENGAN KEIMANAN, KETAKWAAN BERKUALITAS, SERTA PENGUASAAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI YANG TINGGI.

27 RUMUSAN SUATU VISI HARUS - RINGKAS, SEBAIKNYA KURANG DARI 10 KATA - MENARIK PERHATIAN DAN MUDAH DIINGAT - MEMBERI INSPIRASI DAN TANTANGAN BERPRESTASI - DAPAT DIPERCAYA DAN KONSISTEN DENGAN NILAI STRATEGIS - SEBAGAI TITIK TEMU DENGAN PARA STAKEHOLDERS - DENGAN JELAS MENYATAKAN ESENSI ORGANISASI - MEMUNGKINKAN KREATIVITAS DAN FLEKSIBILITAS

28 Misi Misi merupakan pernyataan cara mencapai visi. Misi menjawab pertanyaan what we are doing? Misi merupakan pernyataan atau rumusan umum yang luas dan bersifat tahan lama tentang keinginan atau maksud Misi harus fokus pada kebutuhan lingkungan terutama pelanggan. Misi menguraikan bidang produk, pasar, serta teknologi yang ditekankan

29 MISI ALASAN UTAMA MENGAPA ORGANISASI DIBENTUK BIDANG/BUSINES YANG DIPILIH UNTUK DIEMBAN DALAM MENCAPAI VISI CARA /FUNGSI YANG DIPILIH UNTUK DIEMBAN DALAM MENCAPAI VISI SUATU RUMUSAN MISI HARUS JELAS 5 UNSUR: APA YANG AKAN DILAKUKAN SIAPA YANG MENERIMA HASILNYA DIMANA BATAS WILAYAH / RUANGNYA APA HASIL YANG DIHARAPKAN TERGAMBAR IDENTITAS LEMBAGANYA (PAUL JOICE)

30 CONTOH MISI DINAS KESEHATAN: MEMBERIKAN PELAYANAN KESEHATAN (KEGIATAN YANG DILAKUKAN) BAGI PARA PENDERITA DAN KELOMPOK MASYARAKAT YANG RENTAN TERHADAP PENYAKIT (PENGAMBIL MANFAAT) DI KABUPATEN BANYUMAS (BATASAN WILAYAH), AGAR DAPAT MENIKMATI HIDUP SEHAT DAN NYAMAN (HASIL YANG DIHARAPKAN), DENGAN TIDAK MEMBEDAKAN AGAMA, SUKU, DAN KELAS EKONOMI (IDENTITAS LEMBAGA). CONTOH PERUSAHAAN ANGKUTAN: MEMBERIKAN JASA (KEGIATAN YANG DILAKUKAN) BERKUALITAS TINGGI (HASIL YANG DIHARAPKAN) DALAM PEMINDAHAN BARANG KALANGAN BISNIS, BADAN PEMERINTAH, DAN INDIVIDU (PEMANFAAT) DI ASIA TENGGARA (BATASAN WILAYAH) DENGAN MENGUTAMAKAN KESELAMATAN, RELA MEMBANTU, DAN RESPONSIF (IDENTITAS PERUSAHAAN).

31 Analisa Lingkungan Eksternal Dalam membuat perencanaan, manajer harus memperhitungkan apa yang mungkin terjadi pada periode mendatang. Faktor yang mempengaruhi perencanaan berasal : a. Dari Luar/Eksternal adalah faktor lingkungan luar baik langsung maupun tidak langsung. Faktor ini bisa berdampak positif dan negatif. Diantaranya : kebijakan pemerintah, teknologi b. Dari Dalam/Internal adalah faktor yang ada dalam lingkungan orgaisasi itu sendiri c. Model yang dipakai adalah ANALISA SWOT (Strengh, Weaknes, Opportunities, Threath

32 Analisa Lingkungan Internal/Sumber Daya Organisasi Faktor Internal yang perlu diperhatikan : 1.Sikap, pandangan, perilaku dan kepentingan

33 Identifikasi Peluang dan Ancaman Peluang atau Opportunities adalah faktor eksternal yang positif Ancaman atau threats adalah faktor eksternal yang negatif Keduanya perlu diidentifikasi dan dianalisa dengan cermat agar dapat dimanfaatkan (O) dan dihindari (T) dalam menyusun perencanaan Alat bantu atau metode yang lazim digunakan, Metode Analisa SWOT

