Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Masalah Penelitian Endy Paryanto Prawirohartono Sub Bagian Nutrisi dan Penyakit Metabolik Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran UGM RS Dr. Sardjito.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Masalah Penelitian Endy Paryanto Prawirohartono Sub Bagian Nutrisi dan Penyakit Metabolik Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran UGM RS Dr. Sardjito."— Transcript presentasi:

1

2 Masalah Penelitian Endy Paryanto Prawirohartono Sub Bagian Nutrisi dan Penyakit Metabolik Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran UGM RS Dr. Sardjito Jogjakarta

3  Kalau Anda ingin tamasya, tentu pertama kali yang dipikirkan adalah mau kemana Anda berwisata?  Merumuskan masalah penelitian sama pentingnya dengan menentukan tujuan wisata sebelum berangkat dari rumah  Bila masalah penelitian jelas, maka rencana penelitian akan jelas pula dan ekonomis

4 1. Memilih masalah penelitian 2. Merumuskan masalah 3. Membuat tujuan penelitian 4. Membuat judul penelitian

5 Memilih Masalah Penelitian

6 Mahasiswa harus selalu mencari masalah:  Kontroversi dalam makalah, buku ajar, majalah ilmiah  Hasil diskusi pertemuan ilmiah (seminar, kursus, lokakarya)  Pengalaman praktek sebagai dietisien  Pengalaman orang lain (sama atau beda profesi)

7 Mahasiswa harus selalu mencari masalah:  Pendapat pakar tertentu yang bersifat spekulatif  Sumber non ilmiah (surat kabar, majalah populer): penyakit aneh di suatu daerah yang menyebabkan banyak orang sakit

8  Analis kesehatan harus selalu mengamati seluruh proses serta hasil pelayanan yang diberikan kepada pasien  Analis kesehatan di area manajemen mengamati seluruh proses serta hasil manajemen yang dilakukan di unit kerjanya, dll.  Apakah ada kesenjangan antara hasil pengamatan (das sollen) dengan yang seharusnya (das sein)?

9  Apakah ada contoh dari para mahasiswa yang pernah bekerja di pelayanan pasien?  Apakah ada contoh dari para mahasiswa yang pernah bekerja di area manajemen?  Apakah ada kesenjangan antara hasil pengamatan (das sollen) dengan yang seharusnya (das sein)?

10 Contoh:  Seorang Analis menemukan fakta bahwa kebanyakan pasien gagal jantung yang mendapatkan sonde selalu muntah sehingga berat badan biasanya turun  Padahal tidak dijumpai penjelasan mengapa pasien gagal jantung kebanyakan muntah bila diberi makanan melalui sonde

11 Contoh:  Seorang Analis kesehatan menemukan fakta bahwa program X selalu gagal bila diterapkan di Kecamatan Y?  Padahal program serupa biasanya berhasil bila dilakukan di kecamatan lain?

12 Banyak masalah kesehatan akan dijumpai oleh dietisien Apakah semua masalah penelitian itu perlu diteliti (bisa diteliti)? Tidak

13 Dokumentasikan masalah kesehatan Analisis kemungkinan bisa diteliti (FINER menurut Hulley dan Cummings) Tentukan apakah bisa diteliti atau tidak

14  Feasible (kemampulaksanaan)  Interesting (menarik)  Novel (memberikan sesuatu yang baru)  Ethical (etis)  Relevant (relevan)

15  Tersedia subjek penelitian  Tersedia dana  Tersedia waktu  Tersedia alat  Tersedia tenaga (keahlian)

16  Masalahnya menarik untuk diteliti (bagi peneliti maupun bagi orang lain)  Bila peneliti tidak tertarik apa yang diteliti kemungkinan penelitian akan gagal  Bila penelitian nantinya tidak menarik bagi orang lan, kemungkinan hasil penelitian tidak akan dibaca dan dimanfaatkan orang lain

17  Membantah penemuan sebelumnya  Melengkapi atau memperbaiki penemuan sebelumnya  Menemukan sesuatu yang baru Ada hubungannya dengan orisinalitas penelitian (orisinal versus replikatif) – penelitian replikatif bermanfaat bila: memperbaiki atau menguji konsistensi

