Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

RISTYO PRAMONO, 3351402103 PENGARUH DIMENSI PROFESIONALISME AUDITOR TERHADAP PERTIMBANGAN TINGKAT MATERALITAS.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "RISTYO PRAMONO, 3351402103 PENGARUH DIMENSI PROFESIONALISME AUDITOR TERHADAP PERTIMBANGAN TINGKAT MATERALITAS."— Transcript presentasi:

1 RISTYO PRAMONO, PENGARUH DIMENSI PROFESIONALISME AUDITOR TERHADAP PERTIMBANGAN TINGKAT MATERALITAS

2 Identitas Mahasiswa - NAMA : RISTYO PRAMONO - NIM : PRODI : Akuntansi - JURUSAN : Akuntansi - FAKULTAS : Ekonomi - tyo1984 pada domain yahoo.co.id - PEMBIMBING 1 : - PEMBIMBING 2 : - TGL UJIAN :

3 Judul PENGARUH DIMENSI PROFESIONALISME AUDITOR TERHADAP PERTIMBANGAN TINGKAT MATERALITAS

4 Abstrak Auditor independen adalah auditor profesional yang menyediakan jasanya kepada masyarakat umum terutama dalam bidang audit atas laporan keuangan yang dibuat oleh kliennya. Tugas seorang auditor adalah memeriksa dan memberikan opini terhadap kewajaran laporan keuangan suatu entitas usaha berdasarkan standar yang ditentukan IAI. Salah satu tanggung jawab auditor adalah menentukan pertimbangan tingkat materialitas laporan keuangan kliennya. Pertimbangan materialitas auditor dipengaruhi oleh beberapa faktor,. Salah satu faktor internal yang sangat penting peranannya dalam menentukan pertimbangan materialitas auditor adalah profesionalisme auditor. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah : (1) Apakah Pengabdian pada profesi, Kewajiban Sosial, Kebutuhan untuk Mandiri, Hubungan dengan Sesama Profesi, Keyakinan terhadap Peraturan Profesi secara simultan mempunyai pengaruh terhadap Pertimbangan Tingkat Materialitas auditor. (2) Apakah Pengabdian pada profesi, Kewajiban Sosial, Kebutuhan untuk Mandiri, Hubungan dengan Sesama Profesi, Keyakinan terhadap Peraturan Profesi secara parsial mempunyai pengaruh terhadap Pertimbangan Tingkat Materialitas auditor. Populasi dalam penelitian ini adalah para auditor yang bekerja di kantor akuntan publik di kota Semarang. Sampel penelitian diambil dengan teknik Proportional Simpel Random Sampling, yang berjumlah 75 auditor. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Pengabdian pada profesi, Kewajiban Sosial, Kebutuhan untuk Mandiri, Hubungan dengan Sesama Profesi, Keyakinan terhadap Peraturan Profesi, sedangkan variabel dependennya adalah Pertimbangan Tingkat Materialitas auditor. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode kuesioner. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik diskriptif dan statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan dan parsial Pengabdian pada Profesi, Kewajiban Sosial, Kebutuhan untuk Mandiri, Hubungan dengan Sesama Profesi, Keyakinan terhadap Peraturan Profesi berpengaruh signifikan terhadap Pertimbangan Tingkat Materialitas auditor. Secara bersama-sama Pengabdian pada Profesi, Kewajiban Sosial, Kebutuhan untuk Mandiri, Hubungan dengan Sesama Profesi, Keyakinan terhadap Peraturan Profesi memberikan sumbangan terhadap variabel terikat sebesar 69,6% sedangkan sisanya 30,4% dipengaruhi oleh faktor lain diluar model. Sedangkan sumbangan variabel bebas terhadap variabel terikat secara parsial yaitu dapat dilihat berdasarkan koefisien determinasi parsial variabel pengabdian pada profesi sebesar 11,42%, kewajiban sosial sebesar 6,55%, kebutuhan untuk mandiri sebesar 28,94%, hubungan dengan sesama profesi sebesar 10,04%, dan keyakiann terhadap peraturan profesi sebesar 9,48%. Berdasarkan penelitian diatas, dapat disimpulkan bahwa Pengabdian pada Profesi, Kewajiban Sosial, Kebutuhan untuk Mandiri, Hubungan dengan Sesama Profesi, Keyakinan terhadap Peraturan Profesi baik secara simultan maupun secara parsial mempunyai pengaruh terhadap Pertimbangan Tingkat Materialitas auditor. Hasil penelitian ini diharapkan dapat mermanfaat bagi auditor maupun kantor akuntan publik. Para auditor diharapkan untuk senantiasa meningkatkan profesionalisme kerjanya, karena dengan profesionalisme yang tinggi akan dapat meningkatkan kemampuan dalam menentukan pertimbangan materialitas seorang auditor. Demikian juga bagi kantor akuntan publik, dalam melakukan rekruitmen calon tenaga kerja hendaknya dinilai dari profesionalisme auditor tersebut.

