Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Http: PEMBANGUNAN KAWASAN PERDESAAN MELALUI WISATA LESTARI DI DAERAH Disampaikan oleh Lala M. Kolopaking. Ph.D Ketua Komtek Sosial dan Humaniora.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Http: PEMBANGUNAN KAWASAN PERDESAAN MELALUI WISATA LESTARI DI DAERAH Disampaikan oleh Lala M. Kolopaking. Ph.D Ketua Komtek Sosial dan Humaniora."— Transcript presentasi:

1 http: PEMBANGUNAN KAWASAN PERDESAAN MELALUI WISATA LESTARI DI DAERAH Disampaikan oleh Lala M. Kolopaking. Ph.D Ketua Komtek Sosial dan Humaniora

2 ORGANISASI PENYAJIAN Prolog : Membangun Kawasan Perdesaan Pariwisata Sebagai Sektor Lokomotif Penarik Sektor-sektor lain Mempercepat Desa Membangun Teknologi Penguatan Komunitas Ke Depan : Berbasis Bisnis Rakyat dan Sinergi Kegiatan dan Biaya Melacak Indikator Keberhasilan Pembangunan Epilog dan Implikasi

3 PROLOG (1) PENURUNAN KEMISKINAN BERCIRI DESA PENINGKATAN KETIMPANGAN DI DESA DAN KOTA PERBEDAAN KEMAJUAN INDONESIA BARAT DENGAN INDONESIA TIMUR Rasio Gini ANCAMAN DISINTEGRASI

4  Pembangunan dominan dilakukan secara sektoral dan lemah melalui pendekatan satuan spatial (ruang)  UU No.6 Tahun 2014 Desa menjadikan Desa sebagai Ruang Adminstrasi Pembangunan PROLOG (2) Monitoring Evaluasi Musyawarah Desa RPJMDesRK TahunanAPBDesImplemetasi  Pembangunan Desa tidak terpisah dari Pengembangan Kawasan Perdesaan (Kerjasama Antar Desa), Jadi semangat UU Desa itu adalah kerjasama (Jiwa Gotong Royong) Bukan Persaingan

5 Landasan Hukum: Membangun Kawasan Perdesaan  Pasal 83 ayat (2) UU No. 6 tahun Pembangunan Kawasan Perdesaan dilaksanakan dalam upaya mempercepat dan meningkatkan kualitas pelayanan, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat Desa di Kawasan Perdesaan melalui pendekatan pembangunan partisipatif  Pasal 83 ayat (1) UU No. 6 tahun 2014 :...perpaduan pembangunan antar desa...  Mengutamakan Nilai Kerjasama bukan Persaingan---Penguatan Sosial---Posisi Tawar Masyarakat (Politik Lokal)  Memperhatikan Skala Ekonomi--- berorientasi Ekonomi Lokal  Mempertimbangkan Kesatuan Ekosistem---memperhatikan keberlanjutan sumberdaya alam dan lingkungan

6 PENGEMBANGAN SOFT and HARD TECHNOLOGY PENDEKATAN WILAYAH PENDEKATAN WILAYAH PENDEKATAN SEKTORAL PENDEKATAN SEKTORAL KAWASAN PRODUKTIF LESTARI KAWASAN PRODUKTIF LESTARI KEGIATAN MASYARAKAT KEGIATAN MASYARAKAT TEKNOLOGI SISTEM PRODUKSI On, Off, Non Farm SISTEM PRODUKSI On, Off, Non Farm PASAR PRODUK Dalam Negeri, Ekspor PASAR PRODUK Dalam Negeri, Ekspor

7 PELUANG PARIWISATA SEKTOR LOKOMOTIF PARIWISATA 1. Lemahnya pengelolaan sumberdaya pariwisata yang bertumpu pada komunitas; 2. Pengelolaan pariwisata “dikelola” investor luar ; 3. Ekonomi lokal tidak menjadi kekuatan ekonomi nasional MINERAL/ ENERGI 1. Daerah Tertinggal kaya dengan Keindahan Alam 2. Keuntungan yang berlimpah dari perusahaan besar/padat modal 3. Kondisi daerah sekitar pertambangan terus mengalami pemiskinan dan ketertinggalan LINGKUNGAN HIDUP LAYAK JADI LOKOMOTIF

8 ENERGI DAN MINERAL SEBAGAI POTENSI PENGGERAK PEMBANGUNAN LINGKUNGAN HIDUP SEBAGAI SABUK PENGAMAN KEBERLANJUTAN PEMBANGUNAN PARIWISATA BERBASIS SUMBERDAYA LOKAL DAN KOMUNITAS SEBAGAI LOKOMOTIF Menjadikan Pariwisata Lokomotif Pembangunan Desa dan Daerah Kawasan Perdesaan Wisata (Kerjasama Antar Desa) Lestari

