Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

KONSEP ALAM SEMESTA DALAM ISLAM. Kelompok 1 TUGAS Pendidikan agama islam Oleh : Sofyan Hilmi A Sofyan Hilmi A Ira Febrianty Ira Febrianty Irawan Yogista.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "KONSEP ALAM SEMESTA DALAM ISLAM. Kelompok 1 TUGAS Pendidikan agama islam Oleh : Sofyan Hilmi A Sofyan Hilmi A Ira Febrianty Ira Febrianty Irawan Yogista."— Transcript presentasi:

1 KONSEP ALAM SEMESTA DALAM ISLAM

2 Kelompok 1 TUGAS Pendidikan agama islam Oleh : Sofyan Hilmi A Sofyan Hilmi A Ira Febrianty Ira Febrianty Irawan Yogista Irawan Yogista Dna Iftinan Dna Iftinan Fadillah Nento Fadillah Nento Sulistya ningsih

3 Pengertian Konsep alam semesta menurut Sufi dan Fisikawan 1.Konsep alam semesta menurut Sufi alam semesta adalah sesuatu yang sakral, karena merupakan kalamullah. `Alam semesta adalah ayat Al-Kauniyah yang sejajar dengan ayat Qawliyah [Kitabullah, Al- Qur'anul Kariim]. 2. Konsep alam semesta menurut Fisikawan [fisika kuantum] alam semesta tersusun pada partikel-partikel elementer yang bersifat probabilistik [setidaknya dalam pandangan manusia sebagai pengamat], sedangkan fisika astronomi, mengatakan bahwa alam semesta adalah entitas yang dinamis; ia berawal dan mengembang [dan kemungkinan berakhir].

4 KONSEP ALAM SEMESTA Akhir dari Alam Semesta Akhir dari Alam Semesta Sunnatullah Di alam semesta Sunnatullah Di alam semesta Kejadian Alam semesta Kejadian Alam semesta

5 A.Kejadian Alam semesta Alam semesta memiliki suatu awal. Ini berarti kosmos bukan dihasilkan dari sesuatu yang tidak ada, melainkan diciptakan. Jika ciptaan itu ada (yang sebelumnya tidak ada), tentu saja ada Pencipta alam semesta. Para ilmuan dan pakar membahas subjek ini terus menerus dan menghasilkan beberapa teori, salah satunya menyebutkan bahwa alam semesta mempunyai ukuran yang tidak terbatas, ada tanpa awal dan terus ada untuk selama-lamanya

6 Proses perkembangan ilmiah terjadinya alam semesta 1. Meluasnya Alam Semesta Meluasnya alam semesta itu merupakan salah satu bukti terpenting bahwa alam semesta diciptakan dari ketiadaan. Meskipun kenyataan ini belum ditemukan oleh ilmu pengetahuan sampai abad ke-20, Allah telah menjelaskan kepada kita dalam Al-Qur’an “ Dan, langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa. ” (al-Dzariyat :47)

7 2. Penciptaan Zat Atom, unsur pembangun zat, menjadi ada setelah terjadinya Ledakan Dahsyat. Atom-atom ini kemudian mengumpul bersama-sama membentuk alam semesta dengan bintang, bumi dan matahari. Selanjutnya, atom-atom tersebut membentuk kehidupan di Bumi. Semua ini merupakan bukti kuat adanya Pencipta Yang Mahakuasa dan menunjukkan kenyataan bahwa segala sesuatu itu menjadi ada sesuai dengan kemauan-Nya kapan saja Dia kehendaki.

8 3. Radiasi Latar Kosmos Di tahun 1948, George Gamov menyatakan bahwa setelah terbentuknya alam semesta melalui peristiwa ledakan dahsyat Dan pada tahun 1965, dua peneliti, Arno Penzias dan Robert Wilson, secara kebetulan menemukan gelombang-gelombang ini. Radiasi ini, yang disebut “radiasi latar kosmos”, tampaknya tidak dipancarkan dari sumber tertentu, tetapi merambati seluruh ruang angkasa. Jadi, gelombang panas yang diradiasikan secara merata dari sekeliling ruang angkasa itu adalah sisa yang tertinggal dari tahap awal Ledakan Dahsyat.

9 b. Sunatullah di Alam Semesta Ledakan dahsyat terjadi karena ledakan dari titik yang berisikan semua zat dan energi dari alam semesta, dan tersebar di ruang angkasa ke segala arah dengan kecepatan luar biasa. Lepas dari zat dan energi, terjadi “keseimbangan luar biasa” yang berisikan galaksi, bintang, matahari, bumi, dan semua benda langit lainnya. Desain dan tata aturan hebat yang lazim ditemui di alam semesta, ilmu pengetahuan modern telah membuktikan keberadaan Sang Pencipta yang telah menciptakan dan mengatur semua makhluk, yaitu Allah.

10 C. Akhir dari Alam Semesta Akhir dari alam semesta sering disebut dengan hari kiamat, hari kiamat hanyalah Allah yang mengetahui kapan akan terjadi, dan hari kiamat ditandai dengan peniupan sangkakala yang akan didengar oleh semua manusia di peniupan sangkakala ini diikuti dengan gempa yang sangat dahsyat dan gemuruh yang sangat keras dan memekakan telinga. Dalam kekacauan dan hiruk-pikuk ini, gunung- gunung mulai goncang dan berguguran dengan bumi di bawahnya. (al-Zalzalah: 1-8). Sebelum kiamat terbesar datang, masih ada 2 macam kiamat yang ada di dunia yaitu kiamat Sugro dan kiamat Kubra. Kiamat Sugra yaitu kematian-kematian dari seorang perseorang dan akhirnya terjadi kiamat besar yaitu kiamat Kubra yaitu hancurnya jagad raya dan isinya

11 TERIMA KASIH


Download ppt "KONSEP ALAM SEMESTA DALAM ISLAM. Kelompok 1 TUGAS Pendidikan agama islam Oleh : Sofyan Hilmi A Sofyan Hilmi A Ira Febrianty Ira Febrianty Irawan Yogista."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google