18  Tidak bertentangan dengan etika (beberapa penelitian pada manusia memerlukan ethical clearance)

19  Relevan bagi dunia pengetahuan  Relevan untuk tatalaksana pasien  Relevan untuk mengambil kebijakan kesehatan  Relevan untuk dasar penelitian selanjutnya

20  Jumlah masalah sebaiknya dibatasi (yang penting saja)  Jumlah masalah ada hubungannya dengan desain, besar sampel, interpretasi uji statistik, teknis (biaya, waktu, tenaga)

21 Contoh: perkawinan remaja  Masalah penting: umur menikah, kesehatan waktu menikah, dukungan keluarga  Masalah tidak penting: tanggal menikah, nama modin, menu makanan pesta perkawinan

22 1. Identifikasi area interes Anda (masih luas?) 2. Persempit area luas itu menjadi ‘sub-area’-2 yang lebih fokus (diskusi dengan teman/ pakar) 3. Pilih ‘sub-area’ yang Anda minati (lakukan eliminasi)

23 4. Buat pertanyaan penelitian 5. Formulasikan tujuan umum dan tujuan khusus 6. Ases berdasarkan kelaikan (misal dengan FINER) 7. Yakinkan kembali (apakah masih tetap interes?)

24  1. Area luas: alkoholisme  2. Area lebih sempit: profil alkoholik, proses menjadi alkoholik, penyebab alkoholisme, pengaruh alkoholisme pada nutrisi, persepsi masyarakat tentang alkoholisme  3. Pilih: pengaruh alkoholisme pada nutrisi

25  4. Pertanyaan penelitian: a. Apakah pengaruh alkoholisme terhadap asupan protein? b. Kapan mulai timbul gejala edema pada alkoholisme? c. Apakah ada hubungan antara lama menjadi alkoholik dengan timbulnya edema?  5. Tujuan umum dan khusus: a. Tujuan umum: mengetahui pengaruh alkoholisme terhadap nutrisi b. Tujuan khusus: membuktikan adanya pengaruh alkoholisme terhadap terjadinya edema, mendapatkan data mulai timbulnya edema pada alkoholisme, membuktikan hubungan antara lama menjadi alkoholik dengan timbulnya edema

26  6. Lakukan analisis kelaikan penelitian (misal dengan FINER)  7. Yakinkan kembali (apakah masih interes: dana, waktu, tenaga, konsultan, dsb.)

27  Kembangkan MINAT ANDA dengan mengidentifikasi masalah-masalah yang berhubungan dengannya  Analisis dengan menggunakan FINER  Pilih masalah yang menurut Anda layak diteliti

28 Merumuskan Masalah

29  Dalam kalimat tanya (interogatif)  Substansinya bersifat khas  Setiap pertanyaan harus menyatakan masalah tunggal/ terpisah, bila ada beberapa masalah, dibuat beberapa pertanyaan, kecuali pertanyaan sangat banyak dapat dikelompokkan menjadi pertanyaan kolektif (misalnya aspek demografis)

30 Contoh: ‘Bagaimanakah pengaruh diet tinggi lemak terhadap penyakit epilepsi?’ Komentar:  Sudah dalam kalimat tanya  Substansinya tidak khas, karena penyakit epilepsi dapat ditinjau dari berbagai segi  Mengandung hanya satu masalah

31 Contoh: ‘Bagaimanakah pengaruh diet tinggi lemak terhadap frekuensi serangan kejang epilepsi?’ Komentar:  Sudah dalam kalimat tanya  Substansinya khas, karena hanya menanyakan frekuensi kejang epilepsi  Mengandung hanya satu masalah

32 Contoh: ‘Bagaimanakah pengaruh diet tinggi lemak terhadap frekuensi serangan kejang, kadar obat, dan kepuasan penderita penyakit epilepsi?’ Komentar:  Sudah dalam kalimat tanya  Substansinya khas, karena telah menyebut secara khas masalah tertentu pada penyakit epilepsi  Mengandung 3 masalah

33 Contoh: ‘Bagaimanakah pengaruh diet tinggi lemak terhadap frekuensi serangan kejang, kadar obat, dan kepuasan penderita penyakit epilepsi?’  diubah: 1. ‘Bagaimanakah pengaruh diet tinggi lemak terhadap frekuensi serangan kejang penderita penyakit epilepsi?’ 2. ‘Bagaimanakah pengaruh diet tinggi lemak terhadap kadar obat penderita penyakit epilepsi?’ 3. ‘Bagaimanakah pengaruh diet tinggi lemak terhadap kepuasan penderita penyakit epilepsi?’

