Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

AISYAH RAMAYATI DJAROD2OO90420115 LUSIA RAHMAYANTI200904200081 FIRMAN HIDAYAT200904200046 SEPTYAWAN LOWRINO20090420183 ISNAN MUTTAQIN20090420193 ARYA WIRATAMA20090420071.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "AISYAH RAMAYATI DJAROD2OO90420115 LUSIA RAHMAYANTI200904200081 FIRMAN HIDAYAT200904200046 SEPTYAWAN LOWRINO20090420183 ISNAN MUTTAQIN20090420193 ARYA WIRATAMA20090420071."— Transcript presentasi:

1 AISYAH RAMAYATI DJAROD2OO LUSIA RAHMAYANTI FIRMAN HIDAYAT SEPTYAWAN LOWRINO ISNAN MUTTAQIN ARYA WIRATAMA

2  KORELASI BERGANDA  Korelasi berganda (multiple corelation) merupakan alat ukur untuk mengetahui pertatuan (association) antara variabel tidak bebas (variabel Y ) dengan beberapa variabel bebas (variabel X 1, X 2, X k )secara serempak.

3  Koofisien korelasi berganda, yang diberi notasi r y,1,2,3,....k, di hitung mulai terjadinya hubungan antara satu variabel tidak bebas ( Y ) dengan beberapa variabel bebas ( X 1, X 2, X k ) yakni yang berupa Regresi Linear Berganda Y 1 = a + b 1 X 1 + b 2 X b k X k.

4  Korelasi berganda dimaksudkan untuk mengetahui tingginya derajat hubungan antara semua variable bebas secara bersama-sama terhadap variable tergantung. Koefisien korelasi berganda untuk sample diberi notasi R, sedangkan koefisien determinasinya diberi notasi R 2 (Mustafa,1995). Apabila terdapat lebih dari satu variable bebas maka ada 2 macam koefisien korelasi yang dapat dihitung:

5  Koefisien Korelasi Berganda  Koefisien Korelasi Parsial  Keduanya berkisar dari -1 sampai +1

6 Rumus

7  dimana  r yx1 = koefisien korelasi sederhana linier antara Y dengan X 1  r yx2 = koefisien korelasi sederhana linier antara Y dengan X 2  r X1X2 = koefisien korelasi sederhana linier antara X 1 dengan X

8 berdasarkan data di atas: a. Berapa nilai korelasi dan apa artinya b. Ujilah hipotesis dengan menggunakan α =2,2 % nopersediaanpenjualan apeljeruk 170 kg10 kg20 kg 255 kg15 kg30 kg 320 kg5 kg2 kg 420 kg10 kg2 kg 510 kg4 kg3 kg 635 kg20 kg10 kg 760 kg30 kg20 kg 855 kg25 kg5 kg 940 kg15 kg20 kg 1030 kg20 kg5 kg

9 x1x2yX1 yY2 yx21X1x2x

10

11

12

13 Koefisien korelasi berganda

14 1. Menetapkan Ho dan H1  Ho: Y. X1. X2. X3.....X10=0  H1: Y. X1. X2. X3.....X10=0 2. Menentukan daerah penerimaan Ho dan H1 dengan menggunakan distribusi F ( ANOVA ) numerator k-1 = 3-1=2 df deminator k(n-1)=3(10-1)=27 F(225, numerator,deminator)=F(2.5%,2,27)=4,24

15 3. Daerah penolakan dan penerimaan 4. Menentukan nilai uji F rasio F Rasio

16  Nilai Fn (1,92) < Ft(4,24) maka berada di daerah penolakan Ho dan H1 diterima artinya hipotesis pedagang yang ingin mengetahui pengaruh jumlah penjualan buah apel dan jeruk terhadap penjualan diterima


Download ppt "AISYAH RAMAYATI DJAROD2OO90420115 LUSIA RAHMAYANTI200904200081 FIRMAN HIDAYAT200904200046 SEPTYAWAN LOWRINO20090420183 ISNAN MUTTAQIN20090420193 ARYA WIRATAMA20090420071."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google