Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PERULANGAN By Nia Saurina SST.,M.Kom PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PERULANGAN By Nia Saurina SST.,M.Kom PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR."— Transcript presentasi:

1 PERULANGAN By Nia Saurina SST.,M.Kom PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR

2 Perulangan (looping) Suatu bagian yang bertugas melakukan kegiatan mengulang suatu proses sesuai denngan yang diinginkan. Memiliki beberapa bagian yang harus dipenuhi: ▫Inisialisasi : tahap persiapan membuat kondisi awal sebelum melakukan perulangan ▫Proses : berisi semua proses yang perlu dilakukan secara berulang-ulang ▫Iterasi : kondisi pertambahan agar perulangan dapat terus berjalan ▫Terminasi : kondisi berhenti dari perulangan inisialisasi Perulangan dengan kondisi terminasi Proses Iterasi

3 Contoh Program Bahasa ManusiaBahasa Algoritmik kasus menuliskan sesuatu ke layar sebanyak 10 kali, maka harus diselesaikan dengan membuat kode perulangan yang akan dijalankan oleh compiler atau interpreter sebanyak 10 kali dengan aksi yang harus dijalankan adalah menuliskan sesuatu ke layar integer for i = 0 to 10 do write (“sesuatu”) {end for} kasus mencari rata-rata dari sepuluh bilangan positif pertama, maka harus diselesaikan dengan membuat kode perulangan yang menambahkan bilangan 1 sampai 10 dengan menggunakan perulangan yang dijalankan 10 kali, baru kemudian hasilnya dibagi dengan banyaknya bilangan,. misalkan membuat sebuah variabel yang menyimpan nilai awal 0 kemudian setiap dijalankan blok perulangan dirinya ditambahkan dengan nilai berapa kali perulangan telah dijalankan, secara logika pada akhir perulangan variabel ini akan bernilai … + 10 kemudian dicari rata-ratanya integer i integer hasil <- 0 for i = 1 to 10 do hasil <- hasil + 1 {end for} hasil <- hasil / 10

4 For Digunakan untuk perulangan yang sudah jelas berapa kali, denngan kata lain jumlah perulangan yang dibutuhkan sudah diketahui oleh pembuat program.

5 Deklarasi perulangan For Bahasa AlgoritmikJAVA {perulangan for positif} for nama_variabel <- nilai awal to nilai_berhenti do {proses} ……………………………………………. {end for} /*perulangan for positif*/ for (nama_variabel = nilai awal; nama_variabel operator_relasi; nama+variabel ++) { //proses ……………………………………………. } {perulangan for positif} for i <- 1 to 10 do {proses} ……………………………………………. {end for} /*perulangan for positif*/ for (i = 1; i <= 10; i++) { //proses ……………………………………………. } {perulangan for negatif} for nama_variabel <- nilai awal downto nilai_berhenti do {proses} ……………………………………………. {end for} /*perulangan for negatif*/ for (nama_variabel = nilai awaloperator_relasi nilai_berhenti; nama_variabel --){ //proses ……………………………………………. } {perulangan for negatif} for i < 10 downto 1 do {proses} ……………………………………………. {end for} /*perulangan for negatif*/ for (i=10; i >= 1; i--) { //proses ……………………………………………. }

6 Tahapan perulangan for TahapanDeklarasi dalam perulangan for Keterangan inisialisasii <- 1 atau i = 1Tahapan mengeset nilai awal dari perulangan yaitu perulangan dilakukan mulkai dari angka 1 Iterasito atau i++ atau i--Tahapan pertambahan agar perulangan dapat berjalan mulai dari nilai awal sampai nilai berhenti Terminasinilai_berhenti atau i <- 10Merupakan nilai berhenti dari perulangan harus berhenti yaitu ketika kondisi berhenti telah dipenuhi yang dalam hal ini berarti perulangan telah dilakukan 10 kali dan perulangan dilakukan selama nilai variabel 1 lebih kecil atau sama dengan 10 ProsesProses dalam perulangan forProses yang perlu dilakukan dalam perulangan

7 Latihan program Bahasa ManusiaBahasa Algoritmik mendeklarasikan variabel faktorial yang akan dihitung, variabel penghitung yang akan digunakan dalam perulangan, dan variabel yang akan menyimpan hasl faktorial integer fak <- 5 {variabel faktorial} integer i {variabel penghitung} integer hasil <- 1 {variabel hasil} mendeklarasikan perulangan for dengan nilai berhenti yang dihitung faktorialnya for i <- 2 to fak do menghitung faktorial dengan mengalikan hasl perkalian sebelumnya dengan nilai variabel penghitung dan menuliskan kalimat ke layar hasil <- hasil * i write {“nilai variabel penghitung :”, i} menampilkan hasil faktorialwrite (“hasil faktorial :”, hasil)

