Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Broadcast Programming RUBIYANTO, MM. Strategi penayangan Prinsip dasar siaran bahwa setiap menit dalam setiap hari waktu siaran memiliki perhitungan sendiri.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Broadcast Programming RUBIYANTO, MM. Strategi penayangan Prinsip dasar siaran bahwa setiap menit dalam setiap hari waktu siaran memiliki perhitungan sendiri."— Transcript presentasi:

1 Broadcast Programming RUBIYANTO, MM

2 Strategi penayangan Prinsip dasar siaran bahwa setiap menit dalam setiap hari waktu siaran memiliki perhitungan sendiri. Ada audien untuk setiap waktu siaran selama duapuluh empat jam sehari dan ada persaingan untuk merebut audien itu setiap menitnya. Program siaran tidak hanya bersaing dengan program sejenis tetapi juga dengan media lainnya. Program siaran juga harus bersaing dengan waktu makan, membaca buku dan kegiatan pribadi lainnya yang dilakukan audien di rumah atau lainnya. RUBIYANTO, MM

3 Tidak ada media penyiaran yang seluruh acaranya disukai audien. Salah satu cara agar audien tidak pindah saluran adalah dengan menampilkan cuplikan suatu acara berikutnya yang bersifat paling dramatis, mengandung ketegangan, menggoda dan memancing rasa penasaran audien. Karena rasa penasaran yang dimiliki audien, maka diharapkan audien tidak meninggalkan acara berikutnya. RUBIYANTO, MM

4 Istilah “Hook” dalam dunia penyiaran yang berarti kail atau pancing. Seperti memancing iklan, stasiun televisi harus memancing pemirsa dan mengikatnya untuk tetap berada di stasiun televisi tersebut. Strategi aliran audien (inflow / outflow) menurut Head- Sterling (1982), yakni : - Head to Head - Program Tandingan (counterprogramming) - Bloking Program (block programming) - Pendahuluan Kuat (strong lead-in) - Strategi Buaian (creating hammock) - Penghalangan (stunting ) RUBIYANTO, MM

5 Head to Head Suatu program yang menarik audien yang sama sebagaimana audien yang dimilki satu atau beberapa stasiun televisi saingan. Perlu dipertimbangkan apakah program baru itu cukup kuat menarik audien dari stasiun saingan untuk pindah ke stasiun sendiri atau tidak, Jika tidak kuat cari jam tayang lain dan biasanya yang bersaing program berita. RUBIYANTO, MM

6 counterprogramming Strategi program tandingan adalah untuk merebut audien yang berada di stasiun saingan untuk pindah ke stasiun sendiri dengan cara menjadualkan suatu program yang memiliki daya tarik berbeda untuk menarik audien yang belum terpenuhi keinginannya. Misal : bisa mirip-mirip (news vs infotainment) berbeda sama sekali (news vs film) RUBIYANTO, MM

7 block programming Strategi blocking program adalah sama dengan konsep flow through. Dimana audien dipertahankan untuk tidak pindah saluran dengan menyajikan acara yang sejenis selama waktu siaran tertentu. Misal : menayangkan acara bola dengan diskusi atau analisis pertandingan yang akan dimainkan sebelum dan sesudah serta kuis interaktif. RUBIYANTO, MM

8 strong lead-in Strategi untuk mendapatkan sebanyak mungkin audien dengan menyajikan program yang kuat pada permulaan segmen waktu siaran. Misal : sebelum program berita didahului dengan breaking news RUBIYANTO, MM

9 creating hammock Disebut strategi membuat buaian karena hammock berarti buaian yang dikaitkan pada dua batang pohon. Ini merupakan untuk membangun audien pada satu acara baru atau meningkatkan audien atas suatu program yang mulai mengalami penurunan popularitas. Caranya adalah dengan menempatkan acara bersangkutan ditengah – tengah diantara dua program unggulan. Audien akan mencoba mengikuti acara baru yang ditayangkan setelah program unggulan usai sambil menunggu program unggulan berikutnya, sehingga terjadi flow through dari program unggulan ke program lemah. Ini upaya menarik perhatian audien terhadap suatu acara baru. RUBIYANTO, MM

10 stunting Strategi penghalangan (stunting)untuk merebut perhatian audien dengan cara melakukan perubahan jadual program secara cepat. Misalnya : menayangkan film seri baru dengan durasi panjang. Strategi lain adalah dengan tetap mempertahankan program yang berhasil tetap pada posisinya sekarang. Dan program yang diunggulkan sebaiknya ditaruh pada jam prime time. RUBIYANTO, MM

