Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

“Akulah air kehidupan yang akan menjadi mata air yang memancar sampai kepada hidup yang kekal” Edisi : III / 30 Maret 2014 HARI MINGGU PRAPASKAH : IV “Akulah.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "“Akulah air kehidupan yang akan menjadi mata air yang memancar sampai kepada hidup yang kekal” Edisi : III / 30 Maret 2014 HARI MINGGU PRAPASKAH : IV “Akulah."— Transcript presentasi:

1 “Akulah air kehidupan yang akan menjadi mata air yang memancar sampai kepada hidup yang kekal” Edisi : III / 30 Maret 2014 HARI MINGGU PRAPASKAH : IV “Akulah Terang Dunia” Bacaan Minggu ini, 30 Maret 2014 Bacaan Minggu depan, 6 April 2014 Bacaan I : 1Sam 16:1b,6-7,10-13a Bacaan I : Yeh 37:12-14 II : Ef5:8-14 II : Rm 8:8-11 Bacaan Injil Yoh 9:1-41 Bacaan Injil Yoh 11:1-45 W aktu Yesus sedang lewat, Ia melihat seorang yang buta sejak lahirnya. 2 Murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya: “Rabi, siapakah yang berbuat dosa, orang ini sendiri atau orang tuanya, sehingga ia dilahirkan buta?” 3 Jawab Yesus: “Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi karena pekerjaan- pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam dia. 4 Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama masih siang; akan datang malam, di mana tidak ada seorangpun yang dapat bekerja. 5 Selama Aku di dalam dunia, Akulah terang dunia.” 6 Setelah Ia mengatakan semuanya itu, Ia meludah ke tanah, dan mengaduk ludahnya itu dengan tanah, lalu mengoleskannya pada mata orang buta tadi 7 dan berkata kepadanya: “Pergilah, basuhlah dirimu dalam kolam Siloam.” Siloam artinya: “Yang diutus.” Maka pergilah orang itu, ia membasuh dirinya lalu kembali dengan matanya sudah terbuka. 8 Tetapi tetangga-tetangganya dan mereka, yang dahulu mengenalnya sebagai pengemis, berkata: “Bukankah dia ini, yang selalu mengemis?” 9 Ada yang berkata: “Benar, dialah ini.” Ada pula yang berkata: “Bukan, tetapi ia serupa dengan dia.” Orang itu sendiri berkata: “Benar, akulah itu.” 10 Kata mereka kepadanya: “Bagaimana matamu dapat melihat kembali?” 11 Jawabnya: “Orang yang disebut Yesus itu mengaduk tanah, mengoleskannya pada mataku dan berkata kepadaku: Pergilah ke Siloam dan basuhlah dirimu. Lalu aku pergi dan setelah aku membasuh diriku, aku dapat melihat.” 12 Lalu mereka berkata kepadanya: “Di manakah Dia?” Jawabnya: “Aku tidak tahu.” 13 Lalu mereka membawa orang yang tadinya buta itu kepada orang-orang Farisi. 14 Adapun ketika Yesus mengaduk tanah dan membuka mata orang itu, adalah hari Sabat. (Bacaan Injil selengkapnya lht Injil Yoh 9:1-41) PERAYAAN-PERAYAAN LITURGIS SELAMA PEKAN SUCI DAN TRIHARI PASKAH (0leh : Rm. C.H. SURYANUGRAHA, OSC) Sebelum memasuki masa Trihari Paskah (Triduum Paschale, TP), Gereja mengalami suatu masa yang disebut sebagai masa Tobat, Puasa dan Pantang (Masa Prapaskah) (Tempus Quadragesimae (TQ).. Pada hari-hari terakhir Masa Prapaskah dan menjelang Trihari Paskah, masih terdapat suatu masa yang cukup penting, yakni Pekan Suci (Hebdomada Sancta (HS).. Pekan Suci ini diawali dengan Misa Mengenang Sengsara Tuhan Yesus pada perayaan Minggu Palma atau Minggu Sengsara, kemudian Kamis Puiih (menjelang Misa Perjamuan Malam Terakhir), sekaligus merupakan akhir Masa Prapaskah. Selama Trihari Paskah, Gereja merayakan misteri-misteri terbesar karya penebusan Kristus. Perayaan Trihari Paskah merupakan puncak Tahun Liturgi. Rangkaian Trihari Paskah ini dimulai dengan Misa Perjamuan Tuhan pada Kamis Putih dan berakhir dengan hari Minggu Paskah. Saat-saat