Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PERMASALAHAN AIRTANAH (GROUNDWATER ISSUES). PENGAMBILAN AIRTANAH SECARA BERLEBIHAN DAPAT MENGAKIBATKAN : Penurunan muka airtanah Penurunan muka airtanah.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PERMASALAHAN AIRTANAH (GROUNDWATER ISSUES). PENGAMBILAN AIRTANAH SECARA BERLEBIHAN DAPAT MENGAKIBATKAN : Penurunan muka airtanah Penurunan muka airtanah."— Transcript presentasi:

1 PERMASALAHAN AIRTANAH (GROUNDWATER ISSUES)

2 PENGAMBILAN AIRTANAH SECARA BERLEBIHAN DAPAT MENGAKIBATKAN : Penurunan muka airtanah Penurunan muka airtanah Peningkatan temperatur airtanah Peningkatan temperatur airtanah Intrusi air laut Intrusi air laut Amblesan tanah Amblesan tanah

3 Salt Water Intrusion Contamination Problems Affecting the Water Table and Groundwater

4 Subsidence

5

6

7

8

9

10 INTRUSI AIR LAUT

11 Mencegah permasalahan airtanah: Efisiensi penggunaan airtanah Efisiensi penggunaan airtanah Mempertahankan daerah resapan Mempertahankan daerah resapan Artificial Recharge Artificial Recharge Lubang Resapan Biopori Lubang Resapan Biopori

12 ARTIFICIAL RECHARGE Recharge Basin (Cekungan Resapan) Recharge Basin (Cekungan Resapan) Recharge Well (Sumur Resapan) Recharge Well (Sumur Resapan) Injection Well (Sumur Injeksi) Injection Well (Sumur Injeksi)

13 CEKUNGAN RESAPAN: Digunakan pada Akifer Bebas

14 CEKUNGAN RESAPAN:

15 SUMUR RESAPAN: Untuk Akifer Tertekan dan Akifer Tak Tertekan

16 SUMUR INJEKSI: Untuk Akifer Tertekan dan dalam

17

18 CLOGGING, Disebabkan: Masuknya udara Masuknya udara Sedimen yang tersuspensi dan organik Sedimen yang tersuspensi dan organik Pertumbuhan bakteria dlm akifer Pertumbuhan bakteria dlm akifer Swelling koloid lempung pada akifer Swelling koloid lempung pada akifer Pengendapan hasil reaksi kimia antara air yang diinjeksikan dg airtanah Pengendapan hasil reaksi kimia antara air yang diinjeksikan dg airtanah Pengendapan besi pada airtanah oleh pengaruh pH air yang diinjeksikan Pengendapan besi pada airtanah oleh pengaruh pH air yang diinjeksikan Kompaksi material akifer karena tekanan injeksi yang tinggi Kompaksi material akifer karena tekanan injeksi yang tinggi

19 Pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB): Buat lubang silindris di tanah dengan diameter cm dan kedalaman cm serta jarak antar lubang cm. Buat lubang silindris di tanah dengan diameter cm dan kedalaman cm serta jarak antar lubang cm. Mulut lubang dapat dikuatkan dengan semen setebal 2 cm, lebar 2-3 cm, serta diberi pengaman. Mulut lubang dapat dikuatkan dengan semen setebal 2 cm, lebar 2-3 cm, serta diberi pengaman. Lubang diisi dengan sampah organik misalnya daun, sampah dapur, ranting pohon, sampah makanan dapur non kimia, dsb. Sampah dalam lubang akan menyusut sehingga perlu diisi kembali dan di akhir musim kemarau dapat dikuras sebagai pupuk kompos alami. Lubang diisi dengan sampah organik misalnya daun, sampah dapur, ranting pohon, sampah makanan dapur non kimia, dsb. Sampah dalam lubang akan menyusut sehingga perlu diisi kembali dan di akhir musim kemarau dapat dikuras sebagai pupuk kompos alami. Jumlah lubang biopori dihitung berdasarkan besar kecil hujan, laju resapan air, dan wilayah yang tidak menyerap air. Jumlah lubang biopori dihitung berdasarkan besar kecil hujan, laju resapan air, dan wilayah yang tidak menyerap air. 19

