Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

KULIAH PENGANTAR FIQH/USUL FIQH IAIN SUNAN AMPEL SURABAYA.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "KULIAH PENGANTAR FIQH/USUL FIQH IAIN SUNAN AMPEL SURABAYA."— Transcript presentasi:

1 KULIAH PENGANTAR FIQH/USUL FIQH IAIN SUNAN AMPEL SURABAYA

2 Kompetensi  Mahasiswa mempunyai pengetahuan tentang pengertian fiqh dan usul fiqh, dan syari`ah.  Mahasiswa mempunyai pengetahuan metode berpikir dalam fiqh dan ushul fiqh.  Mahasiswa mampu memahami perbedaan yang terjadi dalam fiqh.

3 Pengertian Fiqh, Ushul Fiqh dan Syari`ah Fiqh  الفقه : الفهم العميق  Pemahaman yang mendalam  الفقه :  العلم بالاحكام الشرعية العملية من ادلتها التفصيلية ( محمد ابو زهرة )  Ilmu yang menerangkan hukum syara` yang `amali yang diambil dari dalil yang terinci.

4 Terusane…… Usul Fiqh اصول الفقه : اصول – الفقه اصول : اصل : ما يبنى عليه  Sesuatu yang di atasnya didirikan sesuatu.  Sesuatu yang dijadikan dasar bagi fiqh.  Sesuatu yang diatasnya dibangun fiqh.

5 Terusane……  اصول الفقه :  العلم بالقواعد والبحوث التي يتوصل بها الى استفادة الاحكام الشرعية العملية من ادلتها التفصيلية ( عبد الوهاب خلاف )  Ilmu tentang kaidah-kaidah dan pembahasan-pembahasan yang digunakan sebagai alat untuk memperoleh hukum syara`yang amali dari dalil-dalil yang tafsili

6 Syariah  شريعة : شرع يشرع : موردالماء الذي يقصد للشرب : الطريقة المستقيمة Sumber air yang dituju (didatangi) untuk minumSumber air yang dituju (didatangi) untuk minum Jalan yang lurus.Jalan yang lurus. ما شرعه الله لعباده في العقائد والعبادات والاخلاق والمعاملات ونظم الحياة في شعبها المختلفة لتحقيق سعادتهم في الدنيا والاخرة ( مناع خليل القطان ) ما شرعه الله لعباده في العقائد والعبادات والاخلاق والمعاملات ونظم الحياة في شعبها المختلفة لتحقيق سعادتهم في الدنيا والاخرة ( مناع خليل القطان ) Apa-apa yang ditetapkan oleh Allah bagi hambanya baik mengenai `aqidah, ibadat, akhlak mua`malat maupun tatanan kehidupan lainnya dengan segala cabangnya yang bermacam- macam guna merealisasikan kebahagiaan mereka baik di dunia maupun di akhirat.Apa-apa yang ditetapkan oleh Allah bagi hambanya baik mengenai `aqidah, ibadat, akhlak mua`malat maupun tatanan kehidupan lainnya dengan segala cabangnya yang bermacam- macam guna merealisasikan kebahagiaan mereka baik di dunia maupun di akhirat.

7 Terusane…. Syari`ah الاحكام التي سنها الله لعباده ليكونوا مؤمنين عاملين صالحين في الحياة سواء كانت متعلقة بالافعال ام بالعقائد ام بالاخلاق ( محمد سلام مذكور ) الاحكام التي سنها الله لعباده ليكونوا مؤمنين عاملين صالحين في الحياة سواء كانت متعلقة بالافعال ام بالعقائد ام بالاخلاق ( محمد سلام مذكور ) Hukum-hukum yang ditetapkan oleh allah bagi hambanya agar mereka menjadi orang yang beriman, beramal saleh dalam kehidupannya, baik yang berkaitan dengan perbuatan, aqidah maupun akhlaq.Hukum-hukum yang ditetapkan oleh allah bagi hambanya agar mereka menjadi orang yang beriman, beramal saleh dalam kehidupannya, baik yang berkaitan dengan perbuatan, aqidah maupun akhlaq.

8 Fungsi : 1.Pedoman dan petunjuk bagi manusia di dalam mengatur diri dan masyarakat. 2.Alat penyeimbang di antara unsur yang baik dan yang tidak baik yang terdapat di dalam diri manusia. 3.Alat untuk mendidik manusia menjadi suci lahir dan batin.

9 Asas syari`ah 1. Meniadakan kepicikan/kesempitan. نفي الحرج meniadakan hal-hal yang menyulitkan masyarakat, yang dapat menghabiskan daya kekuatan manusia dalam melaksanakannya. نفي الحرج meniadakan hal-hal yang menyulitkan masyarakat, yang dapat menghabiskan daya kekuatan manusia dalam melaksanakannya. 2. Menyedikitkan beban. قلة التكليف tidak membanyakkan beban sehingga beban yang diperintahkan dapat dijalankan tanpa menimbulkan kepayahan. 3. Berangsur-angsur dalam menetapkan Hukum. 4. Sejalan dengan kemaslahatan manusia. 5. Mewujudkan keadilan yang merata.

