Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Penerapan feng shui terhadap layout dan interior klenteng Boen Bio Surabaya Frescha Oktavia h. 41406059.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Penerapan feng shui terhadap layout dan interior klenteng Boen Bio Surabaya Frescha Oktavia h. 41406059."— Transcript presentasi:

1 Penerapan feng shui terhadap layout dan interior klenteng Boen Bio Surabaya Frescha Oktavia h

2 LATAR BELAKANG

3 Objek (Klenteng Boen Bio) sebagai warisan budaya China di Indonesia Data Lapangan : Observasi Wawancara pada juru kunci klenteng Wawancara pada pihak lain yang dianggap perlu Data Literatur: Feng Shui Klenteng Aktivitas dalam klenteng Ajarang Khonghucu Ornamen dan Simbol dalam klenteng Masalah: Feng shui di dalam sebuah klenteng Adanya pengaruh feng shui di dalam sebuah Klenteng Layout Ornamen Elemen Interior Orientasi Bangunan Penerapan feng shui di dalam Klenteng Boen Bio Kesimpulan

4 Rumusan Masalah Feng shui pada klenteng Penerapan feng shui pada interior klenteng Ruang Lingkup Permasalahan Klenteng Boen Bio Batasan Permasalahan Pengaruh feng shui terhadap orientasi lokasi, layout, ornament, dan elemen interior

5 Tujuan Penelitian Pengaplikasian Feng Shui terhadap interior Mempelajari dan mengetahui penerapan ajaran feng shui terhadap penataan interior dan penggunanya Untuk menambah wawasan penulis dan pembaca mengenai feng shui dan interior

6 Manfaat Penelitian Manfaat Penelitian Ilmu pengetahuan Memberikan kontribusi baru penerapan fengshui terhadap interior Masyarakat Peneliti Pengaplikasian feng shui terhadap interior Dapat menambah pengetahuan dan wawasan mengenai feng shui.

7 Metodologi Penelitian Teknik Sampling Klenteng Boen Bio Teknik Pengumpulan Data Studi Pustaka Observasi Wawancara Dokumentasi Studi Pustaka Observasi Wawancara Dokumentasi Liem Tiong Yang Bingky Irawan Djonaedi Kartolo Liem Tiong Yang Bingky Irawan Djonaedi Kartolo Teknik Analisis Data Feng shui Desain Interior DESKRIPTIF – KUALITATIF

8 Interior Interior merupakan ruang-ruang dalam bangunan yang mampu memenuhi kebutuhan dasar manusia untuk bernaung sekaligus mengatir bentuk aktivitasnya, serta bertujuan untuk memperbaiki fungsi, memperkaya nilai estetika dan meningkatkan aspek psikologis ruang itu sendiri. Elemen interior :lantai,dinding,plafon Interior merupakan ruang-ruang dalam bangunan yang mampu memenuhi kebutuhan dasar manusia untuk bernaung sekaligus mengatir bentuk aktivitasnya, serta bertujuan untuk memperbaiki fungsi, memperkaya nilai estetika dan meningkatkan aspek psikologis ruang itu sendiri. Elemen interior :lantai,dinding,plafon Feng shui Feng shui adalah ilmu topografi kuno Tiongkok yang mempercayai bagaimana manusia dan Surga (astronomi), dan Bumi (geografi), hidup dalam harmoni untuk membantu memperbaiki hidup dengan menerima Ch’i positif. Ch’i terdapat di alam sebagai energi yang tidak terlihat. chi baik disebut juga nafas kosmik naga. jenis Ch’i ini dipercaya sebagai pembawa rejeki dan nasib baik. namun ada pula Ch’i buruk yang disebut Sha chi pembawa nasib buruk.