34  Para peneliti di Peru melakukan penelitian pada ibu hamil untuk mengetahui apakah penambahan zinc pada suplementasi besi dan asam folat pada ibu hamil akan memperbaiki status zinc pada ibu dan bayi yang dilahirkannya. Hal ini sesuai dengan fakta bahwa ada interaksi antar mikronutrien, misalnya antara besi dengan zinc dan asam folat dengan zinc. Besi dan zinc berkompetisi dalam absorpsinya, sehingga besi akan mengurangi absorpsi zinc. Demikian pula asam folat akan menurunkan absorpsi zinc. Karena besi dan asam folat diperlukan oleh ibu hamil, maka perlu dipikirkan pemberian zinc pada suplementasi besi dan asam folat untuk meningkatkan asupan zinc pada ibu hamil.  Referensi: Caulfield LE, Zavaleta N, Figueroa A. Adding zinc to prenatal iron and folate supplements improves maternal and neonatal zinc status in a Peruvian population. Am J Clin Nutr 1999;69:

35  Masalah penelitian ini ialah: A. ’Defisiensi mikronutrien terutama besi dan zinc masih banyak dijumpai di Peru.’ B. ’Suplementasi besi dan asam folat akan mempengaruhi status zinc pada ibu dan bayi yang dilahirkan.’ C. ’Apakah defisiensi besi, asam folat dan zinc masih merupakan masalah kesehatan ibu hamil di Peru?’ D. ’Apakah zinc yang ditambahkan pada suplementasi besi dan asam folat ibu hamil akan memperbaiki status zinc ibu hamil dan bayi yang dilahirkan?’

36 Membuat tujuan penelitian

37  Tujuan umum  Tujuan khusus

38  Merupakan tujuan yang akan dibuktikan dalam penelitian yang sifatnya ‘umum’ atau ‘utama’  Merupakan hubungan yang sifatnya ‘umum’ atau ‘utama’ Contoh: Mengetahui pengaruh alkoholisme pada nutrisi

39  Tujuan penelitian dalam ruang lingkup ‘tujuan umum’ yang sifatnya ‘spesifik’ Contoh: 1. membuktikan adanya pengaruh alkoholisme terhadap terjadinya edema 2. mendapatkan data mulai timbulnya edema pada alkoholisme 3. membuktikan hubungan antara lama menjadi alkoholik dengan timbulnya edema

40  Ditulis dengan kalimat aktif (mengetahui, membuktikan, dsb.)  Tidak boleh ada 2 tujuan dalam satu nomor (misal ‘Mengetahui pengaruh pendidikan gizi terhadap kejadian malnutrisi dan penyakit diare’)  Tidak boleh ragu-ragu (ambiguous), harus jelas  Tergantung jenis penelitian yang dilakukan

41  Harus ditulis dengan jelas termasuk tempat dan institusi dilakukan penelitian (karena hasil mungkin berbeda bila tempat dan institusi berbeda), kecuali memang harus dirahasiakan Contoh: Untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang penanganan alkoholisme oleh Pusat Pengentasan Pecandu Obat dan Alkohol di Kota Teluk Baru

42  Harus ditulis dengan jelas hubungan yang dimaksud Contoh: Untuk mengetahui hubungan antara tingkat kesadaran masyarakat tentang agama dengan alkoholisme di Kecamatan Hulu Hilir Sungai

43  Lebih baik kalau arah hubungan bisa ditunjukkan Contoh: Untuk membuktikan apakah kenaikan jumlah peminum alkohol meningkatkan jumlah kriminalitas di Kabupaten Utara Selatan

