Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Sintesis Senyawa Turunan Kuinoksalin sebagai Prekursor Senyawa OLED Dengan Metode MAOS Astanti Fatsa Yulia 10506050.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Sintesis Senyawa Turunan Kuinoksalin sebagai Prekursor Senyawa OLED Dengan Metode MAOS Astanti Fatsa Yulia 10506050."— Transcript presentasi:

1 Sintesis Senyawa Turunan Kuinoksalin sebagai Prekursor Senyawa OLED Dengan Metode MAOS
Astanti Fatsa Yulia

2 Pendahuluan OLED Semikonduktor padat berukuran 100-500 nm
OLED dapat terdiri dari 2-3 lapisan senyawa organik. bagian OLED : substrat, anoda, lapisan senyawa organik, serta katoda. OLED 2 lapis : Conducting layer dan Emissive layer. OLED 3 lapis : Electron Transport Layer, Emissive Layer, Hole Transport Layer.

3 Keunggulan OLED Mengemisikan cahaya Kaya warna (termasuk hitam)
View angle lebih luas Konsumsi energi lebih rendah Biaya produksi OLED lebih rendah dibandingkan produksi LCD Susbstrat fleksibel

4 Struktur OLED Gambar 1. Struktur OLEDs 2lapis (www.howstuffworks.com/OLEDs) Gambar 2.Struktur OLEDs 3 lapis (www.chem.wisc.edu/OLEDs)

5 Karakteristik OLED yang Diharapkan
Komponen Senyawa Organik : Amorphous film High Tg > 100ºC Device : Luminensi > cd/m2 Quantum efficiency > 4% Power efficiency > 20 Im/W Turn-on voltage < 6 V Lifetime > h

6 Emissive layer (EML) OLED
Metal chelates Flourene, Carbazole, Maleimide Anthracene

7 Sintesis Turunan Kuinoksalin sebagai Komponen EML OLED

8 Prekursor

9 Sintesis 0,5000 g 1,2-diaminobenzene dilarutkan dalam 20 mL metanol (suhu kamar) diaduk sampai larut dan ditambah 1 gram benzil Larutan diaduk, dipanaskan dalam microwave selama 20 detik ditambah 1-2 tetes H2SO4 pekat (pH ± 4-5) Larutan disaring dan dicuci sedikit metanol, tampung filtratnya

10 Filtrat dievaporasi hingga terbentuk kristal coklat muda
Sintesis Filtrat dievaporasi hingga terbentuk kristal coklat muda Kristal dikeringkan Kristal diuji kemurniannya (TLC), titik leleh, spektrum florosensi IR, MS dan NMR

11 Mekanisme Reaksi

12 Mekanisme Reaksi

13 Hasil dan Pembahasan Massa kristal (I) = 1,300 gram (rendemen 92,86%)
m.p = ºC (literatur ºC) Kristal murni ditandai dengan munculnya 1 titik (Rf = 0,8) Spektrum florosensi : 521 nm Spektrum IR : puncak di daerah cm- 1,1209 cm-1, cm-1, cm-1, cm-1

14

15

16

17 Interpretasi Data H NMR
No δ Hasil Sintesis (ppm) δ Literatur (ppm) Intrepretasi 1 2 3 4 5 7,9492 7,7628 7,6045 7,5355 7,3484 7,81 7,67 7,51 7,47 7,41 Triplet Doublet Quintet

18

19 4 5 3 8 6 2 7

20 Interpretasi Data 13C NMR
No δ Hasil Sintesis (ppm) δ Literatur (ppm) Intrepretasi 1 2 3 4 5 6 7 8 154,1173 135,8600 130,8430 130,6721 130,3287 130,0330 129,7850 129,7263 153,4500 141,2800 139,1900 129,8800 129,8600 129,2400 128,7600 128,2300 Singlet Doublet

21 Rencana Sintesis Selanjutnya

22 Daftar Pustaka Stuart Dailey, W. J. Feast, R. J. Peace, Ian C. Sage, S. Till, E. L. Wood. Synthesis and Device characterization of side- chain polymer electron transport materials for organic semiconductor applications. J. Mater. Chem, 2001, 11, Sung Min Kim, Jin-Soon Kim, Dong-Myung Shin, Young Kwan Kim, and Yunkyoung Ha. Synthesis and Application of the Novel Azomethine Metal Complexes for the Organic Electroluminescent Devices. Bull. Korean Chem. Soc. 2001, Vol. 22, No. 7. S. Schrader, Proc. SPIE: Org. Photonic Mater. and Devices V, 2003, 4991, 45. J. N. Bardsley, IEEE J. Sel. Topics Quan. Elec.2004, 10, 3. ll/jewell-sem.pdf


Download ppt "Sintesis Senyawa Turunan Kuinoksalin sebagai Prekursor Senyawa OLED Dengan Metode MAOS Astanti Fatsa Yulia 10506050."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google