Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

UML – Use Case Diagram Kholid Fathoni, S.Kom., M.T.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "UML – Use Case Diagram Kholid Fathoni, S.Kom., M.T."— Transcript presentasi:

1 UML – Use Case Diagram Kholid Fathoni, S.Kom., M.T.

2 Package Diagram Memperlihatkan bagaimana elemen model diorganisasikan/dikelompokkan ke dalam packages Biasanya dipakai pada use case diagram atau class diagram Packages digambarkan sebagai sebuah direktori (file folders) yang berisi model- model elemen Packages dapat diterapkan pada sembarang diagram UML Walaupun package secara resmi bukanlah diagram UML, namun kegunaannya cukup signifikan Penjelasan package diagram pada masing-masing diagram UML Packages dibuat untuk : – Menggambarkan high level overview kebutuhan system – Menggambarkan high level overview design – Memecah sebuah diagram yang mempunyai banyak bubbles – Mengorganisasikan source code programming Setiap packages akan mempunyai diagram yang lengkap Packages digunakan untuk mengorganisasikan sebuah diagram yang besar menjadi beberapa diagram kecil (sebuah diagram yang baik bila mempunyai bubbles 7+/- 2 didalamnya, jika sebuah diagram mempunyai bubbles yang banyak maka akan sulit untuk dipahami) – When the diagram cannot be printed on a single page – Reorganize large diagram into smaller ones Digambarkan dengan lambang

3 Contoh Package Diagram Class diagram Package Use case diagram Package

4 Use Case Diagram Menggambarkan kebutuhan system dari sudut pandang user Mengfokuskan pada proses komputerisasi (automated processes) Menggambarkan hubungan antara use case dan actor Use case menggambarkan proses system (kebutuhan system dari sudut pandang user) Secara umum use case adalah: – Pola perilaku system – Urutan transaksi yang berhubungan yang dilakukan oleh satu actor Use case diagram terdiri dari – Use case – Actors – Relationship – System boundary boxes (optional) – Packages (optional) Every actor is involved with at least one use case, and every use case is involved with at least one actor

5 Use case dibuat berdasar keperluan actor, merupakan “apa” yang dikerjakan system, bukan “bagaimana” system mengerjakannya Use case diberi nama yang menyatakan apa hal yang dicapai dari hasil interaksinya dengan actor. Use case dinotasikan dengan gambar (horizontal ellipse) Use case biasanya menggunakan verb Nama use case boleh terdiri dari beberapa kata dan tidak boleh ada 2 use case yang memiliki nama yang sama Sebuah use case bisa mempunyai dokumentasi Gunakan dengan lambang dibawah ini dan ditarik dengan garis putus tanpa panah Untuk sebuah system yang besar (lihat konsep diagram 7 +/- 2 ) dibutuhkan use case package (lihat package diagram) Letakkan use case utama anda pada pojok kiri atas dari diagram (in western culture people read from left to right, top to bottom, starting in the top-left corner) Use case diagram tidak terpengaruh urutan waktu, meskipun demikian supaya mudah dibaca perlu penyusunan use case (increase the readability of your use case diagram by arranging use cases to imply timing, one such way is to stack them. So that the use case that typically occur first are shown above those that appear later) Use Case - Use Case Diagram

6

7 Actor menggambarkan orang, system atau external entitas / stakeholder yang menyediakan atau menerima informasi dari system Actor memberi input atau menerima informasi dari system Actor biasanya menggunakan Noun Actor digambarkan dengan gambar stick figure atau dengan gambar visual atauataudll Tidak boleh ada komunikasi langsung antar actor (Actors don’t interact with one another ) Indikasi > untuk sebuah actor yang merupakan sebuah system Adanya actor bernama “Time” yang mengindikasikan scheduled events (suatu kejadian yang terjadi secara periodik/bulanan) Actor - Use Case Diagram

8 Letakkan actor utama anda pada pojok kiri atas dari diagram (in western culture people read from left to right, top to bottom) (place your primary Use case in the top left corner of the diagram because your primary actor is often directly involved with your primary/critical use case) Actor jangan digambarkan ditengah-tengah use cases (actors are placed to the outside of the diagram, and not the middle of it) Actor - Use Case Diagram Actors menggambarkan sebuah tugas/peran dan bukannya posisi sebuah jabatan (Actors model roles, not positions. A common mistake that people new to use case modeling will make is to use the names of positions that people hold instead of the roles that the people fulfill when they are naming their actors. A good indication that you are modeling positions instead of roles is a use case diagram depicting several actors with similar names that have associations to the same use case(s). you wouldn’t want to have to update your models simply because your human resources department replace the term CSR with Support Engineer. In hindsight the term “actor” wasn’t ideal, “role” would have been more appropriate. )

