Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Konsep Sistem Informasi I19/MKM SI D3/S1. 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Bagian 1 Sistem Informasi  Informasi merupakan sumber daya kritis suatu organisasi.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Konsep Sistem Informasi I19/MKM SI D3/S1. 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Bagian 1 Sistem Informasi  Informasi merupakan sumber daya kritis suatu organisasi."— Transcript presentasi:

1 Konsep Sistem Informasi I19/MKM SI D3/S1

2 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Bagian 1 Sistem Informasi  Informasi merupakan sumber daya kritis suatu organisasi  Definisi Informasi Data yang telah diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan berarti bagi penerimanya dalam pengambilan keputusan  Informasi menyertakan komunikasi dan penerimaan kecerdasan atau ilmu pengetahuan

3 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Sistem Informasi  Informasi terdiri dari : Data Image Text Dokumen Suara

4 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Sistem Informasi  Definisi Sistem Suatu kesatuan yang terdiri dari dua atau lebih komponen atau subsistem yang berinteraksi untuk mencapai tujuan.  Definisi sistem informasi merupakan suatu sistem didalam suatu organisasi yang merupakan kombinasi dari orang-orang, fasilitas, teknologi, media, prosedur-prosedur dan pengendalian yang ditujukan untuk mendapatkan jalur komunikasi penting, memproses tipe transaksi rutin tertentu, memberi sinyal kepada manajemen dan yang lainnya terhadap kejadian-kejadian internal dan eksternal yang penting dan menyediakan suatu dasar informasi untuk pengambilan keputusan cerdik.

5 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Information Cycle  Data yang diolah dapat dimasukkan, disimpan atau keduanya. Diproses untuk menghasilkan informasi, digunakan untuk pengambilan keputusan atau tindakan, dan akhirnya membentuk sebaran data yang ditangkap dan diperlakukan sebagai input baru

6 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Sejarah kebutuhan informasi  45000BC bangsa yang tinggal di Lembah Mesopotamia mencatat semua informasi pada lempengan tanah (clay tablet) dalam berbagai bentuk dan ukuran, a.l. mengenai Penerimaan Pembayaran Inventori Pinjaman Pembelian Penjualan Sewa Pembentukan dan pemutusan kerjasama Kontrak kerja

7 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Sejarah kebutuhan informasi  500 tahun y.l di Amerika Selatan sistem informasi menyeluruh telah dibangun oleh suku indian Inca dengan database dan model pengolahan yang terbuat dari ribuan simpul tali disebut quipus. Dibuat oleh masyarakat yang disebut quipuamayus (sistem analis saat ini) Jumlah penduduk, tugas masing2 Jumlah gandum di lumbung Transaksi bisnis Poetry Catatan perang dan catatan sejarah lainnya

8 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Kebutuhan Informasi  Kutipan seorang manajer di Sear : “when you try to keep track of as many things as we do, timely and accurate information is the essential resource to maintain operation and be competitive”

9 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Atribut Informasi  Kualitas informasi tergantung sepenuhnya pada attribut informasi, selayaknya atap bersandar pada pilar penyangga Akurat (Accuracy) Tepat Waktu (Timelines) Relevan (Relevancy)

10 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Attribut informasi  Akurat (Accuracy) Informasi harus bebas dari kesalahan dan kerusakan. Informasi harus jelas dan secara akurat merefleksikan arti dari data tersebut Informasi harus bebas dari bias  Perlu diperhatikan manager menengah saat menyampaikan informasi seringkali bertindak sebagai “gatekeepers” yang akhirnya sangat mempengaruhi keputusan yang diambil oleh pihak manajemen tertinggi.  Informasi terancam berkurang atau dimanipulasi  Harus memiliki sumber informasi mandiri untuk mengurangi tendensi gatekeeping

11 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Attribut informasi  Tepat Waktu (Timeliness) Penerima mendapatkan informasi pada saat mereka membutuhkannya  Relevan (Relevancy) Apakah informasi tersebut secara spesifik menjawab/memenuhi 5W+H dari pihak yang membutuhkan informasi Informasi berguna bagi si Penerima Relevansi setiap orang berbeda-beda

