Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

TAHUN 2012-FINNY REDJEKI S.E.,M.M.(B1075)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "TAHUN 2012-FINNY REDJEKI S.E.,M.M.(B1075)"— Transcript presentasi:

1 TAHUN 2012-FINNY REDJEKI S.E.,M.M.(B1075)
PENDEKATAN PENGGUNAAN DANA MANAJEMEN DANA BANK-A0B208 KAMIS, WIB – WIB; R 1.18 KAMIS, WIB – WIB; R 2.11 5. “PENGGUNAAN DANA BANK”

2 SUMBER : Undang-Undang Perbankan No. 10/1998 ; “ Perubahan UU No.7/1992 Tentang Perbankan” Rachmat Firdaus ; Manajemen Dana Bank”, 2001 ; STIE INABA Peraturan- peraturan & Surat Edaran Bank Indonesia Rax Raflus;”Assets Liability Management & ALCO” 1996; Jakarta Williams, Bill CS; “Assets/ Liabillity Management Technique”; 1992; Bank Administration Institute, Illinois. SUMBER :

3 TAHUN 2012-FINNY REDJEKI S.E.,M.M.(B1075)
5.1. PENDEKATAN DALAM PENGGUNAAN DANA PENDEKATAN PENGGUNAAN DANA 5.1.1.SISTEM PENDEKATAN DANA GABUNGAN 5.1.2.SISTEM PENDEKATAN DANA KONVERSI PENDEKATAN PENGGUNAAN DANA SISTEM PENDEKATAN DANA GABUNGAN = POOL OF FUNDS APPROACH SISTEM PENDEKATAN DANA KONVERSI = CONVERSION OF FUNDS APPROACH ATAU DISEBUT JUGA “ASSET ALLOCATION APPROACH”

4 5.1.1. SISTEM PENDEKATAN DANA GABUNGAN
Pendekatan pertama : BERDASARKAN SISTEM PENDEKATAN GABUNGAN (POOL OF FUNDS APPROACH) SEMUA DANA YANG BERHASIL DIHIMPUN DIGABUNGKAN (POOLED)SECARA BERSAMA-SAMA DAN KEMUDIAN DIANGGAP SEBAGAI “ DANA TUNGGAL” TANPA DIBEDA-BEDAKAN ASAL-USUL SUMBER/JENIS DANA AWALNYA , KEMUDIAN DI-ALOKASI-KAN BERDASARKAN URUTAN PRIORITAS SESUAI DENGAN KEBIJAKAN YANG TERTUANG DALAM RENCANA KERJA BANK YBS.

5 TAHUN 2012-FINNY REDJEKI S.E.,M.M.(B1075)
SUMBER DANA/ SOURCES OF FUNDS PENGGUNAAN DANA/ USES OF FUNDS 1.GIRO 2. TABUNGAN 3. DEPOSITO 4. CD 5. DEPOSIT ON CALL 6. OBLIGASI 7. MED TERM NOTES 8.KREDIT LIK BI 9. PINJAMAN 10. SET JAMINAN 11. TRANSFER 12. TITIPAN 13. MODAL CADANGAN PRIMER (PRIMARY RESERVE) 2. CADANGAN SEKUNDER (SECONDARY RESERVE) 3. KREDIT (LOAN) 4. INVESTASI JANGKA MENENGAH & PANJANG (SECURITIES) 5. HARTA TETAP (FIXED ASSETS) DANA GABUNGAN (POOL OF FUNDS) SISTEM PENDEKATAN DANA GABUNGAN

6 TAHUN 2012-FINNY REDJEKI S.E.,M.M.(B1075)
Pada sistem Pendekatan Dana Gabungan PRIORITAS PENGGUNAAN DANA diperuntukan : 1. Cadangan Primer Prioritas pertama penggunaan dana bank ialah untuk memenuhi kebutuhan ”CADANGAN PRIMER” yang digunakan untuk : Penyediaan likuiditas wajib minimum (cash reserve requirement), diluar giro wajib minimum (GWM). Menutup/menyelesaikan kekalahan kliring Penarikan dana oleh nasabah penyimpan Penarikan dana oleh debitur (yang sudah diputuskan pemberian kreditnya). Kebutuhan operasional secara rutin.

7 TAHUN 2012-FINNY REDJEKI S.E.,M.M.(B1075)
Cadangan Sekunder (secondary reserve) Cadangan Sekunder sering disebut PROTECTIVE INVESTMENT merupakan prioritas kedua dari penggunaan dana bank yang pada dasarnya merupakan pendukung untuk melindungi cadangan primer apabila sewaktu-waktu tidak mencukupi.