5 Kata Kunci Pengabdian pada profesi, Kewajiban Sosial, Kebutuhan untuk Mandiri, Hubungan dengan Sesama Profesi, Keyakinan terhadap Peraturan Profesi, Pertimbangan Tingkat Materialitas

6 Referensi Annes and Locbeckee, 1996, Auditing Pendekatan Terpadu, salemba empat, Jakarta. Ariffudin, 2002, “Hubungan antara Judgment audit dengan resiko dan materialitas”, Jurnal Bisnis dan Akuntansi, Vol 4, No 1. Arikunto, Suharsimi Prof. Dr. 2002: Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Cetakan Ke dua belas, edisi revisi V, Jakarta : Rineka Cipta Dan. M, Guy, C. Wayne D, Alan, J.W 2001, Jilid 1,2 Auditing 5. Erlangga, Jakarta. Ferdinand, Agusty : Structural aquation modeling dalam penelitian manajemen : aplikasi model-model rumit dalam enelitian untuk tesis magister dan disertasi doktor. BP UNDIP. Ghozali, imam, 2002, Aplikasi analisis multivariate dengan progam SPSS, Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang. Kalbers dan Forgaty, 2005, Profesionalization and Bureaucratization American Soziologikal Review, Vol 33, pp Ikatan Akuntansi Indonesia, 2001, Standart Profesional Akuntan Publik, Salemba Empat, Jakarta. Jamie Chung, Gary S, Monroe. 2000, Pengaruh pengalaman dan tingkat kesulitan tugas pada ketepatan dn keyakinan diri penilaian auditor. Fokus Ekonomi Vol,1 no.1. Jonhson et all. 1991, Effect of framing on auditors decision, organizational behavior and human decision proceses. Mulyadi, 2002, Auditing, Salemba empat. Jakarta. Supramono, Utami, Intiyas. 2003: Desain Proposal Penelitian, studi akuntansi dan keuangan. Salatiga : Fakultas ekonomi, UKSW Pres. Rahmawati, 1997, Hubungan Profesionalisme auditor dengan kinerja, kepuasan kerja, komitmen dan keinginan untuk pindah. Tesis progam Sarjana Universitas Gajah Mada. Steibart, Paul, 1996,” The Construction of a rule-based expert system as a method for studyng material judgment”, The Acount Review, Vol LXII. Sumadji, 2001, Pengaruh profesionalisme terhadap kinerja dan kepuasan kerja serta pengaruh pengalaman terhadap profesionalisme, Tesis Progam Pasca Sarjana Magister Akuntansi UNDIP. Taylor, Goeffrey, 2000, Progam pasca sarjana magister akuntansi UNDIP. Theresia D, hastuti et all, 2003, Hubungan antara profesionalisme dengan pertimbangan tingkat materialitas dalam proses pengauditan laporan keuangan. Simposium Nasional Akuntansi VI, pp, Yusuf, Haryono, 2001, Auditing (Pengauditan). STIE Yogyakarta

7 Terima Kasih


Download ppt "RISTYO PRAMONO, 3351402103 PENGARUH DIMENSI PROFESIONALISME AUDITOR TERHADAP PERTIMBANGAN TINGKAT MATERALITAS."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google