12 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Bagian 2 Input  Input adalah kondisi dimana seluruh proses informasi bermula.  Bahan mentah informasi adalah data yang terjadi dari transaksi, kejadian, permintaan dan inquiry yang dihadirkan dalam bentuk: Suara, image, teks, angka, huruf dan karakter khusus atau simbol

13 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Input  Pertimbangan kunci yang harus diperhatikan dalam pemasukkan data adalah: Data identification, menentukan segala sesuatu yang berhubungan dengan data yang diperlukan Layout, tata letak data saat input Timing, waktu yang tepat untuk memasukkan data ke dalam sistem

14 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Input  Input data dapat dilakukan dalam dua cara: Batch Input  Transaksi data diakumulasikan (batch) dalam kurun waktu tertentu sebelum dimasukkan ke dalam sistem Data capture Filling form (paper form) Keying/scanning operation Direct Input  Transaksi data dimasukkan ke dalam sistem pada saat traksaksi tersebut berlangsung

15 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Input  Form digunakan sebagai alat untuk menyelesaikan pekerjaan dan memasukkan data ke dalam sistem  Fungsi dasar form yang diperlukan dalam analisis form: (Belden Menkus, “Designing a Useful Form”, Bussiness graphics, September 1972) To acknowledgeTo agree To applyTo authorize To cancelTo certify To claimTo estimate To follow upTo identify To instructTo notify To orderTo record To reportTo request To routeTo schedule

16 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Analisis Form  Dalam analisis form, harus ditentukan Data apa yang akan ditangkap Bagaimana klasifikasi data dan cara memasukkannya dalam form Siapa yang menangkap data Tujuan menangkap data (data capture) Siapa yang mendapat salinan dan apa saja yang harus muncul dalam salinan Kondisi pengisian form dan penanganannya Waktu pengarsipan form

17 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Petunjuk Pembuatan Form Kertas  Petunjuk pembuatan form kertas (1-15) 1.Kertas Faktor yang harus diperhatikan: Lama pemakaian/penyimpanan Tampilan form Frekuensi penanganan Cara penanganan Lingkungan penggunaan form Cara pengisian form Pencegahan terhapus 2.Ukuran Gunakan ukuran standar Berpengaruh pada peralatan dan tempat penyimpanan Pertimbangan stok bahan pembuatan form

18 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Petunjuk Pembuatan Form Kertas  Petunjuk pembuatan form kertas (1-15) 3.Warna Perbedaan warna (khususnya pada manifold) digunakan untuk Identifikasi form Perutean Mengatur salinan manifold set 4.Judul (title) Menjelaskan apa dan untuk apa form tersebut dibuat 5.Penomoran (Numbering) Untuk identifikasi form secara unik

19 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Petunjuk Pembuatan Form Kertas  Petunjuk pembuatan form kertas 6.Pemberian halaman (Pagination) Informasi halaman dan jumlah halaman 7.Spacing Pemberian ruang untuk pengisian form Perhatikan cara pengisian form 8.Zoning Pembagian form ke dalam logical block berdasarkan kelompok data yang diisikan 9.Caption Informasi yang menjelaskan siapa dan apa yang harus diisi 10.Instruction Instruksi tambahan untuk melengkapi caption

20 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Petunjuk Pembuatan Form Kertas  Petunjuk pembuatan form kertas 11.Manifolding Multi copy yang dibuat dengan sekali penulisan 12.Windows Digunakan jika form akan dikirim lewat pos 13.Turnaround Sifat form yang menjadi output suatu proses saat dibuat dan menjadi input bagi proses lain saat dikembalikan 14.Sequencing Urutan/layout elemen data harus dalam urutan logik yang mudah diikuti 15.Routing Jalur distribusi form : sequential dan concurrent

