Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

3.1. Variabel dan Tipe Data. Perhatikan kembali contoh: program menghitung total dua buah bilangan (misal 5 dan 2 ), dan kemudian mencetak total tersebut.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "3.1. Variabel dan Tipe Data. Perhatikan kembali contoh: program menghitung total dua buah bilangan (misal 5 dan 2 ), dan kemudian mencetak total tersebut."— Transcript presentasi:

1 3.1. Variabel dan Tipe Data. Perhatikan kembali contoh: program menghitung total dua buah bilangan (misal 5 dan 2 ), dan kemudian mencetak total tersebut seperti yang dicontohkan pada Bab 2, sebagai berikut : Perhatikan instruksi : int A, B, T; Baik dalam C, C++, maupun Java, Instruksi tersebut maksudnya : Memerintahkan kepada komputer untuk menyiapkan 3 buah variabel bertipe int, masing-masing dengan nama A, B dan T. #include void main() { int A, B, T; A = 5; B = 2; T = A + B; printf(“ % i”, T); } #include void main() { int A, B, T; A = 5; B = 2; T = A + B; cout << T; } public class Contoh01 { public static void main(String args[]) { int A, B, T; A = 5; B = 2; T = A + B; System.out.println( T ); } Java CC++ Bab 3 19 Without book,you are like an empty box 3.2 Variabel. Secara umum (misal istilah dalam matematik) variabel adalah suatu simbol atau lambang yang mempunyai nilai. Dalam pemrograman, variabel termasuk pengenal (identifier). Secara teknis dalam pemrograman yang dimaksud dengan variabel adalah area atau tempat didalam memory komputer yang isi nya dapat diubah-ubah. Variabel terjemahan dari variable yang berasal dari kata vary dan able. Vary artinya variasi atau bermacam-macam, atau berubah-ubah. Able artinya dapat (dapat di……) Pengertian Variabel.

2 Variabel harus diberi nama yang berbeda satu dengan lainnya, Masing masing variabel mempunyai alamatnya sendiri dalam memory. Sipemakai komputer cukup menyebutkan nama variabel tempat menyimpan data, maka komputer dapat menemukan alamat variabel atau alamat data tersebut dalam memory. Sebagai suatu area dalam memory, tiga buah varaibel diatas dapat diilustrasikan dengan gambar kotak sebagai berikut : A BT Pemberian Nama variabel pada C dan C++. Nama variabel ditentukan atau dikarang sendiri oleh pembuat program dengan syarat sebagai berikut : 1. Tidak boleh sama dengan nama atau kata yang sudah disiapkan oleh komputer (reserved word) seperti keyword, dan functions. Juga harus berbeda dengan nama label atau konstanta yang dibuat oleh pemrogram. 2. Maksimum 32 karakter, bila lebih dari 32 karakter, maka karakter selebihnya tidak diperhatikan oleh komputer. Huruf besar dan huruf kecil berbeda. 3. Karakter pertama harus huruf atau karakter garis bawah (under score), dan karakter berikutnya boleh huruf atau angka, atau karakter garis bawah. 4. Tidak boleh mengandung spasi atau blank. Catatan : Pemberian nama variabel dalam Bahasa Java, sama dengan cara pemberian pada Bahasa C / C++ diatas, dengan tambahan pada Bahasa Java, karakter pertama dapat berupa tanda mata uang, contoh : $Amerika 20 Contoh nama variabel yang benar. A A1 Nilai NILAI nilai HargaSatuan Harga_Satuan HS _Harga SWITCH Contoh nama variabel yang SALAH. 1A Nilai-1 Harga Satuan Benar/Salah switch long Harga-Satuan Awalnya bukan huruf atau under score Mengandung tanda minus (-) Mengandung spasi (blank) Mengandung special character Sama dengan keyword Mengandung tanda minus Catatan : Dalam bahasa C/C++, huruf besar berbeda dengan huruf kecil (case sensitif) sehingga Nilai berbeda dengan NILAI, juga berbeda dengan nilai. SWITCH berbeda dengan switch yang merupakan keyword 3.3. Kontanta dalam Bahasa C / C++. Perhatikan kembali program yang ditulis dalam Bahasa C untuk menghitung total dua buah bilangan (misal 5 dan 2), kemudian mencetak total tersebut sebagai berikut : #include void main() { int A, B, T; A = 5; B = 2; T = A + B; printf(“%i”, T); } A, B, dan T adalah nama variabel sedangkan 5 dan 2 adalah nilai konstanta numerik Dalam Bahasa C, konstanta dapat diberi nama. Lihat contoh berikut ini yang menghasilkan hasil yang sama dengan program diatas.. #include #define C 2 void main() { int A, B T; A = 5; B = C; T = A + B; printf(“%i”, T); } C adalah nama sebuah konstanta. Nilai C tidak dapat diubah. instruksi C = ……., akan menyebabkan error sewaktu proses kompilasi