20 Jumlah lubang = intensitas hujan (mm/jam) x luas bidang kedap air (meter persegi) / laju resapan air perlubang (liter / jam). 20

21 Tempat dimana LRB dapat dibuat : Pada alas saluran air hujan di sekitar rumah, kantor, sekolah, dsb. Pada alas saluran air hujan di sekitar rumah, kantor, sekolah, dsb. Di sekeliling pohon. Di sekeliling pohon. Pada tanah kosong antar tanaman / batas tanaman. Pada tanah kosong antar tanaman / batas tanaman. 21

22 Fungsi dan Manfaat LRB: 1. Memaksimalkan air yang meresap ke dalam tanah sehingga menambah air tanah. 2. Membuat kompos alami dari sampah organik daripada dibakar. 3. Mengurangi genangan air yang menimbulkan penyakit. 4. Mengurangi air hujan yang dibuang percuma ke laut. 5. Mengurangi resiko banjir di musim hujan. 6. Maksimalisasi peran dan aktivitas flora dan fauna tanah. 7. Mencegah terjadinya erosi tanah dan bencana tanah longsor. 22

23

24 Dr. Kamir R Brata Dr. Kamir R Brata 24

25 25

26 26

27 Three Point Problem Untuk tentukan arah aliran Airtanah (daerah relatif datar)

28 150 m 100 m 50 m d Garis equipotensial Garis aliran Skala 1 : 1000 Jarak tegak lurus = (100 – 50) / 1000 d

29 Landaian (gradien) hidrolika Perubahan (selisih) head per satuan jarak pada arah tertentu

30 Landaian (gradien) hidrolika I = dh / dl BAh2 h1 dh

31 Pengaruh Pasang-surut dan Intrusi Air Laut

32 INTRUSI AIR LAUT (salt water interface) hs ff ss     hfhf

33 Tekanan hidrolika B = A (hs x rs) x g = (hf x rf) + (hs x rf) x g (hs x rs) x g = (hf x rf) + (hs x rf) x g (hs x rs) – (hs x rf) = (hf x rf) (hs x rs) – (hs x rf) = (hf x rf) hs(rs – rf) = hf x rf hs(rs – rf) = hf x rf hs = (hf x rf)/(rs – rf) hs = (hf x rf)/(rs – rf)

34 GHYBEN -HERZBERG  f = densitas air tawar  f = densitas air tawar  s = densitas air laut  s = densitas air laut hf = tinggi muka air tawar hf = tinggi muka air tawar hs = kedalaman “interface” hs = kedalaman “interface”

35 Latihan Gambarkan batas interface airtawar dan air asin melalui penampang A – A’, jika diketahui r airtawar = 1,0 dan r air laut = 1,15 Gambarkan batas interface airtawar dan air asin melalui penampang A – A’, jika diketahui r airtawar = 1,0 dan r air laut = 1,15

36 Latihan Sumur 1 dg total head = 100,40 m, Sumur 2 dg total head = 100,52 m, dan Sumur 3 dg total head = 100,14 m Sumur 1 dg total head = 100,40 m, Sumur 2 dg total head = 100,52 m, dan Sumur 3 dg total head = 100,14 m Sumur 1 terletak di selatan sumur 2, sedangkan sumur 3 berada di arah timur kedua sumur tersebut. Jarak Sumur 1 – Sumur 2 = 330 m, jarak Sumur 2 – Sumur 3 = 430 m, jarak Sumur 2 – Sumur 1 = 300 m Sumur 1 terletak di selatan sumur 2, sedangkan sumur 3 berada di arah timur kedua sumur tersebut. Jarak Sumur 1 – Sumur 2 = 330 m, jarak Sumur 2 – Sumur 3 = 430 m, jarak Sumur 2 – Sumur 1 = 300 m Tentukan arah aliran di daerah tersebut, dan tentukan gradien hidrolikanya. Tentukan arah aliran di daerah tersebut, dan tentukan gradien hidrolikanya.

37


Download ppt "PERMASALAHAN AIRTANAH (GROUNDWATER ISSUES). PENGAMBILAN AIRTANAH SECARA BERLEBIHAN DAPAT MENGAKIBATKAN : Penurunan muka airtanah Penurunan muka airtanah."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google