9 Kawasan Perdesaan Wisata Berkelanjutan Pengembangan Pusat Pertumbuhan Antar Desa Penguatan Kapasitas ( Kesamaan pemahaman ) Dialog Pemanfaatan Ruang (Tata Ruang Partsipatif ) Potensi & Kebutuhan Pelayanan Infrastruktur, Hard Technology Pembiayaan PENDAMPINGAN TEKNOLOGI PENGUATAN KOMUNITAS SOFT TECHNOLOGY

10 (1) MENGENAL RUANG : Perlu UPDATE Peta Kawasan

11 Peta Tata Ruang Terkini : Peranan Teknologi Drone

12

13

14 RK TahunanAPBDesImplementasi Monitoring Evaluasi Musyawarah Desa RPJMDesRK Tahunan APBDes Implementasi Monitoring Evaluasi Musyawarah Desa RPJMDes Monitoring Evaluasi Musyawarah Desa RPJMDesRK TahunanAPBDesImplemetasi KAWASAN PERDESAAN (2) Desa Membangun Kawasan Perdesaan PER Bersama KEPALA DESA RENSTRA PROGRAM PEMBANGUNAN KAWASAN Monitoring Evaluasi Musyawarah Desa RPJMDesRK TahunanAPBDesImplemetasi

15 Diamanatkan Per-UU-an Membuat RPKP (PERLU DIWARNAI WISATA) RANCANGAN PEMBANGUNAN KAWASAN PERDESAAN (RPKP) (UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa) KOMUNITAS RTRW RPJMD SK Bupati Pemerintah Pemerintah Daerah SK Bupati Pemerintah Pemerintah Daerah SK Bupati APBN APBD Dana lain yang tidak mengikat APBN APBD Dana lain yang tidak mengikat Peraturan Antar Kepala Desa KAWASAN- KAWASAN STRATEGIK KEBIJAKAN- KEBIJAKAN Misal, Kawasan Perbatasan

16 Perlu Perhatian Pada Penyedian Infrastruktur Tantangan Pembangunan infrastruktur baru Sumber : Fauziah Zen, % dari PDB 3,5-4% dari PDB  Memetakan target pembangunan infrastruktur setiap daerah  Membuat dan menguatkan sistem mendorong daerah yang mengabaikan kewajibannya memenuhi kebutuhan pelayanan dasar  Mendorong pembentukan Bank Pembangunan Infrastruktur Daerah  Melakukan terobosan dalam sistem koordinasi, membuat koordinasi yang simpel dan terukur Rancangan Pengembangan Kawasan Perdesaan dapat menjadi Media Penyediaan Infrastruktur

17 KITA Sikka Perumusan Rencana Aksi Berbasis Masyarakat KITA Seruyan KiTA Raja Ampat KiTA Wakatobi KOMUNITAS INFORMASI WISATA

18 Promosi Tujuan Wisata Pantai Wakatobi Pulau Tomia Pulau Hoga WAKATOBIRAJA AMPAT Pulau Wayag Pulau Misool Festival Bahari WISATA ALAM WISATA BUDAYA

19 Patung Kristus Raja Patung Bunda Maria-Bukit Nilo Gereja Tua Sikka SIKKA Danau Sembuluh Pantai Sungai Bakau SERUYAN Air Terjun WISATA RELIGI BUDAYA WISATA PENDIDIKAN- RISET

20 KEGIATAN BERBASIS IT UNTUK KONEKTIVITAS KITA KITA : MEDIA BERBAGI BASIS KOMUNITAS

21 21 (3) MEMBANGUN JARINGAN KERJASAMA MULTI- PIHAK DAN MITRA DIALOG (PENDAMPINGAN) Swasta Pemerintah Masyarakat/Komunitas Perguruan Tinggi PENDAMPING

22 Partisipasi Masyarakat Bisnis Sumberdaya Alam Usaha Ekonomi Masyarakat Investasi Usahawan Produktif dan Berkarakter Pengetahuan Lokal Daya Dukung Lingkungan KE DEPAN : BERBASIS BISNIS RAKYAT

23 Arah Bentuk BUMDes atau BUM AntarDes Saham Lebih dari 51% milik pemerintah desa Dana masyarakat desa Penguatan Permodalan Hibah/ Bansos Kredit murah Dana bergulir Penyerta- an modal Capacity building: pelatihan, pembinaan Infrastruktur Manajemen Aset Skema pembiayaan khusus Pemberdaya- an Embrio BisnisStart-up BisnisUKM Pemberdayaan & pembentukan nilai tambah SDA desa

