Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

NANDA ADITYA RIZKI, 6450405191 Perbedaan Pengaruh Antara Metode Focus Group Discusion (FGD) dengan Metode Simulation Game (SIG) Terhadap Peningkatan Pengetahuan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "NANDA ADITYA RIZKI, 6450405191 Perbedaan Pengaruh Antara Metode Focus Group Discusion (FGD) dengan Metode Simulation Game (SIG) Terhadap Peningkatan Pengetahuan."— Transcript presentasi:

1 NANDA ADITYA RIZKI, Perbedaan Pengaruh Antara Metode Focus Group Discusion (FGD) dengan Metode Simulation Game (SIG) Terhadap Peningkatan Pengetahuan Siswa Kelas XI Tentang Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) di SMK Hidayah Semarang Tahun 2009

2 Identitas Mahasiswa - NAMA : NANDA ADITYA RIZKI - NIM : PRODI : Kesehatan Masyarakat - JURUSAN : Ilmu Kesehatan Masyarakat - FAKULTAS : Ilmu Keolahragaan - da_beast pada domain plaza.com - PEMBIMBING 1 : Dra. ER. Rustiana, M.Si - PEMBIMBING 2 : Drs. Herry Koesyanto, MS - TGL UJIAN :

3 Judul Perbedaan Pengaruh Antara Metode Focus Group Discusion (FGD) dengan Metode Simulation Game (SIG) Terhadap Peningkatan Pengetahuan Siswa Kelas XI Tentang Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) di SMK Hidayah Semarang Tahun 2009

4 Abstrak Permasalahan Kesehatan Reproduksi Remaja terjadi karena kurangnya pengetahuan remaja mengenai Kesehatan reproduksi. Hasil studi pendahuluan di SMK Hidayah Semarang, menyebutkan dari 101 siswa kelas XI, hanya 9 siswa (8,9 %) yang berpengetahuan baik tentang KRR, 19 siswa (18,8 %) yang berpengetahuan cukup, dan 73 siswa (72,2 %) berpengetahuan kurang. Oleh karena itu diperlukan suatu upaya berupa penyuluhan dengan metode Focus Group Discussion (FGD) dan metode Simulation Game (SIG) untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR). Permasalahan pada penelitian adalah adakah perbedaan pengaruh antara Metode FGD dengan Metode SIG terhadap peningkatan Pengetahuan Siswa Kelas XI tentang Kesehatan Reproduksi Remaja di SMK Hidayah Semarang Tahun Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu atau Quasi Eksperimental dengan rancangan penelitian Non randomized Pretest-Postest with Control Group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMK Hidayah Semarang berjumlah 172 siswa dan Sampel yang diambil sejumlah 60 siswa dengan menggunakan teknik Propportional stratified sampling. Pengumpulan data dengan cara metode tes yaitu pretest dan posttes. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa ada perbedaan pengaruh antara metode FGD dengan Metode SIG terhadap peningkatan pengetahuan siswa kelas XI tentang Kesehatan Reproduksi Remaja,(p= 0,001). Metode SIG lebih berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan KRR dibandingkan dengan metode FGD, karena mean skor SIG lebih tinggi dari mean skor FGD (38,18>22,82). Berdasarkan hasil penelitian, maka saran yang diajukan bagi pihak sekolah khususnya guru bimbingan konseling agar hasil penelitian ini bisa dijadikan bahan petimbangan untuk membuat kebijakan, materi pendidikan kesehatan reproduksi remaja dimasukan kedalam mata pelajaran atau kedalam kegiatan bimbingan konseling. Metode SIG digunakan sebagai metode penyampaian materi pendidikan KRR > Adolescent Reproduction Healthiness problem was happened because the lack of adolescent knowledge about Reproduction Healthiness. A previous study in SMK Hidayah Semarang resulted that out of ¬¬th grade students, only 9 students (8, 9%) are well-knowledgeable about ARH, 19 students (18, 8%) are quite- knowledgeable, and 73 students (72,2%) are less-knowledgeable. Therefore, an elucidation effort using Focus Group Discussion (FGD) Method and Simulation Game (SIG) Method is needed in order to improve students’ knowledge about Adolescent Reproduction Healthiness (ARH). Statement of the problem in this study is whether there is differences impact between FGD Method and SIG Method toward 11th grade students’ knowledge improvement about Adolescent Reproduction Healthiness (ARH) of SMK Hidayah Semarang in the Academic Year This study is a Quasi Experimental using Non Randomized Pretest-Postest with Control Group research design. The population in this study are all 172 of 11th graders of SMK Hidayah Semarang and the samples taken are 60 students using Proportional stratified sampling technique. The data collecting using pretest and posttest. The result of this research showed that there are differences impact between FGD method and SIG method toward 11¬¬th grade students’ knowledge improvement about Adolescent Reproduction Healthiness, (p= 0,001). SIG method gave more impact to the ARH knowledge improvement than the FGD method, because mean of SIG is higher than mean of FGD (38,18>22,82). Based on the result of this study, the suggestion given to the school especially to the guidance and counselling teacher may use this result as a matter of consideration in making a policy; the material for adolescent reproduction healthiness education can be included in the class subject or in the guidance and counselling activity. SIG method is used as a mean of teaching adolescent reproduction healthiness education.

