Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

HANIK MURJAYANAH, 6450405056 Faktor-Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Gastritis (Studi di RSU dr. R. Soetrasno Rembang Tahun 2010)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "HANIK MURJAYANAH, 6450405056 Faktor-Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Gastritis (Studi di RSU dr. R. Soetrasno Rembang Tahun 2010)"— Transcript presentasi:

1 HANIK MURJAYANAH, Faktor-Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Gastritis (Studi di RSU dr. R. Soetrasno Rembang Tahun 2010)

2 Identitas Mahasiswa - NAMA : HANIK MURJAYANAH - NIM : PRODI : Kesehatan Masyarakat - JURUSAN : Ilmu Kesehatan Masyarakat - FAKULTAS : Ilmu Keolahragaan - Aliyyahramadhani pada domain yahoo.co.id - PEMBIMBING 1 : dr. Arulita Ika Fibriana, M.Kes - PEMBIMBING 2 : dr. Yuni Wijayanti, M.Kes - TGL UJIAN :

3 Judul Faktor-Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Gastritis (Studi di RSU dr. R. Soetrasno Rembang Tahun 2010)

4 Abstrak Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian gastritis (studi di RSU.dr.R.Soetrasno Rembang). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor risiko apa saja yang berhubungan denagn kejadian gastritis di RSU.dr.R.Soetrasno Rembang. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan penelitian case control. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari kasus dan kontrol. Sampel yang diambil sejumlah 28 kasus (penderita) dan 56 kontrol (bukan penderita) yang diperoleh berdasarkan perolehan sampel minimal. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner, catatan medik, lembar observasi. Data primer diperoleh dengan wawancara, pengamatan, dan pengukuran. Data sekunder diperoleh dari catatan medik di RSU.dr.R.Soetrasno Rembang mengenai kejadian gastritis. Analisis data dilakukan dengan cara univariat dan bivariat (menggunakan uji chi square dengan α=0,05). Dari hasil penelitian didapatkan hasil faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian gastritis adalah umur (p=0,0001, OR=17,333), jenis kelamin (p=0,018, OR=3,059), riwayat mengkonsusmsi makanan yang merangsang peningkatan asam lambung (p=0,001, OR=4,843), riwayat adanya stres psikis (p=0,013, OR=3,240), riwayat mengkonsusmsi obat yang mengiritasi lambung (p=0,003, OR=4,129). Sedangkan faktor yang tidak berhubungan dengan kejadian gastritis adalah status ekonomi (p=0,877, OR=0,931), perilaku yang berisiko tertular Helicobacter pylori (p=0,867, OR=1,087), kondisi jamban (p=0,593, OR=1,323). Saran yang dapat diberikan bagi rumah sakit agar meningkatkan pelayanan medis terutama bagi para pasien gastritis, sehingga prognosis dan perjalanan penyakit pada penderita tidak menjadi parah. Bagi masyarakat khususnya penderita gastritis agar lebih meningkatkan upaya untuk melakukan pencegahan dengan memperhatikan diet makanan yang disesuaikan dengan tingkat keparahan penyakit yang diderita dengan mengkonsultasikan terlebih dahulu kepada dokter. Bagi peneliti selanjutnya perlu adanya penelitian lanjutan dengan menambah faktor lain yang berpengaruh terhadap kejadian gastritis seperti pengetahuan, merokok dsb > The problem reviewed in this research was the risk factors correlated with gastritis incidence (A study in Public Hospital dr. R. Soetrasno, Rembang). The current study aimed at discovering the risk factors correlated with gastritis incidence in Public Hospital dr. R. Soetrasno, Rembang. This study was one of analytical research using case-control research design. The population of this research consisted of case and control. The sample taken was 28 case (patient) and 56 control (non-patient) obtained by a minimum sampling. The instruments used in this research were questionnaire, medical record, and observation sheet. The primary data is obtained using interview, observation, and measurement. The seconday ones were obtained from medical records in Public Hospital dr. R. Soetrasno, Rembang, on gastritis incidence. The data were analyzed in univariate and bivariate fashions (using chi square test with  =0.05). From the research result, it was found that the risk factors correlated with gastritis incidence were age (p=0.0001, OR=17.333), sex (p=0.018, OR=3.059), history on the consumption of gastric acid increase stimulating foods (p=0.001, OR=4.843), history on psychological stress (p=0.013, OR=3.240), history on gastric-iritating medicine consumption (p=0.003, OR=4.129). Meanwhile, the factors uncorrelated with gastritis incidence, were economic status (p=0.877, OR=0.931), risky behaviors of being infected with Helicobacter pylori (p=0.867, OR=1.087), and toilet condition (p=0.593, OR=1.323). The suggestion the researcher could offer was for the hospital to improve their medical service, particularly to gastritis patients, in order to prevent the disease prognosis and progress in them from being severe. The society, gastritis patients in particular, were suggested to improve their prevention efforts by taking care of the diet meal adjusted to the severity level of the disease suffered by consulting it in advance with a doctor. For further researchers, it was necessary to have further research by adding other factor influencing the gastritis incidence such as knowledge and smoking habits, etc.

