Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Etimologi Ejaan > Hija (Arab) = huruf Ejaan > sistem tulis- menulis yang dibakukan (distandardisasikan )

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Etimologi Ejaan > Hija (Arab) = huruf Ejaan > sistem tulis- menulis yang dibakukan (distandardisasikan )"— Transcript presentasi:

1

2 Etimologi Ejaan > Hija (Arab) = huruf Ejaan > sistem tulis- menulis yang dibakukan (distandardisasikan )

3 Ruang Lingkup Pemakaian Huruf Penulisan Huruf Penulisan Kata Penulisan Unsur serapan Tanda Baca

4 Perbedaan Ejaan Lama/ Soewandi dan EYD

5 Huruf yang Digunakan Ejaan Republik EYD tj – tjari dj – djarang j – sajang nj – njaring sj – sjukur ch – chusus c – cari j – jarang y– sayang ny – nyaring sy – syukur kh – khusus

6 Nama Huruf Ejaan Republik EYD c disebut se j disebut ye q disebut kuw y disebut ey Jadi : 100 cc dibaca seratus sese ABC dibaca a-be-se c disebut ce j disebut je q disebut ki y disebut ye Jadi : 100 cc dibaca seratus cece ABC dibaca a-be-ce

7 Nama Khas Geografi Ejaan Republik EYD danau Toba gunung Kawi selat Sunda teluk Tomini Danau Toba Gunung Kawi Selat Sunda Teluk Tomini

8 Kata Sapaan Ejaan Republik EYD Atas perhatian bapak, kami ucapkan…. Atas perhatian Bapak, kami ucapkan….

9 Kata atau Bentuk Ulang Ejaan Republik EYD Rumah2 Anak2an bermain2 Rumah-rumah Anak-anakan Bermain-main

10 Kata Ganti Tuhan Ejaan Republik EYD KepadaMu, oh Tuhan Hanya kepadanya Kepada-Mu Hanya kepada- Nya

11 Kata Depan di- dan ke- Ejaan Republik EYD disini disana kesana di sini di sana ke sana

12 Penulisan pun Ejaan Republik EYD Diapun pergilah. Haripun malamlah. Diberipun aku tak mau. Dia pun pergilah. Hari pun malamlah. Diberi pun aku tak mau

13 Serapan Asing Ejaan Republik EYD i : sistim, apotik, atlit w : akwarium, kwitansi, kwartal a : metoda x : taxi, extra il : Formil, tradisionil, rasionil oir : trotoir, dresoir oi : repertoir pro: prosentase i : sistem, apotek, atlet w : akuarium, kuitansi, kuartal a : metode x : taksi, ektra al : formal, tradisional, rasional oir : trotoar, dresoar oi : repertoar pro: persentase

14 Singkatan Ejaan Republik EYD yl. s/d D.P.R P.T. Trikora Rp ,- Dr. (Dokter) Dr. (Doktor) y.l. s.d. DPR PT Trikora Rp 5.000,00 Dr. (Doktor) dr. (Dokter)

15 Tanda Baca Ejaan Republik EYD Di dalam ruangan ada meja, kursi dan lemari. Kami tiba ketika hari sudah petang. Amir Yunus SH Jadi bagaimana akhir ceritanya? Oleh karena itu ia jatuh sakit Kata Ibu : “Jangan ribut.” Di dalam ruangan ada meja, kursi, dan lemari. Kami tiba, ketika hari sudah petang. Amir Yunus, S.H. Jadi, bagaimana akhir ceritanya? Oleh karena itu, ia jatuh sakit Kata Ibu, “Jangan ribut.”

16 Penulisan Huruf HURUF KAPITAL Huruf Miring

17 Pemakaian Huruf Lafal Kata Huruf vokal, konsonan, diftong (au, ai, oi) konsonan gabung (ng, ny, sy, nk) diucapkan dengan lafal bahasa Indonesia Singkatan dan Akronim Singkatan > mengikuti bunyi huruf Indonesia Akronim > mengikuti bunyi aslinya Persukuan Menggunakan tanda hubung (-) bukan tanda pisah (__) Hindari pemenggalan satu huruf Nama orang tidak boleh dipenggal dalam pergantian baris

18 Huruf Kapital Huruf Kapital digunakan untuk huruf pertama awal kalimat dan petikan langsung Dia menangis. Apa yang dimintanya? Kamu harus pergi! Ibu bertanya, “Kapan kamu pergi?” Yang berhubungan dengan keagamaan (peristiwa agama, kitab suci, nama Tuhan termasuk kata gantinya) Allah. Nabi Sulaiman. Kepada-Nya. Gelar (akademis, keturunan, kegaaman) Jabatan dan pangkat yang diikuti nama orang Sultan Hasanudin. Haji Agus Salim.

19 Huruf Kapital Nama Nama orang, nama bangsa, suku, dan bahasa Nama tahun, bulan, hari raya, dan peristiwa sejarah Nama geografi Nama resmi badan, lembaga pemerintahan, ketatanegaraan, serta nama dokumen resmi Nama buku, majalah, surat kabar, dan judul karangan Nama gelar, dan sapaan Nama kekerabatan yang digunakan sapaan

20 Huruf Miring Nama buku, majalah, surat kabar yang dikutip dalam karangan Tempo. Bobo. Gadis. Menegaskan sesuatu (kata, huruf, atau frase) Ia bukan ditembak, melainkan tertembak Nama ilmiah atau ungkapan asing kecuali yang sudah disesuaikan dengan ejaannya Politik divide et impera alat utama memecah belah

21 Penulisan Kata Penulisan kata dasar Penulisan kata turunan Penulisan bentuk ulang Penulisan gabungan kata Kata majemuk Gabungan yang menjadi rancu diberi tanda hubung Gabungan yang sudah satu ditulis serangkai Kata ganti Kata depan Kata sandang Partikel

22 Singkatan dan akronim Akronim Nama diri ditulis huruf besar awalnya Sespa, Akabri, Bukan nama diri tidak ditulis huruf besar Radio Detection and Ranging (radar), tilang,

23 Singkatan dan akronim Singkatan Singkatan nama orang, nama gelar, sapaan, jabatan atau pangkat diikuti titik S.Pd. S.S. S.E. M.Hum. MBA. Singkatan nama lembaga atau organisasi tidak menggunakan tanda titik MPR DPR AL AL AD Singkatan yang lazim terdiri atas tiga huruf menggunakan satu titik dkk. yth. dst. Singkatan yang lazim terdiri atas dua huruf menggunakan dua titik s.d. u.p. c.q Lambang kimia atau ukuran tidak menggunakan tanda titik cm Rp km kpm

24 Penulisan Angka Bilangan Bilangan tingkat Sultan Hamangkubowono IX Paku Buwono ke-10 Lambang bilangan pada awal kalimat di tulis dengan huruf Sepuluh tersangka perampok ditangkap Bukan 10 tersangka perampokan ditangkap Kecuali dalam dokumen resmi angka dan huruf tidak perlu ditulis sekaligus Rp , 00 (lima juta rupiah)

25 Pelatihan Kerjakan soal- soal yang terdapat pada Buku Disiplin Bahasa Indonesia hal. 39 – 41.

26 Buku Sumber Badudu, Yus. Ejaan Bahasa Indonesia. Bandung : CV Pustaka Prima Gani, Ramlan A dan Mahmudah Fitriyah. Disiplin Berbahasa Indonesia. Jakarta : FITK Press

27 wasalam


Download ppt "Etimologi Ejaan > Hija (Arab) = huruf Ejaan > sistem tulis- menulis yang dibakukan (distandardisasikan )"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google