10 Obyek ilmu fiqh-u fiqh 1. Perbuatan, perkataan dan tindakan mukallaf yang berkaitan dengan Allah. 2. Perbuatan, perkataan dan tindakan mukallaf yang berkaitan dengan sesamanya. 3. Ibadah 4. Al-ahwal asy-syahsiyyah, hukum kekeluargaan. 5. Al- Mu`amalat al-Maliyyah, hukum kebendaan, hak milik. 6. Al-Jinayat al-`uqubah, hukum pidana. 7. Al-ahkam al-Murafa`at, hukum acara peradilan. 1. Membicarakan dan menyelidiki tentang keadaan dalil-dalil syar`i serta menyelidiki pula bagaimana caranya dalil-dalil tersebut menunjukkan hukum-hukum yang berhubungan dengan perbuatan mukallaf. 2. Hukum,hakim, al-mahkum `alaih (mukallaf, subyek), al- mahkum fih (perbuatan mukallaf, obyek). 3. Sumber-sumber hukum 4. Metode istinbat hukum/mengeluarkan 5. Ijtihad, syarat-syarat, metode, dll.

11 Fiqh adalah persoalan ijtihadi 1. Ijtihadi mengindikasikan mungkin salah tapi mungkin juga benar. 2. Ijtihadi mengindikasikan adanya proses mencari kebenaran dengan bingkai syari`ah (aqidah dan akhlaq) 3. Adanya jaminan perolehan point bagi yang melakukannya.(lihat hadis) 4. Hasil ijtihad bukan kitab suci.

12 Kenapa terjadi perbedaan hasil ijtihad (fiqh) 1.Faktor Internal:  Kondisi obyektif teks al-Qur`an yang memungkinkan dibaca beragam.  Kondisi obyektif dari kata-kata dalam al-Qur`an yang memungkinkan ditafsirkan beragam.  Adanya ambiguitas/musytarak makana dalam al-Qur`an. 2.Faktor Eksternal:  Kondisi subyektif mufassir.  Kondisi sosiokultural yang melingkupinya.  Kondisi politik.  Pra konsepsi.  Siapa, Kapan, dimana

13 Terusane……  يا ايها الذين امنوا اذا قمتم الى الصلاة فاغسلوا وجوهكم وايديكم الى المرافق وامسحوا برؤسكم وارجلكم الى الكعبين (المائده 6)  الم. ذلك الكتب لا ريب فيه هدا للمتقين   والمطلقت يتربصن بانقسهن ثلثة قرىء  Harimau Makan Sapi Mati  Pak, permisi mau ke belakang. 1.Bagaimana sikap kita menghadapi perbedaan yang ada ?

14 Menghadapi perbedaan yang ada ? 1. Harus menentukan pilihan yang anda yakini kebenarannya. 2. Agar yakin, maka perlu terus belajar, supaya mengetahui dg pasti. 3. Kebenaran fiqh: ijtihadi: mungkin benar- mungkin salah. 4. Menyisakan ruang bagi menghormati keputusan orang lain dalam menentukan pilihan kebenaran versi mereka.

15 Arti penting sikap 1. Mempunyai wawasan dan menumbuhkan sikap toleran terhadap berbagai perbedaan pendapat. 2. Untuk mengembangkan dan menyadarkan adanya pluralitas dalam pendapat/ijtihad. 3. Untuk menghindarkan adanya taqdisul afkar/pensakralan pemikiran.

16 Dalil Dalil: petunjuk terhadap sesuatu, baik konkrit maupun abstrak, petunjuk itu kepada kebaikan maupun kejelekan. Dalil: petunjuk terhadap sesuatu, baik konkrit maupun abstrak, petunjuk itu kepada kebaikan maupun kejelekan. 1. Asal dalil: a. Naqli: Dalil yang berasal dari teks secara langsung. b. `aqli: Dalil yang berasal dari pikiran manusia. 2. Cakupan dalil: a. Kulli: dalil yang isinya mencakup banyak satuan hukum. هو الدي خلق لكم ما في الارض جميعا ( البقرة 29) هو الدي خلق لكم ما في الارض جميعا ( البقرة 29) b. Juz`i/tafsili: dalil yang hanya menunjuk pada satuan hukum saja. واقيموا الصلاة واتوا الزكاة ( البقرة 43) واقيموا الصلاة واتوا الزكاة ( البقرة 43)

