Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

RAHAJENG AYU SEPTINASARI, 2150407010 TANGGAPAN MAHASISWA BAHASA DAN SASTRA INDONESIA UNNES TERHADAP PROSES TAARUF DALAM NOVEL AYAT-AYAT CINTA KARYA HABIBURRAHMAN.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "RAHAJENG AYU SEPTINASARI, 2150407010 TANGGAPAN MAHASISWA BAHASA DAN SASTRA INDONESIA UNNES TERHADAP PROSES TAARUF DALAM NOVEL AYAT-AYAT CINTA KARYA HABIBURRAHMAN."— Transcript presentasi:

1 RAHAJENG AYU SEPTINASARI, TANGGAPAN MAHASISWA BAHASA DAN SASTRA INDONESIA UNNES TERHADAP PROSES TAARUF DALAM NOVEL AYAT-AYAT CINTA KARYA HABIBURRAHMAN EL- SIRAZY

2 Identitas Mahasiswa - NAMA : RAHAJENG AYU SEPTINASARI - NIM : PRODI : Sastra Indonesia - JURUSAN : Bahasa & Sastra Indonesia - FAKULTAS : Bahasa dan Seni - septina_89 pada domain plasa.com - PEMBIMBING 1 : Sumartini,S.S.,M.A. - PEMBIMBING 2 : Uum Qomariyah,S.Pd.,M.Hum. - TGL UJIAN :

3 Judul TANGGAPAN MAHASISWA BAHASA DAN SASTRA INDONESIA UNNES TERHADAP PROSES TAARUF DALAM NOVEL AYAT-AYAT CINTA KARYA HABIBURRAHMAN EL- SIRAZY

4 Abstrak Karya sastra bergenre islami menyuguhkan ide cerita yang berkembang di masyarakat terlebih yang berhubungan dengan ajaran Islam. Pengarang dapat menuangkan ide dakwahnya dalam karya sastra, seperti ide untuk membahas ta‟aruf. Salah satu novel yang membahas tentang ta‟aruf adalah novel Ayat-Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy. Permasalahan yang muncul dalam kajian ini adalah bagaimana tanggapan mahasiswa Bahasa dan Sastra Unnes terhadap proses ta‟aruf dalam novel Ayat-Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy. Untuk memperoleh jawaban berupa resepsi atau tanggapan mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia dilakukan analisis sosiologi sastra dengan menggunakan teori resepsi sastra. Analisis tersebut sebelumnya disertai dengan mendeskripsikan proses ta'aruf dalam novel Ayat-Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah kartu data dan penyebaran angket atau kuesioner. Kartu data digunakan dalam pendokumentasian data yang berupa kalimat atau pernyataan-peryataan mengenai proses ta‟aruf dalam novel. Kuesiner yang digunakan bersifat terbuka atau isian sehingga memberi kesempatan kepada responden untuk menjawab dengan LEBIH detail dan lebih lengkap. Proses ta‟aruf berarti suatu tindakan pengenalan dan pendekatan terhadap calon pasangan yang dilakukan sebelum melangsungkan pernikahan. Tujuan ta‟aruf adalah mengetahui kriteria calon pasangan. Resepsi mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia dikaji dengan metode analisis deskriptif yaitu unsur yang ditekankan pada jawaban dari pertanyaan dalam kuesioner yang disebarkan. Hasil yang diperoleh adalah data mengenai tanggapan mahasiswa Bahasa dan Sastra Unnes terhadap proses ta‟aruf dalam novel Ayat-Ayat Cinta. Dari data tersebut nampak bahwa penilaian yang diberikan oleh seratus mahasiswa yang menjadi responden sangat beragam. Tanggapan itu bisa bernilai positif maupun negatif, bergantung dari resepsi pembaca. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, penulis memberi saran agar hasil penelitian resepsi ini diharapkan dapat menambah khazanah penelitian sastra dan menjadi referensi penelitian sastra berikutnya yang menggunakan teori resepsi. Selain itu, novel yang dipergunakan sebagai media dalam penelitian ini juga dapat dianalisis dengan pendekatan lain seperti stilistika, sosiologi sastra, psikologi sastra, dan pendekatan lainnya.

5 Kata Kunci Hubungan Laki-Laki dan Perempuan, Ta’aruf, Resepsi

6 Referensi ______. 10 Desember 2010:

7 Terima Kasih


Download ppt "RAHAJENG AYU SEPTINASARI, 2150407010 TANGGAPAN MAHASISWA BAHASA DAN SASTRA INDONESIA UNNES TERHADAP PROSES TAARUF DALAM NOVEL AYAT-AYAT CINTA KARYA HABIBURRAHMAN."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google