5 Kata Kunci Gastritis

6 Referensi A.B. Wardoyo, 1997, Waspadai Ancaman Kesehatan Kita, Solo: CV. Aneka Cipta. Ahmad. H. Asdie, 2002, Harrison Prinsip-Prinsip Ilmu Penyakit Dalam (Harrison Principles Of Internal Medicine), Yogyakarta: Buku Kedokteran EGC. Arif Mansjoer, dkk, 2001, Kapita Selekta Kedokteran Edisi Ketiga Jilid Kedua, Jakarta: Media Aesculapius. Aru W. Sudoyo, 2006, Ilmu Penyakit Dalam, Jakarta: FK. UI A.R. Nasutlon, 1992, Efek Samping Obat Anti Inflamasi Non Steroid, tml, diakses 16 Maret Bhisma Murti, 2003, Prinsip Dan Metode Riset Epidemiologi, Yogyakarta: Gajah Mada University Press. Boedhi Darmojo, 2006, Geriatri, Edisi ke-3, cetakan ke-2, Jakarta: Balai Penerbit FKUI., 2006, Profil Kesehatan Indonesia diakses 22 Desember Dinkes Provinsi Jateng, 2005, Pedoman Teknis Penilaian Rumah Sehat Untuk Puskesmas, Semarang: Dinkes Provinsi Jateng press. Dinkes Provinsi Jateng, 2009, Data Penyakit Gastritis Tahun Di Jawa Tengah, Semarang: UKR Dinkes Propinsi Jawa Tengah. Endang Lanywati, 2001, Penyakit Maag dan Gangguan Pencernaan, Yogyakarta: Kanisius. Gubernur Jawa Tengah, 2008, Keputusan Gubernur Jawa Tengah No / 52/ 2008 Tentang Upah Minuman Pada 35 ( tiga puluh lima) Kabupaten/ Kota Di Propinsi Jawa Tengah Tahun 2009, Semarang: Gubernur Jawa Tengah. Ilmu Kesehatan Masyarakat, 2007, Pedoman Penyusunan Skripsi Mahasiswa Progam Strata I, Semarang: UNNES Press. Kunadi Tanzil, 2005, Peran Helicobacter pylori Dan Epidemiologinya Pada Penyakit Saluran Cerna, Vol.4, Majalah Kedokteran Atmajaya. Marcellus Simadibrata K, Penyebab dan Diagnosa Pendarahan Saluran Cerna Bagian Atas, Ethical Digest No. 78 Agustus 2010 hal 33 Nasrul Subir&Julius, Gambaran Endoskopi Saluran Cerna Bagian Atas Di Bagian Penyakit Dalam Di RSU.dr. M.Jamil Padang, Cermin Dunia Kedokteran No : 26 Nyoman Wibawa, 2004, Penanganan Dispepsia Pada Lanjut Usia. ejournal.uhud.ac.id/abstrak/penanganan%20dispepsia%20pd%20lansia% 20.PDF, diakses 25 November Ratna Yunita, 2009, Hubungan Antara Karakteristik Responden, Kebiasaan Makan dan Minum, serta Pemakaian NSAID dengan Terjadinya Gastritis Pada Mahasiswa Kedokteran (Studi Di Klinik Keluarga Fakultas Kedokteran UNAIR), FKM UNAIR Surabaya. Ronal H. Sitorus, 1996, Pedoman Perawatan Dan Pengobatan Berbagai Penyakit, Bandung : Pionir Jaya. Slamet Suyono, 2001, Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid Dua Edisi Ketiga, Jakarta: Balai Penerbit FKUI. Sistem Informasi Statistik WHO, 2004, Mortalitas Gastritis dan Duodenitis Menurut Negara, gastritis-and-duodenitis. diakses 15 juli Soekidjo Notoadmodjo, 2005, Metodologi Penelitian Kesehatan, Jakarta: Rineka Cipta Sopiyudin Dahlan, 2006, Seri Dua Besar Sampel Dalam Penelitian Kedokteran Dan Kesehatan, Jakarta: PT. ARKANS. Sudigdo Sastroasmoro, 2002, Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Klinis, Jakarta: Sagung Seto. Sudaryat Suraatmaja, 2007, Kapita Selekta Gastroenterologi Anak, Jakarta: CV. Sagung Seto. Suharsimi Arikunto, 2002, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Jakarta: Rhineka Cipta. Sujono Hadi, 2002, Gastroenterologi, Bandung: P. T. ALUMNI Sylvia A. Price dan Wilson, 1995, Patofisiologi Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit Edisi 4, terjemahan Peter Anugerah, Jakrta: EGC. Tan Hoan Tjay&Kirana Rahardja, 2002, Obat-obat Penting: Khasiat, Penggunaan, dan Efek Sampingnya Edisi Ke-5, Jakarta: PT. Elex Media Komputindo. Terry Looker And Olga Gregson, 2005, Managing Stres, cetakan 1, terjemahan Haris Setiawati, Yogyakarta: BACA Unun Maulidiyah, 2006, Hubungan Antara Stress Dan Kebiasaan Makan Dengan Terjadinya Kekambuhan Penyakit Gastritis : Studi Pada Penderita Gastritis Di Balai Pengobatan Dan Rumah Bersalin Mawaddah Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto, FKM UNAIR Surabaya Vera uripi, 2001, Menu Untuk Penderita Hepatitis Dan Gangguan Saluran Pencernaan, cetakan 1, Jakarta: Puspa Swara. Vinay Kumar, et al, 2007, Robbins Buku Ajar Patologi Edisi 7, Terjemahan Brahn U. Pendit, Jakarta: Buku Kedokteran EGC. Yvonne van THp Dynhoven dan Rob de Jonge, 2001, Transmisi Helicobacter pylori : Peran Untuk Makanan?, Vol.79, Buletin Organisasi Kesehatan Dunia, diakses 26 Mei 2010.

7 Terima Kasih


Download ppt "HANIK MURJAYANAH, 6450405056 Faktor-Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Gastritis (Studi di RSU dr. R. Soetrasno Rembang Tahun 2010)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google