8 TAHUN 2012-FINNY REDJEKI S.E.,M.M.(B1075)
Cadangan sekunder selain untuk membantu keperluan likuiditas, juga untuk meningkatkan pendapatan (Income/Earning) Bank. Cadangan sekunder ini dalam membantu likuiditas dapat berupa pemenuhan kebutuhan-kebutuhan : Likuiditas musiman, contohnya di Indonesia menjelang Hari – hari raya . Kebutuhan likuiditas jangka pendek yang sebelumnya tidak terantisipasi.

9 TAHUN 2012-FINNY REDJEKI S.E.,M.M.(B1075)
Cadangan sekunder umumnya berupa surat-surat berharga jangka pendek dan mudah diperjual –belikan dengan nilai yang relatif stabil atau cenderung meningkat. Instrument yang lajim di dunia perbankan nasional adalah : 1. Sertifikat Bank Indonesia (SBI) 2. Certificate of Deposit (CD) 3. Surat Berharga Pasar Uang (SBPU) 4. Commercial Paper (CP) 5. Promissory Notes (Promes) 6. Treasury Bill (T-Bill) dls

10 TAHUN 2012-FINNY REDJEKI S.E.,M.M.(B1075)
3. Kredit /Loans Penggunaan dana bank didominasi dalam penyaluran kredit bank . Hampir 60%-70% penggunaan dana bank disalurkan kedalam bentuk kredit. 4. Investasi Jangka Menengah dan Panjang Seandainya masih ada dana yang tersisa, bank akan melakukan penempatan dana dalam bentuk surat-surat berharga jangka menengah atau panjang seperti obligasi atau kertas perbendaharaan negara, penyertaan modal sebagai pemegang saham .

11 TAHUN 2012-FINNY REDJEKI S.E.,M.M.(B1075)
5. Harta Tetap & Inventaris Prioritas terakhir tetapi penting adalah penggunaan dana bank untuk pengadaan harta tetap dan inventaris seperti tanah/gedung kantor, kendaraan, peralatan kantor dan lain sebagainya yang sangat berperan untuk terselenggaranya operasional/ kegiatan bank sehari-hari. Namun bagi bank tertentu pengeluaran untuk pembelian harta tetap dan inventaris ditekan seminimal mungkin dan memilih menyewa gedung dan kendaraan dari pada harus membelinya.

12 TAHUN 2012-FINNY REDJEKI S.E.,M.M.(B1075)
5. Harta Tetap & Inventaris hal tsb disebabkan atas pertimbangan seperti misalnya modal bank lebih dapat dihemat sehingga dapat didayagunakan lebih optimal termasuk untuk memelihara ratio kecukupan modal (Capital Adequancy Ratio/ CAR).

13 KEUNGGULAN DAN KELEMAHAN POOL OF FUNDS APPROACH /SISTEM PENDEKATAN DANA GABUNGAN ANTARA LAIN :

14 1.1. PENGELOLAAN DANA SEDERHANA
1. KEUNGGULAN POOL OF FUNDS APPROACH /SISTEM PENDEKATAN DANA GABUNGAN ANTARA LAIN : 1.1. PENGELOLAAN DANA SEDERHANA 1.2. PERHITUNGAN BIAYA DANA MUDAH 1 1.3. PENYEDIAAN CADANGAN PRIMER TERMASUK UNTUK CADANGAN LIKUIDITAS WAJIB MINIMUM LEBIH MUDAH KARENA LANGSUNG DIHITUNG DARI DANA GABUNGAN

15 2. KELEMAHAN POOL OF FUNDS APPROACH/ SISTEM PENDEKATAN DANA GABUNGAN ANTARA LAIN :
2.1. PERHITUNGAN CADANGAN PRIMER KURANG AKURAT SEHINGGA CENDERUNG MELEBIHI ATAU KURANG DARI KEBUTUHAN RIIL. BILA TERLALU BESAR BERAKIBAT KURANG EFFISIEN DALAM PENGGUNAAN DANA, SEBALIKNYA APABILA TERLALU KECIL BISA MENYEBABKAN MISMATCH DAN TERKENA PENALTY (DENDA) OLEH BANK INDONESIA

