Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

1 SISTEM ALILIK DAN ALKADIENA TERKONYUGASI. 2 Konyugasi : Penggunaan bersama elektron  dalam sistem ikatan rangkap berselang-seling Sistem alilik Diena.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "1 SISTEM ALILIK DAN ALKADIENA TERKONYUGASI. 2 Konyugasi : Penggunaan bersama elektron  dalam sistem ikatan rangkap berselang-seling Sistem alilik Diena."— Transcript presentasi:

1 1 SISTEM ALILIK DAN ALKADIENA TERKONYUGASI

2 2 Konyugasi : Penggunaan bersama elektron  dalam sistem ikatan rangkap berselang-seling Sistem alilik Diena terkonyugasi Karbonil  - takjenuh Sistem aromatis Yang dipelajari

3 3 I. Sistem Alilik

4 4 A. Kation Alilik 1. Kestabilan relatif Gugus alil menstabilkan seperti dua gugus alkil 2. Model ikatan valensi Kestabilan resonansi Ikatan 0.5 

5 5 I. Sistem Allilik A. Kation Allilik 3. Model orbital molekul Untuk etena:  * antibonding Orbital molekul (energi lebih tinggi)  bonding Orbital molekul (energi lebih rendah) Energi total  = -2.0 

6 6 I. Sistem Alilik A. Kation Alilik 3. Model orbital molekul n p a.o.s  n  m.o.s  3 antibonding m.o. total  energy = -2.8  (i.e., more stable than separate C=C and +)  2 nonbonding m.o.  1 bonding m.o. predicts: 0.7  bond order (i.e., 0.4 excess  bonding)

7 7 I. Sistem Alilik A. Kation Alilik 4. Substitusi S N 1 : dipermudah oleh stabilisasi resonansi

8 8 I. Sistem Alilik A. Kation Alilik 5. Penataan ulang allilik

9 9 I. Sistem Alilik A. Kation Alilik 6. Substitusi S N 2 : dipermudah oleh overlap  Terstabilkan oleh overlap   E a lebih rendah dari sistem jenuh

10 10 I. Sistem Alilik B. Radikal Alilik 1. Model ikatan valensi 2. Model orbital molekul 0.5  bond Energi  total = -2.8  (i.e., lebih stabil dari C=C terisolasi dan ·) Orde ikatan 0.7 

11 11 I. Sistem Alilik B. Radikal Alilik 3. Energi disosiasi ikatan (BDE) BDE H 2 C=CH—H108 kcal CH 3 —H104 CH 3 CH 2 —H98 (CH 3 ) 2 CH—H95 (CH 3 ) 3 C—H92 H 2 C=CH–CH 2 —H88 Ikatan C-H alilik paling lemah  Reaktivitas C-H: allilik > 3º > 2º > 1º > metil > vinil (atau kestabilan R·)

12 12 I. Sistem Alilik B. Radikal Alilik 4. Halogenasi alilik Adisi elektrofilik Halogenasi radikal bebas Lebih baik: NBS, N-bromosuksinimida -sumber [Br 2 ]

13 13 I. Sistem Alilik B. Radikal Alilik 4. Halogenasi allilik Inisiasi Propagasi

14 14 I. Sistem Alilik B. Radikal Alilik 4. Halogenasi alilik Penataan ulang alilik: Pertanyaan. Pertimbangkan penyebab terbentuknya produk-produk berikut. Check Answer

15 15 I. Sistem Alilik B. Radikal Alilik 4. Halogenasi alilik Penataan ulang alilik: Pertanyaan. Pertimbangkan penyebab terbentuknya produk-produk berikut. Jawaban: Gambar radikal pada setiap posisi alilik, lalu gambar bentuk resonansinya. Atom bromin masuk pada posisi-posisi radikal.

16 16 I. Sistem Alilik B. Radikal Alilik 4. Halogenasi alilik Untuk alkena simetris Pertanyaan. Berikan semua produk dari reaksi berikut. Check Answer

17 17 I. Sistem Alilik B. Radikal alilik 4. Halogenasi alilik Untuk alkena simetris Jawaban. Berikan semua produk dari reaksi berikut.

18 18 II. Diena A. Jenis isolasi konyugasi kumulasi

19 19 II. Diena B. Kestabilan relatif

20 20 II. Diena C. Allena

21 21 II. Diena D. Diena Terkonyugasi Fakta: 1) Diena terkonyugasi ~4 kkal lebih stabil dari diena terisolasi – mengapa? 2) Konformasi koplanar disukai – mengapa? Model ikatan valensi

22 22 II. Dienes D. Diena Konyugasi Model orbital molekul: energi  total = -4.4  (i.e., lebih stabil dari dua C=C terisolasi {4.0  }) Ramalan: 0.45  b.o  b.o. Orde ikatan  total 2,23

23 23 II. Diena E. Adisi elektrofilik pada diena terkonyugasi 1,2-adisi (adisi langsung) 1,4-adisi (adisi konyugasi)

24 24 II. Diena E. Adisi Elektrofilik pada diena terkonyugasi

25 25 II. Diena 1.Adisi elektrofilik pada diena terkonyugasi Lebih stabil dari ion bromonium

26 26 II. Diena E. Adisi ektrofilik pada diena terkonyugasi Pertanyaan. Berikan produk dari reaksi berikut dan tunjukkan produk utama yang diharapkan pada kondisi kendali termodinamik dan produk di bawah kendali kinetika. Check Answer

27 27 II. Diena Jawaban. Gambar karbokation, bentuk resonansi, dan produk. Kemudian tentukan kestabilannya. Karbokation yang paling stabil akan menjadi produk kinetik, sementara alkena yang paling stabil akan menjadi produk termodinamik. Produk kinetika Produk termodinamika

28 28 III. Reaksi Diels-Alder dienadienofil sikloheksena Diels-Alder adduct Suatu reaksi sikloadisi (stereospesifik) Konformasi diena harus s-cis, bukan s-trans.

29 29 III. Reaksi Diels-Alder A. Mechanisme Reaksi Perisiklik : reaksi serempak yang berlangsung dalam suatu deret siklis elektron pada keadaan transisinya. Deret siklis 6  e – s

30 30 III. Reaksi Diels-Alder B. Diena dan dienofil Hasil terbaik diperoleh dengan dienofil miskin elektron (dienofil mengikat gugus-gugus penarik elektron, misal A,B,Y,Z = C=O, C  N):

31 31 III. Reaksi Diels-Alder B. Diena dan dienofil

32 32 III. Reaksi Diels-Alder B. Diena dan dienofil

33 33 III. Reaksi Diels-Alder C. Stereospesifik

34 34 III. Reaksi Diels-Alder D. Stereoselektif

35 35 III. Reaksi Diels-Alder Pertanyaan. Gambarkan struktur produk Diels Alder pada setiap reaksi berikut : Check Answer

36 36 III. Reaksi Diels-Alder Jawaban. Gambarkan struktur reaksi Diels Alder dalam setiap reaksi berikut.

37 37 III. Reaksi Diels-Alder Pertanyaan. Apakah diena dan dienofil yang digunakan untuk membuat senyawa berikut ? Check Answer

38 38 III. Reaksi Diels-Alder Jawaban. Apakah diena dan dienofil yang akan digunakan untuk membuat senyawa berikut ?


Download ppt "1 SISTEM ALILIK DAN ALKADIENA TERKONYUGASI. 2 Konyugasi : Penggunaan bersama elektron  dalam sistem ikatan rangkap berselang-seling Sistem alilik Diena."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google