9 Klenteng Klenteng merupakan bangunan tempat memuja dan melakukan upacara-upacara keagamaan bagi penganut kepercayaan Khong Hu Cu. Syarat bangunan klenteng -Altar utama dengan patung utama dewa kuil, yang kadang-kadang diapit oleh para pendamping -Meja altar terletak di depan altar utama tempat persembahan diletakkan -Lampu yang terus menyala -Altar tambahan dengan dewa-dewa pembantu -Wadah berisi pasir tempat batang dupa ditancapkan oleh orang yang bersembahyang. Dupa memberitahukan kehadiran para pemuja, dan mengundang dewa-dewa untuk mendengarkan doa mereka -Altar utama dengan patung utama dewa kuil, yang kadang-kadang diapit oleh para pendamping -Meja altar terletak di depan altar utama tempat persembahan diletakkan -Lampu yang terus menyala -Altar tambahan dengan dewa-dewa pembantu -Wadah berisi pasir tempat batang dupa ditancapkan oleh orang yang bersembahyang. Dupa memberitahukan kehadiran para pemuja, dan mengundang dewa-dewa untuk mendengarkan doa mereka

10 Ajaran khonghucu Ajaran falsafah ini diasaskan oleh Kong Hu Cu yang dilahirkan pada tahun 551 Sm Ciang Tsai yang pada saat itu berusia 17 tahun. Seorang yang bijak sejak kecil dan terkenal dengan penyebaran ilmu-ilmu baru ketika berumur 32 tahun, Kong Hu Cu banyak menulis buku-buku moral, sejarah, kesusastraan dan falsafah yang banyak diikuti oleh penganut ajaran ini. Beliau meninggal pada tahun 479 SM. Konfusianisme mementingkan akhlak yang mulia dengan menjaga hubungan antara manusia di langit dengan manusia di bumi dengan baik. Penganutnya diajar supaya tetap mengingat nenek moyang seolah-olah roh mereka hadir di dunia ini. Ajaran ini merupakan susunan falsafah dan etika yang mengajar bagaimana manusia bertingkah laku.

11 Analisa Orientasi JAJARAN PEGUNUNGAN SERIBU

12 Analisa Orientasi OrientasiFeng shuiPrinsip Desain interior Utara Disimbolkan dengan kura-kura hitam, yang melambangkan panjang umur, kekuatan, dan daya tahan. Diwakili oleh Pulau Madura. Harapan dari symbol ini adalah agar klenteng Boen Bio memiliki kelangsungan yang panjang, serta umat yang berdoa di klenteng ini juga memiliki umur dan usaha yang panjang pula. Arah utara menguntungkan sebab menghadap langsung ke jalan Kapasan, sehingga bangunan klenteng dapat terlihat jelas dan akses masuk ke bangunan ini juga lebih mudah. Klenteng Boen Bio berorientasi ke arah Utara, tepat di tepi jalan Kapasan

13 Analisa data OrientasiFeng shuiPrinsip Desain interior Selatan Bagian belakang klenteng merupakan akses masuk ke sekolah Tionghoa Boen Bio Disimbolkan dengan burung phoenix, melambangkan matahari dan iklim yang hangat. Juga digunakan untuk melambangkan kekuatan kerajaan. Diwakili oleh Jajaran Pegunungan Seribu. Arah selatan dari klenteng atau bagian belakang bangunan terdapat lapangan kosong.

14 OrientasiFeng shuiPrinsip Desain interior Barat Disimbolkan dengan macan putih, melambangkan kekuatan dan kesehatan. Diwakili oleh relief gunung berapi yang melambangkan Yang, sebagai unsur positif yang diwakili oleh api pada dinding. Sebelah Barat klenteng ini bertepatan dengan gang sempit yang menuju ke Kapasan dalam. Gang ini tidak dapat dilalui oleh mobil. Bagian Barat klenteng Merupakan gang sempit yang tidak dapat dilalui mobil Analisa data

15 OrientasiFeng shuiPrinsip Desain interior Timur Bagian Timur klenteng Gang pada bagian Timur klenteng lebih lebar dan dapat dilalui mobil. Disimbolkan dengan naga hijau, yang dianggap sebagai lambang kekuatan, keberanian, kebaikan, dan pendirian yang teguh. Di samping itu, naga juga dianggap sebagai lambang kekuatan yang produktif yang mampu meningkatkan semangat kehidupan untuk mencapai kebahagiaan. Karena tidak adanya unsur yang sesuai yang dapat mewakili naga hijau, maka diberi relief pegunungan dengan sungai-suang yang mewakili Yin. Bagian Timur klenteng bertepatan dengan geng yang lebih lebar dibandingkan dengan gang bagian Barat. Gang ini dapat dilalui oleh mobil. Analisa data