16 2. KELEMAHAN POOL OF FUNDS APPROACH/ SISTEM PENDEKATAN DANA GABUNGAN ANTARA LAIN :
2.2. MENGHILANGKAN SIFAT-SIFAT/ KARAKTERISTIK MASING-MASING SUMBER/ JENIS DANA SEHINGGA DALAM PENGGUNAANNYA SULIT UNTUK MENDAPATKAN TINGKAT EFFISIENSI YANG OPTIMAL

17 SISTEM PENDEKATAN DANA KONVERSI
Pendekatan kedua : SISTEM PENDEKATAN DANA KONVERSI SERING DISEBUT PULA “ASSETS ALLOCATION APPROACH”/ PENDEKATAN ALOKASI ASSET. PENDEKATAN INI MERUPAKAN PERBAIKAN DARI POOL OF FUNDS APPROACH, BERDASARKAN PENDEKATAN INI, MASING-MASING SUMBER/ JENIS DANA DIALOKASIKAN BERDASARKAN SIFAT/KARAKTERISTIKNYA MASING-MASING

18 TAHUN 2012-FINNY REDJEKI S.E.,M.M.(B1075)
SUMBER DANA/ SOURCES OF FUNDS PENGGUNAAN DANA/ USES OF FUNDS 1.GIRO 2. TABUNGAN 3. DEPOSITO 4. CD 5. DEPOSIT ON CALL 6. OBLIGASI 7. MED TERM NOTES 8.KREDIT LIK BI 9. PINJAMAN 10. SET JAMINAN 11. TRANSFER 12. TITIPAN 13. MODAL CADANGAN PRIMER (PRIMARY RESERVE) 2. CADANGAN SEKUNDER (SECONDARY RESERVE) 3. KREDIT (LOAN) 4. INVESTASI JANGKA MENENGAH & PANJANG (SECURITIES) 5. HARTA TETAP (FIXED ASSETS) SISTEM PENDEKATAN DANA KONVERSI

19 SUMBER DANA DIALOKASIKAN PADA 1.GIRO CADANGAN PRIMER CADANGAN SEKUNDER
SISTEM PENDEKATAN DANA KONVERSI SUMBER DANA DIALOKASIKAN PADA 1.GIRO CADANGAN PRIMER CADANGAN SEKUNDER KREDIT JK PENDEK SUMBER DANA DIALOKASIKAN PADA 2.TABUNGAN CADANGAN PRIMER CADANGAN SEKUNDER KREDIT JK PENDEK KREDIT JK MENENGAH

20 SUMBER DANA DIALOKASIKAN PADA 3. DEPOSITO CADANGAN PRIMER
SISTEM PENDEKATAN DANA KONVERSI SUMBER DANA DIALOKASIKAN PADA 3. DEPOSITO CADANGAN PRIMER CADANGAN SEKUNDER KREDIT JK PENDEK KREDIT JK MENENGAH SUMBER DANA DIALOKASIKAN PADA 4. SERTIFIKAT DEPOSITO CADANGAN PRIMER CADANGAN SEKUNDER KREDIT JK PENDEK KREDIT JK MENENGAH

21 SUMBER DANA DIALOKASIKAN PADA 5. DEPOSIT ON CALL (DOC) CADANGAN PRIMER
SISTEM PENDEKATAN DANA KONVERSI SUMBER DANA DIALOKASIKAN PADA 5. DEPOSIT ON CALL (DOC) CADANGAN PRIMER CADANGAN SEKUNDER KREDIT JK PENDEK SUMBER DANA DIALOKASIKAN PADA 6. OBLIGASI KREDIT JK MENENGAH KREDIT JK PANJANG INVESTASI JK MENENGAH INVESTASI JK PANJANG

22 7. MEDIUM TERM NOTES & FLOATING RATE NOTES KREDIT JK MENENGAH
SISTEM PENDEKATAN DANA KONVERSI SUMBER DANA DIALOKASIKAN PADA 7. MEDIUM TERM NOTES & FLOATING RATE NOTES KREDIT JK MENENGAH INVESTASI JK MENENGAH SUMBER DANA DIALOKASIKAN PADA 8. KREDIT LIKUIDITAS BANK INDONESIA (KLBI) SESUAI DGN SYARAT 2X YG DITENTUKAN BIASANYA PADA : KREDIT JK MENENGAH KREDIT JK PANJANG

