Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

These courseware materials are to be used in conjunction with Software Engineering: A Practitioner’s Approach, 6/e and are provided with permission by.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "These courseware materials are to be used in conjunction with Software Engineering: A Practitioner’s Approach, 6/e and are provided with permission by."— Transcript presentasi:

1 These courseware materials are to be used in conjunction with Software Engineering: A Practitioner’s Approach, 6/e and are provided with permission by R.S. Pressman & Associates, Inc., copyright © 1996, 2001, Catatan Kuliah Rekayasa Perangkat Lunak (Software Engineering) Bagian 1 Catatan Kuliah Rekayasa Perangkat Lunak (Software Engineering) Bagian 1 copyright © 2006 R.S. Pressman & Associates, Inc, Hanya digunakan di lingkungan Universtias Hanya boleh digandakan untuk mahasiswa di lingkungan universitas yang menggunakan buku Software Engineering: A Practitioner's Approach. Selain itu dilarang keras menggandakan. Presentasi, slide atau hardcopy tidak boleh digunakan untuk short courses, seminar industri, atau kepentingan konsultasi.

2 These courseware materials are to be used in conjunction with Software Engineering: A Practitioner’s Approach, 6/e and are provided with permission by R.S. Pressman & Associates, Inc., copyright © 1996, 2001, Software Engineering: A Practitioner’s Approach, 6/e Bab 2 Proses : Pandangan Umum Software Engineering: A Practitioner’s Approach, 6/e Bab 2 Proses : Pandangan Umum copyright © 1996, 2001, 2005 R.S. Pressman & Associates, Inc. Hanya digunakan di lingkungan Universtias Hanya boleh digandakan untuk mahasiswa di lingkungan universitas yang menggunakan buku Software Engineering: A Practitioner's Approach. Selain itu dilarang keras menggandakan.

3 These courseware materials are to be used in conjunction with Software Engineering: A Practitioner’s Approach, 6/e and are provided with permission by R.S. Pressman & Associates, Inc., copyright © 1996, 2001, Definisi Pembangunan dan Pengggunaan prinsip-prinsip rekayasa dalam rangka mendapatkan perangkat lunak yang ekonomis yang handal dan bekerja efisien pada komputer yang nyata (Fritz Bauer) Pembangunan dan Pengggunaan prinsip-prinsip rekayasa dalam rangka mendapatkan perangkat lunak yang ekonomis yang handal dan bekerja efisien pada komputer yang nyata (Fritz Bauer) IEEE IEEE Aplikasi pendekatan sistematik, disiplin, terquantifikasi pada pengembangan, operasi, perawatan perangkat lunak, yaitu aplikasi rekayasa pada perangkat lunak Aplikasi pendekatan sistematik, disiplin, terquantifikasi pada pengembangan, operasi, perawatan perangkat lunak, yaitu aplikasi rekayasa pada perangkat lunak Studi pendekatan-pendekatan di atas Studi pendekatan-pendekatan di atas

4 These courseware materials are to be used in conjunction with Software Engineering: A Practitioner’s Approach, 6/e and are provided with permission by R.S. Pressman & Associates, Inc., copyright © 1996, 2001, Teknologi Berlapis Rekayasa Perangkat Lunak a “quality” focus process model methods tools

5 Software Engineering Software engineering mencakup proses, teknik manajemen, metoda-metoda teknis dan penggunaan tools. Software engineering mencakup proses, teknik manajemen, metoda-metoda teknis dan penggunaan tools. These courseware materials are to be used in conjunction with Software Engineering: A Practitioner’s Approach, 6/e and are provided with permission by R.S. Pressman & Associates, Inc., copyright © 1996, 2001,

6 6 Pandangan Umum RPL Rekayasa : analisis, desain, konstruksi, verifikasi, dan manajemen entitas teknis (dan sosial) Rekayasa : analisis, desain, konstruksi, verifikasi, dan manajemen entitas teknis (dan sosial) Problem apa yang harus diselesaikan ? Problem apa yang harus diselesaikan ? Karakteristik entitias apa yang digunakan untuk menyelesaikan masalah ? Karakteristik entitias apa yang digunakan untuk menyelesaikan masalah ? Bagaimana entitas (dan solusinya) direalisasikan ? Bagaimana entitas (dan solusinya) direalisasikan ? Bagaimana entitas di konstruksi ? Bagaimana entitas di konstruksi ? Pendekatan apa yang digunakan untuk menemukankesalahan yang dibuat pada desain dan konstruksi entitas ? Pendekatan apa yang digunakan untuk menemukankesalahan yang dibuat pada desain dan konstruksi entitas ? Bagaimana entitas didukung dalam jangka panjang, dimana koreksi, adaptasi, dan peningkatan selalu diminta pengguna pada entitas Bagaimana entitas didukung dalam jangka panjang, dimana koreksi, adaptasi, dan peningkatan selalu diminta pengguna pada entitas