21 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Form Elektronik  Petunjuk rancangan form elektronik Overview of electronic form compared to paper form Forms mapping and printing Smart electronic form 1.Define fields 2.Limit checks 3.Calculations 4.Online instruction 5.Automatic data retrieval or transmission Payoff of electronic form 1.Cost of running out 2.Form obsolescence 3.Inefficient form 4.Using the wrong form 5.Form management and enforcement 6.The speed limit of paper 7.Handling data twice 8.Data float

22 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Input  Input: Data dan instruksi uang dimasukkan ke komputer untuk kebutuhan pengolahan Kegiatan memasukkan data dan instuksi ke komputer (seringkali disebut sebagai data entry)  Input device adalah perangkat keras yang mentransfer data dan instruksi ke komputer untuk kebutuhan pengolahan

23 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Input  Tantangan terbesar dari kegiatan pengolahan data adalah menyakinkan bahwa data yang dimasukkan benar, karena data tersebut merupakan basis untuk menghasilkan informasi. (GIGO : Garbage In Garbage Out)  Kontrol dan membuat tetap akurat dari proses entri data didapat dari Prosedur User interfaces Input forms Data collection methods Data entry modes Programming controls Environmental controls

24 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Procedure  Ditentukan oleh Pimpinan/manajemen  Didapatkan melalui training manual  Prosedur menentukan hal-hal sbb: Data apa yang dibutuhkan Dimana data tersebut bisa didapatkan Siapa yang harus mendapatkan data (obtain) Siapa yang harus menginput Tipe input device yang harus digunakan Metoda pengolahan Apa yang harus dilakukan bila terdeteksi error pada data  Prosedur yang dikembangkan dengan baik dan digunakan secara konsisten membantu mencegah timbulnya masalah pada proses data entry

25 2004Konsep Sistem Informasi - I19 User Interface  Software yang digunakan memiliki beberapa kontrol terhadap proses data-entry  User interface sebuah software adalah bagian dari sebuah program yang digunakan user untuk berinteraksi

26 2004Konsep Sistem Informasi - I19 User Interface  Berguna untuk: Memperbolehkan entri data dan perintah (command) yang dibutuhkan program Mengarahkan dimana data dapat dimasukkan Menginformasikan certain type of errors tipe kesalahan yang terjadi saat data dimasukkan  Untuk memudahkan dan mengefisienkan proses input: Feature dari user interface harus konsisten dari sebuah aplikasi ke aplikasi lainnya On-screen layout of fields (designed areas for entering spesific data) harus terurut secara logical Pergerakan kursor antar field tersebut harus terurut secara logical  Cursor: sebuah on-screen indicator yang menunjukkan dimana penekanan tombol (keystroke) berikutnya akan muncul bila diketikkan

27 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Input Form  Digunakan untuk: Memberikan input precise meaning Memudahkan simplify proses input Mengurangi error  Input form adalah: dokumen terstruktur dimana terdapat spasi yang disediakan reserved untuk informasi tertentu spesifik  Source document: dokumen asli dimana data direkam  Source document digunakan untuk verifikasi bila keakuratan data yang dimasukkan ke komputer dipertanyakan

28 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Input form  Even when well-conceived input forms are used human error can occur when transcribing the data to the computer Transcription error : kesalahan yang terjadi saat memasukkan karakter yang salah eq  8750  Umumnya dideteksi dan dibetulkan secara manual oleh orang yang mamasukkan data dengan cara mencocokkan data yang dimasukkan dengan source document Transpotition error: kesalahan Transcription error yang terjadi saat dua buah karakter tertukar reversed eq  8571

29 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Data Collection Method  Cara dasar memasukkan data adalah melalui: Transcriptive data entry  Pengumpulan data dari sumber atau tempat asli origin dengan memasukkannya ke input form. Data dari input form tersebut harus dimasukkan keyed ke komputer atau ditrancribed ke bentuk lain yang dapat diinput untuk pengolahan dikemudian hari Source data entry  Data (disebut source data) dikumpulkan dan disiapkan disumbernya dalam bentuk machine-readable form yang dapat digunakan komputer tanpa melalui langkah intermediate data-transcription yang terpisah. Scanner  bar codes  Mengurangi jumlah kesalahan yang terjadi selama input karena mengurangi proses transcription