8 Bahasa AlgoritmikJAVA integer fak <- 5 {variabel faktorial} integer i {variabel penghitung} integer hasil <- 1 {variabel hasil} for i <- 2 to fak do hasil <- hasil * i write {“nilai variabel penghitung :”, i} write (“hasil faktorial :”, hasil) class For{ public static void main (string[] args) { int fak = 5; int i; int hasl = 1; for (i=2;i<=fak;i++) { hasil = hasil * i; system.out.printin(“nilai variabel penghitung :” + i); } system.out.printin(“hasil faktorial :” + hasil); } } nilai variabel penghitung : 2 nilai variabel penghitung : 3 nilai variabel penghitung : 4 nilai variabel penghitung : 5 hasl faktorial : 120

9 While Digunakan jika jumlah perulangan tidak diketahui. Akan melakukan perulangan selama kondisi perulangan terpenuhi.

10 Bahasa AlgoritmikJAVA {inisialisasi} ………………………………………. while kondisi_perulangan do {proses} ……………………………. {iterasi} {kondisi terminasi} {end while} //inisialisasi ………………………………………. while (kondisi_perulangan) { //proses ……………………………. //iterasi //kondisi terminasi } {inisialisasi} ………………………………………… integer i <- 1 boolean ketemu <- false while (i<= 9) AND (ketemu = false) do {proses} …………………….. {iterasi} i <- i + 1 {kondisi terminasi} if (i = 10) AND (ketemu = false) then ketemu <- true {end if} {end while} //inisialisasi int i = 1; boolean ketemu = false; while (i<= 9) && (ketemu = false) ) { //proses …………………….. //iterasi i = i + 1; //kondisi terminasi if( (i == 10) && (ketemu == false)) { ketemu = true; }

11 Perulangan ke-1 ▫Nilai variabel i adalah 1 dan nilai variabel ketemu adalah false, ketika masuk perulangan, nilai i dan ketemu memenuhi kondisi perulangan sehingga jalannya program masuk ke blok perulangan, proses dijalankan. Saat memasuki iterasi, nilai i berubah menjadi 2 dan ketemu tetap bernilai false, nilai kedua variabel ini tidak memenuhi kondisi terminasi maka blok kondisi terminasi tidak dijalankan, dan masuk ke perulangan ke-2. Perulangan ke-9 Nilai variabel i adalah 9 dan nilai variabel ketemu adalah false, ketika masuk perulangan, nilai i dan ketemu memenuhi kondisi perulangan sehingga jalannya program masuk ke blok perulangan, proses dijalankan. Saat memasuki iterasi, nilai i berubah menjadi 10 dan ketemu tetap bernilai false, nilai kedua variabel ini memenuhi kondisi terminasi maka blok kondisi terminasi dijalankan, nilai ketemu menjadi true dan masuk kembali ke bagian atas perulangan. Nilai i dan ketemu sudah tidak memenuhi kondisi perulangan, maka blok perulangan tidak dijalankan lagi (behenti)

12 Tahapan pelangan while TahapanDeklarasi dalam perulangan while Keterangan inisialisasiinteger i <- 1 boolean ketemu <- false tahapan mempersiapkan nilai awaldari variabel yang berpengaruh pada kondisi perulangan dan kondisi terminasi prosesproses dalam perulangan whileproses yang perlu dilakukan dalam perulangan iterasii <- i + 1tahapan pertambahan agar perulangan dapat berjalan disertai dengan pertambahan nilai variabel yang berpengaruh pada kondisi perulangan dan terminasi terminasi(i <= 9) AND (ketemu = false) yang menjadi kondisi perulangan dan if (i = 10) AND (ketemu = false ) then ketemu <- true {end if} yang menjadi kondisi terminasi kedua deklarasi ini menentukan kapan sebuah perulangan while harus berhenti merupakan tahapan dimana merpakan pernyataan kapan perulangan harus tetap berjalan dan berhenti

13 Latihan program Bahasa ManusiaBahasa Algoritmik mendeklarasikan proses inisialisasi{inisialisasi} integer i <- 1 boolean ketemu <- false mendeklarasikan perulangan whilewhile (i <= 9) AND (ketemu = false) do menuslikan isi variabel i dan ketemu sebagai blok proses di dalam perulangan {proses} write(“nilai variabel i dan ketemu :”, i, ketemu) mendeklarasikan tahap iterasi{iterasi} i <- i + 1 mendeklarasikan kondisi terminasi{kondisi terminasi} if (i = 10) AND (ketemu = false) then ketemu <- true {end if}

