Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

DINA NOVIA P. SP, MSi JURUSAN SOSIAL EKONOMI FP - UB.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "DINA NOVIA P. SP, MSi JURUSAN SOSIAL EKONOMI FP - UB."— Transcript presentasi:

1 DINA NOVIA P. SP, MSi JURUSAN SOSIAL EKONOMI FP - UB

2  Penerapan ilmu manajemen untuk mengatur kegiatan produksi atau operasi agar dapat dilakukan secara efisien  Usaha2 pengelolaan secara optimal penggunaan sumber daya2 (faktor produksi) trmsk : tenaga kerja,mesin,peralatan,bhn mentah dll.dlm proses transformasi bhn mentah & tenaga kerja menjadi berbagai produk barang & jasa.

3

4  Perencanaan output  Desain proses transformasi  Perencanaan kapasitas  Perencanaan bangunan pabrik  Perencanaan tata letak fasilitas  Desain aliran kerja  Manajemen persediaan  Manajemen proyek  Skeduling  Pengendalian kualitas  Keandalan kualitas & pemeliharaan

5  Menentukan & mengatur letak gudang persediaan & mesin yg efisien  Melakukan pemeliharaan utk menjamin keandalan & kontinuitas operasi  Mengurangi/memperbaiki bag. produk yg rusak u/menghslkan produk yg berkualitas  Menentukan komponen yg akan dibuat/dibeli dr suplier  Menentukan skedul kerja  Mengevaluasi biaya TK jika ada penambahan jam kerja  Memperbaiki sistem informasi produk dgn suplier  Memperbaiki manajemen persediaan  Memperbaiki produktivitas  Mengurangi pemborosan  Memperpendek waktu persiapan u/ mengurangi waktu proses

6  Adalah : Suatu strategi fungsional yg hrs berpedoman pd strategi bisnis agar dpt menghasilkan suatu pola yg konsisten dlm keputusan2 operasi Faktor2 yg mendorong perlunya strategi operasi :  Dorongan oleh keinginan utk menekan biaya (efisiensi) & meningkatkan kualitas produk  Melemahnya bargaining position dlm menghadapi suplier bhn baku,suku cadang/komponen.  Saingan smkn kuat dlm pemasaran produk yg sama  Ketiadaan/kelangkaan tenaga profesional u/bidang keahlian tertentu dlm menciptakan kemampuan khusus.

7 Pilihan Strategi dalam Manajemen Operasi

8  Manajer operasi bertugas membangun sebuah sistem pengembangan produk yang memiliki kemampuan untuk melahirkan, merancang, dan memproduksi produk yang membuat perusahaan memiliki keunggulan bersaing  Proses desain adalah sebuah proses kreasi untuk mewujudkan obyek baru dengan tanpa menghilangkan fungsi serta elemen estetis dalam proses penciptaanya.  Desain/perancangan produk  menterjemahkan persyaratan permintaan dlm bentuk yg sesuai utk produksi/pemakai.  Mencakup : desain ulang produk2 yg sdh ada & perubahan spesifikasi/desain produk baru.

9  Adalah : daur hidup produk  suatu grafik yg menggambarkan suatu produk mulai sejak diperkenalkan ke pasar sampai dgn ditarik dari pasar. Tahapan2 Produk : 1. Tahap Pengembangan Produk 2. Tahap Pengenalan Produk (Introduction) 3. Tahap Pertumbuhan (Growth) 4. Tahap Kedewasaan Produk (Maturity) 5. Tahap Penurunan Produk (Decline)

10  Produk memiliki umur terbatas  Penjualan produk melewati tahap2 yang berbeda, dengan tantangan yang berbeda bagi penjual.  Laba naik turun pada tahap yang berbeda dalam siklus hidup produk  Produk membutuhkan strategi pemasaran, keuangan, produksi, pembelian dan personel yang berbeda dalam tiap tahap siklus hidup produk.

11

12 1. Tahap Pengembangan Produk Adalah : tahap ketika perusahaan menemukan & mengembangkan produk baru. Selama tahap ini penjualan=nol. Biaya investasi perusahaan besar 2. Tahap Pengenalan Produk (Introduction) Adalah : periode pertumbuhan penjualan yg lambat ketika produk mulai diperkenalkan di pasar. Laba blm ada krn biaya pengeluaran utk memperkenalkan produk sgt besar

13 3. Tahap Pertumbuhan (Growth) Merupakan periode penerimaan pasar & peningkatan laba yg pesat. 4. Tahap Menjadi Dewasa/Kemapanan (Maturity) Adalah : periode pertumbuhan penjualan yg mulai menurun krn produk telah diterima oleh sebagian pembeli potensial. Tk laba tetap/mulai turun krn biaya pengeluaran bertambah akibat banyaknya pesaing. 5. Tahap Penurunan (Decline) Adalah : periode ketika penjualan & laba menurun

