Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Akuntabilitas Pelayanan Publik Oleh: Roy V. Salomo.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Akuntabilitas Pelayanan Publik Oleh: Roy V. Salomo."— Transcript presentasi:

1 Akuntabilitas Pelayanan Publik Oleh: Roy V. Salomo

2 Pendahuluan Hasil Penelitian di sejumlah negara menunjukan bahwa rakyat kehilangan kepercayaannya terhadap pemerintah. Di Ameruka Latin hanya 33% dari masyarakatnya yang percaya pada elite yang berkuasa. Hanya 5 dari 18 negara Amerika Latin yang disurvey separuh lebih rakyatnya merasa bahawa pemilu yg ada bersih.

3 Kesimpulannya adalah bahwa ada banyak negara di dunia yang pemerintahnya telah kehilangan kepercayaan dari rakyatnya. Itulah alasannya mengapa konsep good governance merupakan konsep yang penting untuk dikembangkan dan diterapkan, terutama di negara- negara berkembng seperti Indonesia.

4 Good Governance dikenal dengan sejumlah aspeknya yaitu: Partisipasi Supremasi /kepastian hukum Transparansi Responsif Orientasi pd konsensus Adil Efektivitas dan Efisiensi Akuntabilitas Visi Strategis (UNDP)

5 Dengan demikian salah satu aspek penting dalam good governance adalah akuntabilitas. Kuliah ini akan menfokuskan dirinya pada akuntabiltas pelayanan publik.

6 Akuntabilitas Pelayanan Publik Sometimes accountability implies only a literal accounting/reporting; at other times it also implies explanation or justification of the actions or other phenomena being reported. Some authors infer from the use of the term accountability the existence of a variety of sanctions/rewards.

7 Political Accountability Political accountability is about those with delegated authority being answerable for their actions to the people. Ministers being responsible to Parliament; collective responsibility of members of the Cabinet for government decisions. Political accountability can also be linked to legal and administrative types of accountability. Misalnya apakah suatu unit organisasi publik sudah bertindak melampaui mandat atau kewenangan yang dimilikinya?

8 Managerial Accountability Managerial accountability berkaitan dengan audit dan performance assessment (kinerja) kelembagaan. Day dan Klein mengkaitkannya dengan konsep “Value for Money”

9 Managerial accountability is about making those with delegated authority answerable for carrying out agreed tasks according to agreed criteria of performance. Jadi akuntabilitas manajerial pada hakekatnya adalah pertanggungjawaban yang berkaitan dengan uang dan kinerja kepada stakeholder

10 Terdapat sejumlah dimensi di dalamnya, misalnya dimensi fiscal, yaitu akuntabilitas tentang apakah dana telah digunakan sesuai dengan yang telah disetujui (ditetapkan), berdasarkan aturan main yang berlaku.

11 Dapat pula ditemui dimensi proses, yaitu apakah dalam suatu kegiatan telah dilakukan, dan value for money telah dicapai dalam penggunaan sumberdaya?

12 Dimensi berikutnya adalah dimensi program atau efektivitas. Apakah suatu kegiatan telah mencapai tujuan (target) yang ditetapkan.

13 Consumer Accountability Consumer accountability adalah bagaimana anggota masyarakat sebagai pihak yang mendapatkan pelayanan publik mempunyai mekanisme dan akses kepada lembaga ombudsman untuk melakukan pengaduan atau komplain terhadap pelayanan publik yang didapatnya atau terhadap maladministration, serta mendorong agar pemerintah lebih responsive terhadap tuntutannya.

14 Professional Accountability Professional accountability adalah jenis akuntabilitas yang berkaitan dengan standard pengetahuan tertentu yang telah ditetapkan oleh pihak-pihak yang mempunyai kewenangan terhadapnya, yang harus dicapai melalui suatu pendidikan atau pelatihan tertentu dengan mendapatkan sertifikat.

15 Professional accountability juga berkaitan dengan ketersediaan standards of conduct (code of ethics), serta penegakan kompetensi (enforcement of competence) dan ethical behaviour oleh lembaga yang berwenang

16 Personal/Individual Accountability Jenis akuntabilitas ini berkaitan dengan integritas dan moral dari public service officials

17 Apa Yang Harus Dilakukan Membangun Standar Pelayanan Membuat Standar Pelayanan dapat diukur Karena itu menetapkan Standar Pelayanan merupakan bagian dari proses akuntabilitas dalam pelayanan publik.

18 Service Level Agreements Service Level Agreements are business contracts agreed between the providers of central support services and their clients aimed at specifying the service requirements of the client, the services to be provided to meet the requirements, and the basis of charge for the provision of those services.

19 Isi Service Level Agreement Pihak yg terikat (service provider & consumers) Menetapkan jenis pelayanan yg diatur Bagaimana pihak2 yg terlibat berkomunikasi Jangka waktu persetujuan Service requirement by consumers Level of service Basis for charging

20 Metode Mengukur Kinerja Layanan Bench Marking terhadap SP Survey Focus Group Discussion Indepth Interview Observasi Mystery Shopper

21 Apa Yang Harus Dilakukan Agar Akuntabilitas Berjalan Baik Mereform Organisasi (Hard Part dan Soft Part of the Organization), agar organisasi publik dapat secara terus menerus meningkatkan kinerja pelayanannya (kuantitas maupun kualitasnya).

22 Case Study: Telkom Surabaya Barat Visi: To Be Come: a Dominant INFOCOM Player in the Region

23 Dominant Player mempunyai makna: -Menguasai pangsa pasar mayoritas sehingga selalu unggul dalam iklim kompetisi usaha yang semakin ketat. -Mampu mengendalikan bisnis telekomunikasi, sekaligus menjadi pemimpin bagi komunitas bisnis pertelekomunikasian di tingkat regional.

24 -Mampu meraih pertumbuhan bisnis secara signifikan -Mampu memberikan kontribusi maksimum terhadap pendapatan nasional perusahaan

25 Infocom Player mempunyai makna: Penyedia layanan informasi dan komuniskasi yang meliputi ragam layanan (phone, mobile, dan multimedia) Region Mempunyai makna: Secara umum kawasan regional Asia Pasifik dimana Telkom menjadi salah satu komunitasnya

26 Misi: Memberikan layanan “one Stop Infocom” dengan kualitas yang prima dan harga yang kompetitif. Menglola usaha melalui cara yang terbaik dengan mengoptimal- kan SDM yang unggul, teknologi yang kompetitif, serta bisnis partner yang sinerji.

27 Budaya Korporasi: Committed 2U Nilai Inti: a. Customer Values b. Excellent Service c. Competent People

28 Perilaku: a.Stretch the goals b.Simplify c.Involve everyone d.Quality is my job e.Rewards the winners


Download ppt "Akuntabilitas Pelayanan Publik Oleh: Roy V. Salomo."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google