11 Keberhasilan stasiun TV Ada tiga hal penyebab keberhasilan stasiun tv dalam melaksanakan programmnya : 1. T he ability to produce or buy programs with audience appeal (kemampuan untuk memproduksi atau membeli program yang memiliki daya tarik bagi audien). 2. Air them at times when they can be seen by the audience to which they appeal (menayangkan pada waktu yang dapat dilihat oleh audien yang menjadi sasaran). RUBIYANTO, MM

12 3. Build individual programs into a schedule that encourages viewers to tune to the station and remain with it from one program to another (membangun sejumlah program individu ke dalam suatu jadwal yang dapat mendorong audien untuk menonton televisi dan tetap berada pada salurannya dari suatu program ke program berikutnya). RUBIYANTO, MM

13 Bauran Program Bauran pemasaran (Product, Price, Place, promotion) dapat diterapkan ke dalam bauran program/programming mix, sbb : 1.Produk program (product), bahwa program adalah suatu produk yang ditawarkan kepada audien yang mencakup nama program dan kemasan program. 2.Harga program (price), yaitu harga suatu program yang mencakup biaya produksi program dan biaya yang akan dikenakan kepada pemasang iklan(tarif iklan) pada program bersangkutan jika ditayangkan. RUBIYANTO, MM

14 3.Distribusi program (place), yaitu distribusi program yang merupakan proses pengiriman program dari transmisi hingga diterima audien melalui pesawat TV dan Radio. 4. Promosi program (promotion), yaitu proses bagaimana memberi tahu audien mengenai adanya suatu program sehingga mereka tertarik untuk menonton atau mendengarkannya. RUBIYANTO, MM

15 Peran dari masing-masing elemen dari bauran pemasaran dalam strategi program mampu mendukung keberhasilan program, yakni : Produk Program; pada produk program yang dipilih haruslah yang bagus dan diharapkan akan disukai audien. Program tidak melulu merupakan tayangan yang dapat dilihat atau didengar namun merupakan suatu gabungan dari berbagai manfaat yang dapat memuaskan audien yang tidak saja bersifat fungsional namun juga menjadi kebutuhan sosial dan psikologis. RUBIYANTO, MM

16 Audien tidak hanya melihat program dari penampilannya semata, namun juga aspek lain turut jadi pertimbangannya, seperti : kualitas, nama, kemasan program bahkan perusahaan yang berada di belakang suatu program yang kesemuanya membentuk persepsi audien terhadap program dan media bersangkutan. Misal : berita metro tv dan tv one RUBIYANTO, MM

17 Ada dua hal yang terkait program sebagi suatu produk, yakni : A. Nama program Dalam memilih nama program harus menginformasikan konsep program, dapat membantu menempatkan dan memosisikan program di memori otak audien, menyampaikan manfaat bagi audien dan juga menciptakan image bagi program itu. Salah satu peran penting dari iklan yang terkait strategi nama program adalah fungsinya mencipta dan memelihara ekuitas nama program (brand equity) atau ekuitas program. RUBIYANTO, MM

18 B.Kemasan program kemasan dapat diartikan segala sesuatu yang perlu dilakukan untuk menarik perhatian audien melalui penampilan (appearance) auatu program yang mencakup antara lain: pembawa acara, busana yang dikenakan, penampilan latar belakang, bumper program yang menarik. kemasan program memberi kesan pertama yang baik terhadap suatu program. Kemasan dapat digunakan sebagai cara untuk menunjukkan citra dan identitas program. RUBIYANTO, MM

19 Harga Program, mencakup biaya produksi program dan biaya atau harga yang dikenakan kepada pemsang iklan(tarif iklan) yang ingin mempromosikan produknya pada program bersangkutan. Tarif iklan tidak hanya ditentukan berdasarkan biaya produksi, namun kepada rating dan audience share, tingkat persaingan serta persepsi audien terhadap program tersebut. RUBIYANTO, MM

20 Distribusi Program, hal pertama menyangkut proses pengiriman program dari transmisi hingga diterima audien melalui pesawat tv dan radio. Kedua mengenai pemilihan waktu siar yang tepat bagi program, sehingga berperan cukup penting dalam membantu keberhasilan program bersangkutan. Akan sia-sia jika program yang bermutu diterima kurang baik akibat kualitas siaran yang jelek diterima audien. RUBIYANTO, MM

21 Promosi Program, merupakan upaya bagaimana memperkenalkan dan kemudian menjual program sehingga dapat mendatangkan iklan. Instrumen dasar yang digunakan untuk mencapai tujuan promosi program dan media penyiaran disebut dengan bauran promosi atau promotional mix, terdiri : iklan, pemasaran langsung, pemasaran interaktif (internet), promosi penjualan, humas, dan penjualan personal. RUBIYANTO, MM


Download ppt "Broadcast Programming RUBIYANTO, MM. Strategi penayangan Prinsip dasar siaran bahwa setiap menit dalam setiap hari waktu siaran memiliki perhitungan sendiri."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google