14  Strategi proses disebut juga sebagai strategi transformasi faktor inputs menjadi outputs.  Strategi ini untuk memproduksi barang dan jasa yang sesuai dengan keinginan konsumen yang selalu berubah-ubah, dilakukan dengan sistem transformasi yang efektif & efisien

15  Proses produksi terputus-putus (intermitten process) Merupakan keg. operasional yg menggunakan peralatan produksi yg disusun sedemikian rupa yg dimanfaatkan scr fleksibel utk menghasilkan berbagai produk/jasa. Contoh : Restoran Chinesse Foods menyiapakan makanan sesuai pesanan pelanggan yang dikerjakan oleh juru masak  Umumnya proses intermitten merupakan sistem operasional yang tidak terstandarisir & berdasarkan keinginan pelanggan pd saat dilakukan pemesanan.  Proses produksi kontinu (continous process) Merupakan proses produksi yg mempergunakan peralatan produksi yg disusun & diatur dgn memperhatikan urutan kegiatan dlm menghasilkan produk/jasa, serta arus bahan di dlm proses tlh terstandarisasi. Contoh : minuman Teh Botol merupakan produk yang terstandarisasi.  Proses produksi berulang-ulang (repetitive process) Merupakan proses produksi yg menggabungkan fungsi intermitten process & continous process. Tetapi proses ini mempergunakan bagian bahan komponen yg berbagai jenis diantara proses yg kontinu. Contoh : restoran melayani banyak pelanggan dgn beragam menu.  Produksi massa (mass customization) Merupakan proses produksi yg menggabungkan fungsi intermitten process, continous process serta repetitive process yg menggunakan berbagai komponen bahan, teknik skedul produksi & mengutamakan kecepatan pelayanan.

16  Adalah : jumlah max.output yg dpt diproduksi dlm satuan waktu tertentu  Contoh : bus mempunyai kapasitas kursi 40 sekali jalan, pabrik pupuk mempunyai kapasitas kg sekali produksi  Kapasitas produksi terkait dgn :  Kapasitas TK  Kapasitas mesin  Kapasitas bahan baku  Kapasitas modal

17  Pemilihan lokasi pabrik terkait dgn pendirian pabrik baru atau perluasan (expansion) pabrik.  Perluasan pabrik disebabkan :  Fasilitas2 produksi dirasakan sdh ketinggalan  Permintaan pasar trs berkembang diluar jangkauan kapasitas produksi yg dimiliki  TK yg tdk mencukupi.

18  Menentukan daerah  Menentukan lingk.masy.utk diteliti scr rinci  Memilih lokasi yg terbaik :  Lokasi di kota besar  Lokasi di pinggir kota  Lokasi jauh di luar kota

19  Lokasi pasar  Sumber bahan baku  Transportasi  Sumber energi/tenaga listrik  Iklim  Buruh & tingkat upah  Undang-undang & sistem perpajakan  Sikap masyarakat  Air & limbah industri

20 Layout pabrik adalah tata letak /tata ruang  cara penempatan fasilitas2 yg digunakan di dalam pabrik. Tujuan dan manfaat layout adalah : a. Meningkatkan jumlah produksi b. Mengurangi waktu tunggu c. Mengurangi proses pemindahan bahan d. Penghematan penggunaan ruangan e. Efisiensi penggunaan fasilitas f. Mempersingkat waktu proses g. Meningkatkan kepuasan dan keselamatan kerja h. Mengurangi kesimpangsiuran

21 DASAR PENGATURAN LAYOUT  Atas dasar proses tipe & karakteristik dari peralatan produksi mrpkn faktor yg penting dlm pengaturan tata letak fasilitas.  Atas dasar produk jenis pekerjaan yg harus dilakukan pada produk merupakan faktor penting dlm penempatan fasilitas pabrik.

22  Adalah : integrasi berbagai aktivitas pengadaan bahan dan pelayanan, pengubahan menjadi barang setengah jadi dan produk akhir serta pengiriman ke pelanggan.  Seluruh aktivitas ini mencakup aktivitas pembelian dan pengalihdayaan (outsourcing) serta fungsi lain yang penting bagi hubungan antara pemasok dan distributor.  Manajemen rantai pasok meliputi : 1) penyedia transportasi, 2) transfer uang secara tunai dan kredit, 3) para pemasok, 4) distributor, 5) utang dan piutang usaha, 6) pergudangan dan persediaan, 7) pemenuhan pesanan, 8) berbagi informasi pelanggan, prediksi dan produksi.  Tujuannya adalah : membangun sebuah rantai pemasok yang memusatkan perhatian untuk memaksimalkan nilai bagi pelanggan.


Download ppt "DINA NOVIA P. SP, MSi JURUSAN SOSIAL EKONOMI FP - UB."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google