30 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Data Entry Modes  Dua mode dasar data entry, masing- masing berhubungan dengan mode pengolahan data. 1.Batch input dengan batch processing 2.On-line input dan interactive processing  Sebuah device disebut: On-line bila alat tersebut siap dipergunakan dan dapat berkomunikasi dengan atau dikendalikan sebuah komputer Off-line bila alat tersebut tidak dapat berkomunikasi dengan atau dikendalikan sebuah komputer

31 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Data Entry Modes  Batch input Pengumpulan data untuk suatu periode tertentu dimana sejumlah source document dikelompokkan kedalam “batch”, kemudian dimasukkan secara berkelompok dan disimpan untuk pengolahan yang akan datang  Batch processing Pengolahan data yang telah dikumpulkan dan dikelompokkan (batch) sebelumnya tanpa campurtangan / intervensi user

32 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Data Entry Modes  On-line input Penangkapan (capture) dan pengentrian data ke komputer secara langsung untuk segera diolah  Interactive processing Pengolahan data yang mengikutsertakan user dalam suatu mode command dan response dengan komputer secara kontinue Interactive processing dalam kegiatan bisnis sering disebut On-line real-time processing atau transaction processing  Transaction: kegiatan terpisah (diskrit) seperti entri atau update data pada suatu file dalam sebuah sistem komputer  On-line real-time processing Pengolahan data segera setelah data dimasukkan

33 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Programming Controls  Suatu program dapat dirancang untuk melakukan Validity checking untuk menentukan apakah data konsisten dan lengkap  Validity checking terdiri dari: Consistency check Completeness check

34 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Programming Controls  Consistency check Membuktikan (verify) apakah data yang dimasukkan sesuai dengan format, batasan dan parameter tertentu lainnya  Completeness check Menentukan apakah seluruh data ada/lengkap.

35 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Environmental Controls  Salah satu penyebab terjadinya error adalah fatigue (kelelahan) sehingga dibutuhkan lingkungan kerja yang nyaman (comfort), efisien dan aman melalui ergonomic  Ergonomics Ilmu yang mempelajari manusia dalam lingkungan kerjanya, termasuk karakteristik fisik manusia dan cara mereka bekerja/berhubungan dengan furnitur dan mesin  Human engineering Rancangan dari furniture dan mesin untuk memenuhi kebutuhan manusia

36 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Keyboard  Keyboard, terdiri dari: Main Keyboard Numeric keypad/Cursor movement and Editing Keys Function Keys  Main keyboard adalah bagian keyboard yang terdiri dari bagian yang serupa dengan tombol pada mesin tik serta berisi rangkaian printable-characters standar yang disusun dalam aturan yang disebut QWERTY arrangenment

37 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Keyboard  Numeric keypad/Cursor movement and Editing Keys  Terdiri dari : Numeric keypad yang disusun serupa dengan pola kalkulator, yang juga memiliki fungsi pergerakan kursor dan fungsi editing Num Lock toggle key Cursor movement key yang terdiri dari:  4 tombol panah arah  Tombol Home  Tombol End  Tombol PageDown  Tombol PageUp  Tombol Home  Tombol End  Tombol Insert  Tombol Delete

38 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Keyboard  Function Keys merupakan sekumpulan key yang dapat diprogram. Umumnya kegunakan tombol ini ditentukan oleh sistem operasi atau program aplikasi Pada keyboard IBM enhanced: F1-F12 Pada keyboard Apple extended : F1-F15

39 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Model  Dalam suatu kegiatan pengolahan data diperlukan perangkat keras yang dapat mendukung kebutuhan perangkat lunak yang digunakan agar dapat diperoleh hasil yang diharapkan CPU Microprocessor Main memory Communication pathway

40 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Model - Pengenalan  Manusia berkomunikasi diantaranya dengan mengambarkan ide melalui karakter Alfabet (letter) Numerik (digit) alfanumerik  Komputer berkomunikasi dengan bahasa mesin yang menggunakan dua status elektrik yang berbeda yaitu ON dan OFF berdasarkan binary system ON direpresentasikan dengan 1 OFF direpresentasikan dangan 0

