Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pengantar SENGKETA Keadaan yang mencerminkan para pihak mempunyai masalah, yaitu menghendaki pihak lain berbuat atau tidak berbuat sesuatu, tetapi pihak.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pengantar SENGKETA Keadaan yang mencerminkan para pihak mempunyai masalah, yaitu menghendaki pihak lain berbuat atau tidak berbuat sesuatu, tetapi pihak."— Transcript presentasi:

1

2 Pengantar SENGKETA Keadaan yang mencerminkan para pihak mempunyai masalah, yaitu menghendaki pihak lain berbuat atau tidak berbuat sesuatu, tetapi pihak lain menolak berbuat demikian. Keadaan yang mencerminkan para pihak mempunyai masalah, yaitu menghendaki pihak lain berbuat atau tidak berbuat sesuatu, tetapi pihak lain menolak berbuat demikian. Kondisi yang ditimbulkan oleh dua pihak atau lebih yang dicirikan dengan pertentangan secara terang-terangan Kondisi yang ditimbulkan oleh dua pihak atau lebih yang dicirikan dengan pertentangan secara terang-terangan

3 Sengketa dan Proses Penyelesaiannya Sengketa Sengketa Prosedur Yudisial Prosedur Yudisial Prosedur Konsensus Prosedur Konsensus Ajudikasi / Litigasi Out Court / Non Litigasi / Consensually

4 Penyelesaian Sengketa Non Litigasi 1.ADR : Alternatif Dispute Resolution 2.APS : Alternatif Penyelesaian Sengketa 3.PPS : Pilihan Penyelesaian Sengketa 4.MPPSK : Mekanisme Penyelesaian Sengketa Secara Kooperatif 5.MAPS : Mekanisme Alternatif Penyelesaian Sengketa

5 Tujuan APS Mengurangi kemacetan pengadilan Mengurangi kemacetan pengadilan Meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam proses penyelesaian sengketa Meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam proses penyelesaian sengketa Memperlancar jalur memperoleh keadilan Memperlancar jalur memperoleh keadilan Memperoleh penyelesaian sengketa secara win-win solution Memperoleh penyelesaian sengketa secara win-win solution

6 Karakteristik Penyelesaian Sengketa Pengadilan Memerlukan waktu lama Memerlukan waktu lama Menuntut biaya yang besar Menuntut biaya yang besar Proses sangat formal Proses sangat formal Keputusan tidak selalu memuaskan Keputusan tidak selalu memuaskan Bersifat memaksa Bersifat memaksa Didasarkan pada hak-hak Didasarkan pada hak-hak Dapat merusak hubungan bisnis / sosial yang telah ada Dapat merusak hubungan bisnis / sosial yang telah ada Menimbulkan konflik berkepanjangan Menimbulkan konflik berkepanjangan Bersifat backward looking Bersifat backward looking Bersifat terbuka / publisitas perkara Bersifat terbuka / publisitas perkara

7 Ciri Khas APS Sifat kesukarelaan dalam proses Sifat kesukarelaan dalam proses Prosedur yang cepat Prosedur yang cepat Keputusan non judicial Keputusan non judicial Sifat rahasia Sifat rahasia Fleksibilitas dalam merancang syarat-syarat penyelesaian sengketa Fleksibilitas dalam merancang syarat-syarat penyelesaian sengketa Hemat waktu dan biaya Hemat waktu dan biaya Perlindungan dan pemulihan hubungan yang ada Perlindungan dan pemulihan hubungan yang ada Kemudahan untuk melaksanakan hasil penyelesaian Kemudahan untuk melaksanakan hasil penyelesaian Lebih mudah memperkirakan hasil Lebih mudah memperkirakan hasil

8 Karakteristik Bentuk-Bentuk Penyelesaian Sengketa Karakteristi k LitigasiArbitrasiMediasiNegosiasi Bentuk sikap Tidak Sukarela SukarelaSukarelaSukarela Yang memutus HakimArbiter Para pihak Kekuatan Banding Mengikat, kemungki nan banding Mengikat, dapat diuji (reviw) untuk hal sangat terbatas Kesepakat an enforceable sebagai kontrak (pacta sunt servanda)

9 Pihak ketiga Imposed, dan hakim tdk memiliki spesialisasi Dipilih para pihak yang memiliki keahlian di bidang yang disengketak an Dipilih fasilitator biasanya ahli di bidang yang disengketak an Tidak ada pihak ketiga Derajad formalitas Format struktur dan aturan ketat sudah ada sebelumny a Tidak begitu formal aturan yang digunakan disepakati para pihak Informal dan tidak berstruktur Aturan Pembuktia n TeknisInformal Tidak ada Private / Public PublikasiPrivatisasiPrivatisasiPrivatisasi

10 Karakter proses Ada kesempata n masing- masing menyampa ikan bukti Presentasi bukti, argumen, dan kepentinga n Presentasi bukti, argumen, dan kepentinga n Hasil /out come Principed decision yang didukung pendapat obyektif (reasoned opinion) Kadang sama ajudikasi, kadang kompromi, tanpa opini. Kesepakat an yang diterima para pihak

11 Pelembagaan ADR di Indonesia Lembaga Perdamaian dalam penyelesaian sengketa perdata di pengadilan (vide : Pasal 130 HIR) Lembaga Perdamaian dalam penyelesaian sengketa perdata di pengadilan (vide : Pasal 130 HIR) Lembaga Perantara dalam Penyelesaian Perselisihan Perburuhan/P4 (UU No.22 Tahun 1957) Lembaga Perantara dalam Penyelesaian Perselisihan Perburuhan/P4 (UU No.22 Tahun 1957) Lembaga Badan Penasehat Perkawinan, Perselisihan, dan Perceraian (BP4) Lembaga Badan Penasehat Perkawinan, Perselisihan, dan Perceraian (BP4) Lembaga Penyelesaian Sengketa Lingkungan di Luar Pengadilan (vide: Pasal UU No.23/1997 tentang pengelolaan lingkungan Hidup) Lembaga Penyelesaian Sengketa Lingkungan di Luar Pengadilan (vide: Pasal UU No.23/1997 tentang pengelolaan lingkungan Hidup) UU No.30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa. UU No.30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa.


Download ppt "Pengantar SENGKETA Keadaan yang mencerminkan para pihak mempunyai masalah, yaitu menghendaki pihak lain berbuat atau tidak berbuat sesuatu, tetapi pihak."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google