23 SUMBER DANA DIALOKASIKAN PADA 9. PINJAMAN SESUAI PERUNTUKANNYA
SISTEM PENDEKATAN DANA KONVERSI SUMBER DANA DIALOKASIKAN PADA 9. PINJAMAN SESUAI PERUNTUKANNYA KREDIT JK PENDEK KREDIT JK MENENGAH KREDIT JK PANJANG INVESTASI JK MENENGAH INVESTASI JK PANJANG KADANGKALA PINJAMAN DIPERGUNAKAN UNTUK PERBAIKAN/PEMBUATAN GEDUNG KANTOR (FIXED ASSETS)

24 SUMBER DANA DIALOKASIKAN PADA 10.SETORAN JAMINAN CADANGAN PRIMER
SISTEM PENDEKATAN DANA KONVERSI SUMBER DANA DIALOKASIKAN PADA 10.SETORAN JAMINAN CADANGAN PRIMER CADANGAN SEKUNDER TERKADANG JUGA UNTUK MEMBIAYAI KREDIT SUMBER DANA DIALOKASIKAN PADA 11. DANA TRANSFER CADANGAN PRIMER CADANGAN SEKUNDER

25 SUMBER DANA DIALOKASIKAN PADA 12. TITIPAN CADANGAN PRIMER
SISTEM PENDEKATAN DANA KONVERSI SUMBER DANA DIALOKASIKAN PADA 12. TITIPAN CADANGAN PRIMER CADANGAN SEKUNDER SUMBER DANA DIALOKASIKAN PADA 13.MODAL S/D JUMLAH TERTENTU/ MAX TER- TENTU SESUAI KETENTUAN BERLAKU DIALOKASIKAN U/ PEMBIAYAAN HARTA TETAP & INVENTARIS,SISANYA UNTUK : KREDIT JK MENENGAH KREDIT JK PANJANG PENYERTAAN MODAL/ PEMBELIAN SAHAM PD PERUSAHAAN TERTENTU

26 TAHUN 2012-FINNY REDJEKI S.E.,M.M.(B1075)
5.2. PENGGUNAAN DANA 5.2. PENGGUNAAN DANA SETELAH DANA TERHIMPUN DARI BERBAGAI SUMBER YANG DIBUKUKAN DISEBELAH PASIVA SEBAGAI KEWAJIBAN, MAKA SESUAI DENGAN FUNGSINYA BANK HARUS SEGERA MENYALUR KAN/ MENGALOKASIKAN DANA TERSEBUT AGAR MENJADI “PRODUKTIF”. HAL INI WAJIB DILAKUKAN MENGINGAT DANA YANG DIHIMPUN BANK BERBIAYA TINGGI (COST OF FUNDS) DIMANA BEBAN BIAYA INI HARUS DIBAYAR OLEH BANK.

27 TAHUN 2012-FINNY REDJEKI S.E.,M.M.(B1075)
5.2. PENGGUNAAN DANA 5.2. PENGGUNAAN DANA JADI BANK SEBAGAI LEMBAGA KEUANGAN MEMILIKI 2 (DUA ) TUJUAN / FAKTOR DARI PENGGUNAAN /PENGALOKASIAN DANA YANG HARUS DIRAIH YAITU : FAKTOR PROFITABILITAS , PENCAPAIAN LABA YANG OPTIMAL. FAKTOR SAFETY, MENJAGA KEPERCAYAAN MASYARAKAT DIMANA POSISI DANA TERMASUK LIKUIDITAS (CADANGAN PRIMER) ADA PADA AREA AMAN (SAVE)

28 TAHUN 2012-FINNY REDJEKI S.E.,M.M.(B1075)
TUJUAN PENGALOKASIAN/ PENGGUNAAN DANA 1. PROFITABILTY FACTOR 2. SAFETY FACTOR 5.2. PENGGUNAAN DANA 5.2. PENGGUNAAN DANA

29 TAHUN 2012-FINNY REDJEKI S.E.,M.M.(B1075)
5.2. PENGGUNAAN DANA 5.2. PENGGUNAAN DANA TUJUAN PENGGUNAAN/ PENGALOKASIAN DANA BANK 1 PROFITABILITY FACTOR -- DGN MELAKUKAN STRATEGI PENG-ALOKASIAN DANA DIHARAPKAN DAPAT MENCAPAI LABA OPTIMAL 2. SAFETY FACTOR - PENGALOKASIAN DANA DILAKUKAN DALAM UPAYA MENJAGA KEPERCAYAAN MASYARAKAT DIMANA POSISI DANA TERMASUK LIKUIDITAS (CADANGAN PRIMER) DALAM AREA YANG AMAN

