Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

SISTEM ALILIK DAN ALKADIENA TERKONYUGASI

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "SISTEM ALILIK DAN ALKADIENA TERKONYUGASI"— Transcript presentasi:

1 SISTEM ALILIK DAN ALKADIENA TERKONYUGASI
Chem 331, Chapter 10 SISTEM ALILIK DAN ALKADIENA TERKONYUGASI Copyright 2001, David R. Anderson

2 Konyugasi : Penggunaan bersama elektron p dalam sistem ikatan rangkap berselang-seling
Sistem alilik Diena terkonyugasi Karbonil a,b-takjenuh Sistem aromatis Yang dipelajari

3 I. Sistem Alilik

4 I. Sistem Alilik A. Kation Alilik 1. Kestabilan relatif
Gugus alil menstabilkan seperti dua gugus alkil 2. Model ikatan valensi Ikatan 0.5 p Kestabilan resonansi

5 I. Sistem Allilik A. Kation Allilik 3. Model orbital molekul
Untuk etena: p* antibonding Orbital molekul (energi lebih tinggi) p bonding Orbital molekul (energi lebih rendah) Energi total p = -2.0 b

6 I. Sistem Alilik A. Kation Alilik 3. Model orbital molekul
n p a.o.s  n p m.o.s p3 antibonding m.o. p2 nonbonding m.o. p1 bonding m.o. total p energy = -2.8 b (i.e., more stable than separate C=C and +) predicts: 0.7 p bond order (i.e., 0.4 excess p bonding)

7 I. Sistem Alilik A. Kation Alilik
4. Substitusi SN1 : dipermudah oleh stabilisasi resonansi

8 I. Sistem Alilik A. Kation Alilik 5. Penataan ulang allilik

9 I. Sistem Alilik A. Kation Alilik
6. Substitusi SN2 : dipermudah oleh overlap p Terstabilkan oleh overlap p  Ea lebih rendah dari sistem jenuh

10 I. Sistem Alilik B. Radikal Alilik 1. Model ikatan valensi 0.5 p bond
2. Model orbital molekul Energi p total = -2.8 b (i.e., lebih stabil dari C=C terisolasi dan ·) Orde ikatan 0.7 p

11 I. Sistem Alilik B. Radikal Alilik 3. Energi disosiasi ikatan (BDE)
H2C=CH—H 108 kcal CH3—H 104 CH3CH2—H 98 (CH3)2CH—H 95 (CH3)3C—H 92 H2C=CH–CH2—H 88 Ikatan C-H alilik paling lemah Reaktivitas C-H: allilik > 3º > 2º > 1º > metil > vinil (atau kestabilan R·)

12 I. Sistem Alilik B. Radikal Alilik 4. Halogenasi alilik
Adisi elektrofilik Halogenasi radikal bebas Lebih baik: NBS, N-bromosuksinimida -sumber [Br2]

13 I. Sistem Alilik B. Radikal Alilik 4. Halogenasi allilik Inisiasi
Propagasi

14 I. Sistem Alilik B. Radikal Alilik 4. Halogenasi alilik
Penataan ulang alilik: Pertanyaan. Pertimbangkan penyebab terbentuknya produk-produk berikut. Check Answer

15 I. Sistem Alilik B. Radikal Alilik 4. Halogenasi alilik
Penataan ulang alilik: Pertanyaan. Pertimbangkan penyebab terbentuknya produk-produk berikut. Jawaban: Gambar radikal pada setiap posisi alilik, lalu gambar bentuk resonansinya. Atom bromin masuk pada posisi-posisi radikal.

16 I. Sistem Alilik B. Radikal Alilik 4. Halogenasi alilik
Untuk alkena simetris Pertanyaan. Berikan semua produk dari reaksi berikut. Check Answer

17 I. Sistem Alilik B. Radikal alilik 4. Halogenasi alilik
Untuk alkena simetris Jawaban. Berikan semua produk dari reaksi berikut.

18 II. Diena A. Jenis isolasi konyugasi kumulasi

19 II. Diena B. Kestabilan relatif

20 II. Diena C. Allena

21 II. Diena D. Diena Terkonyugasi
Fakta: 1) Diena terkonyugasi ~4 kkal lebih stabil dari diena terisolasi – mengapa? 2) Konformasi koplanar disukai – mengapa? Model ikatan valensi

22 II. Dienes D. Diena Konyugasi Model orbital molekul: Ramalan:
0.45 p b.o. energi p total = -4.4 b (i.e., lebih stabil dari dua C=C terisolasi {4.0 b}) 0.89 p b.o. Orde ikatan p total 2,23

23 II. Diena E. Adisi elektrofilik pada diena terkonyugasi 1,2-adisi
(adisi langsung) 1,4-adisi (adisi konyugasi)

24 II. Diena E. Adisi Elektrofilik pada diena terkonyugasi

25 II. Diena 1.Adisi elektrofilik pada diena terkonyugasi
Lebih stabil dari ion bromonium

26 II. Diena E. Adisi ektrofilik pada diena terkonyugasi
Pertanyaan. Berikan produk dari reaksi berikut dan tunjukkan produk utama yang diharapkan pada kondisi kendali termodinamik dan produk di bawah kendali kinetika. Check Answer

27 II. Diena Jawaban. Gambar karbokation, bentuk resonansi, dan produk. Kemudian tentukan kestabilannya. Karbokation yang paling stabil akan menjadi produk kinetik, sementara alkena yang paling stabil akan menjadi produk termodinamik. Produk termodinamika Produk kinetika

28 Suatu reaksi sikloadisi
III. Reaksi Diels-Alder Suatu reaksi sikloadisi (stereospesifik) diena dienofil sikloheksena Diels-Alder adduct Konformasi diena harus s-cis, bukan s-trans.

29 III. Reaksi Diels-Alder
A. Mechanisme Reaksi Perisiklik : reaksi serempak yang berlangsung dalam suatu deret siklis elektron pada keadaan transisinya. Deret siklis 6 p e–s

30 III. Reaksi Diels-Alder
B. Diena dan dienofil Hasil terbaik diperoleh dengan dienofil miskin elektron (dienofil mengikat gugus-gugus penarik elektron, misal A,B,Y,Z = C=O, CN):

31 III. Reaksi Diels-Alder
B. Diena dan dienofil

32 III. Reaksi Diels-Alder
B. Diena dan dienofil

33 III. Reaksi Diels-Alder
C. Stereospesifik

34 III. Reaksi Diels-Alder
D. Stereoselektif

35 III. Reaksi Diels-Alder
Pertanyaan. Gambarkan struktur produk Diels Alder pada setiap reaksi berikut : Check Answer

36 III. Reaksi Diels-Alder
Jawaban. Gambarkan struktur reaksi Diels Alder dalam setiap reaksi berikut.

37 III. Reaksi Diels-Alder
Pertanyaan. Apakah diena dan dienofil yang digunakan untuk membuat senyawa berikut ? Check Answer

38 III. Reaksi Diels-Alder
Jawaban. Apakah diena dan dienofil yang akan digunakan untuk membuat senyawa berikut ?


Download ppt "SISTEM ALILIK DAN ALKADIENA TERKONYUGASI"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google