Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Materi Pertemuan 12 Psikologi Anak Berbakat Olivia Tjandra W., M. Si., Psi.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Materi Pertemuan 12 Psikologi Anak Berbakat Olivia Tjandra W., M. Si., Psi."— Transcript presentasi:

1 Materi Pertemuan 12 Psikologi Anak Berbakat Olivia Tjandra W., M. Si., Psi

2 Evaluasi Program Pendidikan Anak Berbakat Aspek-aspek yang perlu dipertimbangkan dalam mengevaluasi anak berbakat: Aspek-aspek yang perlu dipertimbangkan dalam mengevaluasi anak berbakat: a. Kemajuan siswa dalam program pemerkayaan (pengetahuan, ketrampilan, sikap) b. Prestasi siswa di kelas c. Kemungkinan adanya hambatan-hambatan dalam belajar d. Perkiraan perkembangan siswa di masa mendatang

3 Evaluator Program Yang berhak mengevaluasi program anak berbakat: Yang berhak mengevaluasi program anak berbakat: 1. Kepala sekolah dan guru 2. Konselor/ psikolog 3. Orangtua 4. Diri siswa sendiri + teman sebaya dan ahli-ahli lainnya

4 Komponen Program yang Dievaluasi 1. Sasaran belajar: a. Kesesuaian sasaran program dengan tujuan pendidikan nasional b. Kerelevanan sasaran dengan kebutuhan masyarakat c. Ruang lingkup sasaran belajar terhadap ranah kognitif (pemikiran), afektif (perasaan, sikap, dan nilai), dan psikomotorik (ketrampilan) 2. Prosedur identifikasi: mengenai ketepatgunaan prosedur identifikasi, serta alat-alat penjaringan dan seleksi

5 Komponen Program yang Dievaluasi 3. Kurikulum: a. Materi pelajaran: mengenai keterkaitan materi pelajaran dengan pemerkayaan horisontal dan vertikal, urutan penyajian (derajat kesulitan dan kemajemukan) b. Proses: mengenai kesesuaian strategi mengajar dengan karakteristik dan kebutuhan siswa berbakat, kekondusifan suasana belajar, optimalnya interaksi guru-siswa-orangtua- kepala sekolah-konselor, antarsiswa, antarguru, antarorangtua 4. Pelayanan dan sarana/ prasarana: sejauh mana pelayanan dan kemudahan tersedia (perpustakaan, laboratorium dan bengkel, olahraga dan rekreasi, musik dan seni lain, konseling)

6 Komponen Program yang Dievaluasi 5. Tenaga/ staf: mengenai guru (kompetensi, sikap, minat, dan pelibatan diri terhadap program AB, perbandingan guru-siswa, penghargaan dan jaminan untuk guru) dan tenaga ahli (guru BP, konselor/ psikolog), dan persiapan pelaksanaan tugas 6. Biaya: mengenai ketersediaan dana, dan asal dana (pemerintah, masyarakat, orangtua, organisasi swasta, dll) 7. Evaluasi: mengenai perencanaan evaluasi, cakupan evaluasi (anak dan program), ketepatgunaan, pelibatan tenaga dan staf, pelaksanaan evaluasi (sistematis, teratur, dan berkelanjutan)

7 Konseling Anak Berbakat Alasan: karena meskipun siswa memiliki bakat- bakat istimewa, tetap ada masalah baik di sekolah dan dalam beradaptasi dengan lingkungan (rumah dan masyarakat) Alasan: karena meskipun siswa memiliki bakat- bakat istimewa, tetap ada masalah baik di sekolah dan dalam beradaptasi dengan lingkungan (rumah dan masyarakat) Bimbingan dan penyuluhan merupakan suatu rangkaian kegiatan yang berkesinambungan yang bertujuan membantu setiap siswa berkembang seoptimal mungkin (Dr. P. M. Hattari dalam Munandar, 1999) Bimbingan dan penyuluhan merupakan suatu rangkaian kegiatan yang berkesinambungan yang bertujuan membantu setiap siswa berkembang seoptimal mungkin (Dr. P. M. Hattari dalam Munandar, 1999) Dilakukan oleh guru dan konselor/ psikolog Dilakukan oleh guru dan konselor/ psikolog Program bimbingan dan penyuluhan meliputi bidang akademis, kepribadian, dan karir Program bimbingan dan penyuluhan meliputi bidang akademis, kepribadian, dan karir

8 Tujuan Bimbingan dan Penyuluhan A. Umum: Membantu perkembangan siswa (intelektual, emosional, sosial) Membantu perkembangan siswa (intelektual, emosional, sosial) Membantu mencegah gangguan/ masalah dalam perkembangan siswa Membantu mencegah gangguan/ masalah dalam perkembangan siswa Membantu mengatasi masalah yang dialami siswa Membantu mengatasi masalah yang dialami siswa B. Khusus: Meliputi segi kognitif, afektif, dan psikomotorik sesuai dengan sasaran pendidikan

9 Masalah Anak Berbakat yang Tidak Termotivasi Pokok-pokok yang perlu diperhatikan dalam penanganan masalah: Pokok-pokok yang perlu diperhatikan dalam penanganan masalah: 1. Menyelidiki penyebab yang bersumber dari keadaan fisik anak 2. Menginventarisasi keadaan emosional dari keluarga 3. Bagaimana anak melihat hubungan pendidikan dengan orang lain yang penting bagi dirinya (saat anak termotivasi, perasaan bangga dan penghargaan, kesempatan untuk bicara) 4. Meneliti contoh-contoh yang diberikan pendidik (perhatian, dorongan, perasaan aman)

10 Masalah Anak Berbakat yang Tidak Termotivasi 1. Keadaan sekolah: mengenai pengembangan rasa ingin tahu, ingin mengungkapkan diri, hubungan baik dengan orang lain, kemandirian, kesempatan siswa berkembang sesuai bakat dan minat) 2. Kesiapan dan keinginan siswa untuk belajar: halangan untuk siap belajar, alasan untuk ingin belajar

11 Langkah-langkah Menumbuhkan Motivasi Berprestasi pada Siswa 1. Pendidik harus menerima anak sebagaimana adanya 2. Dalam menyusun kegiatan belajar, mulailah dengan sasaran yang mudah dicapai  pengalaman berhasil 3. Usahakan untuk memahami anak dan masalahnya 4. Pendidik harus sabar dan tenggang rasa dalam menunggu perkembangan kemampuan anak 5. Berikan penguatan yang bermakna bagi anak 6. Bantu anak mengembangkan gambar diri yang positif dengan memberi kepercayaan bahwa pada dasarnya ia baik dan mampu


Download ppt "Materi Pertemuan 12 Psikologi Anak Berbakat Olivia Tjandra W., M. Si., Psi."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google