5 Kata Kunci Pengaruh, Metode FGD, Metode SIG, Peningkatan Pengetahuan, dan Kesehatan Reproduksi Remaja Impact, FGD Method, SIG Method, Knowledge Improvement, and Adolescent Reproduction Healthiness.

6 Referensi Arif Sadiman dkk, 2003, Media Pendidikan Pengertian, Pengembangan dan Pemanfaatannya, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. Budioro B, 2000, Pengantar Pendidikan (Penyuluhan) Kesehatan Masyarakat, Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro Semarang. Ceria BKKBN. 2002, Tanya Jawab Kesehatan Reproduksi Remaja, PDF, diakses 16 Februari Charles Surjadi dkk, 2006, Rangkuman Informasi Kesehatan Reproduksi untuk Mahasiswa, Jakarta: Jaringan Epidemiologi Nasional d/a Badan LitbangkesDepkes RI. Departemen Kesehatan RI, 2000, Permainan Simulasi AIDS, Jakarta: Pusat Penyuluhan Kesehatan Masyarakat Depkes RI., 2001, Materi Inti Kesehatan Reproduksi Remaja, Jakarta: Depkes RI., 2002, Pedoman Pelaksanaan Kegiatan KIE Kesehatan Keproduksi untuk Petugas Kesehatan di Tingkat Pelayanan Dasar. Jakarta: Depkes RI., 2003, Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja Bagi Petugas Kesehatan, Jakarta: Depkes RI. Departemen Pendidikan Nasional Pusat Pengembangan kualitas Jasmani, 2005, Pendidikan Kecakapan Hidup untuk pencegahan HIV/AIDS. Jakarta: Depdiknas. Erni Yuli, 2007, Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi Pada Siswa Di SMA Negeri 1 Sukorejo Kabupaten Kendal Tahun 2007 (Studi Kualitatif),. Skripsi:Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat FIK UNNES Farid Husni, 2005, Pendidikan Kesehatan Reproduksi Remaja: msg# http :// www. Suaramerdeka.com /harian, diakses 24 Maret Ida Bagus Gde Mnuaba, Memahami Kesehatan Reproduksi Wanita, Jakarta: Arcan Ircham Mahfoedz, 2007, Teknik Membuat Alat Ukur Penelitian Bidang Kesehatan, Keperawatan, dan Kebidanan, Yogyakarta: Fitramaya. Ircham Machfoedz dan Eko Suryani, 2008, Pendidikan Kesehatan Bagian dari Promosi Kesehatan, Yogyakarta: Fitramaya. Jacqueline Sherris, Phd, 1998, Kesehatan Reproduksi : Membangun Perubahan yang Bermakna. PDF, diakses 24 Maret Mohammad Ali dan Mohammad Asrori, 2008, Psikologi Remaja Perkembangan Peserta Didik, Jakarta: Bumi Aksara. Oktia Woro KH, 2006, Fisiologi, Semarang: UPT UNNES Press. Sarlito W Sarwono, 2001, Psikologi remaja, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. ______________, 2000, Pengantar Umum Psikologi, Jakarta: Bulan Bintang. Siti Nurul Qomariyah, 2002, Ringkasan Penelitian Pengetahuan tentang Kesehatan Reproduksi di Kalangan Murid SMP dan SMA, 24 maret Soekidjo Notoatmodjo, 2002, Metodologi Penelitian Kesehatan, Jakarta: PT. Rineka Cipta,2000, Ilmu Kesehatan Masyarakat Prinsip-prinsip Dasar, Jakarta: PT. Rineka Cipta Sopiyudin Dahlan, 2004, Statistik untuk Kedokteran dan Kesehatan, Jakata; PT. Arkans. Suara Merdeka, 2004, Liburan, Hamil Pranikah Bertambah, artikel, diakses 11 Juni Sugiyono, 2007, Statistika untuk Penelitian, Bandung: CV. Alfabeta. Suharsini Arikunto, 2007, Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan, Jakarta: PT. Bumi Aksara. Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zain, 2006, Strategi Belajar Mengajar, Jakarta: Rineka Cipta. Tim Sahabat Remaja PKBI DIY,2006 Tanya Jawab Seputar Seksualitas Remaja, Jakarta: PKBI, IPPF, BKKBN, UNFPA. Uha Suliha, dkk, 2003, Pendidikan Kesehatan Dalam Keperawatan, Jakarta; Buku Kedokteran. Zahroh Shaluhiyah, 2008, Perilaku Seksual Remaja Resiko KTD dan Transmisi HIV- AIDS di Jawa Tengah. Makalah disajikan dalam Temu Nasional Kesehatan Seksual, UNIKA Soegijopranoto, Semarang, Mei 2009

7 Terima Kasih


Download ppt "NANDA ADITYA RIZKI, 6450405191 Perbedaan Pengaruh Antara Metode Focus Group Discusion (FGD) dengan Metode Simulation Game (SIG) Terhadap Peningkatan Pengetahuan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google