itu Gereja mengenang kembali peristiwa Penyaliban (sengsara) Yesus, pemakaman (wafat), dan Kebangkitan-Nya.. Ada satu garis ritual yang utuh yaitu awal, puncak, dan penutup. A.MINGGU PALMA : MISA MENGENANG SENGSARA TUHAN YESUS 1. Makna : a.Pekan Suci dimulai pada hari Minggu Prapaskah VI atau biasa disebut dengan Minggu Palma atau Minggu Sengsara Kristus, yaitu masa untuk mengenang sengsara Tuhan Yesus. Minggu Palma adalah pintu masuk Pekan Suci. Pada hari- hari selama Pekan Suci, kita diajak mengenang kembali suatu peristiwa penebusan lewat sengsara, wafat, dan kebangkitan Kristus secara utuh. b.Perayaan Ekaristi diadakan sebagai pengenangan akan sengsara Tuhan Yesus, namun pewartaan sengsara Tuhan itu harus dikaitkan dengan perayaan kejayaan Kristus sebagai seorang Raja. Misa Pengenangan Sengsara Tuhan diawali dengan perarakan daun palma ketika Yesus memasuki kota Yerusalem sebagai Raja. c.Bagi orang Kristiani, Masa Prapaskah harus menuju suatu perjalanan ke Yerusalem, yakni menghadapi kematian dan kebangkitan Kristus. Masa Prapaskah ibarat suatu eksodus baru, meninggalkan tanah pembuangan menuju Yerusalem untuk menyongsong Paskah Kristus. 2. Ketentuan Liturgis : a.Misa Minggu Palma sudah dapat diselenggarakan pada hari Sabtu sore. b.Warna Liturgi : Merah. c.Ritus perarakan dilakukan di luar Gereja, kemudian dilanjutkan Liturgi Sabda hingga Ritus Penutup di dalam gedung gereja. d.Perarakan dari luar gereja menurut cara I (perarakan) diselenggarakan satu kali saja, terutama pada kesempatan yang dihadiri paling banyak umat. e.Untuk cara II dapat dilaksanakan mulai dari pintu atau bagian depan gereja, lalu perarakan berlangsung di dalam gedung gereja. f.Untuk cara III, karena tanpa perarakan, maka cukup diawali dengan nyanyian pembukaan dan di lanjutkan dengan seruan tobat, lalu Doa Pembuka Misa. g.Untuk ritus perarakan, Imam Selebran mengenakan korkap atau kasula warna merah. Jika mengenakan korkap, maka setelah perarakan-menjelang liturgi Sabda harus berganti, memakai kasula merah. h.Secara historis daun palma (daun zaitun) dan juga ranting-ranting palma dibawa umat dalam perarakan. Hingga kini jenis daun apa pun tidaklah dilarang untuk dibawa demi memeriahkan perarakan tersebut. Setelah Misa, daun-daun itu dapat dibawa pulang dan di simpan dirumah masing-masing sebagai tanda kejayaan Kristus. Biasanya kemudian dipasang pada salib-salib Kristus di rumah. (Bersambung edisi Minggu Depan)

2 REFLEKSI DIRI : Mungkin kita termasuk orang yang sulit menerima kondisi fisik yang buruk bila itu terjadi dalam diri kita, misalnya cacat fisik sejak lahir. Pertanyaannya adalah ; apakah hal itu terjadi karena Allah tidak mencintai manusia ataukah karena memang kita orang yang berdosa? Pertanyaan yang sama disampaikan oleh murid-murid kepada Yesus ketika mereka berjumpa dengan seorang yang buta sejak lahir ; “ Rabi, siapakah yang berbuat dosa, orang ini sendiri ataukah orang tuanya, sehingga ia dilahirkan buta? Jawaban Yesus sangat mengagumkan : “Bukan dia dan juga bukan orang tuanya, tetapi karena pekerjaan-pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam dia.” (Yoh 9:2-3) Allah menciptakan kita sebagai citra-Nya, apapun keadaan fisik kita. Sebagai citra-Nya kita mendapat jaminan yang sama, yaitu cinta-Nya yang sempurna kepada manusia. Dalam kasih yang sempurna itu, kita diciptakan untuk menyatakan pekerjaan-Nya yang sesuai dengan keadaan kita masing- masing. Bahkan kalau kita memiliki iman yang hidup, kita bisa melakukan pekerjaan yang lebih besar dari kemampuan pikiran