Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pekerja Migran Wanita & Resiko Kekerasan Sub POKOK BAHASAN 5 1.Memahami perubahan ekonomi- politik makro dan dampaknya thd Naker 2.Faktor Krisis di daerah.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pekerja Migran Wanita & Resiko Kekerasan Sub POKOK BAHASAN 5 1.Memahami perubahan ekonomi- politik makro dan dampaknya thd Naker 2.Faktor Krisis di daerah."— Transcript presentasi:

1 Pekerja Migran Wanita & Resiko Kekerasan Sub POKOK BAHASAN 5 1.Memahami perubahan ekonomi- politik makro dan dampaknya thd Naker 2.Faktor Krisis di daerah asal dan Peluang Migrasi 3. TKWI dan Resiko Kekerasan 4/2/20151

2 Pengantar PPPPerubahan drastis di bidang ekonomi dan politik di beberapa negara ASEAN khusus nya,telah menimbulkan “krisis” baru yg jauh lebih parah dari sebelumnya. KKKKecemasan Pekerja akibat naiknya angka pengangguran krn PHK sebagai dampak langsung kebijakan ekonomi dan politik baru, merupakan “Bom waktu” yg dpt meledak setiap saat menjadi konflik industrial baru 2

3 Kondisi di Tingkat Regional  Dlm konteks regional, kecemasan pekerja dapat saja berkembang menjadi focus of interest dari munculnya bentuk2 pertarungan kepentingan baru diantara negara2 Besar  Disisi lain, lemahnya kekuatan ekonomi negara2 ASEAN telah menciptakan mata rantai ketergantungan yg pd gilirannya membuka peluang bagi masuknya intervensi asing  Secara makro lemahnya ekonomi dan politik suatu negara akan berpengaruh thd Naker 4/2/20153

4 Disparitas Antar Regional Perbedaan kemampuan masing2 negara untuk keluar dari “krisis” moneter dan krisis2 lainnya (minyak bumi) telah menimbulkan polarisasi pertumbuhan ekonomi yg makin tajam di antara anggota negara2 ASEAN Indonesia yg di-sebut2 sbg salah 1 keajaiban Asia,yang pernah meraih pertumbuhan ekonomi rata-rata 8% pertahun,tetapi terpuruk hanya dlm tempo 2 th menjadi nol % bahkan minus 4/2/20154

5 Krisis di Indonesia Sejak terjadinya krisis di Asia yg dipicu oleh krisis nilai “bath” Thailand, rupiah Indonesia bahkan telah kehilangan 70% nilainya dibanding sebelumnya Pertumbuhan negatif GDP dari 15,3% tahun 1988 menjadi minus (-3,4%) tahun 1999 Angka Inflasi sudah mendekati 80%. 5

6 Akibat Krisis Pertumbuhan kesempatan kerja stagnan di satu sisi, sedang di sisi lain pertumbuh an angkatan kerja terus membanjiri pasar kerja yg sudah jenuh,kecuali sektor ekon informal. Sepertiga lebih dari 90 juta AK menjadi penganggur terbuka /Open Unemployment Angka kemisknan meningkat mendekati angka 66% tahun /2/20156

7 Migrasi dan Disparitas Negara2 Asean lainnya lebih dahulu pulih dari krisis.Indonesia mengalami dampak paling parah dan paling lama akibat krisis tsbNegara2 Asean lainnya lebih dahulu pulih dari krisis.Indonesia mengalami dampak paling parah dan paling lama akibat krisis tsb Disparitas antar negara terutama dalam perkembangan dan kemajuan ekonomi menjadi sebab utama terjadinya migrasi Naker besar2an ke luar negeri,meski sblm krisis, angka migrasi internasional ini memang sdh tinggi.Disparitas antar negara terutama dalam perkembangan dan kemajuan ekonomi menjadi sebab utama terjadinya migrasi Naker besar2an ke luar negeri,meski sblm krisis, angka migrasi internasional ini memang sdh tinggi. 4/2/20157

8 Faktor Penarik dan Pendorong  Terbatasnya kesempatan kerja di dlm negeri, pengangguran terbuka yang semakin meluas,serta tingkat keparahan kemiskinan semakin kentara di berbagai daerah, menjadi sebab dari arus migrasi TKI/TKW ke luar negeri (push factor)  Pertumbuhan ekonomi yg pesat di negara Asean lainnya, menjadi daya tarik migran TKI ke Luar Negeri 4/2/20158

9 Resiko Kekerasan Pekerja Wanita Ada tiga ketegori migran yg bekerja ke LN 1.Migran legal :yakni mereka yang bermigrasi menjadi Naker di LN dilengkapi dgn dokumen imigrasi yg sah dari Dalam Negeri 2.Migran illegal yg bermigrasi tanpa dilengkapi dgn dokumen imigrasi yg lengkap dan sah tetapi bisa menjadi legal  karena bantuan Majikan 3.Migran legal tetapi di LN berpindah kerja tanpa mengurus dokumen yang sah  shg jadi ilegal 4/2/20159

10 TKW dan Tindak Kekerasan Pekerja migran yg paling rentan mengalami tindakan kekerasan adalah migran kategori 2 dan 3 terutama TKW Pekerja migran yg paling rentan mengalami tindakan kekerasan adalah migran kategori 2 dan 3 terutama TKW Perbedaan politik, sosial dan kultural di antara bangsa2 ASEAN, menjadi salah satu sebab dari munculnya tindakan kekerasan pd Naker wanita (TKW) Perbedaan politik, sosial dan kultural di antara bangsa2 ASEAN, menjadi salah satu sebab dari munculnya tindakan kekerasan pd Naker wanita (TKW) Perlindungan hukum yg lemah krn tdk adanya informasi yg akurat ttg TKW di LN Perlindungan hukum yg lemah krn tdk adanya informasi yg akurat ttg TKW di LN 4/2/201510

11 Catatan Penutup Silakan mencari jawaban atau solusi terhadap masalah TKW dan ancaman tindak kekerasan di LN ini. Kumpulkan Tugas rumah ini minggu depan. Terima Kasih 4/2/201511

12 4/2/201512


Download ppt "Pekerja Migran Wanita & Resiko Kekerasan Sub POKOK BAHASAN 5 1.Memahami perubahan ekonomi- politik makro dan dampaknya thd Naker 2.Faktor Krisis di daerah."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google