Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

LATAR BELAKANG MASALAH

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "LATAR BELAKANG MASALAH"— Transcript presentasi:

1 LATAR BELAKANG MASALAH
JUDUL PENELITIAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE DENGAN MENGGUNAKAN POWER POINT PADA POLA DAN BARISAN BILANGAN oleh: HENI HENDAYANI NIM JUDUL LATAR BELAKANG MASALAH RUMUSAN MASALAH TUJUAN PENELITIAN MANFAAT PENELITIAN HIPOTESIS

2 LATAR BELAKANG MASALAH
JUDUL KESULITAN ANAK DALAM MEMPELAJARI MATEMATIKA LATAR BELAKANG MASALAH CARA GURU MENGAJAR RUMUSAN MASALAH MEDIA PEMBELAJARAN TUJUAN PENELITIAN RATA-RATA NILAI TES MANFAAT PENELITIAN HIPOTESIS

3 LATAR BELAKANG MASALAH
RUMUSAN MASALAH JUDUL PENELITIAN Apakah model pembelajaran Think Pair Share dengan bantuan power point dapat meningkatkan hasil belajar siswa? Bagaimana motivasi siswa terhadap pembelajaran Think Pair Share dengan bantuan power point? Bagaimana aktivitas siswa terhadap pembelajaran Think Pair Share dengan bantuan power point? Apakah kemampuan pemecahan masalah siswa menggunakan model pembelajaran Think Pair Share dengan bantuan power point lebih baik dari pada pembelajaran konvensional? Apakah terdapat korelasi antara motivasi dengan kemampuan pemecahan masalah pada pola dan barisan bilangan? LATAR BELAKANG MASALAH RUMUSAN MASALAH TUJUAN PENELITIAN MANFAAT PENELITIAN HIPOTESIS

4 LATAR BELAKANG MASALAH
TUJUAN PENELITIAN JUDUL PENELITIAN Mengetahui model pembelajaran Think Pair Share dengan bantuan power point terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Mengetahui motivasi siswa terhadap pembelajaran Think Pair Share dengan bantuan power point. Mengetahui aktivitas siswa terhadap pembelajaran Think Pair Share dengan bantuan power point. Mengetahui kemampuan pemecahan masalah siswa menggunakan model pembelajaran Think Pair Share dengan bantuan power point lebih baik dari pada pembelajaran konvensional. Mengetahui korelasi antara motivasi dengan kemampuan pemecahan masalah pada pola dan barisan bilangan. LATAR BELAKANG MASALAH RUMUSAN MASALAH TUJUAN PENELITIAN MANFAAT PENELITIAN HIPOTESIS

5 DILIHAT DARI SEGI AKADEMIS DILIHAT DARI SEGI PRAKTIS
MANFAAT PENELITIAN JUDUL PENELITIAN DILIHAT DARI SEGI AKADEMIS LATAR BELAKANG MASALAH RUMUSAN MASALAH DILIHAT DARI SEGI PRAKTIS TUJUAN PENELITIAN MANFAAT PENELITIAN HIPOTESIS

6 LATAR BELAKANG MASALAH
HIPOTESIS JUDUL PENELITIAN Model pembelajaran Think Pair Share dengan bantuan power point dapat meningkatan hasil belajar siswa. Kemampuan pemecahan masalah siswa menggunakan model pembelajaran Think Pair Share dengan bantuan power point lebih baik dari pada pembelajaran konvensional. Terdapat korelasi antara motivasi dengan kemampuan pemecahan masalah pada pola dan barisan bilangan. LATAR BELAKANG MASALAH RUMUSAN MASALAH TUJUAN PENELITIAN MANFAAT PENELITIAN HIPOTESIS

7 METODOLOGI PENELITIAN PENGGUNAAN POWER POINT PEMBELAJARAN KOOPERATIF
KAJIAN TEORITIS KAJIAN TEORITIS MOTIVASI KERANGKA BERPIKIR AKTIVITAS OPERASIONAL VARIABEL PEMECAHAN MASALAH METODOLOGI PENELITIAN PENGGUNAAN POWER POINT JADWAL PENELITIAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF DAFTAR PUSTAKA

8 METODOLOGI PENELITIAN
KERANGKA BERPIKIR KAJIAN TEORITIS Teknik pembelajaran Think-Pair-Share dengan media pembelajaran Power Point Aktivitas Belajar Siswa Motivasi Belajar Siswa Pemecahan masalah Hasil belajar siswa KERANGKA BERPIKIR OPERASIONAL VARIABEL METODOLOGI PENELITIAN JADWAL PENELITIAN DAFTAR PUSTAKA

