Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PERTEMUAN 8 SUKSESI DALAM PERUSAHAAN KELUARGA. Manajemen Estafet  Suksesi merupakan hal yang sangat krusial dalam mempertahankan kelanggengan perusahaan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PERTEMUAN 8 SUKSESI DALAM PERUSAHAAN KELUARGA. Manajemen Estafet  Suksesi merupakan hal yang sangat krusial dalam mempertahankan kelanggengan perusahaan."— Transcript presentasi:

1 PERTEMUAN 8 SUKSESI DALAM PERUSAHAAN KELUARGA

2 Manajemen Estafet  Suksesi merupakan hal yang sangat krusial dalam mempertahankan kelanggengan perusahaan keluarga  Paul Karofsky menemukan bahwa rata-rata umur perusahaan keluarga hanya 24 tahun  Suksesi sering diartikan sebagai peralihan pimpinan puncak saja  Suksesi kepemimpinan menjangkau berbagai lapisan manajerial. 2

3 Pola Suksesi Manajemen Puncak Planned Succesion –Perencanaan suksesi yang terfokus pada calon yang telah dipersiapkan untuk menduduki posisi kunci. Informal Planned Succession –Perencanaan suksesi yang lebih mengarah pada pemberian pengalaman dengan cara memberikan posisi di bawah “orang nomor satu” dan secara langsung menerima perintah dan petunjuk dari orang tersebut. 3

4 Pola Suksesi Manajemen Puncak Unplanned Succesion –Peralihan pimpinan puncak kepada penerusnya berdasarkan keputusan pemilik dengan mengutamakan pertimbangan- pertimbangan pribadi. 4

5 Pendiri dan Regenerasi Mayoritas pendiri perusahaan keluarga adalah pemilik usaha sekaligus motor penggeraknya Pendiri menyamakan identitas bisnis perusahaan dengan identitas pribadi Regenerasi membutuhkan waktu Adanya figur “perintis kemerdekaan” akan membantu mempercepat regenerasi. 5

6 Isu-Isu Multigenerasi 6 Do not want to share ‘POWER’ Successors do not have high motivation to improve the company Do not receive enough support from owners/seniors Slowing down the company development Do not acknowledge the maturity and expertise -Enjoy the life - Please the “Big Boss” - Second Class Decision - Reduction of authority

7 Perencanaan Suksesi  Perencanaan suksesi merupakan sesuatu yang pelik dan membuat pendiri enggan untuk melakukannya Keengganan pendiri, disebabkan karena: ○Kekhawatiran akan matinya perusahaan ○Ketakutan akan hilangnya identitas diri ○Perasaan cemburu atau rivalry terhadap penerusnya ○Pendiri merasa generasi muda tidak tertarik untuk berpartisipasi di perusahaan ○Sulit menentukan anak mana yang berkompetensi untuk meneruskan bisnisnya. 7

8 Realitas atau mitos?  Ada anggapan tidak lebih dari 10% perusahaan keluarga bisa bertahan melewati generasi tiga  Mitos “generasi pertama membangun, generasi kedua menikmati, generasi ketiga menghancurkan”  Ungkapan Cina “kekayaan tidak melewati tiga generasi”  Ward memperkenalkan konsep “shirtsleeves to shirtsleeves” 8

9 Realitas atau mitos?  Kenapa perusahaan keluarga tidak mampu bertahan dari satu generasi ke generasi berikutnya? Perusahaan tidak mampu beradaptasi dengan lingkungan bisnis yang berubah Pajak-pajak aset mengalahkan bisnis Penerus-penerus pendiri sering kurang persiapan, kurang termotivasi, dan tidak tertarik pada bisnis Anggota-anggota keluarga mempunyai minat, nilai- nilai, tujuan, dan harapan yang berbeda-beda Lingkungan yang diciptakan oleh generasi pertama menyulitkan bagi anggota-anggota keluarga generasi berikutnya. 9

10 Realitas atau mitos? Fenomena “shirtsleeves to shirtsleeves” seringkali benar, dengan alasan: 1.Generasi penerus yang kurang persiapan 2.Fragmentasi keluarga menjadi lebih besar 3.Lingkungan emosional yang diciptakan oleh generasi yang sedang memimpin. 10

11 Pentingnya Perencanaan Suksesi Mengapa ini penting? 1.Karena kontinuitas penting sekali disiapkan agar tidak terjadi Prince Charles Syndrome 2.Jika generasi pertama pensiun atau telah tiada, perusahaan diharapkan tetap bagus dan berjalan lancar 3.Untuk menjaga harmoni keluarga. 11

12 Tujuh Langkah dalam Proses Suksesi 1.Mengevaluasi struktur kepemilikan 2.Mengembangkan gambaran struktur yang diharapkan setelah suksesi 3.Mengevaluasi keinginan keluarga dan contingency plan 4.Mengembangkan proses pemilihan, melatih, dan mentoring masa depan 5.Menciptakan dewan direksi yang efektif 6.Memasukkan penerus pada saat terbaik. 12

13 The Four P’s  Perusahaan yang sukses menyadari adanya kontradiksi antara keluarga dan bisnis  Untuk mengurangi friksi dan kontradiksi inilah, maka Ward menciptakan “4P” sebagai berikut: 1.Policies before the need 2.Sense of purpose 3.Process 4.Parenting. 13


Download ppt "PERTEMUAN 8 SUKSESI DALAM PERUSAHAAN KELUARGA. Manajemen Estafet  Suksesi merupakan hal yang sangat krusial dalam mempertahankan kelanggengan perusahaan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google