7 These courseware materials are to be used in conjunction with Software Engineering: A Practitioner’s Approach, 6/e and are provided with permission by R.S. Pressman & Associates, Inc., copyright © 1996, 2001, Tiga Fase Umum RPL Fase definisi, fokus pada pertanyaan “apa” Fase definisi, fokus pada pertanyaan “apa” Fase pengembangan, fokus pada pertanyaan “bagaimana” Fase pengembangan, fokus pada pertanyaan “bagaimana” Fase dukungan, fokus pada “perubahan” : Fase dukungan, fokus pada “perubahan” : Koreksi Koreksi Adaptasi Adaptasi Peningkatan Peningkatan Pencegahan Pencegahan

8 These courseware materials are to be used in conjunction with Software Engineering: A Practitioner’s Approach, 6/e and are provided with permission by R.S. Pressman & Associates, Inc., copyright © 1996, 2001, Bingkai Kerja Proses Aktivitas Bingkai Kerja Tugas-tugasProduk-produk milestones & deliverables QA checkpoints Aktivitas Payung

9 These courseware materials are to be used in conjunction with Software Engineering: A Practitioner’s Approach, 6/e and are provided with permission by R.S. Pressman & Associates, Inc., copyright © 1996, 2001, Aktivitas Bingkai Kerja Komunikasi Komunikasi Perencanaan Perencanaan Pemodelan Pemodelan Analisis Kebutuhan Analisis Kebutuhan Desain Desain Konstruksi Konstruksi Menyusun kode Menyusun kode Pengujian Pengujian Produksi Produksi

10 These courseware materials are to be used in conjunction with Software Engineering: A Practitioner’s Approach, 6/e and are provided with permission by R.S. Pressman & Associates, Inc., copyright © 1996, 2001, Aktivitas Payung Manajemen Proyek PL Manajemen Proyek PL Review Teknik Formal Review Teknik Formal Jaminan Mutu PL Jaminan Mutu PL Manajemen Konfigurasi PL Manajemen Konfigurasi PL Persiapan dan Produksi Produk Pekerjaan Persiapan dan Produksi Produk Pekerjaan Manajemen Penggunaan Kembali Manajemen Penggunaan Kembali Pengukuran Pengukuran Manajemen Resiko Manajemen Resiko

11 These courseware materials are to be used in conjunction with Software Engineering: A Practitioner’s Approach, 6/e and are provided with permission by R.S. Pressman & Associates, Inc., copyright © 1996, 2001, Model Proses : Adaptabilitas Aktivitas-aktivitas bingkai kerja akan selalu diaplikasikan pada setiap project, tetapi …. Aktivitas-aktivitas bingkai kerja akan selalu diaplikasikan pada setiap project, tetapi …. Tugas-tugas (dan derajat kekakuan) pada setiap aktivitas akan bervariasi bergantung pada : Tugas-tugas (dan derajat kekakuan) pada setiap aktivitas akan bervariasi bergantung pada : Tipe proyek Tipe proyek Karakteristik proyek Karakteristik proyek Penilaian umum; persetujuan tim proyek Penilaian umum; persetujuan tim proyek

12 Software Engineering Institute (SEI) Capability Maturity Model (CMM) Level 1: Mengawali (ad hoc software processes) Level 1: Mengawali (ad hoc software processes) Level 2: Mengulang (bisa mengulang keberhasilan terdahulu) Level 2: Mengulang (bisa mengulang keberhasilan terdahulu) Level 3: Menentukan ( manajemen dan dokumentasi proses rekayasa, standarisasi, dan integrasi ke bentuk organisasi -proses software yang lebih luas) Level 3: Menentukan ( manajemen dan dokumentasi proses rekayasa, standarisasi, dan integrasi ke bentuk organisasi -proses software yang lebih luas) Level 4; Mengatur (proses software process dan produk secara kuantitas dan dikontrol menggunakan tingkat pengukuran yang rinci) Level 4; Mengatur (proses software process dan produk secara kuantitas dan dikontrol menggunakan tingkat pengukuran yang rinci) Level 5: Optimasi (secara kontinyu meningkatkan proses yang dimungkinkan dengan cara secara kuantitatif memberikan feedback mengenai idea proses dan inovasi pengujian) Level 5: Optimasi (secara kontinyu meningkatkan proses yang dimungkinkan dengan cara secara kuantitatif memberikan feedback mengenai idea proses dan inovasi pengujian) These courseware materials are to be used in conjunction with Software Engineering: A Practitioner’s Approach, 6/e and are provided with permission by R.S. Pressman & Associates, Inc., copyright © 1996, 2001,