dan kehendak kita. Mengapa tidak? Karena Allah selalu mempunyai rencana tertentu untuk setiap orang kepada keselamatan-Nya. “Selama Aku ada di dalam dunia, Akulah terang itu.” Itulah sabda Yesus ketika melakukan penyembuhan kepada orang yang buta itu. Melalui kisah penyembuhan ini Yesus ingin menyatakan “Akulah terang dunia itu”. Yesus membawa terang dalam kegelapan karena dosa manusia, dan terang itu dialami oleh kita semua melalui pertobatan yang kita lakukan selama masa Prapaskah ini. Semoga terang itu menjadi nyata dalam kehidupan kita sehari-hari. Amin Allah Bapa Yang Mahakuasa dan kekal, Bukalah pintu hatiku untuk selalu bersyukur apa yang telah Engkau berikan kepadaku. Semoga “Terang Yesus” memberi penyembuhan dalam diriku melalui pertobatan, karena dosa-dosaku. Amin PEKAN LITURGI MINGGU INI, MASA PRAPASKAH IV : 1.Senin, 31 Maret Kamis, 3 April 2014 St. Benyamin St. Yosef,Mrt, St.SixtusI,Paus Bacaan I : Yes 65:17-21 Bacaan I : Kel 32:7-14 Bacaan Injil Yoh 4:43-54 Bacaan Injil Yoh 5: Selasa, 1 April Jumat, 4 April 2014 St. Nonius Alvares Pareira St. Isidorus dari Sevilla Bacaan I : Yeh 47:1-9,12 Bacaan I : Keb 2:1a,12-22 Bacaan Injil : Yoh 5:1-16 Bacaan Injil : Yoh 7:1-2,, Rabu, 2 April Sabtu, 5 April 2014 St. Fransiskus dr Paula. Sta. Teodosia St. Vinsensius dari Ferreri Bacaan I : Yes 49:8-15 Bacaan I : Yer 11:18-20 Bacaan Injil Yoh 5:17-30 Bacaan Injil : Yoh 7:40-53 PENGUMUMAN GEREJA 1.PETUGAS LITURGI MINGGU DEPAN, 6 APRIL 2014 :  Lektor: Sdr. James Napitu  Mazmur: Sdri. Retno  Dirigen: Ibu Yuli  Kolektan: Ibu Sugiono dan Ibu Surip  Dekorasi: Kel. Bpk. Tamtanus Kel. Bpk. Juli Winarko  Misdinar : Leo, Vincent, Tika, dan Okta  Daharan Romo: Kel. Ibu Rosita 2.DOA JALAN SALIB Dilaksanakan setiap hari Jumat selama masa Prapaskah, dimulai pada pukul WIB, bertempat di Gereja Katolik Stasi Natar. 3.PETUGAS MISDINAR SELAMA PEKAN SUCI DAN TRIHARI PASKAH : _________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ No : MINGGU PALMA KAMIS PUTIH JUMAT AGUNG MINGGU PASKAH ____________________________________________________________________________ 1. Angela Augustin UgenTikaAnggita 2. Anggita OktoOktaSilva 3. Ugen SilvaVincentAngela Augustin 4. Silva AnggitaNicoTika 5. Vincent Vincent 6. Elisabet Turnip Elisabet Turnip ______________________________________________________________________________________ JADWAL LATIHAN MISDINAR : Jumat, 4 April 2014: Setelah IBADAT JALAN SALIB Minggu, 6 April 2014: Setelah Perayaan Liturgi Jumat, 11 April 2014: Setelah IBADAT JALAN SALIB Minggu,13 April 2014: Setelah Perayaan Liturgi Diharapkan kepada semua putra-putri altar untuk mengikuti latihan bersama. 4.PERTEMUAN IBU-IBU WK Diadakan pada hari Kamis, 3 April 2014, pukul WIB, bertempat di Wisma Gereja Katolik St. Petrus Natar. 5.JADWAL PETUGAS PENGAMANAN GEREJA (PAM GEREJA) Minggu, 6 April 2014 Koordinator : Bpk. Agus Anggota: Sdr. James Napitu : Sdr. Petrus 6.KOLEKTE HARI MINGGU, 23 MARET 2014 : A.Kolekte: Rp ,- (u/Paroki) B.Dana Pembangunan dan perawatan Gereja: Rp ,- C.Sekolah Minggu: Rp ,- D.PARKIR: Rp ,- Sekilas INFO : Menjelang perayaan Pekan Suci dan Trihari Paskah, buletin INFOKOM akan menyajikan secara lengkap tentang perayaan Minggu Palma, Kamis Putih, Jumat Agung dan Hari Raya Paskah. “Terpujilah yang datang atas nama Tuhan” “Akulah Terang Dunia”


Download ppt "“Akulah air kehidupan yang akan menjadi mata air yang memancar sampai kepada hidup yang kekal” Edisi : III / 30 Maret 2014 HARI MINGGU PRAPASKAH : IV “Akulah."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google