9 METODOLOGI PENELITIAN
OPERASIONAL VARIABEL KAJIAN TEORITIS variabel Operasional Indikator Instrumen Responden Variabel (x) Model kooperatif Think-Pair-Share Pendapat siswa tentang penggunaan model pembelajaran think-pair-share (TPS) Sikap siswa terhadap model pembelajaran Angket Lembar observasi wawancara Siswa Variabel (Y1) Motivasi siswa dalam pembelajaran matematika Sikap siswa pada proses pembelajaran matematika Suasana pembelajaran matematika Variabel (Y2) Aktivitas siswa dalam Aktivitas siswa pada proses pembelajaran matematika Variabel (Y3) Pemecahan masalah Kemampuan menyelesaikan masalah pada pola dan barisan bilangan Teori Uji kompetensi siswa KERANGKA BERPIKIR OPERASIONAL VARIABEL METODOLOGI PENELITIAN JADWAL PENELITIAN DAFTAR PUSTAKA

10 METODOLOGI PENELITIAN
KAJIAN TEORITIS Jenis Penelitian KERANGKA BERPIKIR Subjek Penelitian OPERASIONAL VARIABEL Instrumen Penelitian METODOLOGI PENELITIAN Teknik Pengolahan dan Analisis Data JADWAL PENELITIAN DAFTAR PUSTAKA

11 METODOLOGI PENELITIAN
JADWAL PENELITIAN KAJIAN TEORITIS No Waktu Ket Agustus September Oktober November Desember Januari Pebruari Maret April Mei Juni 1 Pengajuan usulan penelitian 2 Penyusunan proposal 3 Seminar usulan penelitian (proposal) 4 Perbaikan proposal penelitian 5 Bimbingan 6 Pelaksanaan penelitian 7 Penyusunan laporan 8 Pendaftaran sidang 9 Ujian sidang KERANGKA BERPIKIR OPERASIONAL VARIABEL METODOLOGI PENELITIAN JADWAL PENELITIAN DAFTAR PUSTAKA

12 METODOLOGI PENELITIAN
DAFTAR PUSTAKA KAJIAN TEORITIS Anas, S. (2011), Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo. Creswell, John W. (2010), Research Design Pendidikan Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Huda, M. (2011), Cooverative Learning, Metode, Teknik, Struktur dan Model Penerapan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Iskandar. (2011), Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Gaung Persada Press. Lie, A. (2008), Cooverative Learning. Jakarta: Gramedia Widiasarana. Rusman. (2011), Model-model Pembelajaran Pengembangan Profesionalisme Guru. Jakarta: RajaGrafindo Perkasa. Ramayulis. (2008), Metodologi Pendidikan Agama Islam. Jakarta: Kalam Mulia Setyadi, J. (2010), Buku Pintar Mengenai Komputer & Laptop. Jakarta: Media Kita Sumarmo, U. (2010), Berpikir Matematik Apa, Mengapa dan bagaimana Cara Mempelajarinya. Materi Perkuliahan, Jurusan Matematika FPMIPA UPI. Bandung: Tidak diterbitkan Susilawati,W.(2008), Belajar dan Pembelajaran Matematika. Materi Perkuliahan, Jurusan Matematika FKIP, UNINUS. Bandung: Tidak diterbitkan Sriudin, (2011), Model Pembelajaran Think Pair Share [On Line]. Tersedia: www. Sriudin.com/2011/07 model-pembelajaran-think-pair-share.html. [1 Oktober 2012] Yaniawati, P. (2010), e-learning Alternatif Pembelajaran Kontemporer. Bandung: Arfino Raya. Yaniawati, P. (2012), Pemecahan Masalah, Penalaran dan Komunikasi Matematika. Materi Perkuliahan pada PPS UNPAS. Bandung: Tidak diterbitkan KERANGKA BERPIKIR OPERASIONAL VARIABEL METODOLOGI PENELITIAN JADWAL PENELITIAN DAFTAR PUSTAKA

13 MANFAAT PENELITIAN DILIHAT DARI SEGI AKADEMIS
JUDUL PENELITIAN Menambah wawasan guru di sekolah tempat penelitian ini yang dapat digunakan sebagai alternatif pembelajara matematika dalam upaya meningkatkan motivasi, aktivitas dan hasil belajar peserta didik. Memberikan sumbangan penelitian berikutnya dalam bidang pendidikan yang ada kaitannya dengan masalah upaya proses pembelajaran. Memberikan kontribusi bagi peningkatan mutu proses pembelajaran di sekolah. Menumbuhkan dan mengembangkan motivasi belajar peserta didik dalam mempelajari matematika. LATAR BELAKANG MASALAH RUMUSAN MASALAH TUJUAN PENELITIAN MANFAAT PENELITIAN HIPOTESIS