34 CARA ANALISIS KONDISI EKSTERNAL PELAJARI ISI DARI MISI SECARA CERMAT, DAN KAITKAN MISI DENGAN TUNTUTAN LINGKUNGANNYA APA TUNTUTAN MISI TERHADAP LINGKUNGANNYA (HARAPAN): – PELUANG APA YANG DIHARAPKAN UNTUK MENSUKSESKAN MISI, – ANCAMAN APA YANG HARUS DIHADANG AGAR TIDAK MENGHAMBAT MISI PELUANG DAN ANCAMAN APA YANG SELAMA INI TELAH MENDORONG ATAU MENGHAMBAT MISI (KENYATAAN) APAKAH KENYATAAN SESUAI HARAPAN? PUTUSKAN MANA YANG MENJADI PELUANG DAN MANA YANG MENJADI ANCAMAN.

35 KONDISI EKSTERNAL (CERTO & PETER, 1990) GENERAL ENVIRONMENT – ECONOMIC COMPONENT – TECHNOLOGICAL COMPONENT – LEGAL COMPONENT – POLITICAL COMPONENT – SOCIAL COMPONENT OPERATING ENVIRONMENT – INTERNATIONAL COMPONENT – LABOR COMPONENT – SUPPLIER COMPONENT – COMPETITION COMPONENT – CUSTOMER COMPONENT

36 ANALISIS KONDISI INTERNAL TUJUAN: MENEMUKAN KEKUATAN DAN KELEMAHAN ORGANISASI KONDISI INTERNAL TERDIRI ATAS: – CERTO & PETER (1990): ORGANIZATIONAL ASPECTS MARKETING ASPECTS FINANCIAL ASPECTS PERSONNEL ASPECTS PRODUCTION ASPECTS – WHEELEN & HUNGER (1990) STRUCTURE CULTURE RESOURCES – BRYSON (1995) RESOURCES STRATEGY PERFORMANCE

37 Me ne t ap kan Tuj ua n Misi perusahaan masih perlu diterjemahkan kedalam pernyataan-pernyataan yang lebih terukur kinerjanya, ini disebut dengan TUJUAN -- hasil atau outcome yang ingin dicapai organisasi. Tujuan yang ditetapkan harus meliputi dua kategori atau tipe., yaitu:

38 STRATEGIC ISSUES BATASAN: – ISU YANG MENYANGKUT BERBAGAI KONDISI DAN FAKTOR YANG BAKAL MENENTUKAN KESUKSESAN ORGANISASI DALAM MENGEMBAN MISI DAN MENCAPAI VISINYA – A STRATEGIC ISUE IS AN ENVIRONMENTAL FACTOR, EITHER INSIDE OR OUTSIDE THE ORGANIZATION, THAT IS LIKELY TO HAVE AN IMPACT ON THE ABILITY OF THE ENTERPRISE TO MEET ITS OBJECTIVES (CERTO & PETER, 1990: – STRATEGIC ISUES: ANY OPPORTUNITIES OR THREATS POSED BY EXTERNAL DEVELOPMENTS (ECONOMIC, POLITICAL, SOCIAL OR TECHNOLOGICAL ENVIRONMENTS OF THE ORGANIZATION (JOYCE, 1999: 36) – ISSUES THAT DIFFICULT TO MANAGE OR HANDLE

39 SAMBUNGAN… CARA IDENTIFIKASI ISU STRATEGIS CRITICAL ANALYSIS: – IDENTIFIKASI MANAKAH KONDISI INTERNAL YANG PALING KRITIS UNTUK DIPERHATIKAN DI MASA MENDATANG: PERHATIKAN AKIBAT YANG DITIMBULKAN BILA TIDAK DIINTERVENSI (FATAL MEMPENGARUHI MISI DAN TUJUAN) TUNJUKKAN ISU YANG PALING MUNGKIN TERJADI DI MASA MENDATANG – IDENTIFIKASI MANAKAH KONDISI EKSTERNAL YANG PALING KRITIS UNTUK DIPERHATIKAN DI MASA MENDATANG CARILAH KONDISI EKSTERNAL (PELUANG DAN ANCAMAN) YANG BILA TIDAK DIPERHATIKAN AKAN MEMPENGARUHI MISI DAN TUJUAN CARILAH KONDISI EKSTERNAL YANG PALING MUNGKIN TERJADI DI MASA MENDATANG – YANG PERLU DIFOKUSKAN ADALAH YANG PALING BESAR DAMPAKNYA DAN PALING MUNGKIN TERJADI DI MASA MENDATANG GUNAKAN LITMUS TEST (TEST KESTRATEGISAN ISU) – JAWABLAH PERTANYAAN DENGAN MEMBERI SKOR – REKAP SKOR MASING-MASING ISU, – PUTUSKAN ISU MANA YANG PALING STRATEGIS – YANG MENJAWAB PERTANYAAN SEHARUSNYA PIHAK2 YANG RELEVAN – BILA RAGU DENGAN HASILNYA, KOMBINASIKAN DENGAN TEKNIK LAIN

