Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

TOPIK 6 DIPLOMASI DALAM KOMUNIKASI INTERNASIONAL.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "TOPIK 6 DIPLOMASI DALAM KOMUNIKASI INTERNASIONAL."— Transcript presentasi:

1 TOPIK 6 DIPLOMASI DALAM KOMUNIKASI INTERNASIONAL

2 PENGERTIAN DIPLOMASI Diplomasi adalah seni dalam merepresentasikan kepentingan nasional suatu negara, melalui penggunaan cara- cara damai. Aplikasi taktik dalam mengelola hubungan formal antara pemerintahan dari negara yang berdaulat/merdeka.

3 PENGERTIAN DIPLOMASI Secara umum diplomasi sangat erat dengan hubungan antar negara, yaitu seni yang mengedepankan kepentingan suatu negara melalui negosiasi dengan cara damai, dalam berhubungan dengan negara lain.

4 SENI DIPLOMASI Suatu profesi yang membutuhkan seperangkat keahlian dan kompetensi. Suatu esensi proses unik dalam melakukan negosiasi. Suatu proses kerjasama internasional yang berpusat pada pembentukan dan pemeliharaan perjanjian antar negara.

5 UNSUR POKOK DIPLOMASI Negosiasi Mengedepankan kepentingan negara Menjaga dan memajukan kepentingan nasional sejauh mungkin bisa dilaksanakan dengan cara damai Suatu teknik diplomasi yang sering dipakai sebagai persiapan perang Berhubungan dengan PLN suatu negara

6 UNSUR POKOK DIPLOMASI Diplomasi modern dihubungkan dengan sistem negara Diplomasi tidak bisa dipisahkan dari perwakilan negara

7 TUJUAN DIPLOMASI Acquisition (perolehan) Preservation (pemeliharaan) Augmentation (penambahan) Proper distribution (pembagian yang adil) Tujuan utama diplomasi adalah pengamanan kepentingan negara sendiri. Diplomasi yang baik atau efektif adalah untuk menjamin keuntungan maksimum negara sendiri. Kepentingan terdepannya adalah pemeliharaan keamanan.

8 DIPLOMASI MODERN Diplomasi menunjukkan peningkatan peran yang sangat signifikan seiring dengan semakin kompleksnya isu-isu dalam hubungan internasional. Hubungan internasional tidak lagi semata- mata dipandang sebagai hubungan antar negara namun juga meliputi hubungan antar masyarakat internasional.

9 DIPLOMASI LAMA KE BARU  Diplomasi lama : Ø War and Peace Ø Defining territorial borders and resolving border disputes Ø Trade rules between and among nations Ø Treatment of foreign citizens by governments Ø Operational rules for transport and communications between nation states (postal, air, sea and land transportations when crossing borders, etc)

10 DIPLOMASI LAMA KE BARU  Diplomasi baru: Ø Human rights (Apartheid in South Africa, Genocide) Ø Humanitarian assistance (in many countries turn by war, bad governance or natural disaster) Ø Labour Rights (labour conditions in the peripheral) Ø National Environment issues (forestry and biodiversity)

11 DIPLOMASI LAMA KE BARU Ø Transboundary environmental issues(acid rain and air/water pollution) Ø Global environnemental issues (marina fisheries, climate change, etc) Ø Toxic substances, (genetic engineering and biotechnology etc) Ø Fair trade (EU, NAFTA, and Free Trade Areas Americas).

12 DIPLOMASI MODERN Diplomasi tradisional atau yang dikenal dengan istilah ‘first track diplomacy’ yang hanya melibatkan peran pemerintah dalam menjalankan misi diplomasi, saat ini tidak efektif dalam rangka menyampaikan pesan-pesan diplomasi terhadap suatu negara. Oleh karena itu keterbatasan tersebut, diplomasi berkembang menjadi diplomasi modern.

13 DIPLOMASI MODERN Aktivitas diplomasi modern disebut juga diplomasi publik yang melibatkan peran serta publik yang sangat dibutuhkan dalam rangka melengkapi aktivitas diplomasi tradisional.

14 MULTITREK DIPLOMASI Government, or Peacemaking through Diplomacy. Nongovernment/Professional, or Peacemaking through conflict Resolution. Business, or Peacemaking through Commerce.. Private Citizen, or Peacemaking through Personal Involvement.