14 MANFAAT PENELITIAN DILIHAT DARI SEGI PRAKTIS
JUDUL PENELITIAN Memberikan informasi atau gambaran bagi guru matematika dalam menentukan alternatif model pembelajaran matematika. Memberi masukan kepada guru matematika tentang berbagai kelebihan dan kekurangan dari pembelajaran menggunakan model kooperatif tipe Think Pair Share (TPS). LATAR BELAKANG MASALAH RUMUSAN MASALAH TUJUAN PENELITIAN MANFAAT PENELITIAN HIPOTESIS

15 METODOLOGI PENELITIAN
MOTIVASI KAJIAN TEORITIS Menurut Nasution (Ramayulis, 2010:119), “Motivasi dapat menciptakan kondisi sedemikian rupa sehingga anak mau melakukan apa yang dilakukannya.” Prinsip-prinsip motivasi terdiri dari hal-hal berikut, yaitu: Kebermaknaan Pengetahuan dan ketrampilan bersyarat Model Komunikasi terbuka Keaslian dan tugas yang menantang Latihan yang tepat dan aktif Penilaian tugas Kondisi dan konsekuensi yang meneyenangkan Mengembangkan beragam kemampuan Melibatkan sebanyak mungkin indera Keseimbangan pengaturan pengalaman belajar KERANGKA BERPIKIR OPERASIONAL VARIABEL METODOLOGI PENELITIAN JADWAL PENELITIAN DAFTAR PUSTAKA

16 METODOLOGI PENELITIAN
AKTIVITAS KAJIAN TEORITIS Motivasi yang dimiliki seseorang akan menentukan keberhasilan suatu pekerjaan sekalipun aktivitas tersebut ditunjuk untuk pembawaan, bakat dan ketrampilan.” Hasil penelitian yang dilakukan oleh Paul B. Diedrieh (Ramayulis, 2010:108) menemukan beberapa keaktivan yang dapat dilakukan yaitu: Visual activities, seperti misalnya membaca, memeperhatikan gambar, demonstrasi, percobaan. Oral activities, yang termasuk di dalamnya antara lain: menyatakan, merumuskan, bertanya, memberi saran, mengeluarkan pendapat Listening activities, sebagai contoh: mendengarkan, percakapan, diskusi, musik, pidato. Wraiting activities, seperti misalnya menulis cerita, karangan., Drawing activities, yang termasuk di dalamnya menggambar, membuat grafik, peta, diagram. Monitor activities, sebagai contoh misalnya: melakukan percobaan, membuat konstruksi, berkebun, beternak. Mental activities seperti misalnya : menanggapi, mengingat, memecahkan soal. Emotional activities, misalnya gembira, bersemangat, bergairah, tenang, gugup. KERANGKA BERPIKIR OPERASIONAL VARIABEL METODOLOGI PENELITIAN JADWAL PENELITIAN DAFTAR PUSTAKA

17 METODOLOGI PENELITIAN
PEMECAHAN MASALAH KAJIAN TEORITIS Menurut Sumarmo (2010:4) pemecahan masalah sebagai suatu pendekatan pembelajaran digunakan untuk menemukan kembali (reinvention) dan memahami materi, konsep dan prinsip matematika. KERANGKA BERPIKIR Terdapat beberapa indikator kemampuan dalam pemecahan masalah menurut Romberg dan Chair (Yaniawati, 2012:12) yaitu; Mengidentifikasi unsur yang diketahui, ditanyakan, serta kecakupan unsur yang diperlukan, merumuskan masalah situasi sehari-hari dan matematik. Menerapkan strategi untuk menyelesaikan berbagai masalah (sejenis dan masalah baru) dalam atau di luar matematika. Menjelaskan atau menginterpretasikan hasil sesuai permasalahan asal. Menyusun model matematika dan menyelesaikannya untuk masalah nyata dan menggunakan matematika secara bermakna. OPERASIONAL VARIABEL METODOLOGI PENELITIAN JADWAL PENELITIAN DAFTAR PUSTAKA