44  Para peneliti di Peru melakukan penelitian pada ibu hamil untuk mengetahui apakah penambahan zinc pada suplementasi besi dan asam folat pada ibu hamil akan memperbaiki status zinc pada ibu dan bayi yang dilahirkannya. Hal ini sesuai dengan fakta bahwa ada interaksi antar mikronutrien, misalnya antara besi dengan zinc dan asam folat dengan zinc. Besi dan zinc berkompetisi dalam absorpsinya, sehingga besi akan mengurangi absorpsi zinc. Demikian pula asam folat akan menurunkan absorpsi zinc. Karena besi dan asam folat diperlukan oleh ibu hamil, maka perlu dipikirkan pemberian zinc pada suplementasi besi dan asam folat untuk meningkatkan asupan zinc pada ibu hamil.  Referensi: Caulfield LE, Zavaleta N, Figueroa A. Adding zinc to prenatal iron and folate supplements improves maternal and neonatal zinc status in a Peruvian population. Am J Clin Nutr 1999;69:

45  Tujuan umum penelitian ini ialah: A. mengetahui interaksi antar mikronutrien pada manusia B. mengetahui pengaruh penambahan zinc pada suplementasi besi dan asam folat pada ibu hamil terhadap status zinc pada ibu dan bayi yang dilahirkan C. mengetahui pengaruh suplementasi besi dan asam folat pada kesehatan ibu dan bayi yang dilahirkan D. mengetahui pengaruh suplementasi zinc pada kesehatan ibu dan bayi yang dilahirkan

46  Tujuan khusus penelitian ini ialah: A. mengetahui interaksi antar mikronutrien pada manusia B. mengetahui pengaruh penambahan zinc pada suplementasi besi dan asam folat pada ibu hamil terhadap status zinc pada ibu dan bayi yang dilahirkan C. mengetahui pengaruh suplementasi besi dan asam folat pada kesehatan ibu dan bayi yang dilahirkan D. mengetahui pengaruh suplementasi zinc pada kesehatan ibu dan bayi yang dilahirkan

47 Judul penelitian

48 Pemberian makanan tinggi kalori dan protein dengan kandungan 140 kcal/ 100 ml dan 25 g protein tanpa susu yang diberikan kepada anak balita gizi buruk selama 40 minggu disertai obat cacing selama tiga hari berturut-turut Komentar: seperti abstrak mini

49 Persepsi orang tua terhadap makan pagi murid-murid Sekolah Taman Kanak-kanak Harapan Ayah Kota Burung Hantu tahun 2005 Komentar:  Apakah persepsi di sekolah itu berbeda dengan TK lain, sehingga harus khusus ditulis?  Apakah persepsi tahun 2005 berbeda dengan tahun 2004, sehingga harus ditulis?

50 Status gizi balita di masa krisis ekonomi di Indonesia tahun Komentar:  Status gizi di masa krisis ekonomi bisa berbeda dengan bukan masa krisis ekonomi  Krisis ekonomi di Indonesia mungkin berbeda dengan krisis ekonomi di negara lain  Krisis ekonomi tahun mungkin berbeda dengan krisis ekonomi tahun 1964

51 Seluk beluk Teluk Beruk Komentar:  Terlalu umum (bisa ditulis mengenai segala hal mengenai Teluk Beruk, misalnya asal muasal nama Teluk Beruk, hasil lautnya, penduduk di sekitar teluk, musim disana, ikan-ikan yang khas hidup di teluk, dsb.)  Lebih cocok sebagai judul referat

52  Cerita tentang seorang pedagang ikan di pasar yang membuat papan pemberitahuan di kiosnya: DISINI JUAL IKAN SEGAR

53  Formulasikan masalah-masalah penelitian Anda dengan kalimat tanya  Kumpulkan minggu depan dalam bentuk tertulis kepada dosen

54 1. Membuat daftar masalah 2. Membuat analisis dengan FINER 3. Membuat pertanyaan penelitian (sesuai dengan jumlah pertanyaan penelitian) Kesepakatan: Bagi yang tidak mengumpulkan tidak boleh ikut kuliah

55 Sekian dan terima kasih


Download ppt "Masalah Penelitian Endy Paryanto Prawirohartono Sub Bagian Nutrisi dan Penyakit Metabolik Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran UGM RS Dr. Sardjito."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google