Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Kuliah 9 Minyak, Terorisme & Hubungan Dengan Amerika Serikat.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Kuliah 9 Minyak, Terorisme & Hubungan Dengan Amerika Serikat."— Transcript presentasi:

1 Kuliah 9 Minyak, Terorisme & Hubungan Dengan Amerika Serikat

2 Fakta tentang “Si Emas Hitam” Industri minyak adalah sektor ekonomi terpenting di Saudi Arabia. Saudi Arabia menyuplai ¼ minyak dunia. Kilang minyak terbesar berada di bagian timur dan di Teluk Persia. Pada tahun 2002, Saudi Arabia tercatat sebagai pengekspor minyak terbesar di dunia dengan nilai 6 juta juta barel per hari. Produksi minyak Saudi Arabia tercatat terus mengalami peningkatan. Dari sekitar 1,3 juta barel per hari di tahun 1960 menjadi 3,8 juta barel per hari di tahun Produksi minyak melambung sebesar 100% ketika terjadinya lonjakan harga minyak antara tahun Hal ini menjadikan Saudi Arabia kaya “mendadak”. Produksi besar-besaran terjadi pula pada masa Revolusi Iran sebagai kompensasi menurunnya produksi minyak Iran. Produksi minyak menurun ketika terjadinya kelesuan permintaan terhadap minyak di awal tahun 1980an. Tahun 2004 Saudi Arabia masih mampu memproduksi minyak 8,8 juta barel per hari.

3 AS – AS = ARAMCO Sejumlah besar cadangan minyak ditemukan sejak tahun 1938, namun Perang Dunia II menghambat eksplorasi lebih lanjut dan pengeksporan minyak hingga tahun Inisiatif eksplorasi dan pengilangan dilakukan oleh sebuah perusahaan raksasa asing dengan nama the Arabian American Oil Company disingkat “Aramco”, sebuah cabang operasi perusahaan minyak AS Standard Oil of California (Socal). Beberapa perusahaan AS yang lain ikut andil dalam kepemilikan saham Aramco pada tahun Pemerintah Saudi Arabia membeli 25% saham Aramco pada tahun 1973, dan kemudian memiliki mayoritas saham pada tahun 1980 dan merubah nama perusahaan menjadi Saudi Aramco.

4 Arti penting Saudi dalam “Global War on Terror” 15 dari 19 pembajak pesawat pada tragedi 9/11 adalah warga Arab Saudi. Osama bin Laden, pemimpin organisasi teroris terbesar dunia saat ini, lahir dan besar di Saudi Arabia. “the world cannot defeat terrorism without Saudi Arabia defeating terrorism on its own grounds.” Frances Fragos Townsend ?(US Assistant to the President and Homeland Security Adviser). Pasca runtuhnya USSR, kebijakan Arab Saudi yang pro Barat masih tetap dijalankan.

5 Saudi Arabia Si “Good Boy” Riyadh secara pasti menyokong kampanye AS dalam memerangi terorisme yang dicetuskan George W Bush. Dubes AS untuk Arab Saudi, J. Cofer Blackclearly di depan Kongres menyatakan bahwa Saudi Arabia telah menunjukkan “clear evidence of the seriousness of purpose and the commitment of the leadership of the kingdom to this fight [against terrorism].” Presiden AS George W Bush dalam pidato pada saat Konvensi Partai Republik tahun 2004 menyatakan secara eksplisit posisi Arab Saudi dalam perang melawan terorisme, “four years ago… Saudi Arabia was fertile ground for terrorist fundraising but now Saudi Arabia is making raids and arrests.”


Download ppt "Kuliah 9 Minyak, Terorisme & Hubungan Dengan Amerika Serikat."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google