18 PENGGUNAAN POWER POINT
KAJIAN TEORITIS Penggunaan program ini memiliki kelebihan sebagai berikut: Penyajiannya menarik karena ada permainan warna, huruf dan animasi. Baik animasi teks maupun animasi gambar. Lebih merangsang anak untuk mengetahui lebih jauh informasi tentang bahan ajar yang tersaji. Pesan informasi fisual mudah dipahami peserta didik. Tenaga pendidik tidak perlu banyak menerangkan bahan ajar yang sedang disajikan. Dapat diperbanyak sesuai kebutuhan dan dapat dipakai berulang-ulang. Dapat disimpan dalam bentuk data optik dan magnetik (CD, disket, flashdisk) sehingga praktis untuk dibawa kemana-mana. KERANGKA BERPIKIR OPERASIONAL VARIABEL METODOLOGI PENELITIAN JADWAL PENELITIAN DAFTAR PUSTAKA

19 PEMBELAJARAN KOOPERATIF
KAJIAN TEORITIS Pengertian KERANGKA BERPIKIR Ciri-ciri OPERASIONAL VARIABEL Tujuan METODOLOGI PENELITIAN Prosedur JADWAL PENELITIAN DAFTAR PUSTAKA

20 METODOLOGI PENELITIAN
JENIS PENELITIAN KAJIAN TEORITIS Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas dengan metode campuran Triangulasi. Prosedur dari pengumpulan data kualitatif adalah untuk mengeksplorasi sebuah fenomena dan pengumpulan data kuantitatif untuk menjelaskan hubungan – hubungan yang ditemukan dalam data kualitatif. KERANGKA BERPIKIR OPERASIONAL VARIABEL METODOLOGI PENELITIAN JADWAL PENELITIAN DAFTAR PUSTAKA

21 METODOLOGI PENELITIAN
SUBJEK PENELITIAN KAJIAN TEORITIS Yang menjadi subjek penelitian ini adalah siswa kelas 9A SMPN 1 Cileunyi dan kelas kontrolnya adalah siswa kelas 9B SMPN 1 Cileunyi Kabupaten Bandung. KERANGKA BERPIKIR OPERASIONAL VARIABEL METODOLOGI PENELITIAN JADWAL PENELITIAN DAFTAR PUSTAKA

22 METODOLOGI PENELITIAN
INSTRUMEN PENELITIAN KAJIAN TEORITIS Kualitatif Jurnal harian KERANGKA BERPIKIR Angket Observasi OPERASIONAL VARIABEL Wawancara Kuantitatif Tes hasil belajar siswa METODOLOGI PENELITIAN Angket JADWAL PENELITIAN DAFTAR PUSTAKA

23 METODOLOGI PENELITIAN
TEKNIK PENGOLAHAN DAN ANALISIS DATA Data hasil wawancara,pengamatan observasi dianalisissecara deskriptif Data hasil tes diuji normalitas dan apabila sebaran datanya normal akan dilakukan uji t. Sedangkan apabila sebaran datanya tidak normal akan dilakukan uji statistik non parametrik Mann whitney U Test atau Wilcoxon Match Pair Test KAJIAN TEORITIS KERANGKA BERPIKIR OPERASIONAL VARIABEL METODOLOGI PENELITIAN JADWAL PENELITIAN DAFTAR PUSTAKA

24 PENGERTIAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF
KAJIAN TEORITIS KERANGKA BERPIKIR Menurut Parker (Huda , 2011:29) mendefinisikan kelompok kecil kooperatif sebagai suasana pembelajaran dimana para siswa saling berinteraksi dalam kelompok-kelompok kecil untuk mengerjakan tugas akademik demi mencapai tujuan bersama. OPERASIONAL VARIABEL METODOLOGI PENELITIAN JADWAL PENELITIAN DAFTAR PUSTAKA

25 CIRI-CIRI PEMBELAJARAN KOOPERATIF
KAJIAN TEORITIS Ciri-ciri yang terjadi pada kebanyakan pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran kooperatif (Rusman, 2010:208) adalah sebagai berikut: 1) Siswa bekerja dalam kelompok secara kooperatif untuk menuntaskan materi belajarnya. 2) Kelompok dibentuk dari siswa yang berkemampuan tinggi, sedang dan rendah. 3) Bilamana mungkin anggota kelompok berasal dari latar belakang dan jenis kelamin yang berbeda. 4) Penghargaan lebih berorientasi kelompok ketimbang individu. KERANGKA BERPIKIR OPERASIONAL VARIABEL METODOLOGI PENELITIAN JADWAL PENELITIAN DAFTAR PUSTAKA