14 Bahasa AlgoritmikJAVA {algoritma utama} {inisialisasi} integer i <- 1 boolean ketemu <- false while (i <= 9) AND (ketemu = false) do {proses} write(“nilai variabel i dan ketemu :”, i, ketemu) {iterasi} i <- i + 1 {kondisi terminasi} if (i = 10) AND (ketemu = false) then ketemu <- true {end if} {end while} {end algoritma utama} class while { public static void main (String[] args) { //inisialisasi int i = 1; boolean ketemu = false; while ((i <= 9) &&(ketemu == false) ) { //proses system.out.printin(“nilai variabel i : “ + i + “, nilai variabel ketemu : “ + ketemu); //iterasi i <- i + 1; //kondisi terminasi if ((i == 10) && (ketemu == false)) { ketemu = true; }

15 nilai variabel i : 1, nilai variabel ketemu : false nilai variabel i : 2, nilai variabel ketemu : false nilai variabel i : 3, nilai variabel ketemu : false nilai variabel i : 4, nilai variabel ketemu : false nilai variabel i : 5, nilai variabel ketemu : false nilai variabel i : 6, nilai variabel ketemu : false nilai variabel i : 7, nilai variabel ketemu : false nilai variabel i : 8, nilai variabel ketemu : false nilai variabel i : 9, nilai variabel ketemu : false

16 Repeat Digunakan jika jumlah perulangan tidak diketahui, namun berbeda dengan while karena kondisi perulangan ada di bagian bawah blok perulangan.

17 Bahasa AlgoritmikJAVA {inisialisasi} ………………………………………………… repeat {proses} ………………………….. {iterasi} until kondisi_terminasi {inisialisasi} integer i <- 1 boolean ketemu <- false repeat {proses} ………………………….. {iterasi} i <- i + 1 until (i = 2) OR (ketemu = true) //inisialisasi ………………………………………………… do { //proses ………………………….. //iterasi } while (kondisi_terminasi); //inisialisasi int i <- 1; boolean ketemu = false; do{ //proses ………………………….. //iterasi i = i + 1; } while ((i = 2) && (ketemu != true));

18 Tahapan perulangan repeat TahapanDeklarasi dalam perulangan while Keterangan inisialisasiinteger i <- 1 boolean ketemu <- false tahapan mempersiapkan nilai awaldari variabel yang berpengaruh pada kondisi perulangan atau kondisi perulangan prosesproses dalam perulangan repeatproses yang perlu dilakukan dalam perulangan iterasii <- i + 1tahapan pertambahan agar perulangan dapat berjalan disertai dengan pertambahan nilai variabel yang berpengaruh pada kondisi perulangan dan terminasi terminasi(i = 2) OR (ketemu = true)merupakan tahapan dimana merupakan pernyataan kapan perulangan harus tetap berjalan dan berhenti

19 Latihan Program Bahasa ManusiaBahasa Algoritmik mendeklarasikan proses inisialisasi{inisialisasi} integer i <- 1 boolean ketemu <- false mendeklarasikan perulangan repeatrepeat menuliskan isi variabel i dan ketemu sebagai blok proses di dalam perulangan {proses} write(“nilai variabel i dan ketemu :”, i, ketemu) mendeklarasikan tahap iterasi{iterasi} i <- i + 1 mendeklarasikan kondisi terminasiuntil (i= 2) OR (ketemu = true)

20 Bahasa ManusiaBahasa Algoritmik {algoritma utama} {inisialisasi} integer i <- 1 boolean ketemu <- false repeat {proses} write(“nilai variabel i dan ketemu :”, i, ketemu) {iterasi} i <- i + 1 until (i= 2) OR (ketemu = true) class Repeat { public static void main(String[] args) { //inisialisasi int i = 1; boolean ketemu = false; do { //proses system.out.printin(“nilai variabel i :”, + i +”, nilai variabel ketemu : “ + ketemu); //iterasi i = i + 1; } while ((i < 2) && (ketemu != true)); } nilai variabel i : 1, nilai variabel ketemu : false

21 Perulangan di dalam perulangan Sebuah program mengizinkan blok perlangan di dalam blok perulangan lainnya, dan tidak membatasi jenis perulangan apa yang boleh berada di dalam perulangan lainnya Misalnya di dalam blok perulangan for terdapat perulangan while, atau di dalam perulangan while terdapat perlangan repeat. Perulangan for Perulangan while Perulangan repeat Perulangan for


Download ppt "PERULANGAN By Nia Saurina SST.,M.Kom PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google