41 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Model – Bits and bytes  Pada sistem bilangan biner tiap representasi data disebut dengan bit (Binary digIT), yang merupakan bagian data terkecil yang dapat diproses oleh komputer.  Byte: sekumpulan delapan bit untuk menampilkan karakter alfanumerik  Byte merupakan unit satuan dasar untuk ukuran memori Kilobyte (K atau KB) = 1024 byte Megabyte (M atau MB) Gigabyte (G atau GB)

42 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Model – Computer Words  Setiap byte data yang ada diolah oleh komputer dalam bentuk unit-unit word  WORD: sejumlah bit yang bersebelahan yang dapat dimanipulasi sebagai sebuah unit: 16-bit word menangani sampai 2 16 = bit word menangani sampai 2 32 = bit word menangani perhitungan dengan memecah operasi ke dalambeberapa langkah sampai 2 64 =

43 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Model – Encoding System  Encoding System Sistem pengkodean yang mengkodekan karakter alfanumerik dalam serangkaian bit 1 dan 0  ASCII (American Standard Code for Information Interchange) dikembangkan oleh sejumlah manufaktur komputer  EBCDIC (Extended Binary Coded Decimal Interchange Code) dikembangkan oleh IBM

44 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Model – ASCII  Terdiri dari 128 karakter 7 bit (0-127) standar ASCII 128 karakter 8 bit ( ) extended ASCII  EBCDIC 256 karakter 8 bit

45 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Model  CPU (Central Processing Unit) Bagian dari komputer yang melakukan decode dan mengeksekusi instruksi Terdiri dari Arithmetic- Logic Unit (ALU) dan Control Unit

46 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Model  CPU (Central Processing Unit) Terdiri dari Arithmetic-Logic Unit (ALU) dan Control Unit  ALU: bagian CPU yang melakukan semua fungsi aritmatik dan fungsi logical  Control Unit: bagian CPU yang mengatur urutan even yang dibutuhkan untuk mengeksekusi setiap instruksi System clock: sirkuit kontrol yang mengatur sinkronisasi suatu tugas dengan menggunakan sinyal pewaktuan elektrik (electrical timing signal)

47 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Model  Microprocessor CPU yang dibentuk dari IC/chip tunggal IC (integrated circuit): kumpulan sirkuit semikonduktor lengkap pada sebuah silikon = microchip/chip IC dikembangkan oleh Ted Hoff

48 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Model  Main memory Komponen penyimpanan internal (internal storage) sebuah komputer Terbagi menjadi:  RAM (random-acces memory): bagian memori yang menyimpan data dan instruksi program sementara waktu pada saat sedang diolah atau dieksekusi. TEMPORARY  ROM (read-only memory): bagian memori yang secara permanen menyimpan instruksi yang harus dilakukan komputer bila dinyalakan PERMANENT

49 2004Konsep Sistem Informasi - I19  RAM Read-write Volatile : data yang tersimpan hilang saat tidak mendapatkan aliran listrik DRAM  High density memory (lebih banyak memori dalam sebuah chip)  Murah  Harus direfresh (dialiri listrik secara periodik) untuk menjaga isi memori SRAM  Waktu akses lebih cepat  Tidak perlu direfresh  mahal

50 2004Konsep Sistem Informasi - I19  ROM Read only Nonvolatile Isi dari ROM disebut dengan firmware umumnya diatur oleh pabrik  PROM : dapat diprogram sekali oleh user  EPROM : dapat diprogram ulang dengan menghapus isi chip dengan sinar ultraviolet  EEPROM : dapat dihapus dan diprogram ulang secara elektrik

51 2004Konsep Sistem Informasi - I19  Register Menangani instruksi/data yang harus segera diolah. Hanya dapat menampung satu data pada satu waktu Digunakan untuk menyimpan hasil pengolahan ALU

