Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Filsafat Manusia Dea Novitasari 201371130 ARTHUT SCHOPENHAUER “Kehendak Manusia”

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Filsafat Manusia Dea Novitasari 201371130 ARTHUT SCHOPENHAUER “Kehendak Manusia”"— Transcript presentasi:

1

2 Filsafat Manusia Dea Novitasari ARTHUT SCHOPENHAUER “Kehendak Manusia”

3 BIOGRAFI Lahir : Danzig (sekarang Gdansk) 22 Febuari 1788 Arthut adalah keturunan seorang bangsawan, ayahnya Heinrich Floris Schopenhauer seorang pedagang dan ibunya Johanna Schopenhauer adalah seorang penulis. Pendidikan : Universitas Gottingen 1809 Di masa perkuliahaannya Arthut belajar tentang metafisika dan psikologi dibawah bimbingan Gottolb Ernst Schulze, penulis buku Aenesidemus, yang meganjurkan agar berkonsentrasi pada Plato dan Immanuel Kant. Pada tahun , Arthut mengikuti kuliah dari Johann Gottlieb Fichte, seorang filsuf post-Kant terkemukan dan dari seorang teolog Friedrich Schleiermacher. Pada tahun 1814, Arthut memulai pekerjaannya sebagai penulis dengan judul bukunya “The World as Will and Representation” (Dunia sebagai Kehendak dan Gagasan)

4 SUDUT PANDANG ARTHUT S Filsafat Arthut termasuk kedalam IDEALISME JERMAN : Pendapat ini dibuktikan melalui perbandingan antara filosofis dengan pandangan IDEALISME JERMAN. Kedunya mengajarkan realitas bersifat subjektif, artinya keseluruhan kenyataan merupakan konstruksi kesadaran subjek. Dialah yang pertama kali membuka mata terhadap bagian dalam yang gelap dari manusia, yang ada dibawah kesadaran. Bagi Arthut, dasar dunia ini TRANSCENDENTAL dan bersifat IRASIONAL, yaitu kehendak yang buta. Kehendak ini buta, sebab desakannya untuk terus menerus dipuaskan tidak bisa dikendalikan dan tidak akan pernah terpenuhi. Namum keinginan yang tak sampai berarti penderitaan. Menurut Arthut kehendak TRANSCENDENTAL itu mewujudkan diri dalam miliaran EKSISTENSI kehidupan, maka hidup itu sendiri merupaka penderitaan. Jalan keluar yang diusulkan Arthut : Bahwa hidup ini penderitaan, maka pembebasan dari penderitaan tersebut tentunya akan tercapai melalui penolakan kehendak untuk hidup. Konkretnya adalah lewat kematian dan bela rasa. Anggapan Arthut ini menekankan pada dua hal bahwa kesadaran manusia lebih kuat dibandingkan nafsu dan keinginannya.

5 KEHENDAK MANUSIA Di dalam pemikiran Arthut, kehendak tidak hanya menjadi daya pendorong di dalam manusia. Kehendak juga menjadi daya pendorong di dalam seluruh dunia, yaitu sebagai kehendak-dunia. Kehendak-dunia juga berkembang dari yang tak sadar ke yang sadar, sedang tiap tahap dalam perkembangan ini memiliki pengalamannya sendiri-sendiri. Semula keluarlah dari kehendak-dunia yang tak sadar itu alam yang tidak organis, kemudian alam tumbuh-tumbuhan dan alam binatang. Dalam tahap alam manusia, kehendak-dunia telah sampai kepada kesadaran diri. Demikianlah kehendak menampakkan diri sebagai asas dunia. Berdasarkan hal itu, maka segala gejala atau penampakkan yang mengelilingi manusia dalam ruang dan waktu harus dipandang sebagai penjelmaan kehendak. Kekuatan yang menggerakkan planet-planet, yang menjadikan benda-benda dapat mengadakan hubungan kimiawi, dan lain sebagainya, semuanya itu adalah kehendak-dunia, yang terjadi tanpa disadari. Di dalam bidang kehidupan, nafsu pembiakanlah yang menjadi penjelmaan yang paling kuat dari kehendak- dunia. Nafsu ini bahkan menglahkan maut. Maka sebenarnya pusat kehendak berada di dalam genitalia, yaitu tempat nafsu seksual. Apa sebab dua orang yang berbeda jenisnya begitu tertarik dari seorang kepada yang lain? Tidak lain karena kehendak untuk hidup yang terjelma dalam cinta seksual itu dan orang perorangan menjadi alat bagi jenisnya.

6 KESIMPULAN Batin manusia menjadi dasar dari kehendak itu sendiri dimana adanya pemikiran bahwa manusia tetap eksis karena adanya kehendak untuk hidup (will of life). Kehendak juga dapat menjelma dalam ruang dn waktu. Mendorong manusia untuk melakukan sesuatu dengan kesadaran maupun tanpa kesadaran. Kehendak memiliki dampak yang luar biasa, bertahan hidup, merasakan cinta, bekerja untuk karir, dan berinovasi (ide). “THE WOLD IS MY IDEA“ Arthut Schopenhauer

7

8 Terima kasih...


Download ppt "Filsafat Manusia Dea Novitasari 201371130 ARTHUT SCHOPENHAUER “Kehendak Manusia”"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google