16 Tangga belakang bagian Timur diibaratkan sebagai kaki kura-kura Bentuk atap Klenteng diibaratkan bentuk tempurung kura-kura Tangga belakang bagian Barat diibaratkan sebagai kaki kura-kura Patung Singa diibaratkan sebagai ibu jari kura-kura “Jalan Suci” diibaratkan sebagai kepala kura-kura. Kedua tangga yang mengapit “jalan Suci” berjumlah 4 buah, yang diibaratkan sebagai jari-jari kura-kura

17 Analisa Layout Singa jantan Singa betina Genderang Genta Altar di Selatan 3 buah meja altar Yin Yang Lembah dan Air Gunung dan Api

18 Analisa ornamen singa patung (Ciok Say) Singa jantan Yang Kiri Singa betina Yin Kanan Bagian atas SINCI-KAM terdapat sepasang singa Pada bagian atap terdapat 4 pasang singa

19 Analisa Tiang Kolom Empat pilar naga (Liong Thiau) ini melambangkan empat mata angin, yaitu Timur, Barat, Utara, dan Selatan. Penggunaan ukiran naga pada tiang ini memiliki makna bahwa setiap lautan memiliki raja (naga), sehingga empat penjuru lautan adalah saudara. Dalam feng shui bentuk kolom bundar mengalirkan feng shui secara lembut ke sekelilingnya. Naga melambangkan kekuatan, keberanian, kebaikan, dan pendirian teguh.

20 Analisa Tiang Kolom Dua tiang naga di dalam klenteng ini melambangkan ajaran Khonghucu, yaitu Zhong Szu. Zhong berarti setia, Szu berarti tenggang rasa.

21 Analisa Perabot Berdasarkan Pat Kwa Baginda Hok Ti, Selatan adalah KHIAN (Langit). Orang yang bersembahyang menghadap ke arah Selatan, melaporkan perihal urusan bumi kepada Yang Maha Kuasa untuk meperoleh pencerahan. Berdasarkan Pat Kwa Baginda Hok Ti, Selatan adalah KHIAN (Langit). Orang yang bersembahyang menghadap ke arah Selatan, melaporkan perihal urusan bumi kepada Yang Maha Kuasa untuk meperoleh pencerahan. Terdiri dari 3 buah meja altar, yang melambangkan Tuhan, bumi, dan manusia. Altar pertama (Tuhan) ukuran 330x75x135cm, berarti terhindar dari celaka atau penyakit, bisnis yang baik, dan sukses. Altar kedua (Bumi) ukuran 200x200x97cm, berarti sukses dalam pekerjaan dan karir, peruntungan yang baik. Altar ketiga (Manusia) ukuran 100x100x92cm, berarti berkaitan dengan urusan rumah tangga/karir, peruntungan yang baik. Altar pertama (Tuhan) ukuran 330x75x135cm, berarti terhindar dari celaka atau penyakit, bisnis yang baik, dan sukses. Altar kedua (Bumi) ukuran 200x200x97cm, berarti sukses dalam pekerjaan dan karir, peruntungan yang baik. Altar ketiga (Manusia) ukuran 100x100x92cm, berarti berkaitan dengan urusan rumah tangga/karir, peruntungan yang baik.

22 Analisa Perabot Genta, terletak di sebelah kanan yang melambangkan unsur Yin. Dibunyikan pada awal sebelum upacara dimulai. Genderang, terletak di sebelah kiri yang melambangkan unsur Yang, ditabuh beriringan dengan genta. Genta dan genderang merupakan peralatan yang harus ada dalam sebuah klenteng, yang digunakan pada saat upacara. Peletakan keduanya sesuai dengan unsur yang diwakilkan.

23 Analisa Lantai Rincian sisa anak tangga: 1 = lahir; 2 = besar; 3 = sakit; 4 = mati; 5 = sengsara Rincian sisa anak tangga: 1 = lahir; 2 = besar; 3 = sakit; 4 = mati; 5 = sengsara Jumlah empat anak tangga ini berkaitan dengan ajaran Khonghucu, setiap anak tangga memiliki makna tersendiri. Anak tangga ini juga menjadikan bangunan klenteng ini lebih tinggi dibandingkan bangunan yang ada di sekitarnya.

