Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Public Relations Dalam Bisnis dan Industri Dian Anggraeni Zulkarnain, M.Si.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Public Relations Dalam Bisnis dan Industri Dian Anggraeni Zulkarnain, M.Si."— Transcript presentasi:

1 Public Relations Dalam Bisnis dan Industri Dian Anggraeni Zulkarnain, M.Si

2 Background Masalah-masalah korporat kompleksitasnya semakin tinggi. PR korporat menjadi semakin kompleks sepanjang beberapa dekade terakhir ini. Di satu sisi menimpulkan tekanan yang makin membesar, di sisi yang lain, menciptakan banyak peluang bagi profesi ini untuk menunjukkan kemampuan untuk membantu perusahaan berperilaku bertanggung jawab dan memecahkan problem yang kompleks.

3 The Profit Motive The goal of business is to make money/increase profit. Business schools teach profit maximization, transferring wealth from customers to owners, that is what business does. Under financial assumptions, money now is more important than money later. Reaping the greatest wealth today from customers for shareholder is better than doing so tomorrow. In business school view, one maintain reputations and relationship to produce revenue and earnings.

4 PR teaches relationship and reputation building in ways to lead profit. Under PR principles, money later is as valuable as money now, if one wants an enterprise to which customers return repeatedly and stand by loyally. For public relations, reputation and relationships lead to revenue and profits. Arthur W. Page, senior PR person developed public relations philosophy and principles stressed that, ‘a successful corporation must shape its character in concert with the nation. It must operate in the public interest, manage for the long run and make customer satisfaction its primary goal.

5 Page principles: Tell the truth. Let the public know what is happening and provide an accurate picture of the company’s character, ideals and practices. Prove it with action. Public perception is determined 90 percent by what it does and ten percent talking. Listen to the customer. To serve the company well, understand what the public wants and needs. Keep top decision makers and other employees informed about public reaction to company products, policies and practices. Manage for tomorrow. Anticipate public relations and eliminate practices that create difficulties. Generate goodwill.

6 PR Dalam Organisasi Perusahaan Skema organisasi ideal untuk mengoptimalkan fungsi PR. Praktisi senior PR lebih suka bertanggung jawab langsung kepada pejabat eksekutif, sehingga mereka tidak harus melalui ‘filter’ dalam struktur organisasi. Untuk berbagai alasan pejabat PR segan untuk bertanggung jawab kepada departemen SDM atau departemen lainnya. SDM jarang dianggap sebagai pilihan sebab fokusnya terutama pada aspek internal. Meskipun pada prakteknya PR banyak membantu tugas- tugas SDM. Praktisi PR mengembangkan kerjsama dengan departemen hukum, khususnya dalam masalah ‘litigasi’

7 Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Perusahaan selalu punya kewajiban kepada masyarakat tempat mereka beroperasi. Namun tinjauan historis menunjukkan bahwa banyak perusahaan harus dipaksa untuk memenuhi kewajiban ini. Tantangan utama bagi perusahaan adalah memahami berbagai variasi definisi tanggung jawab sosial. Ada prinsip-prinsip dasar dari kewajiban perusahaan kepada masyarakat yang dilayaninya, tetapi yang mana? Tantangan lainnya adalah menentukan apa yang menjadi kepentingan publik dan memenuhi tuntutan shareholder atau persyaratan pemerintah

8 Filantropi Korporat Perusahaan selalu bergelut dengan pertanyaan kompleks tentang program bantuan amal mereka: Bagaimana kami harus memberi? Kepada siapa? Seberapa eratkah bantuan kami dikaitkan dengan tujuan bisnis? Apakah kami akan mengurangi bantuan ketiak perekonomian melambat, meskipun penerimanya membutuhkan bantuan yang lebih bsar? Materi yang diberikan?