9 Ada 4 jenis relasi yang bisa timbul pada use case diagram – Association antara actor dan use case – Association antara use case – Generalization/Inheritance antara use case – Generalization/Inheritance antara actors Associations bukan menggambarkan aliran data/informasi Associations digunakan untuk menggambarkan bagaimana actor terlibat dalam use case Association - Use Case Diagram Association antara actor dan use case Ujung panah pada association antara actor dan use case mengindikasikan siapa/apa yang meminta interaksi dan bukannya mengindikasikan aliran data Sebaiknya gunakan garis tanpa panah untuk association antara actor dan use case association antara actor dan use case yang menggunakan panah terbuka untuk mengindikasikan bila actor berinteraksi secara pasif dengan system anda.

10 Association antara use case <> –t–termasuk didalam use case lain (required) / (diharuskan) –P–Pemanggilan use case oleh use case lain –c–contohnya adalah Pemanggilan sebuah fungsi program –G–Gambarkan association <> secara horizontal –T–Tanda panah terbuka harus terarah ke sub use case –T–Tidak boleh actor dihubungkan pada use case <> Association - Use Case Diagram <>

11 Association antara use case > – Perluasan dari use case lain jika kondisi atau syarat terpenuhi – Kurangi penggunaan association Extend ini, terlalu banyak pemakaian association ini membuat diagram sulit dipahami. – Tanda panah terbuka harus terarah ke parent/base use case – Gambarkan association extend secara vertical (picture extending use case below than base/parent use case) – Tidak boleh actor dihubungkan pada use case > Association - Use Case Diagram <>

12 Generalization/inheritance Generalization/inheritance digambarkan dengan sebuah garis berpanah tertutup pada salah satu ujungnya yang menunjukkan lebih umum Harus digambarkan secara vertikal Generalization/inheritance antara use case Dibuat ketika ada sebuah keadaan yang lain/perlakuan khusus Inheriting use case dibawah base/parent use case Generalization/inheritance antara actor Dibuat ketika ada sebuah actor baru terbentuk dan mempunyai atribut dan methode yang sama dengan actor yang sudah ada Inheriting actor dibawah base/parent actor Association - Use Case Diagram

13 Generalization/inheritance Contoh : Association - Use Case Diagram

14 Digambarkan dengan kotak disekitar use case, untuk menggambarkan jangkauan system anda (scope of of your system). Biasanya digunakan apabila memberikan beberapa alternative system yang dapat dijadikan pilihan System boundary boxes are optional Contoh: System Boundary Boxes - Use Case Diagram

15 Lain-lain Use Case Diagram Association >, > atau > yang digunakan pada versi UML sebelumnya, sudah tidak terpakai lagi. > dan > keduanya digantikan > > dikembangkan ke > dan generalization Avoid more than 2 level of use case association use case packages(see package diagram ) o When the diagram cannot be printed on a single page o Reorganize large diagram into smaller ones o Use case package dinotasikan dengan gambar

16 High-Level Use Case Narrative Use Case:Mosaic Builder Actors:Imager, Draftsman, Designer Description: 1.Imager selects a reference picture in electronic image format. 2. a) Draftsman draws edges onto a transparent contour image aligned with the reference picture OR b) System automatically detects edges in the reference picture, places these edges into the contour image. The Draftsman then cleans up the results - strengthening or erasing edges. 3.Designer flood-fills coloured regions onto a region image to distinguish tile sizes. Designer associates coloured regions with tile sizes. 4.Designer specifies number of tiles, colour palette and tile spacing. 5.System generates and displays the mosaic.

17 Refined Use Case Narrative Refine each stage as necessary producing separate Use-Cases: Use Case:2a - Draw Edges Actors:Draftsman Description: 1.A transparent overlay image is placed over the original reference picture. 2.The draftsman draws black edges of a consistent thickness onto the overlay using the mouse. 3.The draftsman is also able to erase edges that are incorrect. 4.The draftsman can save the overlay as a black and white image with the same resolution as the reference picture.


Download ppt "UML – Use Case Diagram Kholid Fathoni, S.Kom., M.T."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google