13 These courseware materials are to be used in conjunction with Software Engineering: A Practitioner’s Approach, 6/e and are provided with permission by R.S. Pressman & Associates, Inc., copyright © 1996, 2001, CMMI CMMI menentukan setiap area proses dalam hal “tujuan spesifik” dan “langkah-langkah spesifik” yang dibutuhkan untuk menggapai tujuan-tujuan tersebut. CMMI menentukan setiap area proses dalam hal “tujuan spesifik” dan “langkah-langkah spesifik” yang dibutuhkan untuk menggapai tujuan-tujuan tersebut. Tujuan-Tujuan Spesifik membangun karakteristik- karakteristik yang harus ada jika aktivitas yang dilakukan sebuah proses adalah efektif. Tujuan-Tujuan Spesifik membangun karakteristik- karakteristik yang harus ada jika aktivitas yang dilakukan sebuah proses adalah efektif. Langkah-Langkah Spesifik membuat sebuah tujuan menjadi sekelompok aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan proses. Langkah-Langkah Spesifik membuat sebuah tujuan menjadi sekelompok aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan proses.

14 These courseware materials are to be used in conjunction with Software Engineering: A Practitioner’s Approach, 6/e and are provided with permission by R.S. Pressman & Associates, Inc., copyright © 1996, 2001, Pola-Pola Proses Pola-pola proses menentukan sekelompok aktivitas, aksi, tugas-tugas pekerjaan, produk-produk pekerjaan dan/atau perilaku yang berkaitan Pola-pola proses menentukan sekelompok aktivitas, aksi, tugas-tugas pekerjaan, produk-produk pekerjaan dan/atau perilaku yang berkaitan Sebuah template digunakan untuk menentukan pattern/pola Sebuah template digunakan untuk menentukan pattern/pola Contoh-contoh umum : Contoh-contoh umum : Komunikasi pelanggan (sebuah aktivitas proses) Komunikasi pelanggan (sebuah aktivitas proses) Analisis (sebuah aksi) Analisis (sebuah aksi) Pengumpulan Kebutuhan (sebuah tugas proses) Pengumpulan Kebutuhan (sebuah tugas proses) Review sebuah produk kerja (sebuah tugas proses) Review sebuah produk kerja (sebuah tugas proses) Model Desain (sebuah produk kerja) Model Desain (sebuah produk kerja)

15 These courseware materials are to be used in conjunction with Software Engineering: A Practitioner’s Approach, 6/e and are provided with permission by R.S. Pressman & Associates, Inc., copyright © 1996, 2001, Asesmen Proses Sebuah proses harus dinilai untuk memastikan bahwa mereka memenuhi sekumpulan kriteria proses dasar yang penting bagi rekayasa PL yang sukses Sebuah proses harus dinilai untuk memastikan bahwa mereka memenuhi sekumpulan kriteria proses dasar yang penting bagi rekayasa PL yang sukses. Beberapa pilihan penilaian yang tersedia : Beberapa pilihan penilaian yang tersedia : SCAMPI SCAMPI CBA IPI CBA IPI SPICE SPICE ISO 9001:2000 ISO 9001:2000

16 These courseware materials are to be used in conjunction with Software Engineering: A Practitioner’s Approach, 6/e and are provided with permission by R.S. Pressman & Associates, Inc., copyright © 1996, 2001, Penilaian dan Peningkatan

17 These courseware materials are to be used in conjunction with Software Engineering: A Practitioner’s Approach, 6/e and are provided with permission by R.S. Pressman & Associates, Inc., copyright © 1996, 2001, Proses Personal PL (PSP) Rekomendasi 5 aktivitas bingkai kerja : Rekomendasi 5 aktivitas bingkai kerja : Perencanaan Perencanaan Desain level tinggi Desain level tinggi Review Desain level tinggi Review Desain level tinggi Pengembangan Pengembangan Postmortem Postmortem Penekanan pada kebutuhan software engineer untuk mengidentifikasi kesalahan di awal waktu, dan memahami tipe-tipe kesalahan tersebut Penekanan pada kebutuhan software engineer untuk mengidentifikasi kesalahan di awal waktu, dan memahami tipe-tipe kesalahan tersebut