30 TAHUN 2012-FINNY REDJEKI S.E.,M.M.(B1075)
PENGGUNAAN DANA 1.DALAM BENTUK NON-EARNING ASSETS/AKTIVA YG TDK PRODUKTIF 2.DALAM BENTUK EARNING ASSETS/ AKTIVA PRODUKTIF TAHUN FINNY REDJEKI S.E.,M.M.(B1075) 5.2. PENGGUNAAN DANA 5.2. PENGGUNAAN DANA

31 TAHUN 2012-FINNY REDJEKI S.E.,M.M.(B1075)
1. NON- EARNING ASSETS/ AKTIVA TIDAK PRODUKTIF 1.CADANGAN PRIMER/ PRIMARY RESERVE 2.AKTIVA TETAP/FIXED ASSETS 5.2. PENGGUNAAN DANA NON EARNING ASSETS/AKTIVA TIDAK PRODUKTIF

32 TAHUN 2012-FINNY REDJEKI S.E.,M.M.(B1075)
1.CADANGAN PRIMER/ PRIMARY RESERVE 1. KAS 2.GWM PADA BANK INDONESIA 3. GIRO PADA BANK INDONESIA DILUAR GWM 5.2. PENGGUNAAN DANA NON EARNING ASSETS/AKTIVA TIDAK PRODUKTIF

33 TAHUN 2012-FINNY REDJEKI S.E.,M.M.(B1075)
AKTIVA YANG TIDAK PRODUKTIF –NON EARNING ASSETS PENJELASAN NON EARNING ASSETS / AKTIVA TIDAK PRODUKTIF : CADANGAN PRIMER , TERDIRI DARI : 1.1. KAS 1.2. GWM (GIRO WAJIB MINIMUM) PADA BANK INDONESIA BERDASAR KAN PBI NO.2/7/ PBI/2000, PASAL BANK WAJIB MEMELIHARA DPK 1) GWM RUPIAH SEBESAR 5% 2) GWM VALAS SEBESAR 3% 1.3. GIRO PADA BANK INDONESIA DILUAR GWM

34 TAHUN 2012-FINNY REDJEKI S.E.,M.M.(B1075)
AKTIVA YANG TIDAK PRODUKTIF –NON EARNING ASSETS 2. PENANAMAN DANA DALAM AKTIVA TETAP / FIXED ASSETS, SPT : TANAH, GEDUNG KANTOR, INVENTARIS MELIPUTI BANDKAS, MESIN HITUNG UANG, KOMPUTER, MASIN ATM, KENDARAAN DLS...WALAUPUN BUKAN MERUPAKAN EARNING ASSETS/ AKTIVA PRODUKTIF ATAU TIDAK MEMBERIKAN KEUNTUNGAN LANGSUNG BAGI BANK AKAN TETAPI SANGAT MEMBANTU DALAM KELANCARAN OPRASIONAL BANK UNTUK MENCAPAI TUJUAN USAHA.

35 TAHUN 2012-FINNY REDJEKI S.E.,M.M.(B1075)
AKTIVA YANG TIDAK PRODUKTIF –NON EARNING ASSETS LANJUTAN POINT 2. PENANAMAN DANA DALAM AKTIVA TETAP (FIXED ASSETS ): BAHKAN BEBERAPA BANK KARENA BERBAGAI PERTIMBANGAN TERTENTU MISALNYA GUNA MENJAGA KECUKUPAN MODAL (CAPITAL ADEQUANCY RATIO/ CAR) MAKA SEBAGIAN ATAU SELURUH FIXED ASSETSNYA TERMASUK INVENTARIS DILAKUKAN DENGAN CARA SEWA TIDAK MELAKUKAN PENANAMAN DANA DALAM BENTUK AKTIVA TETAP

36 TAHUN 2012-FINNY REDJEKI S.E.,M.M.(B1075)
2. EARNING ASSETS/ AKTIVA PRODUKTIF 1.CADANGAN SEKUNDER 2.PINJAMAN YANG DIBERIKAN (LOAN) 3. INVESTASI JK MENENGAH & PANJANG (SECURITIES 5.2. PENGGUNAAN DANA EARNING ASSETS/AKTIVA PRODUKTIF