24 Strategi Sinergi Pembiayaan Blending Financing Usaha Mikro Kelompok Tani Pengrajin Petani/ Pengrajin Koperasi BUMDES APBD/ APBN/APDes APBD/ APBN/APDes PKBL BUMN/CSR Infrastruktur PT/NGO Bantuan Teknis/ Pengembangan Masyarakat Kredit Mikro Penjaminan PENGELOLAAN PROGRAM PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN LKM B A N K Agro-Forest Industri/ Pasar Agro-Forest Industri/ Pasar Produk /Jasa BLUD Linkage Capacity Building Kumpulan Dana Amanah Dana Internasional Kredit Pasar Produk/Jasa Hybrid Financing

25 Perlu Mempertimbangkan Perkembangan Politik Politik, Teknologi dan Partisipasi Post-Neo- Liberalism : Pengembangan Teknologi dan Kebijakan serta Peraturan dan Kebijakan Otonomi Daerah dan Pelaksanaan UU Desa Dipengaruhi oleh keputusan tentang Peraturan dan Pelaksanaan kebijakan Pemilu/Pilkada/Pilkades Sumber: Inspirasi dari pandangan Prof. Dr Samsudin Harris dan Pandangan Cordova, D., 2014 tentang participation, politics and technology : Agrarian Development in Post-Neoliberal Bolivia.

26 Melacak Indikator Pembangunan Waktu Pembangunan Eksklusif Kemiskinann dan Ketertinggalan Dengan Teknologi Didukung peningkatan mutu prasarana sosial, ekonomi dan komunikasi Didukung teknologi inklusif, biaya dan politik affirmatif—pro rakyat BAGAIMANA KITA DAPAT MERENCANAKAN dan MENGUKUR ? 2015 PERLU INDEKS PEMBANGUNAN SOSIAL (KESENJANGAN. POTENSI KONFLIK, DEMOKRASI, ETNISITAS, DLL) MELENGKAPI INDIKATOR EKONOMI DAN INDIKATOR BASIS PERORANGAN Sumber: Hasil Diskusi dengan Dr Linda

27 8 Jalur Pemerataan Evaluasi Program Beragam Indikator Peluang berusaha/Bekerja Konsumsi Penduduk/ Migrasi Pendidikan dan Kebudayan Kesehatan - Gizi Peruamhan/Ling- kungan Ketertiban dan Keamanan Politik/ Hukum Partisipasi dalam program (desa,kota) Input program dari pusat Input program di daerah dan di desa Peranserta rumahtangga Dampak (desa, kota) Output program dalam jumlah Pemerataan hasil Tingkat dan pemerataan pendapatan Pengembangan Sumberdaya Manusia Golongan sasaran (desa, kota) Etnisitas, Lapisan Masyarakat,Agama Sumber: Modifikasi Sajogyo, 1981 Pemerataan dalam Berbagai Aspek Pembangunan Ekonomi-Sosial

28 EPILOG  Gagasan Pembangunan Kawasan Perdesaan melalui Pariwisata Berbasis Komunitas dan Desa sebagai Lokomotif perlu dikemas melalui Riset dan Teknologi yang Adaptif  Manfaat ekonomi dan ekologi perlu diorganisasikan dengan mengembangkan bisnis yang dikuasai oleh masyarakat. Satu Peluang adalah Pengembangan BUMDes/BUM AntarDes sebagai social enterprise  Perlu Pengembangan Indikator Pembangunan Berbasis Sosial Melengkapi Indikator Berbasis Individu, seperti Pendapatan per Kapita, IPM

29 IMPLIKASI : ALTERNATIF KELEMBAGAAN RISTEK Aksi Kerjasama NGO A/G SW Kerjasama Multipihak NGO A/G SW DEWAN RISET DAERAH Kabupaten Pembelajaran Partisipatif Pengembangan Partisipatif Indikator dan Metodologi Pengembangan dan Penerapan Teknologi Provinsi Nasional DEWAN RISET DAERAH Komuinitas Riset- Teknologi (A,B,G,C) DEWAN RISET NASIONAL SKPD/ SWASTA/ BUMD Kementrian/ Lembaga Pembelajaran dan Pengembangan RISTEK Multipihak SKPD/ SWASTA/ BUMDES Stakeholders Jejaring Kerjasama Fasilitasi Aksi Pengembangan Tapak Aksi Komuinitas Riset- Teknologi (A,B,G,C)

30


Download ppt "Http: PEMBANGUNAN KAWASAN PERDESAAN MELALUI WISATA LESTARI DI DAERAH Disampaikan oleh Lala M. Kolopaking. Ph.D Ketua Komtek Sosial dan Humaniora."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google