18 These courseware materials are to be used in conjunction with Software Engineering: A Practitioner’s Approach, 6/e and are provided with permission by R.S. Pressman & Associates, Inc., copyright © 1996, 2001, Proses Tim PL (TSP) Setiap proyek diluncurkan menggunakan sebuah script yang mendefinisikan tugas-tugas yang harus diselesaikan Setiap proyek diluncurkan menggunakan sebuah script yang mendefinisikan tugas-tugas yang harus diselesaikan Tim diarahkan secara mandiri Tim diarahkan secara mandiri Pengukuran dianjurkan Pengukuran dianjurkan Pengukuran dianailisis dengan tujuan meningkatkan proses tim Pengukuran dianailisis dengan tujuan meningkatkan proses tim

19 These courseware materials are to be used in conjunction with Software Engineering: A Practitioner’s Approach, 6/e and are provided with permission by R.S. Pressman & Associates, Inc., copyright © 1996, 2001, Tujuan Utama Proses PL : Kualitas Tinggi Ingat: Kualitas Tinggi = Proyek pendek Mengapa? Sedikit/Tidak ada Pekerjaan ulang!

20 Process as Problem Solving

21 The Linear Model

22 Iterative Models Prototyping RAD

23 The Incremental Model

24 An Evolutionary (Spiral) Model

25 Still Other Process Models Component assembly model—proses memanfaatkan s/w untuk digunkan kembali merupakan tujuan pengembangan Component assembly model—proses memanfaatkan s/w untuk digunkan kembali merupakan tujuan pengembangan Concurrent process model—bagian proses yang berbeda dipisahkan dalam proses lain Concurrent process model—bagian proses yang berbeda dipisahkan dalam proses lain Formal methods—proses diterapkan ketika spesifikasi matematis dikembangkan Formal methods—proses diterapkan ketika spesifikasi matematis dikembangkan Cleanroom software engineering—menekankan pada tidak adanya error sebelum pengujian Cleanroom software engineering—menekankan pada tidak adanya error sebelum pengujian

26 Software Process Models Linear Sequential Model (old fashioned but reasonable approach when requirements are well understood) Linear Sequential Model (old fashioned but reasonable approach when requirements are well understood) Prototyping Model (good first step when customer has a legitimate need, but is clueless about the details, developer needs to resist pressure to extend a rough prototype into a production product) Prototyping Model (good first step when customer has a legitimate need, but is clueless about the details, developer needs to resist pressure to extend a rough prototype into a production product) Rapid Application and Development (RAD) Model (makes heavy use of reusable software components with an extremely short development cycle) Rapid Application and Development (RAD) Model (makes heavy use of reusable software components with an extremely short development cycle) Incremental Model (delivers software in small but usable pieces, each piece builds on pieces already delivered) Incremental Model (delivers software in small but usable pieces, each piece builds on pieces already delivered) Spiral Model (couples iterative nature of prototyping with the controlled and systematic aspects of the linear sequential model) Spiral Model (couples iterative nature of prototyping with the controlled and systematic aspects of the linear sequential model) Win-Win Spiral Model (eliciting software requirements defined through negotiation between customer and developer, where each party attempts to balance technical and business constraints) Win-Win Spiral Model (eliciting software requirements defined through negotiation between customer and developer, where each party attempts to balance technical and business constraints) Concurrent Development Model (similar to spiral model often used in development of client/server applications) Concurrent Development Model (similar to spiral model often used in development of client/server applications) Component-Based Development (spiral model variation in which applications are built from prepackaged software components called classes) Component-Based Development (spiral model variation in which applications are built from prepackaged software components called classes) Formal Methods Model (rigorous mathematical notation used to specify, design, and verify computer-based systems) Formal Methods Model (rigorous mathematical notation used to specify, design, and verify computer-based systems) Fourth Generation (4GT) Techniques (software tool is used to generate the source code for a software system from a high level specification representation) Fourth Generation (4GT) Techniques (software tool is used to generate the source code for a software system from a high level specification representation) These courseware materials are to be used in conjunction with Software Engineering: A Practitioner’s Approach, 6/e and are provided with permission by R.S. Pressman & Associates, Inc., copyright © 1996, 2001,


Download ppt "These courseware materials are to be used in conjunction with Software Engineering: A Practitioner’s Approach, 6/e and are provided with permission by."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google