15 MULTITREK DIPLOMASI  Research, Training, and Education, or peacemaking through Learning.  Activism, or Peacemaking through Advocacy.  Religion, or Peacemaking through Faith in action.  Funding, or Peacemaking through Providing Resources.  Communications and the Media, or Peacemaking through Information.

16 Traditional Diplomacy Negotiations Intelligence Public Relations Administrative Representation New Diplomacy Administrative Representation Public Relations Intelligence Negotiations

17 DIPLOMASI SEBAGAI HUMAS INTERNASIONAL Lahirnya humas Internasional disebabkan oleh adanya perubahan sangat cepat di dalam segala bidang, misalnya perkembangan di bidang pariwisata, komunikasi, tukar-menukar di bidang pendidikan dan sebagainya. Semua itu memungkinkan terjadinya kontak atau hubungan antarnegara. Dengan demikian, untuk memelihara hubungan yang baik antara satu negara dengan negara yang lain humas memegang peranan penting.

18 DIPLOMASI SEBAGAI HUMAS INTERNASIONAL Humas Internasional dibentuk untuk mempublikasikan atau mempromosikan kebijakan-kebijakan suatu negara. Mereka memberi informasi secara teratur tentang kebijakan, rencana-rencana, serta hasil- hasil kerja negara serta memberi pengertian kepada masyarakat internasional tentang peraturan dan segala sesuatunya yang berpengaruh terhadap komonitas Internasional.

19 DIPLOMASI SEBAGAI HUMAS INTERNASIONAL Selain keluar humas Internasional juga harus memungkinkan untuk memberi masukan dam saran bagi para pejabat tentang segala informasi yang diperlukan dan reaksi atau kemungkinan reaksi masyarakat Internasional akan kebijakan negara, baik yang sedang dilaksanakan, akan dilaksanakan ataupun yang sedang diusulkan.

20 DIPLOMASI SEBAGAI HUMAS INTERNASIONAL Program negara sangat berpengaruh dengan komunitas Internasional yang sangat kompleks dengan berbagai latar belakang, karakter, ekonomi, pendidikan yang beragam. Seringkali hasilnya abstrak,yang sulit dilihat dalm waktu dekat bahkan panjang sekalipun karena sifatnya yang integral dan berkesinambungan.

21 DIPLOMASI PUBLIK Diplomasi publik didefinisikan sebagai upaya mencapai kepentingan nasional suatu negara melalui understanding, informing, and influencing foreign audiences. Dengan kata lain, jika proses diplomasi tradisional dikembangkan melalui mekanisme government to government relations maka diplomasi publik lebih ditekankan pada government to people atau bahkan people to people relations.

22 DIPLOMASI PUBLIK Tujuannya, agar masyarakat internasional mempunyai persepsi baik tentang suatu negara, sebagai landasan sosial bagi hubungan dan pencapaian kepentingan yang lebih luas.

23 DIPLOMASI PUBLIK Alasan utama keterlibatan publik ini didasarkan pada asumsi yang cukup sederhana, yaitu pemerintah tidak selalu dapat menjawab berbagai tantangan dalam isu-isu diplomasi yang kini semakin kompleks, terlebih-lebih sifat khas yang melekat dari pemerintah adalah sangat kaku (rigid).

24 DIPLOMASI PUBLIK Ada dua sasaran dalam diplomasi publik yaitu kepada masyarakat internasional dan kepada masyarakat di dalam negeri. Pada intinya informasi yang disampaikan ke publik bertujuan mempromosikan kepentingan nasional yang disalurkan dalam kebijakan luar negeri terkait dengan maksud dan tujuan, latar belakang, dasar kebijakan, serta aktivitas dan implementasinya.

25 DIPLOMASI PUBLIK Diplomasi publik juga mengacu pada program-program yang disponsori oleh pemerintah dengan tujuan menginformasikan atau mempengaruhi opini publik baik di dalam maupun luar negeri. Instrumen salurannya termasuk publikasi cetakan dan online, film, pertukaran budaya, pameran, seminar, dialog, radio dan televisi serta berbagai saluran lainnya.

26 TERIMA KASIH


Download ppt "TOPIK 6 DIPLOMASI DALAM KOMUNIKASI INTERNASIONAL."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google