52 2004Konsep Sistem Informasi - I19  Buffer Bagian main memory atau device yang bertugas menyimpan data untuk sementara waktu Dapat menyimpan beberapa data sekaligus Bertindak sebagai intermediatery antara CPU dengan device yang berkecepatan lebih rendah dibanding CPU

53 2004Konsep Sistem Informasi - I19  Chace memory Adalah: High-speed SRAM yang secara logic berada antara CPU dengan main memory Berfungsi menyimpan data-data yang kerap digunakan untuk mempercepat proses

54 2004Konsep Sistem Informasi - I19  SIMM (single Inline Memory Module) Umumnya aplikasi memiliki batas minimum kebutuhan memori agar dapat dijalankan Komputer pada umumnya memiliki provision untuk menambah chip RAM individu dengan cara:  Menginstall SIMM  Menambahkan RAM

55 2004Konsep Sistem Informasi - I19  Pembagian memory: Conventional memory: 640 KB memory yang digunakan untuk aplikasi Extended memory Expanded memory

56 2004Konsep Sistem Informasi - I19

57 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Model  Microprocessor Main memory Communication pathway

58 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Model  Communication pathway Control Bus Address Bus Data Bus  Bus : jalur elektrik dimana suatu sinyal mengalir dari satu poin ke poin lainnya dalam sebuah sirkuit

59 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Output

60 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Organisasi Data dan informasi

61 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Telekomunikasi : Media dan Peralatan

62 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Telekomunikasi: Jaringan dan Aplikasi

63 2004Konsep Sistem Informasi - I19  PENGERTIAN SISTEM INFORMASI  Istilah Sistem Informasi  = Manajemen Information System  = Information Processing System  = Information Decision System  = Information System.  Semuanya mengacu pada sebuah sistem informasi berbasis komputer yang dirancang untuk mendukung operasi, manajemen dan fungsi pengambilan keputusan suatu organisasi.   Definisi Sistem Informasi: Sebuah sistem terintegrasi, sistem manusia-mesin, untuk menyediakan informasi untuk mendukung operasi, manajemen dan fungsi pengambilan keputusan dalam suatu organisasi. Sistem ini memanfaatkan perangkat keras dan perangkat lunak komputer, prosedur manual, model manajemen dan pengambilan keputusan dan basis data.  Dari definisi di atas terdapat beberapa kata kunci:

64 2004Konsep Sistem Informasi - I19  Berbasis komputer dan Sistem Manusia/Mesin Berbasis komputer: perancang harus memahami pengetahuan komputer dan pemrosesan informasi  Sistem manusia mesin: ada interaksi antara manusia sebagai pengelola dan mesin sebagai alat untuk memroses informasi. Ada proses manual yang harus dilakukan manusia dan ada proses yang terotomasi oleh mesin. Oleh karena itu diperlukan suatu prosedur/manual sistem. Sistem basis data terintegrasi  Adanya penggunaan basis data secara bersama-sama (sharing) dalam sebuah data base manajemen system.  Mendukung Operasi  Informasi yang diolah dan di hasilkan digunakan untuk mendukung operasi organisasi.  Pemanfaatan model manajemen dan pengambilan keputusan  Untuk dapat mengolah data menjadi informasi yang bermanfaat digunakan model-model manajemen dan pengambilan keputusan.  Komponen Fisik Sistem Informasi:  Perangkat keras komputer: CPU, Storage, perangkat Input/Output, Terminal untuk interaksi, Media komunikasi data  Perangkat lunak komputer: perangkat lunak sistem (sistem operasi dan utilitinya), perangkat lunak umum aplikasi (bahasa pemrograman), perangkat lunak aplikasi (aplikasi akuntansi dll).  Basis data: penyimpanan data pada media penyimpan komputer.  Prosedur: langkah-langkah penggunaan sistem  Personil untuk pengelolaan operasi (SDM), meliputi:  Clerical personnel (untuk menangani transaksi dan pemrosesan data dan melakukan inquiry = operator);  First level manager: untuk mengelola pemrosesan data didukung dengan perencanaan, penjadwalan, identifikasi situasi out-of-control dan pengambilan keputusan level menengah ke bawah.  Staff specialist: digunakan untuk analisis untuk perencanaan dan pelaporan.  Management: untuk pembuatan laporan berkala, permintaan khsus, analisis khusus, laporan khsusus, pendukung identifikasi masalah dan peluang, pendukung analisis pengambilan keputusan level atas. Aplikasi = program + prosedur pengoperasian.