40 STRATEGY BATASAN: – SUATU STRATEGI MENEKANKAN BAGAIMANA SUATU ORGANISASI MENCAPAI MISI DAN TUJUANNYA DASAR PENYUSUNAN STRATEGI ADALAH MENCARI JAWABAN TERHADAP ISU- ISU STRATEGIS (PENYEBABNYA). STRATEGI DAPAT DIBEDAKAN ATAS TIGA TINGKATAN STRUKTUR – CORPORATE (ORGANISASI / LEMBAGA) – BUSINESS (DIVISIONAL) – FUNCTIONAL CORPORATE STRATEGY CARA YANG DITEMPUH INSTITUSI AGAR DAPAT MENCAPAI TUJUANNYA MELALUI STABILITAS, PENGEMBANGAN, ATAU PERAMPINGAN/PENGURANGAN.

41 STRATEGY FORMULATION: PROGRAM, BUDGET, DAN PROCEDURE PROGRAM: – A STATEMENT OF THE ACTIVITIES OR STEPS NEEDED TO ACCOMPLISH A SINGLE-USE PLAN – CONTOH: A RESTRUCTURING PROGRAM, AN ADVERTISING PROGRAM, A TRAINING PROGRAM, A PROGRAM TO DEVELOP REPORTING PROCEDURES, A PROGRAM TO MODERNIZE THE STORES BUDGET: – A STATEMENT OF A CORPORATION’S PROGRAMS IN TERMS OF DOLLARS (RUPIAHS) PROCEDURE: – A SYSTEM OF SEQUENTIAL STEPS OR TECHNIQUES THAT DESCRIBE IN DETAIL HOW A PARTICULAR TASK OR JOB IS TO BE DONE. – IT TYPICALLY DETAILS THE VARIOUS ACTIVITIES THAT MUST BE CARRIED OUT TO COMPLETE A CORPORATION’S PROGRAMS.

42 EVALUASI & CONTROL BATASAN: – EVALUATION AND CONTROL IS THE PROCESS IN WHICH CORPORATE ACTIVITIES AND PERFORMANCE RESULTS ARE MONITORED SO THAT ACTUAL PERFORMANCE CAN BE COMPARED WITH DESIRED PERFORMANCE (WHEELEN & HUNGER, 1990: 17) TUJUAN: AGAR SEMUA KEGIATAN DAN HASIL YANG DICAPAI DAPAT SELALU MENGARAH PADA MISI DAN TUJUAN KEGIATAN UTAMA: TO MONITOR & EVALUATE – MEMONITOR PELAKSANAAN DAN HASIL – MENGINTERPRETASIKAN – MEMBANDINGKAN DENGAN TARGET / HARAPAN – MELAKUKAN PERBAIKAN SESUAI WAKTUNYA EFEKTIVITAS PENILAIAN TERGANTUNG PADA – SISTEM INFORMASI – BIAS TIDAKNYA INFORMASI – SISTEM REWARD DAN DISINSENTIF – MANAGEMENT AUDITS – KOMITMEN PARA MANAJER

43 RENCANA AKSI RENCANA AKSI ADALAH TERJEMAHAN SECARA SISTEMATIS DAN LOGIS ATAS PROGRAM STRATEGIS YANG TELAH DITETAPKAN PROGRAM STRATEGIS HARUS DITERJEMAHKAN SAMPAI TUNTAS KEDALAM KEGIATAN SELAMA 3 SAMPAI 5 TAHUN, LENGKAP DENGAN TUJUAN, ANGGARAN, PIHAK YANG MENANGANI, DAN TARGET-TARGETNYA. RENCANA AKSI HARUS DILENGKAPI DENGAN UKURAN KINERJA / INDIKATOR KEBERHASILAN. LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN DAPAT DIBUAT BERDASARKAN INDIKATOR-INDIKATOR TERSEBUT.


Download ppt "Manajemen Stategis Suatu Pengantar. PENENTU KOMITMEN ANGGOTA PADA ORGANISASI ► Kebermaknaan (MEANING) (MEANING) ► Diakui sebagai anggota (MEMBERSHIP)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google