24 Analisa Lantai Area altar merupakan tempat sakral dalam sebuah klenteng oleh itu kedudukannya harus lebih tinggi daripada sekitarnya. Kenaikan lantai ini juga memberikan kesan area yang terpisah.

25 Analisa Dinding 1 2 Relief pegunungan dan sungai-sungai terdapat di bagian Timur, yang mewakili unsur Yin yaitu unsur negatif yang diwakili oleh lembah dan air. Relief pegunungan berapi terdapat di bagian Barat, yang mewakili Yang yaitu unsur positif yang diwakili oleh gunung dan api.

26 Terdiri dari 5 gerbang yang melambangkan Ngo Siang (5 Kebajikan). Berdasarkan perhitungan pengukuran Cina, lebar masing-masing lubang memiliki arti 252 = sukses, 211 = terhindar dari penyakit, 387 = nasib baik. Analisa Dinding Pembatas

27 Analisa Pintu Terdapat 5 buah pintu antara serambi dengan ruamng ibadah utama. Pintu yang berada di tengah tertutup dan tidak boleh dilewati oleh manusia karena merupakan jalan suci. Arah bukaan pintu ini menuju ke dalam, ke ruang yang lebih luas sehingga menurut feng shui hal ini dapat mengalirkan Chi masuk ke dalam ruangan. 5 pintu ini melambangkan panca indera (Ngo Kwan), yaitu mata, telinga, hidung, lidah dan kulit. Pintu angin (cingcoo)

28 Analisa Jendela Lebar 150cm, berarti kuat dalam mengambil keputusan. Tinggi 230cm, berarti keberuntungan.

29 Analisa Jendela Berbentuk Pat Kwa dengan 8 trigram yang melambangkan 8 arah mata angin. Bermakna 8 rangkaian yang senantiasa berputar mengelilingi alam. Dilihat dari ukurannya yang kecil serta bagian belakang bangunan yang tertutup oleh bangunan lain sehingga sedikit cahaya yang masuk melalui jendela ini.

30 Analisa Plafond 5 buah lampu pada serambi dengan hiasan teratai pada keempat lampu dan hiasan naga pada lampu bagian tengah. Kelima lampu ini melambangkan Ngo Lun (5 norma kesopanan dalam masyarakat). 5 buah lampu pada serambi dengan hiasan teratai pada keempat lampu dan hiasan naga pada lampu bagian tengah. Kelima lampu ini melambangkan Ngo Lun (5 norma kesopanan dalam masyarakat).

31 Analisa Plafond Pada bagian tengah area ibadah utama terdapat lampu naga yang terbuat dari kayu. Terdapat 11 buah lampu. 2 buah lampu merah pada mata naga melambangkan Yin Yang, sebuah lampu pada lidah naga menggambarkan Tuhan YME, 8 buah lampu pada badan naga melambangkan manusia yang setelah dalam kandungan selama 8 bulan memiliki harapan hidup.

32 Analisa Plafond Tiang lampu altar, lampu ini terus menerus menyala. Terdapat 4 buah lampu yang melambangkan 4 kebesaran Thian, yaitu Gwan berarti Maha Sempurna, Hing berarti Maha Besar, Lie berarti Maha Pemberi, dan Cing yang berarti Maha Abadi. Secara keseluruhan plafon pada klenteng ini tidak ada penurunan atau kenaikan. Warna yang digunakan adalah biru dengan list berwarna hitam, dimana menurut feng shui warna biru melambangkan arah Utara.

33 Kesimpulan Dalam membangun sebuah Klenteng, kaidah-kaidah feng shui perlu diperhatikan. Prinsip keseimbangan juga sangat penting dalam pembangunannya, hal ini dapat dilihat dari bentuk bangunan yang simetris serta adanya ornamen yang mewakilkan Yin dan Yang. Selain kaidah feng shui, ornamen dan interior sebuah klenteng juga menggambarkan tentang ajaran yang disampaikan dalam klenteng tersebut.

34 SEKIAN DAN TERIMAKASIH


Download ppt "Penerapan feng shui terhadap layout dan interior klenteng Boen Bio Surabaya Frescha Oktavia h. 41406059."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google