65 2004Konsep Sistem Informasi - I19 i/si12.dochttp://home.unpar.ac.id/~gkarya/s i/si12.doc.  Konsep-konsep Sistem Informasi:  Untuk memahami sistem informasi diperlukan pemahaman tentang konsep- konsep: Informasi, Manusia sebagai pemroses informasi, konsep sistem, organisasi dan manajemen, konsep pengambilan keputusan, konsep nilai suatu informasi.

66 2004Konsep Sistem Informasi - I19  Konsep Informasi:  Informasi: data yang telah diproses menjadi bentuk yang memiliki arti bagi penerima dan dapat berupa fakta, suatu nilai yang bermanfaat atau prospek keputusan. Jadi ada suatu proses transformasi data menjadi suatu informasi == input - proses – output.   Data merupakan raw material untuk suatu informasi. Perbedaan informasi dan data sangat relatif tergantung pada nilai gunanya bagi manajemen yang memerlukan. Suatu informasi bagi level manajemen tertentu bisa menjadi data bagi manajemen level di atasnya, atau sebaliknya. 

67 2004Konsep Sistem Informasi - I19  Representasi informasi: pelambangan informasi, misalnya: representasi biner.  Kuantitas informasi: satuan ukuran informasi. Tergantung representasi. Untuk representasi biner satuannya: bit, byte, word dll.  Kualitas informasi: bias terhadap error, karena: kesalahan cara pengukuran dan pengumpulan, kegagalan mengikuti prosedur prmrosesan, kehilangan atau data tidak terproses, kesalahan perekaman atau koreksi data, kesalahan file histori/master, kesalahan prosedur pemrosesan ketidak berfungsian sistem.   Umur informasi: kapan atau sampai kapan sebuah informasi memiliki nilai/arti bagi penggunanya. Ada condition informasion (mengacu pada titik waktu tertentu) dan operating information (menyatakan suatu perubahan pada suatu range waktu).  HUBUNGAN PENGELOLA DENGAN SISTEM INFORMASI

68 2004Konsep Sistem Informasi - I19  Pada bagian 1 sudah disebutkan bahwa salah satu komponen dari sistem informasi adalah personel sebagai pengelola informasi. Oleh karena itu hubungan antara sistem informasi dengan pengelolanya sangat erat. Sistem informasi yang dibutuhkan sangat tergantung dari kebutuhan pengelolanya.   Pengelola sistem informasi terorganisasi dalam suatu struktur manajemen. Oleh karena itu bentuk / jenis sistem informasi yang diperlukan sesuai dengan level manajemennya.  Manajemen Level Atas: untuk perencanaan strategis, kebijakan dan pengambilan keputusan.  Manejemen Level Menengah: untuk perencanaan taktis dan pengambilan keputusan.

69 2004Konsep Sistem Informasi - I19  Manejemen Level Bawah: untuk perencanan dan pengawasan operasi dan pengambilan keputusan.  Operator: untuk pemrosesan transaksi dan merespon permintaan.   Untuk pengembangan sebuah sistem informasi diperlukan struktur manajemen organisasi personil.  Strutktur dasarnya:  Direktur Sistem Informasi  Manajer Pengembangan Sistem  Analis Sistem  Programmer  Manejer Komputer dan Operasi.  Variasi struktur manajemen sangat tergantung pada Managerial Efficiency vs User Service.

70 2004Konsep Sistem Informasi - I19


Download ppt "Konsep Sistem Informasi I19/MKM SI D3/S1. 2004Konsep Sistem Informasi - I19 Bagian 1 Sistem Informasi  Informasi merupakan sumber daya kritis suatu organisasi."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google