17 Terusane dalil…. 3. Kekuatan dalil: a. Qat`i: dalil yang mendatangkan kepastian/keyakinan. Qat`i wurud/subut: dalil yang diyakini datangnya dari pembuat syara`. (Al-Qur`an, hadis mutawatir, hadis masyhur.) Qat`i wurud/subut: dalil yang diyakini datangnya dari pembuat syara`. (Al-Qur`an, hadis mutawatir, hadis masyhur.) Qat`i dalalah: dalil yang lafaz dan susunan katanya tegas dan jelas menunjuk arti/maksud tertentu. Qat`i dalalah: dalil yang lafaz dan susunan katanya tegas dan jelas menunjuk arti/maksud tertentu. االزانية والزاني فاجلدوا كل واحد منهما مائة جلدة ( النور 2) االزانية والزاني فاجلدوا كل واحد منهما مائة جلدة ( النور 2) b. Zanni: dalil yang mendatangkan dugaan kuat. Zanni wurud/subut: dalil yang diduga keras datangnya dari pembuat syara`.(hadis ahad) Zanni wurud/subut: dalil yang diduga keras datangnya dari pembuat syara`.(hadis ahad) Zanni dalalah: dalil yang lafaz atau susunan katanya tidak jelas dan tidak tegas menunjukkan pada arti/maksud tertentu. Zanni dalalah: dalil yang lafaz atau susunan katanya tidak jelas dan tidak tegas menunjukkan pada arti/maksud tertentu. والمطلقت يتربصن بانفسهن ثلاثة قروء ( البقرة 228) والمطلقت يتربصن بانفسهن ثلاثة قروء ( البقرة 228)

18 Penggunaan dalil oleh imam mazhab Abu Hanifah 1.Kitabullah/al-Qur`an 2.As-Sunnah 3.Al-Ijma` 4.Al-Qiyas 5.Istihsan 6.`Urf Asy-Syafi`I 1. 1.Al-Qur`an 2. 2.As-sunnah 3. 3.Al-Ijma` 4. 4.Qiyas

19 Terusane…… Imam Malik 1.Kitabullah/al-Qur`an 2.Saunnah rasul yang sahih 3.Amal penduduk madinah 4.Al-Qiyas 5.Maslahah mursalah Ahmad Ibn Hanbal 1. 1.Nas Al-Qur`an Hadis marfu` 2. 2.Fatwa sahabat/ijma` sahabat 3. 3.Hadis mursal dan hadis hasan 4. 4.Al-Qiyas

20 Terusane…… يا ايها الذين امنوا اطيعوا الله واطيعوا الرسول واولى الامر منكم فان تنزعتم في شيئ فردوه الى الله والرسول ان كنتم تؤمنون بالله واليوم الاخر ذلك خير واحسن تاويلا (النساء 54) Taat kepada Allah Taat kepada rasul Taat kepada ulil amri Apabila beda pendapat: Kembalikan kepada Allah Kembalikan kepada rasul

21 Terusane….. Dialog antara Nabi dengan Mu`az Ibn Jabal كيف تقضي اذا عرض لك قضاء ؟ قال: اقضي بكتاب الله. قال: فان لم تجد في كتاب الله ؟ قال: فبسنة رسول الله صلعم. قال: فان لم تجد في سنة رسول الله ولا في كتاب الله ؟ اجتهد برايى ولا الو. قال معاذ: فضرب رسول الله صلعم صدره وقال: الحمد لله الذي وفق رسول رسول الله لما يرضى رسول الله Kitabullah Sunnah rasul Ra`yu

22 Fiqih Bersuci/taharah 1.Bersuci dari: Najis: Mukhaffafah, mutawassitah, dan mugalladah. : Hadas: kecil dan besar. 2.Alat-alat bersuci: air, debu, dan batu. Bersuci dari najis: dengan air-debu : dengan batu Bersuci dari hadas: dengan air (wudu,mandi) : dengan debu (tayamum)

23 Terusane…. 3.Cara bersuci: Wudu : dengan air Mandi: dengan air Tayamum: dengan debu Istinja`: dengan air/batu Mengilangkan najis: dengan air/air dan debu

24 Terusane… Salat 1.Salat: fardu: `ain: kewajiban individu : kifayah: kewajiban sosial. : Sunnah: Rawatib/ mengiringi salat fardu : mutlaq : hajah : tahjjud : witir : tarawih : kusuf/ gerhana matahari : khusuf/ gerhana bulan : Istisqa`/ minta hujan : hari raya : idul fitri dan adha.

25 Terusane…. Syarat : ما لا يصح الا به وهو ليس منه Sesuatu perbuatan tidak sah/lengkap kecuali ada (syarat itu), tetapi ia bukan bagian dari perbuatan itu. Rukun : ما لا يصح الا به وهو منه Sesuatu perbuatan tidak sah/lengkap kecuali ada (rukun itu), dan ia bagian dari perbuatan itu.


Download ppt "KULIAH PENGANTAR FIQH/USUL FIQH IAIN SUNAN AMPEL SURABAYA."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google