3 Perhatikan kembali instruksi : int A, B, T; Yang maksudnya meminta kepada komputer untuk menyiapkan 3 buah variabel bertipe int, masing-masing dengan nama A, B dan T. 3.4 Tipe Data dalam Bahasa C / C++. Tipe Data Dasar (Basic Data Type) yang digunakan oleh Bahasa C / C Character 2. Integer 3. Floating point Single precision 4. Floating point Double precision char atau signed char unsigned char int atau signed int atau signed unsigned int atau unsigned long atau long int atau signed long atau signed long int unsigned long atau unsigned long int float double long double Sebutan Tipe Data Secara umum Bentuk penulisan dalam Bahasa C/C++ Catatan : Setiap data yang digunakan, baik yang disimpan dalam variabel, maupun disimpan bukan dalam sebuah variabel, struktur penyimpanannya (struktur datanya) mempunyai tipe tertentu. Jumlah Byte yang diperlukan Jangkauan nilai numerik s.d s.d s.d s.d s.d s.d E-38 s.d. 3.4E38 positip atau negatip 1.7E-308 s.d. 1.7E308 positip atau negatip 3.4E-4932 s.d 1.1E4932 positip atau negatip Catatan :1. Dalam Bahasa C dikenal juga tipe data short int atau signed short int, atau short yang penggunaannya sama dengan int. Juga tipe unsigned short int yang sama dengan unsigned int E-38 adalah penulisan untuk 3.4 x dan 3.4E38 adalah penulisan untuk 3.4 x ( 2.1 milayrd ) ( 4.2 milayrd )

4 3.5. Tipe Data dalam Bahasa Java. Tipe Data Primitif yang digunakan dalam Bahasa Java. 1. Character 2. Integer 3. Floating point Single precision 4. Floating point Double precision 5. Boolean char byte short int long float double boolean Sebutan Tipe Data secara umum Bentuk penulisan dalam Bahasa Java Jumlah Byte yang diperlukan Jangkauan nilai numerik s.d atau hexadecimal 0000 s.d FFFF -128 s.d s.d s.d s.d E-38 s.d. 3.4E38 positip atau negatip 1.7E-308 s.d. 1.7E308 positip atau negatip nilai yang dinyatakan dengan true atau false Tipe data dalam Bahasa Java dapat dibedakan menjadi dua macam kategori. 1. Tipe Data Primitif, dan 2. Tipe Data Referensi. Tipe Data Primitif, dapat dikelompokkan menjadi beberapa kelopmpok tipe : Character : char Integer : byte, short, int, dan long Floating Point : float dan double Boolean : boolean 22 2 karakter unicode ( bukan ASCII ) ( 9.2 juta triliun )


Download ppt "3.1. Variabel dan Tipe Data. Perhatikan kembali contoh: program menghitung total dua buah bilangan (misal 5 dan 2 ), dan kemudian mencetak total tersebut."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google