9 Hubungan Finansial Korporat Tanggung jawab perusahaan kepada publik finansial. PR finansial melayani banyak klien, termasuk pemegang sahan, analisis keuangan, manajer dana pensiun, editor dan reporter keuangan dan bisnis, organisasi internal (CEO, CFO, Controller, treasurer, direktur hubungan investor, penasihat umum, kepala unit bisnis, dan yang lainnya). Dewn direksi, dan dalam beberapa kasus terkait dengan Securities and Exchange, bursa saham. Audien ini punya ekspektasi luas dan deadline ketat. PR finansial bisa dikatakan harus beroperasi tanpa kesalahan. Komunitas finansial berbicara dengan bahasanya sendiri, dan praktisi PR yang tidak akrab dengan istilah seprrti neraca atau SEC akan mengalami kerugian besar. Dalam pasar yang dinamakan ‘bear market’ dengan harga saham yang tertekan yang merefleksikan ekonomi melambat, PR finansial dan profesional dan profesional hubungan investor harus berhadapan dengan banyak kecemasan.

10 Hubungan Finansial Korporat Dalam pasar yang dinamakan ‘bear market’ dengan harga saham yang tertekan yang merefleksikan ekonomi melambat, PR finansial dan profesional dan profesional hubungan investor harus berhadapan dengan banyak kecemasan. Profesional PR punya akses ke informasi yang sangat rahasia dan sensitif terhadap waktu yang membutuhkan penanganan yang hati-hati, sebab jika tidak praktisi akan dituduh melakukan insider trading atau menyebarkan informasi tidak pada waktunya. Manager PR finansial sering kali diminta untuk menjawab pertanyaan media tentang fasilitas finansial yang diperoleh oleh CEO. Ini yang sulit dijelaskan kepada shareholder sehingga ada istilah ‘being between a rock and a hard place’

11 Hubungan Finansial Korporat Tantangan kompleks lainnya adalah mengomunikasikan tentang merger, akuisisi, dan divestasi. Situasi ini mengandung implikasi kerahasiaan SEC dan persetujuan shareholder, dan karenanya membutuhkan perencanaan rumit di antara kedua perusahaan dengan banyak publik sehingga tidak ada yang merasa dirugikan atau kecewa. Transaksi merger atau akuisisi ini sering kali mneghasilkan berita baik bagi satu pihak dan berita tidak baik bagi pihak lainnya.

12 Perilaku Buruk Bisnis Ketidakjujuran para top eksekutif puncak perusahaan Tindakan pemalsuan informasi Penyalahgunaan/penyelewengan dana perusahaan Kesalahan dalam memprediksi bisnis Ketika terjadi bencana dalam organisasi, para eksekutif kunci tidak mau berbicara di tempat terbuka atau bahkan mengajukan dalih yang tidak masuk akal.

13 Memulihkan Kepercayaan Publik Memulihkan kepercayaan publik terhadap sistem investasi nasional akan butuh waktu bertahun-tahun. Praktisi PR dapat menganggap tugas itu tidak punya harapan – atau sebagai peluang untuk mengubah segala sesuatu. Perusahaan akan memerlukan pemikiran PR terbaik dan sumber daya lainnya, dan juga membutuhkan perdagangan saham, agen pemerintah, dan pejabat serta direksi lainnya

14 Globalisasi Globalisasi merupakan topik debat hangat dewasa ini. Meskipun orang-orang PR mungkin tidak bisa memberikan solusi ekonomi dan sosial untuk menjembatani jurang antara yang kaya dan yang miskin, namun mungkin mereka bisa membuat manajemen dan pemerintah untuk lebih peka agar mau menyebarkan modal multinasional, teknologi dan keahlian manajemen untuk menyediakan pekerjaan, perekonomian berbasis manufaktur ke negara-negara yang kurang berkembang. Salah satu solusi untuk mengatasi jurang yang lebar ini adalah menyusun reformulasi globalisasi atau yang biasa disebut globalisasi yang bertanggung jawab (John Paluszek, Presiden PRSA)


Download ppt "Public Relations Dalam Bisnis dan Industri Dian Anggraeni Zulkarnain, M.Si."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google