37 TAHUN 2012-FINNY REDJEKI S.E.,M.M.(B1075)
AKTIVA PRODUKTIF- EARNING ASSETS PENJELASAN EARNING ASSETS / AKTIVA PRODUKTIF : CADANGAN SEKUNDER/ SECONDARY RESERVE , SERING DISEBUT DENGAN “PROTECTIVE INVESTMENT” YAITU INVESTASI YANG DILAKUKAN BANK MELALUI PEMBELIAN SURAT-SURAT BERHARGA PASAR UANG YANG BERJANGKA PENDEK DENGAN TUJUAN GANDA YAITU : 1) MENCAPAI PROFIT 2) MELINDUNGI (PROTECT) LIKUIDITAS BANK

38 TAHUN 2012-FINNY REDJEKI S.E.,M.M.(B1075)
AKTIVA PRODUKTIF- EARNING ASSETS CADANGAN SEKUNDER/ SECONDARY RESERVE , SERING DISEBUT DENGAN 2) MELINDUNGI (PROTECT) LIKUIDITAS BANK MENGANDUNG PENGERTIAN BAHWA SURAT-SURAT BERHARGA TERSEBUT SEWAKTU-WAKTU DAPAT DIJUAL (DIJADIKAN UANG) UNTUK MEMBANTU/ MENAMBAH LIKUIDITAS BANK APABILA DIPERLUKAN.

39 TAHUN 2012-FINNY REDJEKI S.E.,M.M.(B1075)
AKTIVA PRODUKTIF- EARNING ASSETS 2. PINJAMAN ATAU KREDIT YANG DIBERIKAN (LOAN) , AKTIVA BANK YANG PALING PRODUKTIF ADALAH “KREDIT” , JUGA JUMLAHNYA PALING BESAR DAN MENDOMINASI AKTIVA BANK SEHINGGA PENDAPATAN DARI KREDIT JUGA PALING BESAR. OLEH KARENANYA WAJAR BILA KEUNTUNGAN TINGGI MAKA RISIKO YANG DIHADAPI JUGA TINGGI. PRODUK KREDIT INI “HIGH RISK- HIGH RETURN”

40 TAHUN 2012-FINNY REDJEKI S.E.,M.M.(B1075)
2. PINJAMAN ATAU KREDIT YANG DIBERIKAN (LOAN) , RISIKO KREDIT ,YANG SANGAT MUNGKIN TERJADI, KARENA “ DEFAULT”/ WAN PRESTASI/INGKAR JANJI. SEHINGGA KREDIT MENJADI BERMASALAH. RISIKO TINGKAT SUKU BUNGA/ INTEREST RATE RISK SEBAGAI AKIBAT ADANYA FLUKTUASI SUKU BUNGA KARENA “INFLASI” & “ INSTABILITAS MONETER”. OLEH KARENANYA “KREDIT WAJIB DIKELOLA SECARA PROFESIONAL DAN HATI-HATI”. AKTIVA PRODUKTIF- EARNING ASSETS

41 TAHUN 2012-FINNY REDJEKI S.E.,M.M.(B1075)
3. INVESTASI JANGKA MENENGAH & PANJANG (SECURITIES), AKTIVA PRODUKTIF LAINNYA ADALAH PEMBELIAN SURAT-SURAT BERHARGA (SECURITIES) JANGKA MENENGAH & PANJANG YANG DAPAT DIBELI TERUTAMA DARI PASAR MODAL, BAIK BERUPA SAHAM ATAU SECURITIES LAINNYA. KEUNTUNGAN YANG DIPEROLEH BANK YAITU BERUPA : 1) HASIL BUNGA ATAU DIVIDEN 2) CAPITAL GAIN AKTIVA PRODUKTIF- EARNING ASSETS

42 TAHUN 2012-FINNY REDJEKI S.E.,M.M.(B1075)
3. INVESTASI JANGKA MENENGAH & PANJANG (SECURITIES), 2) CAPITAL GAIN ADALAH SELISIH HARGA JUAL TERHADAP HARGA BELINYA DISAMPING ITU BANK DAPAT MEMILIKI SAHAM PADA ANAK PERUSAHAANNYA YANG BERGERAK DIBIDANG KEUANGAN TERTENTU SESUAI KETENTUAN BERLAKU TENTANG PENYERTAAN SAHAM, SEHINGGA KEUNTUNGAN YANG DIPEROLEHNYA ADALAH PENDAPATAN BERUPA DIVIDEN. AKTIVA PRODUKTIF- EARNING ASSETS


Download ppt "TAHUN 2012-FINNY REDJEKI S.E.,M.M.(B1075)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google