26 TUJUAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF
KAJIAN TEORITIS Hasil belajar akademik KERANGKA BERPIKIR Penerimaan terhadap perbedaan individu Pengembangan ketrampilan sosial Penghargaan terhadap orang lain OPERASIONAL VARIABEL METODOLOGI PENELITIAN JADWAL PENELITIAN DAFTAR PUSTAKA

27 PROSEDUR PEMBELAJARAN KOOPERATIF
KAJIAN TEORITIS 1)Penjelasan materi, tahap ini merupakan tahapan penyampaian pokok materi pelajaran sebelum siswa belajar dalam kelompok. 2) Belajar kelompok, tahapan ini dilakukan setelah guru memberikan penjelasan materi, siswa bekerja di dalam kelompok yang telah dibentuk sebelumnya. 3) Penilaian, penilaian dalam pembelajaran kooperatif bisa dilakukan melalui tes atau kuis, yang dilakukan secara individu atau kelompok. Tes individu akan memberikan penilaian kemampuan individu, sedangkan kelompok akan memberikan penilaian pada kemampuan kelompoknya. 4) Pengakuan tim, adalah penetapan tim yang dianggap paling menonjol atau tim paling berprestasi untuk kemudian diberikan penghargaan atau hadiah, dengan harapan dapat memotivasi tim untuk terus berprestasi lebih baik lagi. KERANGKA BERPIKIR OPERASIONAL VARIABEL METODOLOGI PENELITIAN JADWAL PENELITIAN DAFTAR PUSTAKA

28 METODOLOGI PENELITIAN
KESULITAN DALAM MEMPELAJARI MATEMATIKA Dalam proses pembelajaran matematika ada dua hal yang menjadi kesulitan anak yaitu faktor interen dan faktor eksteren. Faktor interen merupakan pengaruh yang berasal dari dalam diri anak antara lain meliputi: Kurangnya minat siswa pada pelajaran matematika Kurangnya motivasi siswa ketika belajar matematika Kondisi fisik yang lelah atau sakit ketika sedang belajarmatematika Sedangkan faktor eksteren antara lain meliputi: Gaya guru dalam mengajar matematika Fasilitas belajar Situasi atau kondisi lingkungan sekolah Faktor keluarga KAJIAN TEORITIS KERANGKA BERPIKIR OPERASIONAL VARIABEL METODOLOGI PENELITIAN JADWAL PENELITIAN DAFTAR PUSTAKA

29 METODOLOGI PENELITIAN
CARA GURU MENGAJAR Dengan demikian banyak guru yang melaksanakan kegiatan belajar mengajar seperti berikut: Memindahkan pengetahuan dari guru ke siswa tanpa melalui proses interaksi antara guru dengan siswa. Siswa sifatnya pasif dan hanya menghapal apa yang disampaikan oleh gurunya. Mengotak-ngotakan antara siswa yang berkemampuan tinggi dengan yang berkemampuan kurang. Memacu siswa untuk senantiasa bekerja keras seperti sedang berkompetisi di dalam kelas sehingga yang kuatlah yang keluar sebagai pemenang. KAJIAN TEORITIS KERANGKA BERPIKIR OPERASIONAL VARIABEL METODOLOGI PENELITIAN JADWAL PENELITIAN DAFTAR PUSTAKA

30 METODOLOGI PENELITIAN
MEDIA PEMBELAJARAN KAJIAN TEORITIS Penerapan ICT terhadap mata pelajaran yang diampu oleh guru sangat membantu proses kegiatan pembelajaran. Mulai dari mengubah metodologi di kelas sampai pengembangan profesi secara keseluruhan. Microsoft power point merupakan salah satu media ICT yang dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran KERANGKA BERPIKIR OPERASIONAL VARIABEL METODOLOGI PENELITIAN JADWAL PENELITIAN DAFTAR PUSTAKA

31 RATA-RATA NILAI TEST YANG MASIH RENDAH
KAJIAN TEORITIS Berikut ini merupakan gambaran hasil test formatif mata pelajaran matematika pokok bahasan pola dan barisan bilangan yang diselenggarakan di SMPN 1 Cileunyi Kabupaten Bandung. Dengan Kriteria Ketuntasan Minimal belajar 75,00 tabel di atas menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa dalam pelajaran matematika masih rendah. KERANGKA BERPIKIR OPERASIONAL VARIABEL METODOLOGI PENELITIAN Tahun ajaran Rata-rata 55,64 58,76 JADWAL PENELITIAN DAFTAR PUSTAKA


Download ppt "LATAR BELAKANG MASALAH"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google